16. Ayah si kembar

Setelah masuk aku tidak berani keluar lagi dari kamar Nadira , bahkan saat para orang tua pulang termasuk Abi aku memilih pura-pura tidur. Nadira yang tau hubunganku dengan orang tuaku pun memakluminya bahkan mendukung kebohonganku, karena sayup-sayup aku mendengar obrolan mereka. Seingatku semalam Abi juga sempat menanyakan tentang orang tuaku dan asal-usul ku ,aku juga mendengar Nadira menjawab kalau aku anak yatim-piatu.

"Bener Lo gak punya orang tua alias yatim-piatu ?"tanya Arya.

"Buat apa Lo ingin tahu keluargaku, gak penting buat mu" ucapku.

"Ya perlu, aku kan mau melamar mu" ucap Arya.

"Gila kamu ga denger kata mamamu semalam "ucapku.

"Justru itu aku mau menikah dengan orang yang di tentang mama"ucap Arya.

"Stress loo gw bukan barang uji coba buat Lo jadikan umpan memancing kemarahan orang tua loo" ucapku kesal.

"Bukan umpan mama orang yang keras jika istriku penurut seperti istri Aryo,gw yang akan di setir mama gw "ucap Arya.

"Kok gw di bawa-bawa, gue bukan penurut gue cuma menghormatinya sebagai orang tua dan ibu yang melahirkan suamiku" ucap Nadira.

"Apa kamu tahu kenapa kami berdua kuliah di jurusan yang sama?" tanya Arya yang Nadira dan aku jawab dengan giliran kepala.

" karena kami sama-sama dipaksa masuk kelas hukum untuk meneruskan perusahaan mereka, papa dan mama dulu mendirikan firma dari nol karena itu mereka tidak akan rela diurus orang yang bukan darahnya" ucap Arya.

"Lalu apa bedanya denga kembaran mu yang diusir dan di asingkan ke Surabaya ?" tanyaku.

"Aryo itu selain pendiam dia tipe orang yang gigih,karena itu dia yakin Surabaya akan maju di tangan Aryo , sekarang tergantung kamu memotivasi suamimu" ucap Arya kepada Nadira .

Setelah selesai sarapan pagi bersama kami mengantarkan Nadira dan Aryo ke bandara, "kamu bener tidak ingin kami antarkan dulu ke tempat kerja?" tanya Nando.

"Tidak usah terima kasih, boleh aku minta tolong pada kalian?" tanyaku yang dijawab anggukan kepala mereka," siapapun baik kalian kenal atau tidak jika ada yang ingin menanyakan tentang aku ,alamatku aku tolong bilang tidak tahu dan yang terakhir tolong jangan kasih tahu siapapun mengenai nomor ponselku"ucapku.

"Aneh Lo kaya orang penting, lagian siapa juga yang bakal mencarimu "ucap Arya.

" Kan aku bilang jika ada " ucapku sebelum aku masuk kedalam taxi.

Aku yakin Abi pasti mencariku, apalagi semalam dia mendengar aku anak yatim piatu. Sebenarnya aku bukan tidak suka atau tidak berani bertemu dengan Abi,tapi aku takut tidak bisa menahan emosiku kalau ketemu dan ngobrol langsung dengan Abi.

"Dokter mau pulang ?" tanya suster Mia .

"Iya kenapa sus?"tanyaku.

"Diluar ada mbak Farida, sedang menunggu" ucapnya.

"Ok terimakasih,ya"ucapku sebelum pergi.

"Ayo masuk" ucapku pada Farida .

"Aku mau cerita pada mu, boleh ?"tanya Farida setelah aku tiba di tempat tinggal ku.

"Tentu,kamu itu temanku tentu boleh bercerita apa aja" ucapku.

" Umi Anisa meminta kepada orang tuaku untuk segera membayar hutang kami, jika aku masih menuntut cerai dari anaknya" ucap Farida .

"Terus kamu berniat membatalkan gugatan cerai dan tuntutan tindak pidana KDRT suamimu?" tanyaku.

