#Pakaian Mendiang Ibu Lucifer

Sementara itu, Rosella dan William terlihat sibuk dengan api untuk tempat pembakaran.

Mereka berencana membakar burung hasil tangkapan Wilson pagi ini, dengan tungku seadanya.

Kini Lucifer beralih menuju kedua sahabatnya. Dia berhenti dan bersandar di sebuah pohon, dan mulai memperhatikan pekerjaan kawan-kawannya.

"Bagaimana keadaan kamu?" tanya Rosella dengan wajah datar.

"Kenapa bertanya? dia pasti baik-baik saja, lagi pula, semalaman dia sudah ditemani seorang gadis cantik, bangun pagi, harusnya tubuhnya jadi lebih segar, bukan?" ledek William pada Lucifer.

Rosella hanya bisa tersenyum lebar saja mendengar ucapan ledekan dari William untuk Lucifer.

"Ck! aku bahkan tidak tertarik meski melihat tubuhnya semalaman penuh!" ucap Lucifer pada William.

Di saat yang bersamaan, Andrea juga terlihat keluar dari rumah ayah Lucifer, dan terlihat telah mengenakan pakaian yang berbeda.

Gadis itu mulai mendekati Lucifer, dan ingin melihat apa yang sedang mereka lakukan di tempat itu.

Namun mata Lucifer terbelalak. Dia menjadi marah dan geram saat melihat gadis itu dengan percaya diri mengenakan pakaian mendiang ibunya.

"Apa yang kamu lakukan?" tanya Lucifer tanpa basa-basi.

Gadis yang sedang berdiri di hadapan Lucifer itu terlihat diam tidak mengerti apapun.

"Apa maksud kamu?" Lucifer terlihat menarik lengan Andrea dengan keras.

"Akh!! apa yang kamu lakukan?" Andrea nampak kesakitan, "lepaskan tanganku!"

"Seharusnya aku yang bertanya padamu!! dasar tidak tahu diri!" dia berusaha menarik pakaian yang menutup tubuh Andrea.

Yang lain akhirnya memilih meninggalkan pekerjaan masing-masing, dan mulai mendekat ke arah Lucifer.

"Kamu! kenapa mengenakan baju mendiang ibuku!? lepaskan baju ini sekarang!"

"Tapi aku tidak punya baju lagi! aku menemukan baju ini, dan langsung saja memakainya!!" ucap Andrea terlihat ketakutan.

"Aku tidak terima alasan apapun!! lepaskan baju ini, sekarang!!!" mata Lucifer nampak melotot dan tajam ke arah Andrea, membuat Andrea ketakutan setengah mati.

Gadis itu terdiam, dan terpaku sejenak, sebelum akhirnya dia memilih untuk beranjak dari tempat itu, dan berlari ke dalam rumah kembali.

Hiks hiks...

Dia bahkan terdengar menangis.

Ketiga sahabat Lucifer semakin mendekat, dan menenangkan kekacauan hati Lucifer.

Puk! puk!

William menepuk pundak Lucifer dua kali, dan mengusapnya.

"Di dunia ini, ada sebagian kenangan yang harus kamu lupakan!" ucap William berusaha membuat Lucifer mengerti.

"Tapi ini soal ibuku! sampai kapanpun juga, dia tidak akan pernah aku lupakan!!"

Pria itu terlihat menyorot tajam ke arah William, sebelum akhirnya pergi juga menyusul gadis itu ke dalam rumah.

Lucifer mencari keberadaan gadis itu ke setiap ruangan rumah ayahnya, hingga akhirnya dia menemukan gadis itu tengah terduduk di kamar adiknya, Wilson.

Entahlah!

Mungkin Andrea tidak memiliki pilihan lain selain memasuki kamar adik dari Lucifer itu. Atau mungkin saja, Andrea mendapat pakaian itu juga dari tempat penyimpanan yang ada di kamar Wilson.

Lucifer masuk ke dalam kamar Wilson, dan mengambil satu lembar pakaian berwarna merah marun dari dalam sebuah kotak.

