Episode 16

"Everybody tell me to play nice... everybody judge but looking twice but my-"

"Stoop!! "Teriak Varro mengambil HP berwarna coklat susu di samping Sella dan mematikan lagu di HP itu .

"Yak!!! Apa yang kamu lakukan huh!! " Teriak Sella kesal mengambil HPnya dari tangan Varro.

"Huft... Kamu gila yah?.... Sudah 10 kali kamu memutar lagu yang sama.... Telingaku sakit mendengar suaramu...Suaramu merusak lagunya"Ucap Varro membuat Sella terdiam dan..

"Kenapa?" Ucap Varro saat Sella malah berdiri dan duduk berjarak dari Varro.

"Malas!.... Kapan guru lesnya datang? " Ucap Sella ketus, moodnya sedang memburuk karena perkataan Varro... Varro yang menyadarinya hanya bisa menghela nafas kasar.

"Mungkin sebentar lagi..... Ah iya, bagaimana bisa kamu mendaftar di sini? " Ucap Varro duduk mendekati Sella... Sella menghela nafasnya kasar dan..

"Bukan urusanmu... Tapi, temanku mendaftarkan aku"Jawab Sella membuat Varro terdiam.

"Teman? laki-laki atau perempuan? "

"Bukan urusanmu"

"Benarkah? berarti laki-laki...Apa dia tampan? ah... Tidak mungkin, aku adalah yang tertampan"

"Jangan terlalu percaya diri"

"Memang.... Aku lebih tampan bukan dari temanmu? "

"Norak!"

"Apa?!! "

"Huft... Kalian berdua sama-sama norak.... "Ucap Sella membuat Varro mengerucutkan bibirnya kesal.

"Baiklah!... Siapa yang mendaftarkan mu huh? "

"Bukan urusanmu!!! "

"Tap-"

"Selamat siang"Ucap seorang laki-laki paruh baya membuat Varro dan Sella terdiam... Varro mengernyit menatap laki-laki yang tidak asing di matanya itu.. Sedangkan Sella tersenyum menatap laki-laki itu.

"Paman?" Ucap Varro membuat laki-laki yang tidak lain adalah Chanwoo tersenyum... Sedangkan Sella?

"Huh? Paman? " Ucap Sella bingung membuat Varro memijat pelipisnya yang tidak pusing dan..

"Ah... Tidak, aku sudah menganggapnya sebagai pamanku sendiri" Ucap Varro tersenyum.

"Benarkah? paman itu yang saat itu menemuimu saat pingsan Var da"

"Ekhem... Bisa kita mulai?"Ucap Chanwoo membuat Sella mengangguk.

"Baiklah... Perkenalkan saya adalah guru les bahasa Inggris kalian untuk hari ini menggantikan Mr. Jack" Ucap Chanwoo membuat Varro terdiam.

"Di mana murid yang lain, Pak? " Tanya Varro canggung.

"Mereka sedang.... "

"Mr.Jack kenapa kita pindah ke ruang ini? "

"Kenapa Mr.Jack?

" Apakah ada rapat?

"Ah... Mereka diliburkan" Ucap Chanwoo tersenyum membuat Varro dan Sella mengernyitkan dahi mereka.

"Kami? saya baru pertama masuk Pak... Dan kenapa libur? " Ucap Sella dengan raut kesal.

"I-itu.. Ah!!... Kakak Varro meminta saya untuk memprivat Varro, tapi karena kamu adalah sahabat Varro.. Maka kita akan belajar bersama"Ucap Chanwoo terbata-bata membuat Sella curiga begitu juga Varro... Tapi karena Chanwoo menyebut nama Vano, maka Varro langsung percaya.

"Baiklah... Hari ini kita tidak akan belajar di sini"Ucap Chanwoo.

"Di mana Pam... Pak? " Ucap Varro hampir saja salah sebut.

"Baiklah.... Rapikan tas kalian dan ikuti saya" Ucap Chanwoo kemudian mereka mengikuti apa yang dikatakan Varro.

Di mobil,

"Kita akan kemana Pam... Ah!!.. Pak Chanwoo?"Tanya Varro yang duduk di sampingnya... Sedangkan Sella duduk di belakang sendiri.

"Ke taman... "

"Apa!!! "Ucap Varro dan Sella bersamaan.

"Libur Les 1,dan 2 mau ke taman? "

"Tapi Pak... Kita kan se-"

"Tenang saja.... Kita juga akan berlajar... Panggil Paman saja...Varro juga" Ucap Chanwoo mengusap kasar rambut Varro membuat Varro kesal.

"Paman aneh" Gumam Varro tetapi masih dapat didengar oleh Chanwoo,ia hanya terkekeh.

Di taman...

"Bagaimanapun jika kita akan bermain basket?"Ucap Chanwoo membuat Sella semakin merasa ada sesuatu yang aneh.

"Basket?.....AYO BERMAIN BASKET!!!"Ucap Varro semangat saat mendengar kata basket, Sella hanya bisa menghela nafas belum bisa percaya dengan Chanwoo.... Siapa Chanwoo? apa hubungannya dengan Varro?

Chanwoo dan Varro langsung saja berlari ke lapangan basket terbuka sebelah taman diikuti Sella.

"Mau ikut bermain? " Ucap Varro dibalas gelengan dari Sella.

"Baiklah... Kamu menghitung skor ya... Please"Ucap Varro membuat Sella memutar bola matanya malas dan mengangguk.

