Rio menemukan alat baru

Hari berganti, dan waktu terus berjalan saat ini Andrian kakek Anton dan Rio berjalan-jalan disekitar tempat mereka tinggal untuk mencari tanah yang cocok untuk mereka bercocok tanam, dan akhirnya mereka menemukan tanah itu 10 menit berjalan kaki dari rumah mereka disebelah barat tanah yang cocok untuk menanam segala macam tanaman.

"Kakek rasa di sini cocok nak untuk bercocok tanam, tanahnya bagus dan luas air pun ada jadi bisa menanam padi juga" ucap sang kakek kepada Andrian.

"Baiklah kek kalau begitu kita nanti bercocok tanam di sini, nanti saya buatkan gubuk kecil di sebelah sini untuk beristirahat". Andrianpun setuju dengan tanah pilihan kakek itu.

"Kek apa kakek perlu alat untuk mengolah tanah itu? nanti Rio usahakan bikinkan" Riopun tidak mau kalah dia pun menawarkan untuk membantu kakek.

"Iya kek benar kalau kakek cangkul kapan akan selesainya, jika Rio bisa biar Rio siapkan alatnya" Andrian mendukung niat baik anaknya dia menyuruh Rio mencari di internet alat-alat pertanian yang dari mesin supaya mempermudah sang kakek untuk mengolah tanah.

Setelah beberapa hari mencari di internet Riopun menemukan beberapa alat yang cocok untuk kepentingan pertanian. Riopun berjibaku dengan alat-alatnya untuk menciptakan alat baru, Akhirnya dalam 1 bulan Riopun telah berhasil menciptakan alat-alat itu, dari alat pengembur tanah, alat penanam padi, alat pembuat tanggul tanah alat pemotong padi yang langsung bisa di jadikan padi juga alat penyemprot. dengan semua alat ini pekerjaan kakek bisa lebih ringan dan cepat.

Tak Terasa dengan bantuan alat-alat yang Rio ciptakan kini kakek sudah membuka lahan untuk menanam padi seluas 6 hektar dia berencana akan membuka tanah untuk nanam padi sebanyak 10 hektar dan akan membuka lahan kering seluas 5 hektar nantinya lahan kering itu akan kakek tanam sayur mayur dan berbagai jenis tanaman buah, dan lahan basah akan kakek fungsikan secara bergantian jika yg 5 hektar ditanam padi maka yang 5 hektar akan di tanam kedelai begitu seterusnya supaya tanahnya tidak rusak kata kakek jadi 1 Musim padi 1 musim kedelai.

Kini sudah 2 bulan mereka mengerjakan tanah tersebut dan berbagai tanaman telah mereka tanam dan tumbuh dengan sangat memuaskan, akhirnya mereka kembali ke pulau di mana mereka akan berbelanja pupuk dan obat-obatan untuk tanaman mereka.

Andrian tidak segan-segan membeli pupuk dengan jumlah yang banyak supaya mereka tidak bolak balik lagi ke pulau itu dan ternyata di pulau itu harga pupuk terbilang sangat mahal. Nabun bagi Andrian itu tidak masalah, kali ini Andrian membawa mobil dam truk, agar bisa muat banyak pupuk. dan kali ini Andrian hanya pergi dengan kakek, Anton dan Rio, sedangkan yang lain tetap di pulau.

Setelah selesai belanja pupuk dan obat-obatan, Rio minta papanya untuk mengantarkannya membeli berbagai mesin entah mesin apa saja yang di minta oleh rio setelah semuanya didapatkan mereka segera pulang menuju pulau.

Setelah sampai di pulau Rio segera mengeluarkan semua alat-alat mesin yang dia beli tadi, lalu dengan cepat dia memasukkan semua alat itu kedalam kamarnya, lalu diapun keluar kembali.

"Pa, kalau beberapa hari nanti Rio belum keluar, dan ada yang menanyakan Chita papa suruh masuk dan menunggu Rio sampai selesai, karena mereka dari agen pemerintah yang di utus atasan untuk mengambil alat yang akan Rio bikin saat ini" Riopun segera masuk ke kamarnya kembali.

Andrianpun tanpa banyak tanya meng iyakan apa yang di minta sama sangat anak, sementara Rio saat ini sedang berkutat dengan alat alatnya dia dengan sangat hati-hati merangkai setiap alat yang di perlukan untuk membuat alat misterius tersebut.

Tak Terasa 3 hari sudah Rio berada di dalam kamarnya dan tidak pernah keluar, saat itu tiba-tiba datang 3 orang dan salah satu dari mereka mendekati Andrian dan membisikkan sebuah kalimat.

