Manusia Rekayasa

... Malam keakraban hari pertama memang lebih banyak free time untuk masing - masing mempertimbangkan lelahnya perjalanan mereka menuju resort. Tidak sedikit dari mereka yang langsung beristirahat setelah selesai bermain game bersama hingga jam 9 malam. Nara, Naga, Bela, dan Berlian mengobrol santai dengan penuh canda tawa hingga jam 10 malam lalu mereka memutuskan untuk pergi tidur....

“Naga pastikan selama disini kamu tidur dengan berbaring!” pinta Nara sambil menatap Naga manja.

“Bukankah ketika tidur itu memang berbaring Nara? Memang Naga tertidur dalam posisi apa? Duduk?” tanya Bela keheranan.

“Iya.” jawab Nara sambil melihat ke arah Bela yang membuat Bela dan Berlian terkejut tidak percaya.

“Naga tidur dalam posisi duduk untuk tetap siap siaga jika aku memerlukan bantuan.” jelas Nara yang membuat Bela dan Berlian menatap Naga kagum.

“Seperti yang aku bilang keamanan dan keselamat kamu adalah prioritas utama bagiku!” jawab Naga sambil tersenyum ramah menatap Nara.

“Tapi kamu juga milikku! Jadi kamu harus bisa memastikan bahwa kamu selalu sehat dan tidak terluka!” pinta Nara sambil menatap Naga manja.

“Selamat beristirahat Nara!” jawab Naga sambil tersenyum berusaha mengakhir pembicaraan.

“Ayo Nara kita tidur, Naga sudah meminta kita beristirahat!” bujuk Berlian berusaha membantu Naga sambil menarik Nara.

“Pokoknya kamu harus tidur dalam posisi berbaring Naga!” pinta Nara sambil menatap Naga yang terus ditarik oleh Bela dan Berlian yang membuat Naga tertawa tipis melihat ke arah mereka bertiga.

... Sabtu paginya Nara dan semua teman - temannya mengawali hari dengan berolahraga bersama dengan penuh suka cita. Selesai berolahraga mereka sarapan bersama lalu membersihkan diri masing - masing sebelum jalan - jalan mengelilingi pulau dengan Buddy Car yang pesan. Naga mengikuti setiap kegiatan yang mereka lakukan untuk mengawasi Nara tapi tetap memberikan ruang untuk Nara bisa menikmati momen tersebut bersama teman - temannya....

“Naga!” sapa Nara yang tiba - tiba menghampiri Naga ketika sedang jalan - jalan mengelilingi pulau bersama teman - temannya dengan penuh senyuman.

“Apa Nara membutuhkan sesuatu?” tanya Naga memastikan.

“Iya, aku butuh mengisi energiku!” jawab Nara yang tersenyum manja sambil memegang tangan kanan Naga.

“Energi?” tanya Naga kebingungan.

“Ayo nikmati keindahan pulau ini bersama Naga!” ajak Nara sambil menarik tangan kanan Naga untuk ikut bersamanya.

... Setelah puas berkeliling mereka semua pergi ke penangkaran hiu yang ada di pulau tersebut untuk melihat secara dekat hiu - hiu yang ada. Beberapa dari mereka ada yang mencoba berenang di tempat hiui - hiu kecil termasuk Nara sementara Naga mengawasi dari daratan. Nara tampak sangat senang berenang bersama hiu - hiu kecil yang ada disana sambil sesekali melihat ke arah Naga dengan penuh senyuman. Ketika Nara dan teman - teman yang lain sudah selesai berenang, Naga dengan sigap menutupi tubuh Nara dengan handuk di waktu Nara keluar dari air....

“Terima kasih Naga!” kata Nara sambil tersenyum.

... Setelah selesai membersihkan diri mereka kembali ke aula untuk makan siang bersama dengan cara prasmanan kembali. Makrab tahun ini adalah makrab terakhir mereka sehingga masing - masing mereka diminta untuk menuliskan nama teman mereka dalam berbagai kategori mulai dari laki - laki tertampan, terkocak, hingga wanita tercantik. Selesai makan siang mereka bermain games sebentar lalu mengumumkan nama - nama yang jadi favorit dalam setiap kategori....

... Setiap kategori disebutkan tiga nama yang mendapatkan vote terbanyak dan diminta maju kedepan. Ketika para pemenang dengan vote terbanyak maju disambut dengan tepuk tangan meriah, terkadang senyuman bangga nan kagum, hingga tertawa terbahak - bahak. Untuk kategori pria tertampan dan wanita tercantik masing - masing hanya satu nama saja terutama ketika orang yang bersangkutan ikut makrab tahun ini....

