5. Razia

Hari ini aku kerja sampai malam karena ada beberapa masalah komplain, harusnya pukul 11.00 malam aku dah pulang,tetapi karena barang besok harus kirim pukul 11.45 malam baru selesai. Sialnya teman searah pulang ku cuma Farida dan Farida malah tidak lagi kerja dia sedang cuti persiapan buat sidang yuridisnya.

"Baru pulang neng Dira?" tanya salah satu satpam.

"Iya pak ini mau pesan ojek "jawab ku.

"Kalau neng mau bawa aja motor bapak daripada pesan ojek udah malem, ngeri neng!" ucapnya.

"Emang gak papa,pak! Bapak tidak takut saya jual motornya?"tanyaku.

"Insyaallah saya percaya sama neng Dara" ucapnya.

"Besok bapak masuk apa?" tanyaku.

"Bapak masuk siang, besok neng bawa aja kerja seperti biasa tar kuncinya nitip siapa saja di sini gak apa-apa " ucapnya.

"Boleh pak, terima kasih lho pak sebelumnya Kalau boleh ,boleh nggak saya minta nomor teleponnya" ucapku. Si Bapak menyodorkan ponselnya setelah aku menulis nomor ponsel beliau mengambilkan sepeda motor matic beserta stnk-nya, tadinya aku menolak membawa STNK pikirku malam-malam tidak ada razia ,tapi si bapak mengingatkan besok waktu berangkat kerja kan siang takutnya ada razia.

Ahh sial ko ramai ada apa ini ucapku dalam hati, saat aku melihat segerombol polisi berkisar sekitar 20 orang sedang menghentikan berbagai macam kendaraan yang lewat dari roda dua empat bahkan lebih.

"Selamat malam mbak"ucap polisi yang menghadang ku.

"Malam pak,ada razia apa ya pak kalau boleh saya tau?" tanyaku.

"Razia senjata tajam untuk mencegah tawuran dan surat-surat kendaraan untuk memastikan kendaraan bukan barang curian" ucap sang polisi. Tanpa diperintah aku kasih STNK motor yang sedang ku kendarai padanya.

"Maaf ibu mana SIM nya?" tanyanya.

"Gak ada" jawab ku.

"Maaf ibu terpaksa saya tilang karena mengendarai kendaraan bermotor tanpa memiliki SIM" ucapnya.

"Gak bisa saya tidak terima. Anda tadi waktu saya tanya razia anda tidak ngomong begitu " ucapku .

"Tapi Bu SIM juga termasuk perlengkapan dalam berkendara motor " ucapnya.

"Ada apa ini" ucap suara seseorang,Sial dia kan yang di club malam dan yang bertemu di tempat nasi goreng langgananku,kataku dalam hati.

"Ini ndan Ibu ini tidak mempunyai SIM jadi saya tilang tapi beliau tidak terima" ucapnya.

" Gimana mau terima tadi waktu aku bertanya razia dalam rangka apa,anda menjawab razia senjata tajam untuk mencegah tawuran dan surat-surat kendaraan untuk memastikan kendaraan bukan barang curian,buka kelengkapan surat berkendara kan"ucapku,gw gak boleh kena tilang ucapku dalam hati.

"Ha ha ha benar kamu jawab begitu ? tanya sang komandan.

"Hehe bener pak " jawabnya sambil menggaruk kepalanya karena merasa canggung.

"Benarkan anak buah anda yang salah,saya ga terima meski saya tidak ada SIM tapi ini bukan motor curian buktinya motor ini ada stnk-nya dan saya juga tidak membawa senjata tajam apapun" ucapku.

" Anda benar kesalahan terletak pada anak buah saya menyampaikannya kepada anda, tetapi anda juga salah karena berkendara tanpa membawa SIM" ucapnya .

"Maaf pak dari pada ribet boleh saya lihat surat tugasnya aja" ucapku.

" Kamu teruskan saja tugas mu ibu ini serahkan padaku" ucapnya pada anak buahnya ," Ada di dalam mobil dinas ayo kalau mau lihat surat tugas saya" ucapnya.

