Maaf Darren

Kali ini Reine merasa sangat senang karena Darren tidak menghilang lagi. Wanita itu bisa memegang Darren dan menariknya menuju ke kamar. Tidak ada satu kata pun yang terucap dari bibir Reine. Padahal sudah jelas-jelas kini wanita itu sudah tidak sabar untuk memarahi kekasihnya.

Darren yang sudah tahu dengan apa yang ingin dikatakan Reine menurut saja. Pria itu mengukir senyum bahagia karena pada akhirnya ia bisa bersentuhan dengan wanita yang ia cintai lagi.

Setibanya di dalam kamar, Reine cepat-cepat mengunci pintu. Dia tidak ingin diganggu oleh siapapun. Reine ingin bicara empat mata dengan Darren.

"Maafkan, Aku," ucap Darren sebelum Reine mengucapkan satu kata pun.

"Tidak semua masalah bisa selesai hanya dengan kata maaf. Aku tidak tahu lagi harus bicara apa. Kau benar-benar membuatku sakit hati. Rasanya seperti diputuskan oleh pria yang sangat aku cintai. Aku sangat-sangat sakit hati. Aku tahu kau pasti tidak sadar kalau sikapmu ini telah menyakitiku. Kau menganggap hubungan kita ini hanya sekedar dekat saja. Tidak ada yang spesial bukan? Darren, aku serius mencintaimu. Tolong jangan bersikap seperti kemarin lagi. Aku tidak sanggup jauh darimu." Reine segera memeluk Darren. Dia sangat merindukan Darren. Sentuhan lembut pria itu membuatnya kembali tenang.

"Aku juga merasa sakit, Reine. Aku sendiri juga tidak tahu kenapa aku tidak bisa muncul dihadapanmu ketika kau berada di istana. Seperti ada sesuatu yang membuat jarak di antara kita." Darren berusaha memberi tahu alasannya. Pria itu memeluk Reine dengan begitu erat.

"Benarkah?" Reine kembali ingat dengan apa yang dikatakan peramal di istana tadi.

"Ya. Tapi aku tidak tahu siapa yang sudah melakukannya."

Reine melepas pelukannya. "Peramal. Peramal itu bilang kalau dia memberiku penangkal agar aku tidak bisa terkena pengaruh roh jahat. Apa maksud dia roh jahat itu kau? Tapi kau tidak jahat. Kau baik. Baik sekali bahkan."

Darren mengusap pipi Reine. "Mungkin hanya dimatamu aku baik. Di mata yang lain aku ini hantu yang jahat. Reine, selama kita dekat ada sebuah rahasia yang sampai detik ini tidak aku katakan padamu. Aku harap setelah kau mendengarnya hubungan kita masih sama seperti sekarang."

Reine jadi serius ketika mendengar perkataan Darren. "Apa? kenapa kau bisa merahasiakannya dariku?"

"Karena aku tidak mau kau pergi dariku karena ketakutan."

"Oke, baiklah. Sekarang cepat katakan. Jangan buat aku penasaran lagi. Aku yakin sebentar lagi Mora akan datang menemuiku. Dia tidak pernah membiarkanku hidup tenang sendirian."

"Reine, Kau harus tahu satu hal. Jika kekuatanku melemah aku akan mencari darah untuk memulihkan keadaanku. Darah itu harus darah seorang wanita."

Reine syok bukan main mendengar jawaban dari Darren. "Darah seorang wanita katamu?" Reine memijat kepalanya lagi. "Apa kau membunuh wanita itu?"

"Tidak. Dia masih hidup sampai sekarang."

"Sudah berapa banyak darah wanita yang kau ambil? Kenapa kau tidak pernah cerita padaku sejak awal? Kenapa baru sekarang aku tahu kalau kau itu adalah hantu yang sangat menjijikkan."

"Reine, wanita yang aku maksud adalah kau. Setiap kali aku kehilangan kekuatanku aku akan menghisap darahmu tanpa kau sadari. Namun ketika kau berada di istana aku tidak bisa melakukannya lagi. Itu yang membuat kekuatanku semakin melemah hingga aku tidak bisa muncul di hadapanmu lagi. Aku hanya bisa memperhatikanmu dari kejauhan."

Reine tidak tahu harus bicara apa lagi. Penjelasan Darren membuatnya kaget sekali. "Benarkah? Bahkan untuk mempercayainya terasa sangat sulit bagiku. Kau ini sebenarnya seorang hantu atau drakula?"

