Menikah Dengan Adam, Atau Ibu Akan Mati!

...“Apa Bu? Menikah?” Bella sampai bangun dari duduknya mendengar permintaan Pamela...

...“Iya menikah, dengan Adam Kakaknya Adrian, Ibu yakin dia tak kalah tampan dan baik dari Adrian, percayalah kamu tidak akan menyesal menikahi Adam” tutur Pamela meyakinkan Bella...

...Bella menggeleng tak percaya apa yang baru saja Ibunya sampaikan, “Bu, Ibu baru saja membohongiku dengan diam - diam merencanakan pertunangan Kak Brianna dan Adrian, dan sekarang Ibu memintaku untuk menikahi Kakaknya Adrian? Apa Ibu benar - benar tidak punya hati?” ...

...“Kalau Ibu tak punya hati, Ibu tidak mungkin menjodohkanmu dengan anak keluarga Anderson, apa kamu tidak tahu siapa mereka Bella?” Kali ini Pamela mulai meninggikan suaranya...

...“Nikah itu harus berdasarkan cinta Bu, bagaimana aku bisa menikahi pria yang aku saja belum pernah bertemu dengannya?” Sanggah Bella, sungguh ia tak bisa membayangkan bagaimana ia bisa menikahi Kakak dari pria yang ia cintai...

...“Astaga Bella, apa kamu pikir makanan akan tersaji di meja makan hanya dengan modal cinta, pikirkan apa yang akan kamu dapatkan setelah nanti menjadi menantu keluarga Anderson!” Sentak Pamela pada putrinya yang kini menciut, “pokoknya Ibu tak mau tahu, kamu harus menikahi putra sulung keluarga Anderson, kalau tidak.. “...

...“Kalau tidak apa Bu? Apa Ibu akan mengusirku Bu? Usir aku Bu! lebih baik aku pergi dibanding harus menikah dengan pria yang tidak aku cintai” tandas Bella memberanikan diri...

...“Kalau tidak, Ibu mati Bella! Ibu akan mati jika kamu menolak permintaan Ibu!” Sentak Pamela, ia sudah kehabisan akal meyakinkan anaknya yang keras kepala itu, apa pun akan ia lakukan agar Brianna bisa segera menikah dengan Adrian, termasuk jika harus mengorbankan perasaan putri bungsunya...

Deg..

Bella nyaris tak percaya apa yang baru saja ia dengar, ancaman Ibunya terasa mustahil jika saja ia tak mendengarnya sendiri, bagaimana mungkin Ibunya tega mengintimidasinya sedemikan rupa dengan ancaman kematian, membayangkannya saja Bella sudah tak sanggup, bagaimana pun ia sangat menyayangi Ibunya itu

Bella terduduk terduduk lemas, air matanya sudah tumpah ruah, ia dihadapkan pada pilihan yang dilematis, “Bu, aku….”

...“Kamu terima atau kamu mau melihat mayat Ibu, Bella?” Tantang Pamela...

Badan Bella bergetar hebat kala mendengar lengkingan suara Ibunya, dengan susah payah ia mengangguk pelan bersamaan dengan air mata yang kembali luruh berderai membasahi pipinya dan menghujani tangannya yang gemetaran

Pamela tersenyum puas mendapat jawaban Bella, baginya ini adalah kemenangan besar, mendapatkan Adrian sebagai menantunya saja sudah membuatnya sangat bahagia, dan kini anak sulung keluarga Anderson pun akan menjadi menantunya juga, Pamela sudah bisa membayangkan bagaimana nanti kehidupan mereka akan berubah drastis

Setelah mendapat persetujuan dari Bella, Pamela segera memboyong Bella untuk menemui calon mertuanya, Pamela menyempatkan diri untuk memperbaiki riasan Bella yang berantakan sebelum menemui Miranda

...“Ini calon istri Adam, namanya Bella anak bungsu saya” ujar Pamela pada Miranda, Miranda menyambut Bella dengan senyum hangat...

Adrian tak percaya apa yang ia dengar, seketika wajahnya memerah karena marah, matanya menatap tajam pada Bella, perempuan yang telah menggagalkan rencananya, sedang Brianna bernapas lega karena merasa tak ada lagi halangan untuknya dan Adrian agar segera menikah, selain itu Brianna juga senang karena itu artinya Bella sudah berhenti berharap pada Adrian

...“Tunggu, bukannya gadis ini yang tadi menyambutmu di depan rumah, Adrian?” Tanya Miranda sesaat setelah ia mengingat wajah Bella...