" Malas pak, udahlah pak Saya mau pulang saya capek habis kerja " ucapku berharap dia kasihan dan mengijinkan aku pulang.

" Boleh lihat KTP nya"ucapnya, dengan terpaksa ku keluarkan KTP dari dalam tas kecilku.

"Adira Carissa umur 24 tahun,ko single bukan kata temennya kemarin janda ya berarti janda kembang dong ktp-nya aja masih belum berubah" ucapnya.

"Jasuke pak " ucapku sambil memutar mata malas.

"Apa jasuke "ucapnya bengong.

"Jangan suka kepo pak" ucapku kesal yang disambut gelak tawa olehnya.

"Eh ko di foto KTP saya pak "ucapku saat melihatnya mengambil foto KTP ku.

"Buat jaga-jaga anggap aja ini surat peringatan, jika saya ketemu lagi akan saya tilang kamu sekarang pergi sana,perlu saya temani tidak takut kamu takut sudah menjelang pagi setengah 1 pagi" ucapnya setelah melihat arlojinya.

"Wah dengan senang hati Pak ,kalau bapak tidak keberatan " ucapku. jujur sebenarnya aku juga takut pulang lewat tengah malam.

Dengan baik hati dia mengantarku pulang sampai ke depan kos-kosan ku ." Pak terima kasih ya atas bantuannya " ucapku, dia hanya mengaguk dan tersenyum sebelum pergi meninggalkan ku. Sejak hari itu sudah sebulan berlalu seperti biasa hingga di malam Minggu tiba-tiba ada segerombolan polisi mendatangi tempat kos ku,mengatas namakan operasi gabungan untuk meminimalisir penyebaran narkoba dan kepemilikan senjata tajam kos-kosan ku yang terdiri dari 20 kamar terkena razia, semua kamar dicek digeledah dan semua penghuni maupun tamu yang hari itu ada di kos-kosan di haruskan melakukan tes urine.

"Kalau mau Razia, razia aja pak jangan membaca kertas orang itu privasi. Anda melanggar privasi saya loo" ucapku saat polisi yang aku tidak tahu namanya tapi sudah beberapa kali bertemu karena setiap kali ketemu dia selalu memakai jaket jadi aku tidak bisa membaca nametag nya.

"Ya kan buat jaga-jaga siapa tahu surat penting dari ******* atau kudeta" ucapnya membuatku tertawa ngakak mendengarnya ngomong sesuatu hal yang tidak masuk akal buatku.

" Perasaan yang lain ngeceknya seperlunya nggak sama anda" ucapku, karena dia terlalu lama di kamar kos ku.

"Perhatian juga sampai di hitung udah berapa lama di sini" ucapnya.

Operasi penyergapan narkoba oleh petugas gabungan Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor (Polres), kali ini di 20 kamar kos ku yang berpenghuni 30 orang serta tamu 10 orang diketemukan ada 4 orang positif narkoba satu diantaranya penghuni kosan ,ada 2 pemilik parang, satu pemilik golok setelah ditanya jawab dengan pemiliknya dan jelas fungsinya senjatanya tidak disita dan dikembalikan,anehnya ada 1 yang disarankan untuk periksa kandungan padahal dia di ketahui belum menikah jadinya gempar kosanku.

"Ko kamu gak ikut pulang kaya teman-teman lu yang lain sih"ucap ku ketus.

"Aku melakukan razia dari habis salat magrib mengelilingi semua rumah kost di sekitar sini jadi aku numpang istirahat minta air putihnya sekalian " ucapnya membuatku kesal ,tetapi anehnya aku juga menuruti nya mengambilkan air mineral yang ada di kamarku buatnya.

"Terima kasih "ucapnya.

"Eh kok rebahan sana pulang sudah malam aku mau tidur sebaiknya kamu segera pulang" usirku.

"Bentar doang 5 menit " ucapnya.