Terpopuler

Comments

Kustri

Kustri

walah darren drakula dong

2024-05-07

0

lihat semua
Episodes
1 Permintaan Ibu
2 Penolakan
3 Awal Mula
4 Salah Paham
5 Seleksi Pertama
6 Perselisihan
7 Terpilih
8 Pilihan Sulit
9 Seleksi 10 besar
10 Keanehan
11 Mereka Sama?
12 Ada yang Aneh
13 Gelang Ajaib
14 Penolakan
15 Peramal Hebat
16 Kelemahan Darren
17 Sambutan Asrama
18 Maaf Darren
19 Aku Hantu Tampan
20 Apa Aku Masih Suci?
21 Cerita Malam
22 Kembali ke Istana
23 Pangeran Dalson Steward
24 Pernikahan
25 Malam Pertama
26 Hukuman
27 Bukan Malam Pertama
28 Setelah Kejadian
29 Kembali Tersiksa
30 Bersama Darren
31 Yang Mulia Ratu
32 Cerita Rahasia
33 Hukuman Mora
34 Kehilangan.
35 Kenyataan
36 Harus Hamil
37 Bujuk Rayu
38 Ratu Kejam
39 Berhasil Kabur
40 Malam Panjang
41 Alasan Tepat
42 Rencana Jitu
43 Kehamilan
44 Bernegosiasi
45 Kabar Buruk
46 Sudah Tiada
47 Bukan Darren
48 Hampir Saja
49 Mulai Perhatian
50 Merasa Aneh
51 Jebakan
52 Terus Bersama
53 Dia Musuh
54 Rencana Darren
55 Rencana Besar
56 Jawaban Pangeran
57 Pembunuh Bayaran
58 Perjuangan Pangeran Dalson
59 Anak Kita?
60 Siapa yang Salah?
61 Keadaan Reine
62 Kembali Pulang
63 Sekamar
64 Serba Salah
65 Lain Haluan
66 Emosi tak Terkendali
67 Tidak Percaya
68 Jebakan Ratu
69 Semakin Kuat
70 Kejujuran
71 Darren lagi
72 Racun Berbahaya
73 Rencana Jahat
74 Usaha Tabib Tua
75 Tidak Aman
76 Penawaran Terakhir
77 Keterlaluan
78 Tidak Bermanfaat
79 Jalan Rahasia
80 Kode Mora
81 Berusaha Keras
82 Tidak Tertandingi
83 Solusi Akhir
84 Semudah Itu
85 Kota Kenangan
86 Tidak Siap
87 Kemampuan Darren
88 Perebutan Kekuasaan
89 Hukuman
90 Menyerah
91 Happy Ending
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Permintaan Ibu
2
Penolakan
3
Awal Mula
4
Salah Paham
5
Seleksi Pertama
6
Perselisihan
7
Terpilih
8
Pilihan Sulit
9
Seleksi 10 besar
10
Keanehan
11
Mereka Sama?
12
Ada yang Aneh
13
Gelang Ajaib
14
Penolakan
15
Peramal Hebat
16
Kelemahan Darren
17
Sambutan Asrama
18
Maaf Darren
19
Aku Hantu Tampan
20
Apa Aku Masih Suci?
21
Cerita Malam
22
Kembali ke Istana
23
Pangeran Dalson Steward
24
Pernikahan
25
Malam Pertama
26
Hukuman
27
Bukan Malam Pertama
28
Setelah Kejadian
29
Kembali Tersiksa
30
Bersama Darren
31
Yang Mulia Ratu
32
Cerita Rahasia
33
Hukuman Mora
34
Kehilangan.
35
Kenyataan
36
Harus Hamil
37
Bujuk Rayu
38
Ratu Kejam
39
Berhasil Kabur
40
Malam Panjang
41
Alasan Tepat
42
Rencana Jitu
43
Kehamilan
44
Bernegosiasi
45
Kabar Buruk
46
Sudah Tiada
47
Bukan Darren
48
Hampir Saja
49
Mulai Perhatian
50
Merasa Aneh
51
Jebakan
52
Terus Bersama
53
Dia Musuh
54
Rencana Darren
55
Rencana Besar
56
Jawaban Pangeran
57
Pembunuh Bayaran
58
Perjuangan Pangeran Dalson
59
Anak Kita?
60
Siapa yang Salah?
61
Keadaan Reine
62
Kembali Pulang
63
Sekamar
64
Serba Salah
65
Lain Haluan
66
Emosi tak Terkendali
67
Tidak Percaya
68
Jebakan Ratu
69
Semakin Kuat
70
Kejujuran
71
Darren lagi
72
Racun Berbahaya
73
Rencana Jahat
74
Usaha Tabib Tua
75
Tidak Aman
76
Penawaran Terakhir
77
Keterlaluan
78
Tidak Bermanfaat
79
Jalan Rahasia
80
Kode Mora
81
Berusaha Keras
82
Tidak Tertandingi
83
Solusi Akhir
84
Semudah Itu
85
Kota Kenangan
86
Tidak Siap
87
Kemampuan Darren
88
Perebutan Kekuasaan
89
Hukuman
90
Menyerah
91
Happy Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!