...“I - Iya Mom, dia adik Brianna, aku cukup dekat dengan Bella” jawaban Adrian membuat Bella mengepalkan tangannya karena amarah, Adrian ternyata hanya laki - laki pecundang, Bella sangat menyesal pernah sangat jatuh cinta pada Adrian...

...Miranda kembali memandangi Bella cukup lama, “Oh syukurlah kalau kalian semua sudah akrab, tapi apa Bella sudah tahu seperti apa Adam? tentu kasihan jika gadis secantik Bella nanti tidak mendapatkan perhatian dari suaminya” tanya Miranda ragu, mendengar itu Bella mengerutkan keningnya tak mengerti apa maksud omongan Miranda...

...“Ah.. hahaha.. jangan khawatir Nyonya Miranda, Bella tak keberatan dengan itu semua” Pamela sebisa meyakinkan calon besannya itu, tujuan utamanya tak lain agar Brianna bisa segera dinikahi oleh Adrian...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...“Calon istrimu sudah ada Adam, kamu hanya tinggal datang di hari pernikahanmu, Mommy yang akan mengurus semuanya” tutur Miranda pada anak sulungnya, Adam menyimak omongan Ibunya itu, sedang William Ayah dari Adam mengangguk - angguk senang mengetahui Adam akan segera menikah...

...“Baiklah, tapi aku minta acara pernikahannya tidak lebih dari satu jam, aku tidak mau membuang - buang waktu untuk hal yang tidak penting” sahut Adam yang membuat mata Ibunya melotot...

...“Itu hari pernikahanmu Adam, setidaknya luangkan waktumu seminggu untuk menikah setelah itu berbulan madu, tidak ada mempelai pria yang langsung bekerja setelah dia menikah, apa kamu tidak tahu itu Adam?” Sewot Miranda...

...Adam mengerutkan keningnya, “seminggu Mom? Aku harus membuang waktuku selama seminggu? Apa Mommy tidak tahu berapa banyak uang yang bisa aku peroleh dalam satu minggu? Untuk apa aku membuang - buang waktuku selama seminggu hanya untuk hal yang tidak penting seperti itu?” Sahut Adam...

...Miranda memijat pelipisnya, Adam benar - benar membuatnya pusing, “Adam! Apa belum cukup banyak uang yang sudah kita miliki? Apa yang tidak kita miliki sekarang? Pernikahan itu penting Adam, berhentilah sebentar berpikir tentang perusahaan dan uang, uang kita sudah sangat banyak Adam!” ...

...“Apa Mommy tidak memikirkan ratusan ribu karyawan kita dan keluarganya? Aku hanya berusaha agar mereka tetap bisa memberi makan keluarganya Bu” sahut Adam tak mau kalah...

...“Adam, mengalahlah pada Ibumu!” Titah William, Adam terdiam dan menimbang sebentar...

...“Baiklah Mom, tidak lebih dari dua jam, aku tidak bisa lebih lama dari itu” tandas Adam...

...“Adam!” Hardik Miranda, sudah sangat kesal dibuat Adam...

...“Sayang sudahlah, itu sudah keputusan Adam, yang penting dia bersedia menikah, itu saja sudah keajaiban!” Ucap William menjadi penengah untuk anak dan Ibu yang sedang sama - sama bersikukuh itu...

Dengan sangat berat hati Miranda menyetujui keinginan Adam, memang betul apa kata William, setuju menikah saja sudah sangat mustahil untuk seorang Adam, Adam bahkan tak mempertanyakan siapa calon istrinya atau bagaimana wajahnya, buat Adam itu semua tak penting karena pernikahan hanya salah satu agenda yang harus ia lakukan untuk memenuhi keinginan Ayahnya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Bella kaget setengah mati ketika Adrian mengajaknya bertemu di belakang rumah mereka, entah untuk apa karena Adrian berpesan agar jangan sampai ada yang tahu pertemuan mereka malam itu, Bella menyetujui karena ia pun bermaksud untuk mengembalikan semua barang pemberian Adrian, Bella tentu saja tak akan memberi tahukan pada Ibunya terutama Brianna, mereka jelas akan salah paham terhadap Bella.

...Bella membanting kardus besar dengan kasar di depan Adrian, “Ini semua barang - barang pemberianmu Adrian, ambil kembali! terserah kamu jual atau buang aku tak peduli, yang pasti aku tak ingin barang - barang itu mengotori kamarku!” ...

...“Kenapa kamu menerima tawaran Ibumu untuk menikahi Adam? Apa tujuanmu Bella?” Sentak Adrian dengan amarah, ia jelas marah karena merasa Bella telah mengacaukan semua rencananya untuk mengalahkan Adam menjadi pemimpin perusahaan...