"Tapi ini sudah malam pak sebaiknya bapak istirahat di tempat lain saja, lihat tu jam berapa "ucapku sambil menujuk jam dinding yang menempel, yang menunjukan pukul 11.30 malam.

"Bukannya ini kontrakan bebas cewek cowok sama aja 24 jam buka" ucapnya santai tetap sambil tiduran.

"Maaf pak di sini juga ada peraturan cewek buat di kamar atas dan bawah kamar khusus laki-laki,tamu max 00.00 sudah angkat kaki sebaiknya bapak segera pergi sebelum saya kena masalah" ucapku bohong ,sebenarnya apa yang di bilangnya benar adanya yang kali ini di tanggapi dengan langsung berdiri,saat dia melewati ku kulihat dia hendak menjulurkan tangan dengan refleks ku tangkis tangannya.

"Wao waspada sekali anda" ucapnya santai dengan memakai sepatunya.

"Terima kasih minumnya"ucapnya sebelum pergi, begitu dia pergi ada rasa lega keberadaan nya seolah membuatku was-was.

"Lo kenal polisi tadi,pacar lo?" tanya Ratna yang kamarnya di sebelahku, seorang bankir.

"Tidak cuma dia pernah menolongku dulu waktu aku pulang ke malaman "ucapku apa adanya, karena bener meski aku sudah beberapa kali bertemu tapi aku belum tahu namanya siapa yang kutahu dia polisi tidak Lo lebih.

"Kirain kenal hehe".

"Kalau gw kenal kenapa "jawab ku sambil tersenyum ramah.

"Kenalin dong cakep Maco orangnya hehe "ucapnya,Ratna emang terkenal sedikit genit.

"Halah kalau gw jadi polisi itu mending gw mili Data dari pada sama loo yang cantik polesan," ucap Susi yang kamarnya depan Ratna seorang staf kantor TU di sebuah sekolah swasta denger-denger pacarnya pernah di rebut oleh Ratna.

"Tapikan gw selevel sama dia dari pada Dara yang hanya buruh pabrik "ucap Ratna selalu merendahkan orang.

"Halah Lo itu sama kaya kita semu ROMUSA: Rombongan orang susah hahaha " Ucap Susi sambil tertawa ngakak.

"Aku lebih berkelas aku seorang bankir otomatis sarjana dia karyawan pabrik otomatis cuma lulusan SMA " ucap Ratna sombong.

"Hahaha tapi sayangnya polisi itu lebih memilih yang lulusan SMA daripada Lo yang sarjana, hasil merayu dosen bukan otak lo " ucap Susi sambil tertawa sebelum masuk ke dalam kamarnya.

"Dasar iri bilang bos,Lo itu cuma iri karena gw lebih cantik dari Lo buktinya mantan Lo lebih ngejar gw daripada balikan sama lo" teriak Ratna sebelum menutup pintu kamarnya.

"Astaghfirullah "ucapku dalam hati sambil masuk kedalam kamarku.

