...Setelah malam itu semua yang telah mendengar cerita Naga melupakan cerita Naga seolah - olah hal itu tidak pernah terjadi. Naga kembali bekerja menjadi pengawal pribadi Nara seperti biasa dan sikap Nara kepada Naga juga tidak berubah sama sekali. Hal itu membuat Damian terkejut ketika melihat Nara yang sedang bersama Naga hendak menuju mobilnya di parkiran ketika Nara selesai kuliah....
“Nara!” panggil Damian yang langsung berlari menghampiri Nara.
“Naga masih bekerja sebagai pengawal pribadi kamu?” tanya Damian memastikan.
“Iya karena berkat pengalaman Naga aku masih bisa kuliah seperti hari ini.” jawab Nara ramah sambil tersenyum manis menatap Naga.
“Aku duluan Damian!” pamit Nara yang langsung masuk ke dalam mobilnya diikuti oleh Naga setelah sedikit menunduk penuh hormat kepada Damian.
...Kejadian kemarin malam membuat Raymond menyadari bahwa dirinya sudah lama tidak menghabiskan waktu bersama keluarganya. Akhirnya Raymond memutuskan untuk mengajak makan malam bersama seluruh keluarganya di salah satu restoran favorit keluarganya. Meskipun mendadak tapi usulan Raymond disetujui oleh semuanya dan mereka berangkat jam 7 malam setelah semuanya pulang serta membersihkan diri mereka masing - masing....
“Yah tim SS ikut kan?” tanya Nara memastikan.
“Iya Ayah akan minta Rocky mengajak Naga salah satunya.” jawab Raymond lemah lembut yang mengerti maksud dari Nara.
“Terima kasih Yah.” jawab Nara sambil tersenyum manis.
...Keluarga Raymond pergi dalam satu mobil yang terdiri dari Raymond, Anna, Nara, dan Johan dimana Johan yang mengendarai mobilnya. Tim SS yang ikut berjumlah tiga orang termasuk Naga dan Rocky bersama sekertaris Raymond dalam satu mobil yang mengikuti dari belakang. Setibanya di restoran yang dituju Naga, Rocky, dan sekertaris Raymond keluar terlebih dahulu sebelum keluarga Raymond turun dari mobil mereka....
...Keluarga Raymond berjalan bersamaan didampingi oleh Rocky dan sekertaris Raymond di bagian depan serta Naga bersama satu orang tim SS di bagian belakang. Keluarga Raymond dan tim keamanannya duduk di meja terpisah tapi tetap berdekatan. Naga yang baru pertama kali ke restoran tersebut meminta izin untuk ke toilet, tapi Rocky tahu bahwa Naga hanya ingin mempelajari tata ruang bangunan tersebut lebih detail terutama untuk mempersiapkan rute evakuasi....
“Yah apa kita tidak bisa makan satu meja bersama tim SS?” tanya Nara memastikan sambil menatap Raymond penuh harap.
“Maksudnya mau sama Naga?” tanya Anna sambil tersenyum jahil.
“Iya Bunda.” jawab Nara sambil tersenyum manja menatap Bundanya.
“Dulu Ayah dan Bunda juga sempat meminta hal tersebut, tapi Rocky mengatakan bahwa mereka perlu duduk di meja terpisah untuk mengawasi sekitar dan mencegah hal yang tidak diinginkan sebelum mendekati kita makanya Rocky tetap mengusulkan duduk di meja terpisah.” jelas Raymond lemah lembut sambil menatap Nara.
“Hoo begitu.” jawab Nara sambil mengangguk paham.
...Ketika sedang makan malam Naga melihat salah satu manusia yang paling ingin dia bunuh dan merupakan salah satu dari ‘four horsemen’ Creator Genetic bernama Masuth. Julukan ‘four horsemen’ diberikan oleh anak - anak korban penelitian ilegal Creator Genetic kepada sekertaris dari Philip Bradley, ketua peneliti, ketua keamanan, dan sang pengawal pribadi Philip Bradley. Masuth yang melihat keluarga Raymond langsung berjalan menghampiri mereka untuk menyapa....
“Selamat malam tuan Raymond dan keluarga!” sapa Masuth sambil tersenyum ramah.
“Hei Masuth, kebetulan sekali apa kamu baru tiba?” tanya Raymond sambil tersenyum ramah menatap Masuth.
“Tidak tuan Raymond, saya baru selesai dan hendak pulang.” jawab Raymond sambil tersenyum ramah.
