"Maaf Pak Boy, Apakah saya boleh bicara sama karyawan bapak yang tadi Pak?" pinta Irfin dengan tatapan lurus kearah wajah Boy Syam. Ada sebuah perasaan khawatir pada Najla yang meninggalkannya begitu saja saat pimpinan perusahaan itu mengenalinya sebagai seorang CEO.
"Oh Najla Irham?" Boy tersenyum penuh makna akan permintaan cucu seorang konglomerat terkenal di kotanya itu.
"Ya pasti boleh dong Pak Irfin. Silahkan masuk dulu ke ruangan saya. Nanti Najla akan saya minta menemui bapak," jawab Boy Syam dengan senyum yang tak lepas dari wajahnya.
"Terimakasih banyak Pak Boy. Tapi apa saya boleh minta tolong sesuatu pada bapak?"
"Oh iya tentu saja. Apapun untuk Pak Irfin." Sekali lagi Boy Syam menjawab dengan cepat. Ia sangat menghormati keluarga besar Radiman Said Nugraha. Dan ia rela melakukan apapun agar mereka senang.
Pria paruh baya itu pun mendekat ke arah Irfin yang masih berdiri di depan gedung Perusahaan itu.
"Saya minta tolong agar bapak untuk mengakui pada Najla kalau anda salah mengenal orang." Irfin tersenyum kemudian melanjutkan, "Bukan Irfin CEO PT. RSN yang anda maksud saat melihat saya."
Boy Syam terlongo tidak percaya dengan apa yang ia dengar. Ia pun menatap pria tampan itu dari atas ke bawah dengan tatapan penuh tanda tanya. Ada hal yang sangat kontras dengan penampilan Irfin yang selama ini yang ia tahu.
Pria muda yang tampan dan juga sukses itu sekarang hanya menggunakan pakaian yang sangat sederhana.
"Maksud Pak Irfin?" tanyanya dengan alis terangkat. Pria paruh baya itu semakin bingung dengan apa yang dilakukan oleh cucu Radiman Said Nugraha itu.
"Pak Boy pasti mengerti maksud saya 'kan? Ini tentang Hati," ujar Irfin seraya menunjuk dadanya dengan jari telunjuknya.
"Dan ya lagipula Saya juga bukan lagi CEO di Perusahaan itu." jelas cucu Radiman Said Nugraha itu dengan wajah serius. Boy Syam mengangguk-anggukkan kepalanya dengan tangan mengelus lembut dagunya.
"Ah iya. Baiklah. Saya akan meminta Najla untuk menemui pak Irfin." Boy Syam sudah paham akan maksud pria muda itu. Ini pasti sebuah cara khusus Irfin untuk menaklukkan hati Najla.
"Jangan panggil saya Pak Irfin Pak Boy, saya hanya seorang kurir yang tidak pantas diperlakukan seperti itu." Boy Syam terkekeh dengan kata-kata pria muda itu.
Ia sudah bisa mengerti apa yang sedang terjadi pada pria tampan dan kaya raya itu. Ini pasti ada hubungannya dengan kata Cinta pada seorang Najla Irham.
"Baiklah, maaf. Kamu bisa duduk di Loby. Saya akan meminta gadis itu menemui kamu." ujar Boy kemudian meminta salah satu OBnya untuk melayani Irfin dengan sangat baik.
Boy Syam berlalu dari hadapan Irfin kemudian menemui Najla di ruangannya. Ia akan memberi tahu kalau gadis itu sedang ditunggu oleh Irfin di Loby.
"Najla, bisa kamu keluar sebentar?" panggilnya pada seorang karyawan perempuan yang sedang sibuk menghadapi file-file yang ada dihadapannya.
Merasa Dirinya dipanggil, gadis itu pun meninggalkan pekerjaannya kemudian menghampiri Bos di tempatnya bekerja itu.
"Pak Boy?" Najla memandang wajah pimpinan tempatnya bekerja itu dengan tatapan heran.
"Duh maaf nih Pak, kalau bapak butuh saya, kan bisa menelpon saja. Saya kan jadi tidak enak ini," ujar Najla dengan senyum meringis.
Untuk pertama kalinya seorang Boy Syam, sang pimpinan Perusahaan datang mengunjungi seorang karyawan biasa sepertinya.
"Tidak apa. Saya cuma lewat depan ruangan mu. Dan langsung teringat kalau Kurir makanan itu masih ada di Loby."
"Hah?" Najla membuka mulutnya tidak percaya dengan apa yang didengarnya.
"Kenapa? kok kamu kaget seperti itu? Apa kamu belum membayar tagihannya ya?" Boy Syam tersenyum melihat ekspresi karyawan barunya yang sangat cantik itu.
"Ah tidak Pak. Saya pikir dia sudah pulang," ujar Najla tersenyum lebar. Tetapi seketika senyum itu langsung hilang dari bibirnya saat ia ingat kalau Bosnya itu tahu identitas pacarnya itu.
"Mohon maaf Pak, Apa benar Irfin adalah seorang CEO?" Najla akhirnya memberanikan diri untuk bertanya sebelum ia tersesat di jalan.
"Oh yang itu? Kurir itu sudah mengkonfirmasi kalau perkataan saya itu tidak benar. Ia bukanlah CEO di Perusahaan itu. Dan saya pikir mataku mungkin perlu diperiksa hehehe," Boy Syam terkekeh dan menunjukkan kalau ia telah salah paham.
Najla menghembuskan nafasnya lega. Ia bersyukur karena apa yang ia pikiran dan takutkan ternyata tidak benar adanya. Ia pernah punya pengalaman buruk berhubungan dengan seorang sultan.
Menjalin hubungan dengan orang kaya adalah hal yang ingin ia hindari selama ini. Ia sudah sering merasakan rasa kecewa dan sakit dengan orang-orang seperti itu.
Pertunangannya dengan salah satu cucu konglomerat di kota ini malah diputuskan sepihak oleh pihak pria karena ia hanyalah gadis miskin dan juga tidak menarik.
Untuk itu ia lebih memilih menjalin hubungan dengan orang yang sama dengannya, miskin dan sederhana. Dan dengan ia bersama dengan Irfin, ia yakin mereka akan bahagia karena tidak ada perbedaan strata sosial diantara mereka berdua.
Pesona kang kurir dengan kesederhanaan dan kejujurannya itu membuat hatinya sudah tertaut dengan sangat dalam.
"Kalau begitu temui cepat kurir itu. Dan sampaikan padanya kalau saya salah mengenalinya," ujar Boy Syam dan langsung menyentak lamunan Najla.
"Ah iya Pak. Tentu saja anda salah. Irfin memang bukan CEO tetapi ia hanya seorang kurir biasa hehehe," ujar Najla terkekeh kemudian meminta izin untuk menemui kekasihnya itu.
Boy Syam hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat dua muda-mudi yang sedang dimabuk cinta seperti itu.
Ia hanya berharap ketika bertemu dengan Radiman Said, ia akan menyampaikan hal ini pada pria tua itu.
🌺🌺🌺
*Tobe Continued.
Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?
Nikmati alurnya dan happy reading 😍
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 63 Episodes
Comments
Sulaiman Efendy
JANGAN2 NAJLA INI YG MAU DIJODOHKN SAMA IRFIN. NAMANYA NAJLA, PANGGILANNYA MMGKIN NANA..
2023-06-17
1
Mohd Taufi
pasty wanita ini yg d jodohkan tp irfinbgak tau🤭🤭
2023-02-07
1
Jhuwee Bunda Na Alfaa
done ya kak,
singgah2 ke krya aku juga 🙏🙏
2023-02-01
0