Terdampar di pulau tak berpenghuni

Setelah kejadian itu mereka bertiga pun terpisah, saat mereka sadar mereka heran dengan keberadaan mereka saat ini karena mereka berada di sebuah ruangan yang berbentuk bulat dan banyak terdapat alat alat-alat di dalamnya dan juga terdapat beberapa ruangan entah apa yang ada di dalam ruangan itu, terutama Andrian dan istrinya tiba-tiba sebuah monitor di ruangan itu menyala dan ada panggilan dari sana lalu monitor itu menampilkan sosok seorang anak .

"Pa, ma, apa papa sama mama baik-baik saja di sana? suara Rio menggema di sana. tanpa pikir panjang lagi Andrian dan istrinya langsung mendekati layar monitor itu secara bersamaan walaupun mereka berada di tempat yang berbeda.

"Iya nak kami baik-baik saja, bagaimana dengan keadaanmu saat ini? tanya Andrian dan istrinya

"Rio baik-baik saja pa, ma, sekarang mama sama papa tekan tombol yang ber Warma merah di bawah monitor ini pa, ma supaya aku bisa melacak dan menampilkan keberadaan kita" pinta Rio sama mama dan papanya.

Akhirnya mereka melakukan yang Rio katakan dan saat itu juga muncul di layar monitor di mana keberadaan mereka masing-masing dan ternyata yang membuat mereka tercengang keberadaan Rio merupakan paling jau diantara mereka

" Baik pa, ma, sekarang kita sudah tau lokasi kita masing-masing mama sama papa bisa lihat di sebelah Utara kita berada saat ini ada sebuah pulau yang lumayan besar tapi nampaknya pulau itu kosong tak berpenghuni kita bisa mencoba mengarahkan bola yg kita ini ke sana" Rio berusaha menjelaskan semuanya pada mama dan papanya dan dengan arahan Rio merekapun perlahan menuju pulau itu walaupun jarak yang mereka tempuh bukanlah jarak yang dekat.

...****************...

Saat ini tak terasa mereka sudah 3 hari di dalam bola itu, tapi apakah mereka tidak merasa lapar selama tiga hari berada di dalam bola itu tentu saja tidak , karena sebelum berangkat mereka sudah menyiapkan beraneka makanan siap saji di dalam koper yg sebelumnya Rio berikan pada mereka dan ternyata fasilitas di dalam bola itu sudah sangat lengkap dari kamar tidur, kamar mandi, dapur, air bersih semua sudah ada hanya saja untuk air bersih mereka harus berhemat karena mereka tidak tau sampai berapa lama mereka akan ada dalam bola itu.

Tiba-tiba bola yang di tumpangi istrinya Andrian berhenti dan tidak mau bergerak, lagi merasakan hal itu istri Andrian merasa panik lalu dia cepat-cepat menghubungi anak dan suaminya.

"Tunggu ma Rio cek dulu ada masalah apa sebenarnya dengan bola ma" setelah beberapa saat terdiam Rio pun bersuara kembali " mama tidak usah khawatir ternyata mama telah sampai lebih cepat dari perkiraan, mama bisa buka bola itu dengan memencet tombol merah yang ada di dinding 2 meter di sebelah kanan mama tapi aku sarankan lebih baik mama bertahan di situ dulu dan besok kalo hari udah terang mama bisa keluar karena sekarang masih malam dan kita tidak tau di luar bahaya apa lagi yang akan menanti kita"

"Baiklah nak mama akan ikuti saranmu" ucap sang mama dengan nada tenang setelah mendengar penjelasan dari sang putra.

"Ma, nanti mama tidak usah kemana-mana, mama bisa tunggu di situ biar papa dan Rio kan ketempat mama" ucap Rio tiba-tiba " bagai mana pa apa papa bisa mengarahkan bola papa ke tempat mama?" tanya Rio kembali pada papanya

"Iya sayang papa bisa" jawab Andrian

...****************...

Kini udah seminggu mereka berpisah namun, Andrian belum juga menemukan keberadaan istrinya yang berjarak lebih dekat dengannya di banding dengan anak nya, sementara sang istri saat ini sedang berjalan menyusuri aliran air kecil yang tidak sengaja dia temukan saat dia sedang berjalan di sekitar situ dan ternyata setelah dia coba air itu pun terasa tawar, aliran air yang bening dan bersih bisalah untuk memenuhi kebutuhan hidup dia kedepannya sambil menunggu suami dan anaknya .