“Apakah tuan Raymond sedang menghabiskan waktu bersama keluarga saja?” tanya Masuth basa - basi.
“Tidak, sekertaris dan tim SS ada di meja lain.” jawab Raymond sambil menunjuk meja Naga dan yang lainnya membuat mereka berdiri dan menghampiri Masuth bersama - sama.
“Sekertaris Masuth!” sapa Rocky diikuti oleh sekertaris Raymond.
“Kamu Naga ya?” tanya Masuth berpura - pura mengingat sesuatu.
“Benar tuan.” jawab Naga berusaha menahan dirinya sendiri.
“Kamu kenal sama Naga Masuth?” tanya Raymond terkejut.
“Ingat tuan Raymond beberapa tahun yang lalu Naga remaja membantu tim keamanan kami menyelamatkan beberapa tim peneliti kami sehingga musibah yang kami alami tidak memakan banyak korban.” jawab Masuth berbohong sambil ditutupi dengan senyum ramahnya menatap Raymond.
“Senang bisa bertemu kamu lagi disini Naga!” kata Masuth dengan senyum palsunya.
“Tuan Raymond apakah Naga bekerja kontrak dengan tim SS?” tanya Masuth memastikan yang membuat Naga terkejut.
“Tidak boleh!” jawab Nara tegas.
“Naga adalah pengawal pribadiku dan akan terus menjadi pengawal pribadiku!” lanjut Nara tegas sambil menatap Masuth.
“Hoo begitu, maafkan kelancangan saya nona Nara!” kata Masuth merasa bersalah sambil berpura - pura tersenyum.
“Kalau begitu saya pamit dulu tuan Raymond dan keluarga!” lanjut Masuth sambil sedikit menunduk penuh hormat palsu.
“Salam untuk tuan Bradley Masuth!” pinta Raymond sambil tersenyum ramah.
“Tentu tuan Raymond!” jawab Masuth dengan senyum palsunya.
...Nara mengatakan sesuatu yang tidak seharusnya dia katakan terutama kepada orang - orang dari Creator Genetic karena mereka tidak peduli siapa yang akan dikorbankan untuk mendapatkan tujuan mereka. Namun Naga juga tidak mungkin melarang Nara berbicara seperti itu karena dirinya tidak ingin menunjuka sosok monster dalam dirinya hasil penelitian ilegal dari Creator Genetic. Pertemuan Naga dan Masuth menjadi titik awal peperangan antara Creator Genetic yang sudah lama mencari Naga....
...Ketika dalam perjalanan pulang Masuth langsung memberitahu tentang Naga kepada Philip Bradley yang membuat Bradley tersenyum penuh kemenangan. Bradley meminta Masuth untuk memanfaatkan seseorang yang ingin membunuh Nara untuk bisa menangkap dan menyeret Naga kembali ke Creator Genetic. Mendapat perintah tersebut Masuth langsung menghubungi seseorang yang menjadi dalang dari permintaan sabotase mobil Nara....
“Apa kamu tahu tentang pengawal pribadi Nara?” tanya Masuth memastikan.
“Aku belum mendengarnya dan aku belum pernah bertemu dengannya.” jawab sang dalang sabotase mobil Nara.
“Kamu tidak akan bisa melukai bahkan membunuh Nara jika pengawal pribadi tersebut terus bersama Nara. Serahkan pada kami apapun caranya dan kamu hanya perlu mempersiapkan janji - janji yang pernah kamu sampaikan!” pinta Masuth tegas.
“Memang sehebat apa pengawal pribadinya sampai kamu bisa berkata seperti itu?” tanya sang dalang sabotase mobil Nara penasaran.
“Dia tercipta untuk membunuh!” jawab Masuth tegas yang langsung mengakhiri panggilannya.
...Sang dalang sabotase mobil Nara tidak mempedulikan perkataan Masuth tentang Naga, tapi dia langsung mengikuti permintaan Masuth untuk menyerahkan hal tersebut kepada Creator Genetic sehingga dirinya tidak perlu turun tangan lagi. Sejak saat itu Masuth mengutus beberapa orang dari Creator Genetic untuk mencari tahu semua informasi tentang Nara. Hari demi hari berdasarkan informasi tentang Nara yang dia dapatkan, Masuth mulai menyusun rencana untuk membunuh Nara dan menyeret Naga kembali ke Creator Genetic....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 50 Episodes
Comments