"Iya"ucapnya sambil mengagukan kepala," tetapi kedua orang tuaku melarang, mereka berniat menjual rumah dan hidup di kampung di rumah peninggalan orang tua ibu"ucap Farida .

"Terus sekarang apa yang menjagal isi hatimu,?"tanyaku.

"Aku takut Mas Radi akan mencariku dan mengambil anakku"ucapnya.

"Kenapa kamu begitu yakin mereka bakal mengabil anakmu?tanyaku.

" Waktu aku tinggal di rumah mereka aku pernah mendengar dari salah satu pembantu di sana, kalau keluarga mereka itu susah memperoleh keturunan semua karena kutukan istri tua almarhum tuan Wijaya"ucap Farida .

"Astaghfirullah, mereka tuh kaya bukan orang beriman saja. Seharusnya mereka tahu dong anak itu rezeki dari yang di atas dari yang pencipta bukan karena mereka susah punya keturunan karena kutukan,ko sikap tidak mencerminkan anak seorang ustadz,y?"ucapku.

"Aku kasih tau,aku tidak tahu bener tidaknya,cuma aku sering denger para pembantu di sana sering bercerita kalau orang yang selama ini di panggil Abi sama mas Radi dan Rahayu itu bukan ayah si mereka"ucap Farida .

"Astaghfirullah,siapa yang bilang begitu ?"tanyaku tidak percaya.

"Semua pembantu di sana yang bilang karena salah satu dari mereka pernah mendengar obrolan umi Anisa dan suaminya yang sekarang,kama tahu siapa ayahnya ?"tanya Farida yang ku jawab dengan gelengan kepala." Ayahnya yang sekarang adalah suaminya yang sekarang "ucap Farida .

"Astaghfirullah, jangan bilang ke orang lain takut kamu tar dikira fitnah"ucapku.

"Ko gitu ?"tanya Farida ,"Itu kan info aku dapat dari orang rumah mereka bukan sendiri, bukan aku yang sengaja bikin cerita sendiri "ucap Farida .

"Semisal ada orang luar yang tahu, terus namamu di bawa-bawa kamu yakin Radi tidak marah besar padamu"ucapku.

"Iya juga ya ,Radi ngeri kalau marah"ucap Farida ."Aku sekarang jadi nyesel dulu mengaguminya ,di tempat kerja terlihat cool, tegas dan berwibawa. Benar kata pepatah jangan pernah menilai orang lain, karena kita tidak tahu tentang mereka"ucap Farida .

"Ya ibarat Lo beli buah aja di pasar,udah Lo pilih-pilih dengan teliti masih ada aja yang tidak manis, yang busuk padahal di luarnya bagus semua"Ucapku.

"Aku juga heran kenapa orang selalu menilai penampilan dari luar, termasuk diriku hehehe"ucap Farida sambil terkekeh.

"Lo baru sadar kelakuan Lo,"ucapku yang di jawab anggukan kepala olehnya.

"Setelah aku menikah dengan mas Radi banya hal yang aku lihat contohnya, Rahayu Adik kembar mas Radi kalau keluar rumah pakai gamis, pakai hijab tapi kalau dirumah cuma pakai hotpants pendek dan tank top aja padahal, pekerja rumah sebagian laki-laki"ucap Farida .

Apa Abi juga tahu kalau si kembar anak yang selama ini dia sayang dan dia besarkan bukan darah dagingnya,kataku dalam hati saat Farida sudah pulas tidur di sampingku aku malah tidak bisa tidur sama sekali, Arya juga pernah bilang meski Rahayu berpakaian hijab tetapi masih suka dugem. Sebenarnya apa yang terjadi dengan keluarga mereka kemana keluarga yang dulu terlihat harmonis,umi Anisa yang lemah lembut,Abi yang sabar apakah semua hanya kedok belaka. Apa keluarga Abi yang sekarang juga hanya tipu muslihat saja,Ahhhh kenapa aku harus bertemu mereka juga,apa tidak bisa aku kabur jauh dari mereka saja. Apa aku harus mulai menyiapkan diriku jika suatu saat Abi menemuiku dan menanyakan bunda, malam ini aku tidak bisa tidur hanya sibuk dengan duniaku sendiri berakibat aku kesiangan bangun.