“Baik untuk teman kuliah wanita tercantik dari semua mahasiswa jurusan bisnis angkatan 2019 jatuh kepada.” kata pembawa acara pria memberikan jeda.

“Teman - teman pria tolong ucapkan pilihan kalian kompak 1...2...3!” lanjut sang pembawa acara memberi aba - aba.

“Nara!” teriak kompak semua mahasiswa laki-laki.

“Silahkan Nara maju ke depan!” pinta sang pembawa acara yang membuat Nara langsung berjalan ke depan.

... Sang pembawa acara melakukan hal yang sama untuk memanggil pemenang dari kategori teman kuliah laki - laki tertampan. Semua mahasiswa perempuan kompak memanggil nama Rais yang membuat dirinya maju ke depan dan berdiri di samping Nara. Ketika Rais meminta untuk memegang tangan Nara sebagai simbolik ‘king & queen’ dalam acara ini Nara langsung menolak....

“Maaf kalau mengecewakan teman - teman semuanya, tapi untuk simbolik acara ini aku hanya akan berdiri berdampingan dengan Rais saja tidak lebih karena aku tidak ingin memegang tangan laki - laki lain selain tangan Naga!” kata Nara tegas sambil melihat ke arah Naga dengan penuh senyuman yang berdiri di luar aula.

“Wooow!” suara semua teman - teman Nara dengan penuh senyuman sambil melihat ke arah Naga yang membuat Naga salah tingkah dan berusaha untuk mengendalikan dirinya sendiri.

... Setelah selesai acara tersebut beberapa dari mereka langsung bersiap - siap untuk mempersiapkan pesta barbeque. Tidak lama kemudian mereka semua kembali berkumpul dan saling bahu membahu mempersiapkan pesta barbeque. Mereka semua menikmati pesta barbeque sambil mengobrol santai dengan penuh canda tawa membicarakan kenangan mereka selamu kuliah. Selama acara pesta barbeque mereka ditemani musik yang mengiringi pemutaran kumpulan foto dan video mereka semua selama perkuliahan hingga hari itu....

... Mereka tersenyum dan tertawa ketika melihat foto demi foto, video demi video yang muncul di layar sambil menatapnya penuh kenangan. Tidak jarang juga mereka tertawa terbahak - bahak ketika momen konyol ataupun kocak dari beberapa teman mereka terabadikan. Terkadang mereka juga saling bertukar pandangan satu sama lain mengingatkan setiap momen kebersamaan mereka selama kuliah....

... Di tengah suasana hangat dan penuh suka cita seseorang mata - mata dari Creator Genetic langsung mengaktifkan manusia rekayasa yang telah mereka siapkan. Manusia rekayasa tersebut langsung bangkit melihat sekitar dengan pandangan inframerah yang dapat mendeteksi suhu panas tubuh. Manusia rekayasa tersebut langsung berjalan ke tempat Nara dan teman - temannya berkumpul pada malam itu....

“Maaf ada perlu apa ya?” tanya salah satu teman laki - laki Nara ramah.

... Seketika dia langsung berjalan mundur perlahan ketakutan saat manusia rekayasa tersebut melihat ke arahnya dengan mata tertutup akibat di jahit. Manusia rekayasa tersebut langsung mencekik serta mengangkatnya ke udara dengan satu tangan lalu menghempaskannya ke pohon di belakang Nara dan teman - temannya yang sedang asyik menonton dokumentasi mereka selama perkuliahan. Suara hantaman tersebut membuat Nara dan teman - temannya langsung melihat ke arah salah satu temannya yang menghantam pohon tadi....

“Kyaaa!” teriak salah satu teman wanita Nara ketika melihat manusia rekayasa di hadapannya dan langsung di sobek lehernya oleh sang manusia rekayasa dengan tangan kosong.

“Semua lari! Masuk ke kamar vila kalian masing - masing!” teriak Naga yang membuat semua teman Nara langsung berlari menyelamatkan diri dan membuat sang manusia rekayasa berhasil menemukan target utamanya yakni Nara.

“Nara lari menjauh dari sini!” pinta Naga yang menyadarkan Nara ketika dia sedang ketakutan dengan mata berkaca - kaca.

“Cepat Nara!” pinta Naga yang membuat Nara berlari menjauh dari area vila.

... Naga langsung berlari ke arah manusia rekayasa dan meluncur diantara kedua kaki manusia rekayasa tersebut sambil menarik kaki kirinya yang mengakibatkan manusia rekayasa terjatuh. Tidak tinggal diam manusia rekayasa tersebut langsung bangkit dan menyerang Naga dengan beberapa tendangan serta pukulannya yang bisa Naga hindari. Naga yang tidak mengeluarkan kekuatan penuhnya membalas menyerang manusia rekayasa tersebut tapi tidak berdampak apapun....

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!