Episodes
1 I.Adira Carissa maharani
2 2. Hamil
3 3. Resepsi
4 4.Mimpi masa lalu
5 5. Razia
6 6. Radi
7 7. Surat Pengunduran diri
8 8. Rahayu
9 9. Penerjemah
10 10. Dr. Adira
11 11. Farida istri kedua
12 12. Kepingan masa lalu
13 13. Kdrt
14 14. Ulah Rahayu
15 15. Bertemu Abi
16 16. Ayah si kembar
17 17. Istri ke berapa
18 18. Om Ridwan
19 19. Pemaksa
20 20. Cewek matre
21 21. Wisuda
22 22. Abi
23 23. Mantan suamimu
24 24. Kapten Abima
25 25. Kapten Bima lagi
26 26. Aku minta maaf
27 27. Pesta yang kacau
28 28. Pembelajaran
29 29. Bicara dengan Abi
30 30. Residen
31 31. Pov.Abi Pov.Kana
32 32. Ke grebek
33 33. Bertemu
34 34. Hectic
35 35. Undangan
36 36. Kecanggungan
37 37. suntik mati
38 38. DBD
39 39. Siapa Dira
40 40. Kebenaran
41 41.Pakde dan Abi
42 42. Kebersamaan yang Bahagia
43 43. Accidental awareness.
44 44. Pasangan kena gebrek
45 45. Cerita Camelia
46 46. Penculikan
47 47. Sandra
48 48. Sad ending
49 49. Koma
50 50. Arkana
51 51. Menikah
52 52. Bisa Bertemu
53 53. Wanita bercadar
54 54. Keraguan
55 55.Kisah Jiddah
56 56. Pernikahan
57 57. Ada bahagia ada duka
58 58. Resepsi
59 59. Honey moon
60 60. Istri seutuhnya
61 61.Morning sickness
62 Mohon maaf lahir dan batin
63 62. Triple
64 63. Protektif
65 64. Penculikan
66 65. Kepingan memori
67 66. Farida
68 67. Memori yang kembali
69 68. Rihanna Eka Wiraguna
70 69. Tripel R
71 70. Ahkir
72 71. Ajeng
73 72. Tingkah Triple
74 73. Kebersamaan
75 74. Kebersamaan II
76 75. Pertolongan
77 76. BAB II Rihana Raihan I
78 77. Rihana Raihan II
79 78. Rihanna Raihan III
80 79.Rihanna Raihana IV
81 80. Rihanna Raihana V
82 81.Rihanna Raihana VI
83 82. Rihanna Raihan VII
84 83. Rihanna Raihan VIII
85 84. Rihanna Raihan IX
86 85. Raihan Rihanna X
87 86. Rihanna Raihan XI
88 87. Raihan Rihanna XII
89 88. Raihan Rihanna XIII
90 89. Raihan Rihanna XIV
91 90. Raihan Rihanna XV Paralayang
92 91. Raihan Rihanna XVI Ta'aruf
93 92. Raihan Rihanna XVII Berahkir
94 93. Raihan Rihanna XVIII Rumah Hanna
95 94. Raihan Rihanna XIX Bertemu
96 95. Raihan Rihanna XIX Pergi
97 96. Keluarga
98 97. Raihan Rihanna XXI Kantor Baru
99 98. Raihan Rihanna XXII Hacker
100 99. Raihan Rihanna XXIII Gosip
101 100. Raihan Rihanna XXIV Kompor Meleduk
102 101. Raihan Rihanna XXIV Berkumpulnya orang Tua
103 102. Raihan Rihanna XXV Melamar
104 103. Raihan Rihanna XXV Kepergian kakek
105 104. Raihan Rihanna XXVI Amanah
106 105. Raihan Rihanna XXVII Jodoh wasiat Kakek
107 106. Raihan Rihanna XXVIII Pernikahan Jelita
108 107. Raihan Rihanna XXIX Mantan bukan untuk di kenang.
109 108. Raihan Rihanna XXX Suci
110 109. Raihan Rihanna XXXI Pengajuan
111 110. Raihan Rihanna XXXII Bulan Madu
112 111. Raihan Rihanna XXXIII Amplop
113 112. Raihan Rihanna XXXIV Lingkungan Baru.
114 113. Raihan Rihanna XXXV Istri Polos
115 114. RR. XXXVI Speak Heart to Heart
116 115. RR. XXXVII Berkenalan dengan Tetangga
117 116. RR. XXXVIII Mantan untuk di Buang
118 117. RR. Ungkapan cinta Raihan
119 118. RR. Alergi
120 119. RR. Mulai Berulah
121 120. RR. Sabar
122 121. RR. Beraksi
123 122. RR. Dendam
124 122. RR. Ratih
125 124. RR. Ratih II
126 125. RR. Satgas
127 126. RR. Faizal
128 127. RR. Melahirkan
129 128.RR. Ke Hutan
130 129.RR. Firasat
131 130.RR. Siapa Elang
132 131.RR. Kembali ke Asrama
133 132. Kembali
134 133.RR. Kabur
135 134. RR. Di mana Elang
136 135. RR. Penjelasan
137 136. Curhatan Raihan
138 137. Permulaan
139 138. RR. Kejutan
140 139. RR. Aku tidak Butuh di Akui
141 140.RR. Psikopat
142 141. RR. Keinginan Mami
143 142. RR. Ini Salahku.
144 143. RR. Sepenggal Masa Lalu
145 144. RR. Mulai Terungkap
146 145. Cemburuan
147 146. Jebakan
148 147. POV. Raihan Hilangnya Hana
149 148. Ikuti Rencananya
150 149. RR. Hamil
151 150. RR. Menemui Randi
152 151. Ketahuan
153 152. RR. Bertemu
154 153. RR. Kelahiran Si Kembar
155 154. Kumpul Keluarga
156 155. Joging Bersama
157 156. Selingkuh
158 157. Masalah Baru
159 158. Puncak Masalah
160 159. Mimpi Buruk
161 160. Jebakan
162 161. Lesbian
163 162. Penyesalan Raihan
164 164. Dimana Diva
165 164. Rayuan Hana
166 165. Pengorbanan
167 166. Lembaran Baru
168 167. Waktu Yang Berlalu
169 168. Papa
170 169. Perjodohan
171 170. Seperti Mimpi
172 171. POV. Raihan
173 172. Mata Siapa?
174 173. Titik Terang
175 174. Melihat
176 175. Berkumpul
177 176. Extra Part
Episodes

