... Laxus merupakan salah satu anak yang juga menjadi objek penelitian Creator Genetic sama seperti Naga dan Hana. Ketika mereka semua berusaha kabur dari Creator Genetic saat proses pemindahan mereka Laxus lebih dahulu melompat ke laut di bandingkan Naga. Mereka saling mengenal satu sama lain, tapi Naga yang pada saat itu menantikan Hana tidak mencari Laxus dan Laxus yang berpikir mereka akan menyusul langsung mencari kehidupan baru setibanya di daratan....
... Naga mengerti dan tidak menyalahkan Laxus yang memilih menjadi anggota kelompok kriminal dengan memanfaatkan kemampuan yang diberikan Creator Genetic kepada ririnya. Namun Naga juga percaya bahwa Laxus masih tetap sama seperti Laxus yang dulu dia kenal sehingga Naga memberinya kesempatan untuk melarikan diri dan memulai kembali. Laxus yang mengerti sikap dan cara bicara Naga juga langsung pergi dari markas kelompok kriminal sabotase dan bertekad untuk memulai hidup normal....
... Tidak lama kemudian tim SS dan pihak kepolisian datang ke lokasi Naga untuk membantu Naga meringkus para kriminal. Namun mereka dibuat terkejut setelah melihat semua anggota kelompok kriminal sabotase berhasil Naga lumpuhkan seorang diri. Rocky dan tim SS lainnya tersenyum bangga menatap Naga karena Naga berhasil melumpuhkan mereka semua dan menyelamatkan semua orang dari jebakan bom yang kelompok tersebut persiapkan....
... Pihak kepolisian juga sangat berterima kasih atas kerja sama mereka yang telah berhasil memberantas semua anggota kelompok kriminal sabotase beserta mengamankan seluruh barang bukti. Tim SS langsung kembali pulang ke markas yang berada di kediaman Raymond sementara pihak kepolisian sibuk memeriksa seluruh markas kelompok kriminal sabotase memastikan tidak ada yang tertinggal. Nara yang menunggu kepulangan Naga langsung berlari setelah melihat mobil tim SS tiba dan masuk ke area parkir markas tim SS....
“Naga apa kamu baik - baik saja? Apa ada yang terluka?” tanya Nara cemas yang sambil melihat sekujur tubuh Naga.
“Aku baik - baik saja nona Nara.” jawab Naga ramah dengan penuh hormat.
“Bukankah tadi kamu tertembak Naga?” tanya salah satu tim SS bercanda.
“Apa kamu tertembak? Dimana? Apa kamu sudah memeriksanya?” tanya Nara semakin cemas.
“Tidak sama sekali nona Nara, aku tidak tertembak.” jawab Naga sambil menunjukan seluruh tubuhnya dengan cara berputar yang membuat Rocky dan tim SS lainnya tersenyum jahil melihat ke arah Nara.
“Tuan Raymond!” sapa Rocky penuh hormat diikuti oleh tim SS lainnya termasuk Naga sambil menghadap ke arah tuan Raymond.
“Bagaimana hasilnya Rocky?” tanya Raymond memastikan.
“Seluruh anggota kelompok kriminal yang melakukan sabotase kepada mobil nona Nara berhasil diamankan oleh pihak kepolisian Pak. Saat ini mereka akan menginterogasi dan mendalami dari para pelaku untuk mengetahui dalang dari semua ini.” jawab Rocky sigap.
“Syukurlah kalau mereka semua berhasil di tangkap, terima kasih atas kerja kerasnya.” kata Raymond sambil tersenyum bangga menatap tim SS.
“Silahkan beristirahat, aku masuk duluan ya!” pamit Raymond ramah yang langsung berjalan masuk ke kamarnya.
“Selamat beristirahat semuanya, terima kasih atas semua bantuannya!” kata Nara sambil tersenyum lega yang langsung berjalan masuk ke kamarnya.
... Naga, Rocky, dan tim SS yang ikut meringkus anggota kriminal sabotase langsung membersihkan diri mereka masing - masing. Setibanya Nara di kamarnya, dia baru ingat bahwa Naga dan tim SS yang pergi meringkus kelompok sabotase berangkat sekitar jam 6 sore yang artinya mereka belum makan malam. Nara memutuskan untuk menemui Naga dan tim SS yang tadi pergi untuk mentraktir mereka makan malam sebagai apresiasi Nara kepada mereka dalam menyelesaikan kasus yang menimpa dirinya....
“Ini semua tim SS yang tadi berangkat untuk meringkus kelompok kriminal sabotase kan?” tanya Nara memastikan sambil melihat ke arah Naga, Rocky, dan tim SS yang tadi dia temui.