"Astaghfirullah,gw kesiangan belum sholat subuh " ucapku saat melihat jam dinding sudah menunjukkan waktu 5.30 menit, aku langsung loncat menuju kamar mandi untuk menjalankan salat subuh.

"Bangun subuh " ucapku untuk membangun Farida." Gw udah Subuhan tadi terus tidur lagi karena lihat Lo tidur "ucapnya.

"Kenapa gak bangunin gw?"tanyaku, " karena lu biasanya bangun saat adzan subuh, makanya gak aku bangun gw kira Lo tidur habis sholat subuh "ucapnya.

Setelah menyelesaikan rutinitas pagi aku kembali ke klinik dan Farida langsung pulang ke rumah orang tuanya.

Arya

Makan siang gw tunggu di depan rumah makan Padang di depan klinik Lo kerja.

^^^me^^^

^^^buat apa^^^

Arya

Ada yang perlu gue bahas dengan Lo

^^^me^^^

^^^ok jangan telat^^^

Arya

okay dear

"Sus aku mau makan siang di rumah makan depan kalau ada apa-apa telepon aja aku langsung" ucapku pada suster Mia.

"Ok dok,siap"ucapnya.

Setelah aku berjalan menuju rumah makan Padang dan masuk ke dalam kulihat Arya sedang menikmati makan siangnya. "Lo udah gw pesan ni pa Lo keluar dari klinik, bentar lagi juga di anter kesini"ucapnya, tidak lama kemudian datang pesananku.

" Lo harus hati-hati sama ustadz Prabu"ucapnya membuatku melihatnya aneh. " Semalam dia mampir kerumah dan menanyakan tentang Lo,apa bener Lo janda, suamimu orang mana, cerai hidup apa cerai mati pokoknya aneh"ucap Arya membuatku bengong,

pasti Abi marah karena jika benar aku menikah harusnya aku mencarinya buat jadi wali nikahku.

"Ko Lo bengong sih,ingat meski Lo janda bukan berarti Lo harus nikah sama dia,ingat umur kalian itu terpaut jauh, dia pantas menjadi ayahmu bukan menjadi suamimu"ucap Arya.

"bukannya kelapa itu semakin tua semakin banyak santannya ya" ucapku membuat Arya melotot dan aku tertawa dibuatnya.

"Gw rela ikhlas kalah dari Arkana ,tapi gak rela kalau kalah dari ustadz Prabu"ucap Arya.