Bella mengedikkan bahunya acuh, “Aku hanya ingin saja menikah, apa urusanmu?” Sinis Bella

Adrian mengepalkan tinjunya, kalau Bella bukan wanita tentu tinju itu sudah melayang ke pipi mulus Bella, sesaat kemudian Adrian tersenyum sinis, “sebesar itu kamu mencintaiku sampai kamu tak ingin lepas dan mengikutiku kemana pun Bella?” Senyuman Adrian berubah menjadi seringai lebar

Bella berdecih, apa - apaan Adrian itu, setelah apa yang ia perbuat apa ia pikir masih ada rasa cinta untuknya? Batin Bella

...”Aku menyesal pernah menyerahkan hatiku untuk pria berengsek seperti kamu Adrian!” Sinis Bella...

Adrian melangkah maju mendekatkan jaraknya dengan Bella, gadis itu refleks mundur teratur hingga punggungnya mendarat di dinding, posisi Bella yang sudah terpojok membuat Adrian semakin leluasa menipiskan jarak antara keduanya

...“Berhenti Adrian, atau aku akan teriak!” Ancam Bella, tapi Adrian tak serta merta menghentikan langkahnya, dalam satu gerakan Adrian menarik pinggang Bella lalu mendaratkan ciumannya di bibir Bella, meraupnya dengan rakus bahkan tanpa memberikan Bella kesempatan hanya untuk sekedar bernapas...

Bella terkejut setengah mati, ia kerahkan seluruh tenaganya untuk melepaskan diri dari calon kakak iparnya itu, saat Adrian tak juga bergeming, Bella mengangkat sebelah kakinya lalu sekuat tenaga menginjak kaki Adrian

Pria itu sontak melepaskan ciumannya, wajahnya meringis menahan sakit, belum puas membalas kelakuan Adrian Bella menghadiahkan satu tamparan keras di pipi Adrian yang membuat pria itu sedikit terhuyung sambil memegang pipinya yang memerah

...”Dasar bajingan kamu Adrian! Berengsek!” Sentak Bella, ia lalu berlari secepat mungkin masuk kembali ke dalam rumahnya...

Bella mengejutkan Ibunya dan Brianna serta para pelayan yang berada di ruang makan ketika ia lari sekencang mungkin menuju kamarnya bahkan teriakan Ibunya pun tak ia hiraukan, sesampainya di kamar Bella segera mengunci pintu kamarnya, dengan badan gemetaran ia mendudukkan diri di lantai, ia lalu menekuk lutut dan menelungkupkan kepalanya, tangisnya pecah disana, ia tak mengerti bagaimana mungkin ia bisa terseret ke dalam situasi yang rumit seperti ini, seandainya Ayahnya masih hidup tentu Bella tak akan mendapatkan perlakuan tak adil seperti ini.

...”Ayah” lirih Bella memanggil Ayahnya yang telah tiada...

Terpopuler

Comments

Arie

Arie

go Bella💪💪💪💪💪💪💪💪💪

2023-01-14

2

Sri Ayudesrisya46

Sri Ayudesrisya46

aq langsung hadir thooor setelah lihat iklan judul ini di novel sebelumnya.
seru banget nih kayaknya.
sepertinya Adrian jahat ya ingin menguasai harta keluarga hhmm apakah Adrian dan Adam beneran saudara kandung? begitu juga Briana dan Bella apakah beneran saudara kandung? kok Briana tega nikung adeknya sendiri!!!
Kenapa Adrian ingin menjadi pimpinan tertinggi dan menggeser Adam? apa ada dendam Adrian terhadap Adam? sedangkan Adam hanya foccus pada bisnis perusahaan aja ga mikirin hal lainnya terutama wanita.