Sementara Rio sendiri yang berada sangat jauh dengan orang tuanya sedang sibuk merakit alat-alat lagi entah apa lagi saat ini yang dia bikin " h e m m m m sedikit lagi aku rasa sudah selesai dan bisa aku pakai mudah-mudahan tidak ada masalah lagi, oh iya apa papa sudah bertemu sama mama ya? lebih baik aku tanya dulu ke papa." akhirnya Rio pun menghubungi papanya dan ternyata papanya belum menemukan mamanya karena ternyata bola papanya terdampar di pulau itu karena gelombang dan angin besar beberapa hari lalu, tapi letaknya masih jauh dengan keberadaan mamanya.

"Kenapa papa tidak naik mobil aja menuju ketempat mama keluarkan mobil papa yang papa simpan waktu itu" ucap Rio mengingatkan papanya tentang mobil yang dia simpan waktu itu

"Oh iya papa lupa, makasih ya sayang " ucap Andrian lalu dia mengeluarkan mobil yang dia simpan waktu itu. kini diapun mengendarai mobil itu untuk mencari keberadaan istrinya.

tiga hari Andrian menyusuri pantai itu untuk mencari istrinya dengan berbekal bensin yang ada pada mobil dan entah siapa yang meletakkan bensin di dalam dirigen yang berisi sekitar 35litrr itu dalam mobilnya dan yang membuat Andrian tidak habis pikir di dalam mobilnya ada 3 Ken berukuran sama dan penuh isinya dengan bensin semua, sejak kapan dirigen itu ada dalam mobilnya setidaknya itulah saat ini yg Andrian pikirkan karena waktu mereka berangkat dia tidak pernah memasukkan dirigen itu, tapi dia bersyukur dengan adanya minyak itu di masih bisa melanjutkan perjalanannya untuk mencari sang istri.

perjalanannya terhenti ketika dia bertemu dengan sebuah sungai kecil yang begitu jernih walaupun tidak begitu dalam namun sungai itu sangat bersih lalu Andrian mematikan mobilnya dan keluar dari dalam mobil untuk mengecek air itu apa bisa di minum apa tidak, saat dia melangkah mendekati sungai itu dia di kagetkan dengan suara seseorang yang manggilnya.

"Pa ,papa"

Andrian Pun langsung menoleh kearah asal suara itu di sana dia melihat seorang wanita yang sudah sangat dia kenal dan selama ini dia rindukan.

"Mama!, beneran ini mama?! papa tidak bermimpi kan? merasa tidak percaya dengan yang dia lihat Andrian pun menepuk-nepuk pipinya sendiri dan mencubitnya kemudian dia dengan cepat melangkah menuju perempuan yang masih berdiri tidak jauh dari tempatnya lalu dia memeluk perempuan itu dengan rasa yang tidak bisa di gambarkan lagi, senang haru menjadi satu.

Setelah pertemuan itu Andrian melajukan kembali mobilnya tapi saat ini dia melakukannya masuk kedalam hutan seperti yang istrinya arahkan, sesampainya di sana Andrian sangat terpukau dengan pemandangan yang ada di hadapannya ternyata sungai yang tadi dia temui itu berasal dari sebuah air terjun mini yang entah airnya berasal dari mama karena air itu keluar langsung dari dalam batu dan airnya sangat dingin dan menyegarkan bahkan di bawah air terjun itu terdapat seperti telaga kecil, hidup di dalamnya beraneka ragam ikan air tawar.

"Pa, papa pasti capek, mandi dulu sana habis itu kita makan pasti papa belum makan kan biar mama siapkan makanan dulu."

"Baik ma, tapi... di mana mandinya ma?" Andrian bertanya sambil celingukan mencari tempat mandi

"Tu, papa mandi di telaga itu biasanya manapun mandi di sana airnya seger pa" sambil menunjuk ke arah telaga

"Memangnya Ndak apa-apa kita mandi di sana ma?"

" Ndak apa-apa pa yang penting kita menjaga sopan santun kita dan Jangan mengotori tempat itu dengan perbuatan yang tidak baik, kita numpang di sini, jadi kita harus bisa menjaga etika kita pa".

"Maksud mama apa kita numpang di sini, kita numpang sama siapa ma?" heran Andrian dengan ucapan sang istri

"udah lah pa cepat mandi sana lalu nanti papa masuk kedalam bola yang ada di sana" sambil menunjuk ke arah balik batu.

"Baiklah Ma" andrianpun melangkahkan kakinya menuju telaga itu untuk mandi tapi dia merasa canggung untuk masuk kedalam air telaga itu maka dari itu Andrian lebih memilih mandi di aliran air sungai yang ada di bawah telaga itu dia berendam di sana kebetulan ada air yang agak dalam sekitar selutut orang dewasa dan cocok untuk Andrian berendam dengan posisi duduk.

Tak Terasa hampir 1 jam Andrian berendam di sana sampai seseorang memanggilnya untuk makan.