Episodes
1 I.Adira Carissa maharani
2 2. Hamil
3 3. Resepsi
4 4.Mimpi masa lalu
5 5. Razia
6 6. Radi
7 7. Surat Pengunduran diri
8 8. Rahayu
9 9. Penerjemah
10 10. Dr. Adira
11 11. Farida istri kedua
12 12. Kepingan masa lalu
13 13. Kdrt
14 14. Ulah Rahayu
15 15. Bertemu Abi
16 16. Ayah si kembar
17 17. Istri ke berapa
18 18. Om Ridwan
19 19. Pemaksa
20 20. Cewek matre
21 21. Wisuda
22 22. Abi
23 23. Mantan suamimu
24 24. Kapten Abima
25 25. Kapten Bima lagi
26 26. Aku minta maaf
27 27. Pesta yang kacau
28 28. Pembelajaran
29 29. Bicara dengan Abi
30 30. Residen
31 31. Pov.Abi Pov.Kana
32 32. Ke grebek
33 33. Bertemu
34 34. Hectic
35 35. Undangan
36 36. Kecanggungan
37 37. suntik mati
38 38. DBD
39 39. Siapa Dira
40 40. Kebenaran
41 41.Pakde dan Abi
42 42. Kebersamaan yang Bahagia
43 43. Accidental awareness.
44 44. Pasangan kena gebrek
45 45. Cerita Camelia
46 46. Penculikan
47 47. Sandra
48 48. Sad ending
49 49. Koma
50 50. Arkana
51 51. Menikah
52 52. Bisa Bertemu
53 53. Wanita bercadar
54 54. Keraguan
55 55.Kisah Jiddah
56 56. Pernikahan
57 57. Ada bahagia ada duka
58 58. Resepsi
59 59. Honey moon
60 60. Istri seutuhnya
61 61.Morning sickness
62 Mohon maaf lahir dan batin
63 62. Triple
64 63. Protektif
65 64. Penculikan
66 65. Kepingan memori
67 66. Farida
68 67. Memori yang kembali
69 68. Rihanna Eka Wiraguna
70 69. Tripel R
71 70. Ahkir
72 71. Ajeng
73 72. Tingkah Triple
74 73. Kebersamaan
75 74. Kebersamaan II
76 75. Pertolongan
77 76. BAB II Rihana Raihan I
78 77. Rihana Raihan II
79 78. Rihanna Raihan III
80 79.Rihanna Raihana IV
81 80. Rihanna Raihana V
82 81.Rihanna Raihana VI
83 82. Rihanna Raihan VII
84 83. Rihanna Raihan VIII
85 84. Rihanna Raihan IX
86 85. Raihan Rihanna X
87 86. Rihanna Raihan XI
88 87. Raihan Rihanna XII
89 88. Raihan Rihanna XIII
90 89. Raihan Rihanna XIV
91 90. Raihan Rihanna XV Paralayang
92 91. Raihan Rihanna XVI Ta'aruf
93 92. Raihan Rihanna XVII Berahkir
94 93. Raihan Rihanna XVIII Rumah Hanna
95 94. Raihan Rihanna XIX Bertemu
96 95. Raihan Rihanna XIX Pergi
97 96. Keluarga
98 97. Raihan Rihanna XXI Kantor Baru
99 98. Raihan Rihanna XXII Hacker
100 99. Raihan Rihanna XXIII Gosip
101 100. Raihan Rihanna XXIV Kompor Meleduk
102 101. Raihan Rihanna XXIV Berkumpulnya orang Tua
103 102. Raihan Rihanna XXV Melamar
104 103. Raihan Rihanna XXV Kepergian kakek
105 104. Raihan Rihanna XXVI Amanah
106 105. Raihan Rihanna XXVII Jodoh wasiat Kakek
107 106. Raihan Rihanna XXVIII Pernikahan Jelita
108 107. Raihan Rihanna XXIX Mantan bukan untuk di kenang.
109 108. Raihan Rihanna XXX Suci
110 109. Raihan Rihanna XXXI Pengajuan
111 110. Raihan Rihanna XXXII Bulan Madu
112 111. Raihan Rihanna XXXIII Amplop
113 112. Raihan Rihanna XXXIV Lingkungan Baru.
114 113. Raihan Rihanna XXXV Istri Polos
115 114. RR. XXXVI Speak Heart to Heart
116 115. RR. XXXVII Berkenalan dengan Tetangga
117 116. RR. XXXVIII Mantan untuk di Buang
118 117. RR. Ungkapan cinta Raihan
119 118. RR. Alergi
120 119. RR. Mulai Berulah
121 120. RR. Sabar
122 121. RR. Beraksi
123 122. RR. Dendam
124 122. RR. Ratih
125 124. RR. Ratih II
126 125. RR. Satgas
127 126. RR. Faizal
128 127. RR. Melahirkan
129 128.RR. Ke Hutan
130 129.RR. Firasat
131 130.RR. Siapa Elang
132 131.RR. Kembali ke Asrama
133 132. Kembali
134 133.RR. Kabur
135 134. RR. Di mana Elang
136 135. RR. Penjelasan
137 136. Curhatan Raihan
138 137. Permulaan
139 138. RR. Kejutan
140 139. RR. Aku tidak Butuh di Akui
141 140.RR. Psikopat
142 141. RR. Keinginan Mami
143 142. RR. Ini Salahku.
144 143. RR. Sepenggal Masa Lalu
145 144. RR. Mulai Terungkap
146 145. Cemburuan
147 146. Jebakan
148 147. POV. Raihan Hilangnya Hana
149 148. Ikuti Rencananya
150 149. RR. Hamil
151 150. RR. Menemui Randi
152 151. Ketahuan
153 152. RR. Bertemu
154 153. RR. Kelahiran Si Kembar
155 154. Kumpul Keluarga
156 155. Joging Bersama
157 156. Selingkuh
158 157. Masalah Baru
159 158. Puncak Masalah
160 159. Mimpi Buruk
161 160. Jebakan
162 161. Lesbian
163 162. Penyesalan Raihan
164 164. Dimana Diva
165 164. Rayuan Hana
166 165. Pengorbanan
167 166. Lembaran Baru
168 167. Waktu Yang Berlalu
169 168. Papa
170 169. Perjodohan
171 170. Seperti Mimpi
172 171. POV. Raihan
173 172. Mata Siapa?
174 173. Titik Terang
175 174. Melihat
176 175. Berkumpul
177 176. Extra Part
Episodes