"Chita" lalu orang itu tersenyum

Andrianpun tersenyum dan mempersilahkan orang itu masuk kemudian orang yang kedua pun sama dia mengucapkan kata yang sama, namun saat yang ketiga dia justru mengucapkan kalimat yang berbeda dan Andrian merasa curiga, tapi dia tetap mempersilahkan dia untuk masuk juga. lalu dia ijin ke belakang dengan alasan ingin menemui istrinya untuk membuatkan air minum.

Setelah bertemu dengan istrinya Andrian segera keluar kembali namun sebelumnya dia mengirim pesan pada anaknya jika orang yg di maksud udah datang mereka ber 3 dan yang satu ucapannya lain dari dua temannya.

Sementara itu Rio merasa heran saat papanya memberi tau jika yg datang 3 orang, tapi dia sudah faham pasti diantara mereka ada mata-mata. akhirnya Rio keluar tetapi bukan Rio yang asli yang keluar melainkan sebuah robot ciptaannya yang sangat mirip dengan orang asli sedangkan suara Rio memakai suara jarak jauh.

Menyadari yang keluar bukan orang asli yang mereka cari, mereka berdua pun saling berpandangan mereka sadar jika diantara mereka ada mata-mata.

"Syits " mereka berdua langsung berdiri sedangkan salah satu dari mereka merasa terkejut dan langsung berdiri dan bertanya

" Ada apa?, kenapa kalian terkejut," orang itu merasa bingung apalagi saat kedua orang itu tiba-tiba meringkusnya

" Ada apa ini?!, kenapa kalian melakukan ini pada ku?

"Katakan siapa kamu, dari mana kamu siapa yang menyuruhmu?! cepat katakan!!!" mereka langsung meringkus orang itu.

"65, 91, cepat periksa tubuhnya di memakai penyadap dan pelacak kalau sudah ketemu cepat serahkan pelacak itu padaku biar aku alihkan sinyalnya" Rio memerintah kedua orang itu dengan kode

" Baik!!!, laksanakan!!!"

Mereka segera melaksanakan perintah Rio, setelah beberapa saat mereka memeriksa mereka akhirnya menemukan benda yang mereka cari dan langsung menyerahkan kepada Rio. Namun karena yang menahan orang tersebut hanya 1 urang akhirnya dia berhasil melarikan diri, namun dengan sigap robot Rio segera menembakkan tembakan listrik kearahnya dan langsung membuat orang itu tersungkur. Sementara Rio asli segera mengambil dron mininya dan memasang alat itu ke dron itu lalu dengan cepat dia menerbangkan dron itu menuju ke kapal speed boat para petugas itu, dengan keahliannya Rio mengemudikan speed itu dengan dron diatas nya karena dia sudah menangkap sinyal jika banyak kapal menuju pulau itu dan dia yakini jika kapal-kapal tersebut adalah kapal-kapal musuh.

Lalu dengan cepat Rio menyuruh papanya untuk segera memanggil orang-orang yang ada di luar untuk segera masuk kerumah karena dia khawatir para musuh itu akan ada yang tetap menuju kearah pulau itu.

Setelah, semuanya berkumpul dan berada didalam rumah Rio segera mengaktifkan pelindung dan juga mode penyamaran dan mode siluman untuk semua Yang ada di sana. Sementara mata-mata yang telah mereka ringkus mereka ikat di kursi dan mereka masukkan kedalam gudang yang tidak satupun orang dapat mengetahui letaknya selain keluarga Rio dan orang-orang tertentu.

" Baik sekarang, saya jelaskan kenapa kita harus segera berkumpul di sini, karena sebentar lagi musuh negara akan segera datang kesini, walaupun mungkin mereka tidak semua kesini karena saya yakin yang lain akan mengejar sinyal dari orang tadi, tapi saya juga yakin diantara mereka pasti akan ada yang tetap kesini untuk memastikan keberadaan kita". Rio menjelaskan kepada semua yang ada di sana.

"Tapi bagai mana jika mereka menemukan rumah ini tuan? tanya salah satu dari orang itu.

"Tenang saja, karena rumah ini sudah saya lengkapi dengan mode penyamaran dan mode siluman jadi tidak akan ada yang tau jika di sini ada rumah." jawab Rio dengan santai.

Mereka berdua tercengang mendengarnya, mana mungkin sebuah rumah ada mode siluman dan mode penyamarannya, itulah yang ada dalam pikiran mereka saat ini begitu luar biasanya anak yang berada di hadapan mereka ini, mereka membayangkan bagai mana nanti jika anak ini sudah dewasa pasti lebih mengerikan lagi, sedangkan saat ini baru berusia kurang dari 4 tahun saja dia sudah mengerikan seperti ini mereka jadi bergidik merasa ngeri sendiri.

