Setelah semuanya selesai mereka berdua lalu keluar dari bola dan menuju ke pantai, begitu lah tiap hari yang Kiara lakukan pagi dan sore dia selalu menuju pantai untuk mencari lauk dan menunggu orang yang di nantikan saat ini mereka sedang duduk di pantai berdampingan berdua.
"Pa, bagaiman keadaan anak kita saat ini ya pa kasian di usianya saat ini tidak seharusnya dia mengalami hal seperti ini" ucap Kiara sambil menangis di bahu suaminya
Andrianpun mengelus lengan istrinya," iya ma ,tidak seharusnya dia mengalami semua ini, mudah-mudahan dia baik-baik saja dan dalam keadaan yg sehat,"
Tiba-tiba jam tangan Kiara berkedip, "pa Rio menghubungi mama, akhirnya.... setelah beberapa hari ini dia tidak ada kabar" lalu Kiara memencet tombol merah yang ada di jam tangannya. "iya sayang bagai mana keadaanmu saat ini?"
"Baik ma, mama sekarang ada di mana,?
"Ada di pantai sama papa nunggu kamu"
"Apa papa sudah menemukan mama?"
"Iya sudah sayang, ada apa nampaknya kamu agak cemas gitu?"
"Baguslah kalo mama sama pap sekarang udah bersama, tapi Rio mohon mama sama papa cepat kembali ke bola dan cepat masuk kedalamnya dan jangan lupa benda apapun milik mama dan papa yang ada di luar cepat bawa masuk hilangkan jejak denga menekan tombol biasa nya untuk penyamaran, cepat ma, waktu mama sama papa tidak banyak mereka akan segera sampai di pulau di mana mama sama papa berada saat ini mungkin sekitar 1 jam mereka akan sampai di sana "
"asiapa sayang?" kini Andrian yang bertanya.
"Sudah pa tidak usah banyak bertanya cepat lakukan kata Rio mama sama papa dalam bahaya, nanti kalo udah di dalam bola Rio hubungi lagi sekarang cepat pergi dari pantai itu."
Mereka berdua tanpa pikir panjang lagi berlari masuk kedalam hutan di mana tempat bola Kiara berada dan mereka memasukkan semua barang-barang mereka ke dalam bola, tak lupa juga Andrian mengecilkan mobilnya lalu memasukkannya ketempat semula, dirasa udah cukup aman mereka lalu masuk kedalam bola dan Kiara langsung memencet tombol penyamaran supaya bola yang mereka tinggali berbentuk menyerupai batu dan bentuk luarnya tidak beraturan bukan bulat lagi seperti bola.
Setelah itu layar monitor menyala dan menampilkan Rio putra mereka yang sudah lama mereka rindukan.
Kalau pembaca bertanya memangnya di hutan ada sinyal? atau dapat energi listrik gari mana kok monitor bisa hidup, jangan salah,,,,,walaupun di tengah hutan ataupun di tengah laut, alat-alat ciptaan Rio sangatlah canggih, alat-alat itu dapat menangkap sinyal dengan sempurna, entah perangkat apa aja yang di bikin oleh Rio di situ author juga Ndak tau yang tau ya Hanya si Rio si anak jenius ini, masalah listrik bola itupun udah di lengkapi dengan energi listrik untuk persiapan selama setahun belum lagi tenaga Surya Yang ada di bola itu karena semua lapisan luar kulit bola itu di ciptakan Rio bisa menyerap tenaga Surya untuk menghasilkan listrik jadi Ndak perlu khawatir masalah listrik oke.
Huwokeh lanjut lagi ya pembaca cemoga Ndak bosan
"Sayang ada apa sebenarnya, siapa mereka yang kamu maksud tadi,?" Kiara dan Andrian sudah tidak sabar ingin tau siapa mereka sebenarnya yang mau mencelakakan mereka.
"Papa dan mama lihat sendiri saja siapa mereka Rio tidak kenal dengan mereka ma pa" lalu taklamapun muncul di monitor pemandangan di luar bola mereka 10 menit berlalu belum ada apapun yang mencurigakan, setelah 15 menit barulah muncul rombongan beberapa orang menuju ke arah mereka dan mereka ber istirahat di sana karen ada air yang sangat bersih dan jernih.
"Kita berkemah disini dulu untuk sementara sambil mencari mereka, kebetulan di sini ada air yang bersih kita bisa menggunakannya untuk keperluan kita nanti, tapi sepertinya pernah juga ada orang yang tinggal di sini kalo melihat dari tempat ini seperti sering di lalui oleh mereka," ucap seorang yang bertubuh tinggi besar dan brewokan.