Updated 177 Episodes

1
I.Adira Carissa maharani
2
2. Hamil
3
3. Resepsi
4
4.Mimpi masa lalu
5
5. Razia
6
6. Radi
7
7. Surat Pengunduran diri
8
8. Rahayu
9
9. Penerjemah
10
10. Dr. Adira
11
11. Farida istri kedua
12
12. Kepingan masa lalu
13
13. Kdrt
14
14. Ulah Rahayu
15
15. Bertemu Abi
16
16. Ayah si kembar
17
17. Istri ke berapa
18
18. Om Ridwan
19
19. Pemaksa
20
20. Cewek matre
21
21. Wisuda
22
22. Abi
23
23. Mantan suamimu
24
24. Kapten Abima
25
25. Kapten Bima lagi
26
26. Aku minta maaf
27
27. Pesta yang kacau
28
28. Pembelajaran
29
29. Bicara dengan Abi
30
30. Residen
31
31. Pov.Abi Pov.Kana
32
32. Ke grebek
33
33. Bertemu
34
34. Hectic
35
35. Undangan
36
36. Kecanggungan
37
37. suntik mati
38
38. DBD
39
39. Siapa Dira
40
40. Kebenaran
41
41.Pakde dan Abi
42
42. Kebersamaan yang Bahagia
43
43. Accidental awareness.
44
44. Pasangan kena gebrek
45
45. Cerita Camelia
46
46. Penculikan
47
47. Sandra
48
48. Sad ending
49
49. Koma
50
50. Arkana
51
51. Menikah
52
52. Bisa Bertemu
53
53. Wanita bercadar
54
54. Keraguan
55
55.Kisah Jiddah
56
56. Pernikahan
57
57. Ada bahagia ada duka
58
58. Resepsi
59
59. Honey moon
60
60. Istri seutuhnya
61
61.Morning sickness
62
Mohon maaf lahir dan batin
63
62. Triple
64
63. Protektif
65
64. Penculikan
66
65. Kepingan memori
67
66. Farida
68
67. Memori yang kembali
69
68. Rihanna Eka Wiraguna
70
69. Tripel R
71
70. Ahkir
72
71. Ajeng
73
72. Tingkah Triple
74
73. Kebersamaan
75
74. Kebersamaan II
76
75. Pertolongan
77
76. BAB II Rihana Raihan I
78
77. Rihana Raihan II
79
78. Rihanna Raihan III
80
79.Rihanna Raihana IV
81
80. Rihanna Raihana V
82
81.Rihanna Raihana VI
83
82. Rihanna Raihan VII
84
83. Rihanna Raihan VIII
85
84. Rihanna Raihan IX
86
85. Raihan Rihanna X
87
86. Rihanna Raihan XI
88
87. Raihan Rihanna XII
89
88. Raihan Rihanna XIII
90
89. Raihan Rihanna XIV
91
90. Raihan Rihanna XV Paralayang
92
91. Raihan Rihanna XVI Ta'aruf
93
92. Raihan Rihanna XVII Berahkir
94
93. Raihan Rihanna XVIII Rumah Hanna
95
94. Raihan Rihanna XIX Bertemu
96
95. Raihan Rihanna XIX Pergi
97
96. Keluarga
98
97. Raihan Rihanna XXI Kantor Baru
99
98. Raihan Rihanna XXII Hacker
100
99. Raihan Rihanna XXIII Gosip
