Alex dan Alexa saat ini menyusu kepada Sukma dengan rakusnya, sampai akhirnya Bara menghentikan kedua Anaknya untuk menyusu karena takut kalau terjadi sesuatu yang buruk pada Sukma.
"Alex, Alexa, sudah ya, kasihan Bunda kalau kalian terus menyusu, bagaimana kalau Bunda jadi sakit," ujar Bara mencoba memberikan pengertian kepada kedua Anaknya.
"Baik Ayahanda, tapi kami masih bisa tinggal bersama Bunda kan?" tanya Alex dan Alexa yang tidak mau berpisah dengan Ibunya.
"Maaf Nak, Bunda kalian tidak akan bisa tinggal bersama kita, karena saat ini kita berbeda Alam dengannya, mungkin setelah kalian dewasa, kalian baru bisa menemuinya lagi, begitu juga dengan Ayah yang tidak akan bisa menemuinya untuk beberapa tahun ke depan, karena portal ghaib menuju alam manusia untuk sementara waktu harus kita tutup."
"Kenapa harus di tutup Yah?"
"Karena Ayah harus melindungi kalian berdua dari gangguan orang-orang yang mengincar kalian, sebab kalian berdua terlahir spesial karena memiliki darah campuran antara manusia dan Genderewo, sehingga Raja iblis pun menginginkan kalian menjadi Anak buahnya," jelas Bara.
"Yang penting Bunda baik-baik saja, meskipun kami akan sangat merindukannya."
"Maafkan Ayah, karena sekarang Ayah harus membawa Bunda untuk pulang ke Alamnya, Ayah pasti akan segera kembali. Jaga diri kalian baik-baik," ujar Bara, kemudian membopong tubuh Sukma untuk kembali menuju alam manusia.
Bara dan Sukma saat ini sudah kembali ke rumah Sukma, tapi Jaka masih belum kembali ke rumahnya, padahal Jaka sudah tiga hari tidak pulang, karena perbedaan waktu antara dunia manusia dan alam genderewo lebih cepat di alam genderewo. Jadi, meskipun Sukma hanya beberapa jam saja tinggal di alam genderewo, tapi Sukma sudah meninggalkan dunia manusia selama tiga hari.
Bara yang tadinya akan langsung pulang, mengurungkan niatnya karena merasa khawatir terhadap Sukma yang masih belum sadar, dan ternyata pada saat Bara melihat keberadaan Jaka lewat mata batinnya, Jaka saat ini masih berada di rumah Yuli, karena Jaka sudah tergila-gila dengan tubuh Yuli.
"Sebaiknya aku pulang setelah Jaka kembali ke rumah ini, karena aku tidak mungkin meninggalkan Sukma sendirian," gumam Bara dengan mengelus lembut kepala Sukma.
Sesaat kemudian, mata Sukma secara perlahan terbuka, dan ia kembali mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan.
"Mas Jaka, Alhamdulillah, ternyata tadi Sukma hanya mimpi," ucap Sukma, kemudian memeluk tubuh Bara.
"Memangnya apa yang kamu impikan sayang?" tanya Bara dengan mengusap lembut punggung Sukma.
"Sukma mimpi sudah melahirkan bayi kembar, tapi mereka mempunyai banyak bulu pada sekujur tubuhnya.Sukma rasanya ingin sekali memeluk mereka, karena perasaan Sukma menghangat pada saat melihat mereka berdua. Namun, rasa takut pada diri Sukma membuat Sukma pingsan, dan saat Sukma terbangun, Sukma sudah berada di sini."
"Sudahlah, jangan terlalu dipikirkan ya, sebaiknya sekarang Sukma makan dulu, tadi Mas sudah membeli makanan," ujar Bara dengan menyuapi Sukma Bubur Ayam.
......................
Jaka yang sudah beberapa hari tinggal di rumah Yuli, tiba-tiba kembali teringat dengan Sukma, sehingga Jaka memutuskan untuk pulang, meskipun Yuli mencoba untuk menghalanginya.
"Sayang, aku gak rela kalau kamu sampai pulang, pokoknya aku ingin selalu berada di dekatmu," ujar Yuli dengan memeluk tubuh Jaka.
"Maaf Yuli, aku harus pulang dulu untuk memastikan Sukma baik-baik saja, saat ini aku masih berstatus Suaminya, dan aku mempunyai tanggung jawab kepadanya. Nanti aku pasti akan kembali lagi untuk menghabiskan malam denganmu," ujar Jaka yang sudah jatuh cinta kepada Yuli, karena Yuli selalu bisa memuaskan hasratnya, berbeda ketika Jaka sedang berhubungan dengan Sukma, karena tubuhnya selalu di ambil alih oleh Bara, sehingga Jaka tidak mengingat apa pun yang telah dilakukannya.