Updated 177 Episodes

1
I.Adira Carissa maharani
2
2. Hamil
3
3. Resepsi
4
4.Mimpi masa lalu
5
5. Razia
6
6. Radi
7
7. Surat Pengunduran diri
8
8. Rahayu
9
9. Penerjemah
10
10. Dr. Adira
11
11. Farida istri kedua
12
12. Kepingan masa lalu
13
13. Kdrt
14
14. Ulah Rahayu
15
15. Bertemu Abi
16
16. Ayah si kembar
17
17. Istri ke berapa
18
18. Om Ridwan
19
19. Pemaksa
20
20. Cewek matre
21
21. Wisuda
22
22. Abi
23
23. Mantan suamimu
24
24. Kapten Abima
25
25. Kapten Bima lagi
26
26. Aku minta maaf
27
27. Pesta yang kacau
28
28. Pembelajaran
29
29. Bicara dengan Abi
30
30. Residen
31
31. Pov.Abi Pov.Kana
32
32. Ke grebek
33
33. Bertemu
34
34. Hectic
35
35. Undangan
36
36. Kecanggungan
37
37. suntik mati
38
38. DBD
39
39. Siapa Dira
40
40. Kebenaran
41
41.Pakde dan Abi
42
42. Kebersamaan yang Bahagia
43
43. Accidental awareness.
44
44. Pasangan kena gebrek
45
45. Cerita Camelia
46
46. Penculikan
47
47. Sandra
48
48. Sad ending
49
49. Koma
50
50. Arkana
51
51. Menikah
52
52. Bisa Bertemu
53
53. Wanita bercadar
54
54. Keraguan
55
55.Kisah Jiddah
56
56. Pernikahan
57
57. Ada bahagia ada duka
58
58. Resepsi
59
59. Honey moon
60
60. Istri seutuhnya
61
61.Morning sickness
62
Mohon maaf lahir dan batin
63
62. Triple
64
63. Protektif
65
64. Penculikan
66
65. Kepingan memori
67
66. Farida
68
67. Memori yang kembali
69
68. Rihanna Eka Wiraguna
70
69. Tripel R
71
70. Ahkir
72
71. Ajeng
73
72. Tingkah Triple
74
73. Kebersamaan
75
74. Kebersamaan II
76
75. Pertolongan
77
76. BAB II Rihana Raihan I
78
77. Rihana Raihan II
79
78. Rihanna Raihan III
80
79.Rihanna Raihana IV
81
80. Rihanna Raihana V
82
81.Rihanna Raihana VI
83
82. Rihanna Raihan VII
84
83. Rihanna Raihan VIII
85
84. Rihanna Raihan IX
86
85. Raihan Rihanna X
87
86. Rihanna Raihan XI
88
87. Raihan Rihanna XII
89
88. Raihan Rihanna XIII
90
89. Raihan Rihanna XIV
91
90. Raihan Rihanna XV Paralayang
92
91. Raihan Rihanna XVI Ta'aruf
93
92. Raihan Rihanna XVII Berahkir
94
93. Raihan Rihanna XVIII Rumah Hanna
95
94. Raihan Rihanna XIX Bertemu
96
95. Raihan Rihanna XIX Pergi
97
96. Keluarga
98
97. Raihan Rihanna XXI Kantor Baru
99
98. Raihan Rihanna XXII Hacker
100
99. Raihan Rihanna XXIII Gosip