"Varro!!! Ayo!! Varro!! Varro!! " Teriak Sella menyemangati Varro yang menguasai bola hingga...

"YEAH!!!! " Teriak Sella dan Varro bersama saat bola di tangan Varro memasuki ring... Chanwoo yang melihat mereka tersenyum hanya bisa diam-diam tersenyum.

"YEAH!!! VARRO 15 DAN PAK CHANWOO 13!!"Teriak Sella mengumumkan hasil pertandingan.Sella senang karena Varro yang menang.

"Setidaknya satu hari bebas sebelum memberikan diriku beban berat.... Maaf Kak... Jika Varro ketahuan, kakak bisa menghukum Varro apapun itu..... Varro ingin merasakan kebebasan.... Juga melihat senyuman... Rosella Cassandra... Sahabatku"Ucap Varro dalam hati menatap Sella yang tertawa senang juga Chanwoo yang tersenyum.Hingga....

"H-hujan... " Lirih Sella menatap tetesan air hujan dan...

"V-arro... " Lirih Sella hampir saja ambruk jika Varro tidak langsung menahannya..

"Are you okay? " Ucap Varro khawatir... Sella menatap Varro dan...

"A-aku takut... Hiks.. Mereka akan bertengkar?"Isak Sella membuat Varro terdiam dan...

"Varro!!!Ada apa huh? "Ucap Chanwoo khawatir mendekat Varro dan Sella.

"Tidak, Paman.... Sella hanya memiliki sedikit phobia pada hujan" Jelas Varro membuat Chanwoo mengerti dan...

"Baiklah.... Bawa Sella ke mobil" Ucap Chanwoo diangguki Varro... Varro langsung saja membawa Sella ke mobil diikuti dengan Chanwoo.

"Kita akan ke rumah" Ucap Chanwoo memakaikan jaket tebal ke Varromembuat Varro terdiam.

"Tenang saja...Kita akan ke apartemen Paman saja" Ucap Chanwoo tersenyum begitu juga Varro yang lega.

"Var... " Lirih Sella lemas bersender di pundak Varro.

"Tenang saja... Semua akan baik-baik saja, jangan takut... Aku bersamamu...Tenang yah... "Ucap Varro lembut berusaha menenangkan Sella.

"Dingin?" Lirih Varro diangguki Sella. Varro langsung saja membuka jaketnya dsn memakaikannya pada Sella.

"K-kamu? "

"Aku itu kuat... Tidak seperti kamu yang bilang suka dingin tapi kedinginan" Ucap Varro membuat Sella mengerucutkan bibirnya dan mencubit pinggang Varro.

"Akh!.. Sakit! "

"Biarin...Varro aneh! "

"Kamu juga aneh! "

"Varro!!!"

"Sella!!! "

"Varro!!! "

"Sel-"

"CUKUP! " Teriak Chanwoo yang merasa terganggu.Varro dan Sella akhirnya diam dan...

"Varro... Pakai jaket Paman, jangan sampai sakit...Dan Sella, tidak masalah memakai jaket Varro... Cubit saja jika anaknya tidak mau memakai jaket" Ucap Chanwoo.

"Baiklah.... Duduk dengan tenang"Ucap Chanwoo melajukan mobilnya dengan pelan-pelan karena hujan.

"Kamu sih! " Bisik Sella menatap Varro kesal.

"Kamu lah!! " Elak Varro tidak terima...

"Kamu! "

"Kamu!! "

"Kam-"

"Ekhem... "Dehem Chanwoo membuat Varro dan Sella langsung terdiam.

Hening....

Chanwoo masih fokus menyetir mobil dengan mata yang juga mengawasi Varro dan Sella yang masih diam-diaman.

Varro menatap Sella datar, begitu juga dengan Sella hingga....

Tes...

"Var... " Lirih Sella membelalakkan matanya dengan tangan yang menutupi mulutnya menatap Varro.

"Ada ap-"Varro terdiam saat merasa ada yang mengalir dari hidungnya dan...

"D-darah... Aku mimisan"Lirih Varro menutupi hidungnya dan menatap ke arah Chanwoo yang fokus menyetir dan Sella yang terkejut.

"Pak Cha-"Varro menutup mulut Sella saat Sella ingin memberitahu Chanwoo.... Dengan wajah memelas Varro akhirnya Sella diam dan...

"Bagaimana bisa... Kau sakit? " Ucap Sella berbisik dibalas gelengan Varro..

"Lalu? "

"Aku baik-baik saja... Jangan katakan siapapun"Ucap Varro berbisik membuat Sella menghela nafas dan membantu Varro membersihkan darah dari hidungnya.

Chanwoo menatap kaca mobil dan...

"Apa yang kalian lakukan? " Ucap Chanwoo membuat Sella berhenti membersihkan darah dari hidup Varro dan...

"V-Varro... Keringetan Paman, karena Sella adalah fansku... Maka dia mengelap keringatku" Ucap Varro membuat Sella kesal dan...

"Akh... "

"Makanya jangan terlalu percaya diri " Ucap Sella kesal membuat Chanwoo terkekeh tanpa curiga.

"Dari mana saja huh? "

"Beberapa hari lagi akan ada lomba.... Kakak akan mengetes apa yang kau pelajari di les siang tadi"

"Kakak tidak akan membuka pintu kamarmu sampai kau menghafal itu semua!!! "

Jangan lupa vote, like, and comment!!! :)

Rabu, 15-02-23

Kim_na

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!