Akhirnya dengan berat hati Yuli melepas kepergian Jaka.
Karena Jaka sedang libur kerja, Jaka memutuskan untuk langsung pulang ke rumahnya.
Hati kecil Jaka sebenarnya merasa bersalah terhadap Sukma, karena Jaka sudah mengkhianati pernikahannya, tapi Jaka sudah terlanjur terpikat dengan pesona Yuli, meskipun pada awalnya Yuli memakai pemikat untuk membuat Jaka bertekuk lutut kepadanya, tapi sebenarnya pemikat yang Yuli pakai sudah tidak berpengaruh lagi kepada Jaka, karena Jaka sudah jatuh cinta kepada Yuli setelah apa yang mereka lakukan beberapa hari ini.
Bara yang saat ini masih tidur dengan memeluk Sukma, terbangun karena mendengar suara Salam yang di ucapkan oleh Jaka, sampai akhirnya Bara pamit untuk kembali menuju alamnya.
"Sukma sayang, maaf karena aku tidak dapat menemanimu untuk beberapa waktu ke depan, tapi suatu saat nanti, Jaka sendiri yang akan menyerahkan kamu kepadaku. Semoga kamu selalu baik-baik saja, apalagi saat ini kamu sedang mengandung benih dari Jaka karena sebelumnya aku sudah memakai tubuhnya untuk melakukan hubungan Suami istri denganmu, dan aku akan selalu menjaga kedua Anak kita," ucap Bara dengan menitikkan airmata, karena merasa berat harus berpisah dengan perempuan yang ia cintai.
Setelah Bara mencium kening Sukma, Bara akhirnya kembali menuju alamnya, dan sesaat kemudian Jaka masuk ke dalam kamar.
Jaka semakin bersalah kepada Sukma, apalagi Sukma terlihat kurusan.
"Sayang, maafin Mas ya, karena Mas sudah mengkhianati pernikahan kita, semoga kamu tidak marah dengan yang sudah Mas lakukan," ujar Jaka dengan mengusap lembut kepala Sukma.
Sukma membuka matanya, dan Sukma langsung saja memeluk tubuh Jaka yang saat ini sedang duduk di sampingnya.
Jaka sudah harap-harap cemas, dan takut Sukma marah kepadanya karena sudah tiga hari Jaka tidak pulang.
"Mas Jaka kenapa diam saja?" tanya Sukma yang memang tidak mengetahui kalau Jaka tidak pulang selama tiga hari.
"Mas tidak apa-apa sayang. sebaiknya sekarang kamu bangun, karena kita akan jalan-jalan, mungpung hari ini Mas libur kerja."
Sukma akhirnya bangun dari tempat tidurnya, tapi Sukma merasakan perutnya bergejolak hebat, sehingga Sukma berlari menuju kamar mandi.
"Sayang, Sukma baik-baik saja kan?" tanya Jaka dengan memijit tengkuk leher Sukma yang saat ini sedang mengeluarkan isi perutnya.
"Kepala Sukma pusing Mas, Sukma juga mual terus."
"Ya sudah, sebaiknya sekarang kita memeriksa keadaan kamu, karena Mas tidak mau terjadi sesuatu yang buruk kepada kamu sayang," ujar Jaka dengan menggandeng tubuh Sukma.
Jaka melajukan motornya menuju klinik yang tidak jauh dari rumahnya, dan Jaka juga menyuruh Sukma supaya berpegangan kepadanya, karena Jaka takut kalau Sukma akan terjatuh.
Setelah sampai klinik, Jaka dan Sukma langsung masuk ke ruang Dokter untuk memeriksakan kondisi Sukma.
"Dari gejala yang Ibu katakan, sepertinya Bu Sukma saat ini tengah hamil muda, tapi untuk memastikannya, kita sebaiknya melakukan USG, ujar Dokter dengan menyuruh Sukma berbaring.
Dokter kini menggerakkan alat USG pada perut Sukma, dan ternyata benar kalau saat ini Sukma tengah hamil.
"Selamat ya Bu, Pak, saat ini Bu Sukma sedang hamil."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 241 Episodes
Comments
mom mimu
ya ampun kasian Sukma, dia harus hamil saat Jaka udh selingkuh sama Yuli 😭😭
lanjut lagi kak Rin, semangat selalu 💪🏻💪🏻💪🏻
2023-01-15
5
nacho
aduh mana baranya
2023-01-15
1
Sunshine
Jaka pasti kaget tuh
2023-01-15
2