Lalu apakah mereka akan diserang oleh musuh yang belum di ketahui dari mana mereka?. terus ikuti kelanjutan cerita ini ya

Episodes
1 Berkemas Untuk perjalanan
2 Kapal pesiar
3 Terdampar di pulau tak berpenghuni
4 Kedatangan orang asing
5 Kedatangan malaikat kecilku
6 Pergi belanja
7 Makan bersama
8 Mereka ikut,
9 Tiba di pulau asing.
10 Rio menemukan alat baru
11 Peralatan super canggih.
12 Akhirnya mereka pergi juga
13 Kekecewaan rio
14 Diikuti dua mobil hitam
15 Berangkat
16 Kelelawar dan kupu-kupu
17 Melihat kebun
18 Kunjungan darurat
19 Rio dan Andrian sampai di markas
20 Akhirnya kita bertemu kembali
21 Ledakan misterius
22 Mereka bersandiwara.
23 Manusia atau siluman
24 Ruang rahasia Rio.
25 Kedatangan Nicolas dan Angel.
26 Mengikuti Andrian
27 Pertemuan kakek dan nicolas.
28 Akhirnya terungkap
29 Kisah dari Nicolas.
30 Singkat amat ceritanya.
31 TANAMAN BERACUN
32 MEMBANGUN KEBUN TANAMAN
33 Batu berharga
34 5 batu berharga
35 Membuat kendaraan untuk paman dan bibi
36 Perdebatan antara Rio dan Nicolas.
37 Kendaraan untuk panam dan bibi
38 Identitas yang tertinggal
39 Melakukan aksi secara diam-diam
40 Orang misterius
41 Siapa dia sebenarnya?
42 Orang misterius 2
43 Tanda itu muncul lagi
44 Penyergapan besar
45 Misi berhasil
46 Kejutan untuk Bimo.
47 Kim Hyung Joon
48 Penawar
49 Kisah bimo
50 Kebun aneka buah
51 Gudang mama
52 Obat perangsang akar
53 Asiknya mencari kerang.
54 Rio sudah tenang
55 Akhirnya kembali seperti semula
56 Bermain di pantai
57 Binatang buas
58 Pesawat misterius
59 Akhirnya Dapat juga
60 Bertemu saudara bag 1
61 Bertemu saudara 2
Episodes

Updated 61 Episodes

1
Berkemas Untuk perjalanan
2
Kapal pesiar
3
Terdampar di pulau tak berpenghuni
4
Kedatangan orang asing
5
Kedatangan malaikat kecilku
6
Pergi belanja
7
Makan bersama
8
Mereka ikut,
9
Tiba di pulau asing.
10
Rio menemukan alat baru
11
Peralatan super canggih.
12
Akhirnya mereka pergi juga
13
Kekecewaan rio
14
Diikuti dua mobil hitam
15
Berangkat
16
Kelelawar dan kupu-kupu
17
Melihat kebun
18
Kunjungan darurat
19
Rio dan Andrian sampai di markas
20
Akhirnya kita bertemu kembali
21
Ledakan misterius
22
Mereka bersandiwara.
23
Manusia atau siluman
24
Ruang rahasia Rio.
25
Kedatangan Nicolas dan Angel.
26
Mengikuti Andrian
27
Pertemuan kakek dan nicolas.
28
Akhirnya terungkap
29
Kisah dari Nicolas.
30
Singkat amat ceritanya.
31
TANAMAN BERACUN
32
MEMBANGUN KEBUN TANAMAN
33
Batu berharga
34
5 batu berharga
35
Membuat kendaraan untuk paman dan bibi
36
Perdebatan antara Rio dan Nicolas.
37
Kendaraan untuk panam dan bibi
38
Identitas yang tertinggal
39
Melakukan aksi secara diam-diam
40
Orang misterius
41
Siapa dia sebenarnya?
42
Orang misterius 2
43
Tanda itu muncul lagi
44
Penyergapan besar
45
Misi berhasil
46
Kejutan untuk Bimo.
47
Kim Hyung Joon
48
Penawar
49
Kisah bimo
50
Kebun aneka buah
51
Gudang mama
52
Obat perangsang akar
53
Asiknya mencari kerang.
54
Rio sudah tenang
55
Akhirnya kembali seperti semula
56
Bermain di pantai
57
Binatang buas
58
Pesawat misterius
59
Akhirnya Dapat juga
60
Bertemu saudara bag 1
61
Bertemu saudara 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!