101
100. Raihan Rihanna XXIV Kompor Meleduk
102
101. Raihan Rihanna XXIV Berkumpulnya orang Tua
103
102. Raihan Rihanna XXV Melamar
104
103. Raihan Rihanna XXV Kepergian kakek
105
104. Raihan Rihanna XXVI Amanah
106
105. Raihan Rihanna XXVII Jodoh wasiat Kakek
107
106. Raihan Rihanna XXVIII Pernikahan Jelita
108
107. Raihan Rihanna XXIX Mantan bukan untuk di kenang.
109
108. Raihan Rihanna XXX Suci
110
109. Raihan Rihanna XXXI Pengajuan
111
110. Raihan Rihanna XXXII Bulan Madu
112
111. Raihan Rihanna XXXIII Amplop
113
112. Raihan Rihanna XXXIV Lingkungan Baru.
114
113. Raihan Rihanna XXXV Istri Polos
115
114. RR. XXXVI Speak Heart to Heart
116
115. RR. XXXVII Berkenalan dengan Tetangga
117
116. RR. XXXVIII Mantan untuk di Buang
118
117. RR. Ungkapan cinta Raihan
119
118. RR. Alergi
120
119. RR. Mulai Berulah
121
120. RR. Sabar
122
121. RR. Beraksi
123
122. RR. Dendam
124
122. RR. Ratih
125
124. RR. Ratih II
126
125. RR. Satgas
127
126. RR. Faizal
128
127. RR. Melahirkan
129
128.RR. Ke Hutan
130
129.RR. Firasat
131
130.RR. Siapa Elang
132
131.RR. Kembali ke Asrama
133
132. Kembali
134
133.RR. Kabur
135
134. RR. Di mana Elang
136
135. RR. Penjelasan
137
136. Curhatan Raihan
138
137. Permulaan
139
138. RR. Kejutan
140
139. RR. Aku tidak Butuh di Akui
141
140.RR. Psikopat
142
141. RR. Keinginan Mami
143
142. RR. Ini Salahku.
144
143. RR. Sepenggal Masa Lalu
145
144. RR. Mulai Terungkap
146
145. Cemburuan
147
146. Jebakan
148
147. POV. Raihan Hilangnya Hana
149
148. Ikuti Rencananya
150
149. RR. Hamil
151
150. RR. Menemui Randi
152
151. Ketahuan
153
152. RR. Bertemu
154
153. RR. Kelahiran Si Kembar
155
154. Kumpul Keluarga
156
155. Joging Bersama
157
156. Selingkuh
158
157. Masalah Baru
159
158. Puncak Masalah
160
159. Mimpi Buruk
161
160. Jebakan
162
161. Lesbian
163
162. Penyesalan Raihan
164
164. Dimana Diva
165
164. Rayuan Hana
166
165. Pengorbanan
167
166. Lembaran Baru
168
167. Waktu Yang Berlalu
169
168. Papa
170
169. Perjodohan
171
170. Seperti Mimpi
172
171. POV. Raihan
173
172. Mata Siapa?
174
173. Titik Terang
175
174. Melihat
176
175. Berkumpul
177
176. Extra Part

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!