2023-01-14

2

Icha Khoirunnissa

Icha Khoirunnissa

Lanjut author 🔥

2023-01-14

1

lihat semua
Episodes
1 Pengkhianatan Semua Orang
2 Menikah Dengan Adam, Atau Ibu Akan Mati!
3 Adam
4 Saling Menguntungkan
5 Kau menikmati, Adam?
6 Antara Butuh Dan Ketagihan
7 Ada Aku, Jangan Khawatir
8 Sebuah Bakti Dari Anak Yang Tak Pernah Ibu Anggap
9 Kau Tak Sendiri
10 Tak Seperti Yang Adam Pikirkan
11 Aku Ingin Menjagamu, Bella
12 Jangan Atur Hidupku, Adam!
13 Malam itu…..
14 Gara - Gara Kemeja Adam
15 Kau Sakiti Aku, Aku Pastikan Karmamu Datang!
16 Jika Kau Anak Kesayangan Ibu, Maka Aku Menantu Kebanggaan Mertua
17 Pengorbanan, Cinta, Balas Dendam
18 Permulaan
19 Perang Dimulai
20 Pengikat
21 Ketika Adam Jatuh Cinta
22 Kedatangan Pamela
23 Kesayangan Adam
24 Perjuangan Bella dan Perasaan Brianna
25 Berpaling
26 Siapa Yang Harus Aku Celakai Dulu?
27 Ambil Suami Adikmu!
28 Topeng
29 Ketika Justin Bertindak
30 Kenapa Adam yang Mendapatkan Segalanya?
31 Cinta Masa Lalu
32 Ketika Rahasia Terbongkar
33 Rencana Jahat
34 Sang Pewaris
35 Patah Hati
36 Part 36
37 Part 37
38 Part 38
39 Part 39
40 Part 40
41 Part 41
42 Part 42
43 Part 43
44 Part 44
45 Part 45
46 Part 46
47 Part 47
48 Part 48
49 Part 49
50 Part 50
51 Part 51
52 Part 52
53 Part 53
54 Part 54
55 Part 55
56 Part 56
57 Part 57
58 Part 58
59 Part 59
60 Part 60
61 Part 61
62 Part 62
63 Part 63
64 Part 64
65 Part 65
66 Part 66
67 Part 67
68 Part 68
69 Part 69
70 Part 70
71 Part 71
72 Part 72
73 Part 73
74 Part 74
75 Part 75
76 Part 76
77 Part 77
78 Part 78
79 Part 79
80 Part 80
81 Part 81
82 Part 82
83 Part 83
84 Part 84
85 85
86 Part 86
87 Part 87
88 Part 88
89 Part 89
90 Part 90
91 Part 91
92 Part 92
93 Pengumuman Karya Baru
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Pengkhianatan Semua Orang
2
Menikah Dengan Adam, Atau Ibu Akan Mati!
3
Adam
4
Saling Menguntungkan
5
Kau menikmati, Adam?
6
Antara Butuh Dan Ketagihan
7
Ada Aku, Jangan Khawatir
8
Sebuah Bakti Dari Anak Yang Tak Pernah Ibu Anggap
9
Kau Tak Sendiri
10
Tak Seperti Yang Adam Pikirkan
11
Aku Ingin Menjagamu, Bella
12
Jangan Atur Hidupku, Adam!
13
Malam itu…..
14
Gara - Gara Kemeja Adam
15
Kau Sakiti Aku, Aku Pastikan Karmamu Datang!
16
Jika Kau Anak Kesayangan Ibu, Maka Aku Menantu Kebanggaan Mertua
17
Pengorbanan, Cinta, Balas Dendam
18
Permulaan
19
Perang Dimulai
20
Pengikat
21
Ketika Adam Jatuh Cinta
22
Kedatangan Pamela
23
Kesayangan Adam
24
Perjuangan Bella dan Perasaan Brianna
25
Berpaling
26
Siapa Yang Harus Aku Celakai Dulu?
27
Ambil Suami Adikmu!
28
Topeng
29
Ketika Justin Bertindak
30
Kenapa Adam yang Mendapatkan Segalanya?
31
Cinta Masa Lalu
32
Ketika Rahasia Terbongkar
33
Rencana Jahat
34
Sang Pewaris
35
Patah Hati
36
Part 36
37
Part 37
38
Part 38
39
Part 39
40
Part 40
41
Part 41
42
Part 42
43
Part 43
44
Part 44
45
Part 45
46
Part 46
47
Part 47
48
Part 48
49
Part 49
50
Part 50
51
Part 51
52
Part 52
53
Part 53
54
Part 54
55
Part 55
56
Part 56
57
Part 57
58
Part 58
59
Part 59
60
Part 60
61
Part 61
62
Part 62
63
Part 63
64
Part 64
65
Part 65
66
Part 66
67
Part 67
68
Part 68
69
Part 69
70
Part 70
71
Part 71
72
Part 72
73
Part 73
74
Part 74
75
Part 75
76
Part 76
77
Part 77
78
Part 78
79
Part 79
80
Part 80
81
Part 81
82
Part 82
83
Part 83
84
Part 84
85
85
86
Part 86
87
Part 87
88
Part 88
89
Part 89
90
Part 90
91
Part 91
92
Part 92
93
Pengumuman Karya Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!