101
100. Raihan Rihanna XXIV Kompor Meleduk
102
101. Raihan Rihanna XXIV Berkumpulnya orang Tua
103
102. Raihan Rihanna XXV Melamar
104
103. Raihan Rihanna XXV Kepergian kakek
105
104. Raihan Rihanna XXVI Amanah
106
105. Raihan Rihanna XXVII Jodoh wasiat Kakek
107
106. Raihan Rihanna XXVIII Pernikahan Jelita
108
107. Raihan Rihanna XXIX Mantan bukan untuk di kenang.
109
108. Raihan Rihanna XXX Suci
110
109. Raihan Rihanna XXXI Pengajuan
111
110. Raihan Rihanna XXXII Bulan Madu
112
111. Raihan Rihanna XXXIII Amplop
113
112. Raihan Rihanna XXXIV Lingkungan Baru.
114
113. Raihan Rihanna XXXV Istri Polos
115
114. RR. XXXVI Speak Heart to Heart
116
115. RR. XXXVII Berkenalan dengan Tetangga
117
116. RR. XXXVIII Mantan untuk di Buang
118
117. RR. Ungkapan cinta Raihan
119
118. RR. Alergi
120
119. RR. Mulai Berulah
121
120. RR. Sabar
122
121. RR. Beraksi
123
122. RR. Dendam
124
122. RR. Ratih
125
124. RR. Ratih II
126
125. RR. Satgas
127
126. RR. Faizal
128
127. RR. Melahirkan
129
128.RR. Ke Hutan
130
129.RR. Firasat
131
130.RR. Siapa Elang
132
131.RR. Kembali ke Asrama
133
132. Kembali
134
133.RR. Kabur
135
134. RR. Di mana Elang
136
135. RR. Penjelasan
137
136. Curhatan Raihan
138
137. Permulaan
139
138. RR. Kejutan
140
139. RR. Aku tidak Butuh di Akui
141
140.RR. Psikopat
142
141. RR. Keinginan Mami
143
142. RR. Ini Salahku.
144
143. RR. Sepenggal Masa Lalu
145
144. RR. Mulai Terungkap
146
145. Cemburuan
147
146. Jebakan
148
147. POV. Raihan Hilangnya Hana
149
148. Ikuti Rencananya
150
149. RR. Hamil
151
150. RR. Menemui Randi
152
151. Ketahuan
153
152. RR. Bertemu
154
153. RR. Kelahiran Si Kembar
155
154. Kumpul Keluarga
156
155. Joging Bersama
157
156. Selingkuh
158
157. Masalah Baru
159
158. Puncak Masalah
160
159. Mimpi Buruk
161
160. Jebakan
162
161. Lesbian
163
162. Penyesalan Raihan
164
164. Dimana Diva
165
164. Rayuan Hana
166
165. Pengorbanan
167
166. Lembaran Baru
168
167. Waktu Yang Berlalu
169
168. Papa
170
169. Perjodohan
171
170. Seperti Mimpi
172
171. POV. Raihan
173
172. Mata Siapa?
174
173. Titik Terang
175
174. Melihat
176
175. Berkumpul
177
176. Extra Part

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!