"Dok, ada paket buat dokter " ucap Agnes menghampiri ku yang sedang berjalan di lorong klinik.
"Dari siapa?" tanyaku.
"Ga tau ga ada nama pengirim, pengirimannya tertera nama butik Niu"ucap Agnes. "Mbak yang belanja baju di sana ?"tanya Agnes.
"Tempatnya aja ga tau Nes di mana,mbak taunya toko baju bukan butik"ucapku.
"Bener mbak gak tau Niu,Niu itu telah memiliki tiga butik Lo mbak di Darmawangsa Square, Plaza Senayan, dan Grand Indonesia serta satu pop up store di Ashta District 8 yang tersebar di wilayah Jakarta," ucap Agnes.
"Kamu pernah masuk dan belanja di sana ko tahu ?" tanyaku.
"Duit dari mana mbak,aku tahu karena suka baca majalah fashion aja"Ucap Anes berhenti setelah kami berpisah di ruang pemeriksaan.
🎼✉️Kana
Itu kotak isinya seperangkat baju dan aksesoris yang harus Lo pakai.
"Bawa apaan lo?" tanya Arya yang sudah menunggu ku di depan teras tempat tinggalku.
"Baju dari Kana,buat menghadiri acara wisudanya," ucapku sambil membuka pintu rumah.
"Lo mau pergi ke wisuda magister Kana ?" tanya Arya.
"Iya , kalian itu saudara sepupu semua sama penuh tipu muslihat "ucapku membuat Arya memandang aneh.
"Jelaskan biar gw ga kaya orang bego ?" tanya Arya, ahkirnya aku ceritakan semua tentang ancaman, serta tarif termasuk menemaninya ke acara keluarga ibu Kana.
"Ternyata Lo bisa juga masuk tipu muslihat Kana, sekali Lo masuk perangkap Kana maka susah buat Lo untuk lepas dari Kana" ucap Arya.
"Pikir gw cuma nemeni dapat ongkos lumayan, gak tahunya akan berubah menjadi terikat dengannya"ucapku.
"Tapi gw setuju kalau Lo nikah sama Kana,siapa tahu Lo bisa menyembuhkan patah hati Kana beberapa tahun silam " ucap Arya.
"Patah hati kenapa ?"tanyaku .
" Waktu kami masih di pondok pesantren Kana menyukai seseorang santriwati, setelah lulus pondok Kana melanjutkan pendidikan hukum,Kana berniat melamar si wanita kalau sudah sukses, tetapi ceweknya malah rela menjadi istri ketiga buat mendapatkan biaya operasi ayahnya"ucap Arya.
"Terus sekarang bagaimana kabar cewek itu"tanyaku.
"Sekarang mereka masih komunikasi, tetapi sekarang Kana yang menghindar," ucap Arya
"Ko gitu ?"tanyaku penasaran, "Dulu waktu perempuan itu menikah dengan suami yang sekarang,Kana tidak di beritahu sama sekali Kana tahunya waktu kami liburan kesana. Kana merasa di bohongi karena selama berjauhan mereka selalu berkirim pesan selayaknya kekasih LDR, tetapi waktu liburan semester niat memberi kejutan malah dia yang dibikin terkejut dengan apa yang dilihat" ucap Arya.
"Terus sekarang kenapa ceweknya masih menghubungi kalau dia sudah punya suami?"tanyaku penasaran.
"Ya bayangin aja umur 18 tahun baru lulus SMA di suruh nikah dengan lelaki umur 37 tahun,"ucap Arya.
"Ya begitulah resikonya kalau menikah bukan karena cina," ucapku.
"Kayanya Lo menghayati cerita gw,Lo nikah dengan suami pertama Lo juga karena terpaksa apa?" tanya Arya.
" Kepo banget sih Lo jadi cowok " ucapku.
"Kalian seumuran, maksudku si cewek dan Kana seumuran?" tanyaku.
" Tua kami setahun,"ucap Arya.
"Sekarang sudah punya anak belum?"tanyaku.
"Sudah lelaki sekitar 7 tahun mungkin, suaminya baik cuma cinta suaminya buat istri keduanya dan anaknya begitu katanya istrinya," ucap Arya.
"Berati rumah tangganya tanpa cinta, hanya saling menghormati dan menghargai dong?"tanyaku.
"Maka dari itu dia selalu mencari perhatian Kana berharap Kana mau memaafkan dan menerimanya kembali" ucap Arya.
"Gila, terus kalau Kana mau menerima dia ,dia mau meninggalkan anak dan suaminya begitu?"tanyaku.
" Ya mungkin saja, bukankah wanita itu paling lemah dengan yang namanya cinta, dia lebih mengutamakan cinta daripada logikanya" ucap Arya .