“Betul nona Nara, apakah ada yang bisa dibantu?” tanya balik Rocky ramah dengan penuh hormat.
“Kalian pasti belum makan malam, izinkan aku mentraktir kalian semua makan malam sebagai ucapan terima kasihku telah bekerja keras menyelesaikan kasusku!” ajak Nara sambil tersenyum melihat semuanya yang membuat tim SS terkejut.
“Dengan senang hati nona Nara!” jawab Rocky dengan penuh hormat.
“Kalau begitu silahkan bersiap - siap ya, aku tunggu!” pinta Nara sambil tersenyum ramah lalu pergi menunggu persiapan mereka selesai.
... Mereka pergi dengan dua mobil dimana Nara bersama Rocky dan Naga, sedangkan mobil lainnya 3 tim SS sisanya yang ikut dalam misi penangkapan kelompok kriminal sabotase. Mereke berenam makan dalm satu meja yang membuat tiga orang tim SS tidak percaya bisa makan satu meja bersama Nara terlebih seluruh karyawan Raymond sadar betul betapa cantiknya Nara. Mereka semua sempat canggung tapi Nara berhasil mencairkan suasana di bantu oleh Rocky dan Naga....
“Nona Nara saya ucapkan terima kasih atas traktirannya, saya benar - benar tidak menyangka bisa makan bersama nona Nara.” kata salah satu tim SS sambil tersenyum malu melihat ke arah Nara.
“Tidak apa, terima kasih juga untuk kalian semua! Sekarang makanlah yang kenyang ya!” jawab Nara sambil tersenyum ramah.
“Nona Nara apakah setelah selesai makan nona memerlukan waktu untuk berdua?” tanya Rocky sambil tersenyum jahil yang membuat Nara dan Naga terkejut sedangkan tiga tim SS lainnya tertawa tipis.
“Eh tidak perlu pak Rocky.” jawab Nara sambil tersenyum malu.
“Kami disini mengerti nona Nara jika memang nona ingin waktu untuk berdua, terlebih Naga juga sudah menyelamatkan kami.” kata anggota tim SS lainnya sambil tersenyum ramah dengan penuh hormat.
“Apa maksudnya dengan Naga menyelamatkan kalian?” tanya Nara penasaran.
“Ketika kami tiba di lokasi pihak kepolisian menunjukan bangunan yang di duga menjadi markas kelompok kriminal sabotase. Namun Naga malah memperhatikan bangunan yang lain sehingga kami masuk terlebih dahulu. Tidak lama kemudian Naga pergi ke bangunan yang lain dan ternyata itulah markas sebenarnya dari kelompok kriminal sabotase.” jelas Rocky sambil melihat ke arah Nara.
“Naga memberitahu kami bahwa bangunan yang kami masuki adalah jebakan dengan peledak yang disiapkan mereka untuk kami. Informasi dari Naga membuat kami semua berhasil keluar dari bangunan tersebut tepat waktu sehingga tidak ada korban.” lanjut Rocky sambil menatap Naga dengan bangga.
“Kenapa kamu merasa ada yang janggal dari bangunan yang diduga pihak kepolisian sebagai markas kelompok tersebut?” tanya Nara penasaran sambil menatap Naga.
“Terlalu hening dan terlalu sedikit kabel.” jawab Naga santai.
“Apa maksudnya?” tanya Nara kebingungan.
“Informasi yang diberikan bahwa mereka merupakan sebuah kelompok kriminal, meskipun jumlah mereka sedikit seharusnya ada suara tentang aktivitas mereka yang mereka lakukan di markas mereka sendiri, tapi nyatanya suara di bangunan tersebut terlalu hening. Kelompok kriminal yang mengkhususkan diri dalam sabotase biasanya memerlukan perangkat khusus yang membutuhkan aliran listrik, tapi kabel di bangunan tersebut terlalu sedikit, bahkan tidak terdengar suara pembangkit listrik cadangan untuk berjaga - jaga. Mengingat pihak kepolisian berkata bahwa kelompok ini merupakan kelompok profesional sudah seharusnya mereka akan menunjukan ke profesionalitasan mereka dalam bekerja.” jelas Naga yang membuat semua yang mendengarkan mengangguk paham.
... Mendengar penjelasan Naga, Nara hanya tersenyum bangga menatap Naga menggambarkan rasa syukur atas kehadiran Naga di sisinya. Setelah selesai makan malam bersama mereka sempat mengobrol santai sejenak menceritakan beberapa hal dan saling bercanda satu sama lain. Meskipun pada awalnya Rocky dan tiga tim SS lainnya canggung, tapi melihat respon Nara yang ikut tersenyum dan tertawa membuat mereka semua menikmati momen makan malam bersama tersebut....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 50 Episodes
Comments