"Pa, papa makanan udah siap cepat naik lalu kita makan,"

"Iya ma sebentar papa kesitu" dengan segera Andrian keluar dari dalam air itu dan segera mengenakan pakaiannya kembali ya walaupun akhirnya celananya tetap basah karena celana bokser yang dia pakai berendam tadi tidak di lepasnya.

"Ya ampun pa, kenapa basah-basahan kayak gitu udah sana ganti baju dulu itu udah mama siapkan baju papa"

"Iyaa ma" lalu Andrian melangkah ke sebuah ruangan yg di tunjuk sama istrinya.

Episodes
1 Berkemas Untuk perjalanan
2 Kapal pesiar
3 Terdampar di pulau tak berpenghuni
4 Kedatangan orang asing
5 Kedatangan malaikat kecilku
6 Pergi belanja
7 Makan bersama
8 Mereka ikut,
9 Tiba di pulau asing.
10 Rio menemukan alat baru
11 Peralatan super canggih.
12 Akhirnya mereka pergi juga
13 Kekecewaan rio
14 Diikuti dua mobil hitam
15 Berangkat
16 Kelelawar dan kupu-kupu
17 Melihat kebun
18 Kunjungan darurat
19 Rio dan Andrian sampai di markas
20 Akhirnya kita bertemu kembali
21 Ledakan misterius
22 Mereka bersandiwara.
23 Manusia atau siluman
24 Ruang rahasia Rio.
25 Kedatangan Nicolas dan Angel.
26 Mengikuti Andrian
27 Pertemuan kakek dan nicolas.
28 Akhirnya terungkap
29 Kisah dari Nicolas.
30 Singkat amat ceritanya.
31 TANAMAN BERACUN
32 MEMBANGUN KEBUN TANAMAN
33 Batu berharga
34 5 batu berharga
35 Membuat kendaraan untuk paman dan bibi
36 Perdebatan antara Rio dan Nicolas.
37 Kendaraan untuk panam dan bibi
38 Identitas yang tertinggal
39 Melakukan aksi secara diam-diam
40 Orang misterius
41 Siapa dia sebenarnya?
42 Orang misterius 2
43 Tanda itu muncul lagi
44 Penyergapan besar
45 Misi berhasil
46 Kejutan untuk Bimo.
47 Kim Hyung Joon
48 Penawar
49 Kisah bimo
50 Kebun aneka buah
51 Gudang mama
52 Obat perangsang akar
53 Asiknya mencari kerang.
54 Rio sudah tenang
55 Akhirnya kembali seperti semula
56 Bermain di pantai
57 Binatang buas
58 Pesawat misterius
59 Akhirnya Dapat juga
60 Bertemu saudara bag 1
61 Bertemu saudara 2
Episodes

Updated 61 Episodes

1
Berkemas Untuk perjalanan
2
Kapal pesiar
3
Terdampar di pulau tak berpenghuni
4
Kedatangan orang asing
5
Kedatangan malaikat kecilku
6
Pergi belanja
7
Makan bersama
8
Mereka ikut,
9
Tiba di pulau asing.
10
Rio menemukan alat baru
11
Peralatan super canggih.
12
Akhirnya mereka pergi juga
13
Kekecewaan rio
14
Diikuti dua mobil hitam
15
Berangkat
16
Kelelawar dan kupu-kupu
17
Melihat kebun
18
Kunjungan darurat
19
Rio dan Andrian sampai di markas
20
Akhirnya kita bertemu kembali
21
Ledakan misterius
22
Mereka bersandiwara.
23
Manusia atau siluman
24
Ruang rahasia Rio.
25
Kedatangan Nicolas dan Angel.
26
Mengikuti Andrian
27
Pertemuan kakek dan nicolas.
28
Akhirnya terungkap
29
Kisah dari Nicolas.
30
Singkat amat ceritanya.
31
TANAMAN BERACUN
32
MEMBANGUN KEBUN TANAMAN
33
Batu berharga
34
5 batu berharga
35
Membuat kendaraan untuk paman dan bibi
36
Perdebatan antara Rio dan Nicolas.
37
Kendaraan untuk panam dan bibi
38
Identitas yang tertinggal
39
Melakukan aksi secara diam-diam
40
Orang misterius
41
Siapa dia sebenarnya?
42
Orang misterius 2
43
Tanda itu muncul lagi
44
Penyergapan besar
45
Misi berhasil
46
Kejutan untuk Bimo.
47
Kim Hyung Joon
48
Penawar
49
Kisah bimo
50
Kebun aneka buah
51
Gudang mama
52
Obat perangsang akar
53
Asiknya mencari kerang.
54
Rio sudah tenang
55
Akhirnya kembali seperti semula
56
Bermain di pantai
57
Binatang buas
58
Pesawat misterius
59
Akhirnya Dapat juga
60
Bertemu saudara bag 1
61
Bertemu saudara 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!