"Gak semuanya kali"ucapku tidak terima.
"Itu bukti nyata,kalau perempuan lebih mengutamakan perasaan dari pada logika, Lo tidak akan jadi janda diumur yang baru 25 tahun, kecuali kalau Lo janda karena suami Lo mati"ucap Arya.
"Hehe dasar Lo,mau apa Lo kesini?"tanyaku mengalihkan pembicaraan.
"Teman Lo tidak jadi menuntut cerai Radi,gw gak tau alasannya tapi menurut gw sih keluarga Radi memberikan uang dengan nominal cukup banyak"ucap Arya.
"Ya udah niat Lo kan membantunya, masalah dia sekarang berbelok haluan ya udah Lo lepaskan,aja" ucapku.
"Dasar Wanita ya mata duitan semua, dikasih 50 juta langsung tidak jadi menuntut cerai padahal sudah 2 kali hampir keguguran "ucap Arya.
"Wah gw tersinggung ni," ucapku.
"kok lu yang tersinggung?"tanyanya.
"Ya iyalah gw kan menerima tawaran Kana juga karena duit Lo lupa" ucapku yang disambut gelak tawa oleh Arya.
"Haha berarti bener ya hampir 70% wanita itu mata duitan, Salma mantan Kana menikah dan rela menjadi istri ketika demi uang. Farida teman lu tidak jadi menuntut cerai suaminya yang sudah menghajarnya karena uang dan Lo juga rela menjadi pasangan Kana karena uang juga kan"ucap Arya. Arya kalau ngomong suka asal ceplos tidak memikirkan perasaan orang lain, tetapi apa yang di omongin suka bener adanya.
"Kalau lo pingin menemukan cewek yang tidak mata duitan,tidak matre carilah cewek dari golonganmu, golongan orang-orang berduit yang tidak memikirkan tentang uang. Tidak memikirkan uang di saat orang tuanya membutuhkan biaya untuk berobat, buat kami perempuan terkadang lebih mementingkan orang lain apalagi keluarga daripada kebahagiaan kami contohnya yang dilakukan oleh Salma"kataku sedikit panjang.
"Bukan begitu "ucap Arya menyadari kalimatnya ada yang menyinggungku.
"Emang kenyataannya begitu tidak hanya perempuan lelaki kadang juga lebih mengerikan karena uang. Tentu lo pernah dengar seorang lelaki rela mencuri, rela merampok hanya untuk mengasih makan keluarganya atau untuk biaya berobat anak, istrinya " ucapku.
"Ahh sial gw salah ngomong "ucapnya, sambil mengacak-acak rambutnya yang sedikit gondrong, dalam hati aku pingin ketawa melihat expresi nya.
"Santai aja kali apa yang Lo omongin ada benarnya juga, tetapi kalau Lo yakin ada perempuan yang tidak matre pasti nanti Lo juga di pertemukan dengannya, yang pasti bukan gw karena gw tipe cewek matre"ucapku.
"Giman kalau Lo berhenti jadi dokter dan jadi sekertaris gw saja,gw denger Lo dulu pernah jadi resepsionis dan bahasa Inggris mu juga lumayan bagus kata papa" ucap Arya.
"Gak mau itu bukan bidang ku,aku ingin fokus kerja dengan mengamalkan ilmuku siapa tahu gw bisa jadi dokter spesialis " Ucapku.
"Gimana kalau jadi istri gw tar gw biayain segala keperluan Lo buat lanjut ke spesialis "ucapnya.
"Ogah,gw belum ada bayangan buat ngurusin lelaki, ngurusin diri sendiri aja masih kateter gw" Ucapku.
"Yang tidur di kamar sebelah mu siapa?"tanya Arya.
"Kenapa ?"tanyaku."waktu Lo belum datang dia ngintip gw da sejak gw duduk di sini sudah lebih 5 x gw pergoki dia ngintip di jendelanya"ucapnya, karena kami duduk di luar. " Mungkin kita sedikit berisik makanya dia mengintip, " ucapku sambil berjalan kearah kamar suster Mia.
tok tok "Mia, tidur belum ?" tanyaku.
Cklek "Ga dok ada apa ya?" tanyanya sambil melirik kearah Arya.
"Sini kenalan " ucapku sambil menariknya untuk ikut bergabung dudu bersama kami, setelah berkenalan kami ngobrol bertiga, Arya yang friendly membuatnya cepat akrab dengan Mia hingga malam Arya pulang, baru kami masuk kamar masing-masing.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 177 Episodes
Comments
kalea rizuky
farida temen g tau trima kasih abis ne g usa di bantuin jijik bgt liatnya.. kayaknya ibu tiri dira ya mantan arkana
2025-02-10
0