"Jangan-jangan mereka yang kita cari yang sempat tinggal di sini," ucap orang yang bertubuh kurus.
" Kalo begitu mereka pasti belum jauh dari tempat ini, kita istirahat dulu baru kita cari mereka, kita harus menangkap mereka kalo bis haru dalam keadaan hidup karena bos ingin mereka dalam keadaan hidup supaya bos bisa mengorek informasi dimana di menyembunyikan alat alat-alat kerjanya yang sangat berharga dan genius itu. karena seingatboa katanya waktu dia berangkat naik kapal dia hanya membawa koper dan ternyata didalamnya hanya beberapa potong pakaian dan makanan ringan saja."
"Tapi bos apa ada kemungkinan mereka bisa selamat dari kecelakaan itu sedangkan kapalnya saja hancur berkeping-keping ?" tanya salah satu diantar mereka pada orang yang di panggil bos itu.
"Entahlah akupun masih ragu tapi kalo melihat tempat ini sepertinya habis ada orang yang dari tempat ini, siapa tau itu mereka" kemudian semuanyapun diam.
Dan Tanpa mereka sadari obrolan mereka di dengarkan semua oleh Andrian dan Kiara.
"Ternyata mereka ingin menangkap kita ma,"ucap Andrian sama istrinya dengan berbisik karena mereka takut suara mereka terdengar keluar jika mereka berbicara dengan keras. padahal sekuat apaun mereka berteriakpun suara mereka tidak akan kedengaran dari luar.
"Siapa kira-kira mereka pa?"
"Kalo mendengar dari kata-kata mereka tadi pasti yang di maksud mereka adalah Antok karena yg tau kita berangkat waktu itu kan memang cuma Antok dan kru kapal waktu itu"
...****************...
Dua hari sudah orang-orang itu berada di situ Andrian dan kiarapun tidak berani keluar dari dalam bola itu, untung saja persediaan yang ada di dalam bola itu masih banyak jadi mereka tidak khawatir kehabisan bahan makanan.
Dihari ketiga Rio menghubungi kedua orang tuanya lagi." ma, pa gimana apa mereka sudah pergi dari situ?"
"Jelum sayang bahkan mereka bermalam di dekat tempat ma sama papa tinggal saat ini", jawab Andrian karena Kiara saat ini sedang menyiapkan makanan.
" Baiklahpa, Rio sekarang udah dekat dengan pantai Rio akan memberikan mereka kejutan supaya Meraka cepat pulang menjauh dari pulau ini" ucap Rio pada sang papa
" Baiklah sayang hati-hati ya jangan sampai kamu ketahuan sama mereka" ucap Andrian dengan nada khawatir
"Tenang saja pa, papa tidak usah khawatir, Yang ada mereka yang harus berhati-hati pada Rio he he he " riopun tertawa sambil melambaikan tangannya pada sang papa kemudian monitor pun di matikan.
Tidak lama mereka semua mendengar suara ledakan dari arah laut dan seketika merekapun berhamburan menuju ke pantai untuk melihat apa sebenarnya yang terjadi, dan ternyata kapal yang awalnya ada 3 kapal sekarang tinggal 1, karena yang 1 meledak dan yang 1 yang paling besar dan lengkap hilang tanpa bekas mereka berfikir kalo kapal mereka yang hilang telah di bawa kabur Sama orang-orang yang mereka cari saat ini.
"Brengsek mereka menjebak kita disini, mereka menyisakan kapal kecil untuk kita Dan meledakkan yg satunya mereka membawa kabur kapal kita yang besar ayo cepat kita kejar mereka sebelum mereka jauh" ucap orang yang berbadan besar yang merupakan ketua dari orang-orang itu.
"Baik ketua tapi bagai mana dengan barang-barang kita yang ada di sana?
"Udah biarkan saja, lagian kalo kita bawapun tidak akan muat di kapal ini jumlah kita saja udah terlalu banyak"
" Baiklah ketua"
Akhirnya merekapun semua naik ke atas kapal yang tersisa itu dan langsung meninggalkan tempat itu untuk mengejar kapal 1 nya yang menurut mereka di bawa oleh orang-orang yang mereka cari.
Namun apakah kalian tau kemana perginya kapal yang hilang itu coba kalian tebak di tunggu di komentarnyaya siapa tau ada yangengetahiu keberadaan kapal yang hilang
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 61 Episodes
Comments
Hamsul Al Faruq
cerita yang aneh🙄 🙄
2023-01-26
0