"Kakekmu begitu terpukul akan penolakan Irfin atas perjodohan itu Amar," ujar Yusran Aspar Nugraha sang ayah.
"Lalu apa hubungannya denganku Ayah. Kakek kan memang terlalu menyayangi Irfin lebih daripada cucunya yang lain. Jadi biarkan saja," jawab Amar dengan wajah tidak peduli. Ia melanjutkan kegiatannya bermain game di handphonenya.
"Hey, dengarkan Ayah bodoh!" Yusran Aspar Nugraha langsung merebut handphone yang sedang dimainkan oleh putranya itu dengan wajah kesal. Ia paling tidak suka jika ia diabaikan oleh putranya sendiri.
"Ayah!" Amar menatap pria yang telah membesarkannya itu dengan wajah tak kalah kesal. Ia juga tidak suka kalau kegiatannya yang sangat menyenangkan itu diganggu oleh siapapun.
"Dengarkan Aku supaya Kakekmu itu melimpahimu kasih sayang yang banyak seperti sayangnya ia pada Irfin," titah pria paruh baya itu dengan senyum liciknya.
"Apa bisa? Perasaan Kakek sudah jelas tidak pernah adil meskipun Aku sudah melakukan banyak hal padanya. Dihatinya hanya ada Irfin dan Irfin!" Amar berucap dengan wajah mengeras sempurna. Nampak sekali kalau ia sangat kecewa pada sang kakek selama ini.
"Untuk itulah kamu dengarkan kata-kata Ayah. Kamu bisa mendapatkan lagi simpati dan kasih sayangnya jika kamu bisa membuat pria tua itu senang," ujar Yusran dengan tatapan mata tajam pada sang putra.
"Bagaimana caranya Ayah?" Amar mulai tertarik dengan ide dari ayahnya itu.
"Kakekmu sangat malu pada keluarga Irham Ibrahim karena Irfin lari dari perjodohan itu. Jadi bagaimana kalau kamu saja yang menggantikan posisi Irfin?" Yusran Aspar menatap putranya menunggu respon dari pria muda itu.
"Maksud Ayah, Aku yang akan melakukan perjodohan itu?" tanya Amar dengan wajah meringis. Ia sudah punya pacar jadi tidak mungkin ia melaksanakan keinginan Ayahnya itu. Yusran Aspar mengangguk dengan binar bahagia diwajahnya.
"Aku tidak mau Ayah. Aku sudah punya pacar dan tidak mungkin mengkhianatinya." Senyum Yusran langsung pupus dan tidak bersemangat lagi. Tetapi tiba-tiba sebuah ide brilian muncul di atas kepalanya.
"Berpura-pura saja. Kamu nikahi gadis itu kemudian saat semua harta yang sudah dijanjikan untuk Irfin sudah kamu dapatkan, kamu bisa menceraikan istrimu itu."
Amar menatap wajah ayahnya tidak percaya dengan pendengarannya.
"Apa? jadi maksudnya Aku hanya akan berpura-pura saja?"
"Tentu saja bodoh. Lagipula Nana, cucu Irham Ibrahim itu bukanlah gadis yang cantik. Ia adalah gadis culun dan kampungan. Pendidikan pun mungkin hanya setara dengan sekolah dasar," jelas Yusran dengan bibir mencibir.
Ia saja tidak setuju dengan perjodohan ini tetapi karena ini menyangkut harta yang banyak, maka dengan berat hati ia akan menyodorkan putranya untuk melakukan hal itu.
"Hum, baiklah Ayah. Aku suka rencanamu," jawab Amar dengan senyum lebar diwajahnya. Bayangan akan menjadi cucu kesayangan sang Kakek sudah nampak di pelupuk matanya.
Dan Aku yang akan menggantikan Irfin menjadi CEO di Perusahaan sang Kakek.
ujarnya membatin dengan bibir tersenyum. Berbagai kemewahan yang akan ia rasakan pun berkelebatan di dalam kepalanya. Yusran Aspar tersenyum dengan ekspresi sang putra.
Menit berikutnya, ia pun meninggalkan putranya itu dan menuju ke Perusahaan sang Ayah. Ia akan menyampaikan niatnya ini pada orang tuanya itu
🌺
Radiman Said Nugraha menyimak dengan baik apa yang sedang disampaikan oleh orang kepercayaannya.
Yusril Surya menceritakan kalau Irfin selama ini bekerja sebagai kurir pengantar makanan dan hidup sangat menyedihkan. Motor yang sedang ia gunakan pun adalah motor pinjaman.
Kakek tua yang sangat menyayangi cucunya itu merasakan hatinya sangat sakit. Lima bulan ini ia menahan rindu pada sang cucu dengan hanya memandangi foto masa kecil Irfin yang ada di dalam foto album keluarga mereka.
Dan sekarang ia sudah tidak ingin tinggal diam lagi mendengar bahwa sang cucu ternyata sangat menderia di luar sana.
"Cari tahu lagi apa saja yang dilakukannya di luar sana!" titahnya pada Yusril Surya asisten pribadinya.
"Tuan muda juga menjadi seorang cleaning servis di sebuah toko Tuan besar," jawab pria itu dengan kepala menunduk.
Radiman Said Nugraha langsung meremas pegangan kursinya yang terbuat dari kayu itu. Emosinya memuncak mendengar laporan-laporan itu.
Ia benar-benar tidak menyangka kalau cucunya mau melakukan hal seperti itu hanya karena tidak mau dijodohkan dengan Nana cucu Irham Ibrahim sahabatnya.
"Pastikan bahwa Irfin tidak terlalu bekerja sangat keras seperti itu Ril!" titahnya pada Yusril Surya dengan tatapan serius.
"Baik Tuan!"
Yusril Surya pun segera pamit dari hadapan Radiman Said Nugraha sang pimpinan. Ia ingin segera melaksanakan perintah orang tua itu untuk mengikuti lagi kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Irfin Setyo Nugraha.
Sesampainya ia di luar ruangan pimpinannya itu, ia baru ingat kalau belum menceritakan satu hal penting yang ia peroleh dari usahanya memata-matai cucu kesayangan Radiman Said Nugraha itu.
Irfin mempunyai seorang kekasih yang sangat baik hati dan merupakan karyawan di Perusahaan anak cabang milik Pria tua itu.
🌺🌺🌺
Atas permintaan readers tersayang, othor baru kasih kalian visual kang kurir kita yang mempesona. Semoga sesuai dengan ekspektasi kalian ya😍
Irfin Setyo Nugraha,
Najla Irham Ibrahim.
*Tobe Continued.
Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?
Nikmati alurnya dan happy reading 😍
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 63 Episodes
Comments
Mazree Gati
ganteng di lihat dr mananya
2024-08-28
0
Nurwana
Kusuka visual Najla. keren...
2024-08-27
1
Isss
mimpi mu terlalu tinggi
2023-01-17
1