Dia melempar pakaian milik ibunya ke arah Andrea, dan meminta Andrea untuk mengganti bajunya.

"Ganti saja yang ini! itu baju kesukaan ibuku! aku tidak suka saat ada orang lain yang mengenakannya!" ucap Lucifer dengan dingin.

Andrea hanya terus menangis, dan terisak akibat kejadian di luar rumah tadi. Dia bahkan tidak menoleh sedikitpun ke arah Lucifer.

Mungkin dia merasa marah dan kesal pada perbuatan Lucifer barusan.

"Cepat ganti bajumu! lalu pergilah keluar untuk sarapan!" ucap Lucifer dan setelah itu dia pun memilih untuk pergi dari tempat tersebut.

Andrea mengusap air matanya, dan menarik baju yang di inginkan oleh Lucifer. Dengan perlahan, dia melepas baju yang sempat dia kenakan barusan, dan merasakan betapa nikmatnya luka yang terus terasa sakit.

Sssshhh!!

Dia meraba sedikit area di punggungnya yang masih bisa dia capai dengan tangan, dan merasakan betapa besarnya luka yang tertoreh di sana.

Namun hanya beberapa detik saja, sebelum akhirnya dia memutuskan mengabaikan luka itu, dan mengenakan pakaian yang di berikan oleh Lucifer.

Dia berjalan perlahan keluar rumah, dan melihat semua orang telah bersiap menyantap sarapan mereka.

Mereka semua terlihat duduk di alas tikar, dan menghadap beberapa burung yang telah mereka bakar barusan.

"Kau! kemarilah! kamu harus makan!" ucap Rosella pada Andrea.

Namun Lucifer masih saja sama. Diam dan mengacuhkan gadis itu.

Sejujurnya dia juga merasa bersalah pada Andrea. Iya, gadis itu mana tahu benda apa saja yang tidak boleh di pegang orang lain?

Tapi, agaknya dia memang terlalu gengsi untuk minta maaf lebih dulu. Huhh! bagaimanapun, Andrea jauh lebih bersalah.

"Kemarilah!" ucap Rosella setelah mendapati keraguan di wajah Andrea.

Gadis itu kini terlihat berjalan mendekat ke arah Rosella dan terduduk di samping wanita itu.

"Duduklah! ini burung hasil tangkapan Wilson pagi tadi! dia terus mencemaskan kamu, jadi berburu pagi-pagi sekali supaya kamu bisa langsung sarapan pagi ini!" ucap Rosella mencoba akrab dengan Andrea.

Andrea hanya tersenyum tipis, dan menerima satu tusukan burung yang telah mereka bakar, lalu memasukkannya ke dalam mulut.

"Oh iya, kami belum tahu siapa namamu! bisakah memberi tahu kami semua siapa kamu sebenarnya?" tanya Rosella pada Andrea.

Andrea terlihat menghentikan makannya, dan mulai bicara.

"Aku Andrea, aku sendiri juga bingung kenapa aku bisa berada di tempat seperti ini.." jelas Andrea pada Rosella.

"Aku Rosella! dan dia William!" menunjuk pada arah William.

William terlihat tersenyum ramah ke arah Andrea. Andrea membalasnya dengan ragu.

"Dan itu Wilson! dia yang paling muda di antara kami!" dia lalu menunjuk ke arah Wilson.

Sang remaja laki-laki itu terlihat melambaikan tangannya, "salam kenal dariku!"

"Salam kenal juga!" sahut Andrea.

"Dan dia," melihat ke arah Lucifer.

"Aku sudah tahu, dia namanya Lucifer, kan? aku sudah tahu sejak awal.." Jawab Andrea menyeka perkataan Rosella.

"Jadi kalian sudah saling mengenal, ya? baguslah!" ucap Rosella pada semua orang.

"Tapi dia belum mengenal kepribadian Lucifer! yang jarang di sukai wanita!" sambung William.

Andrea terdiam, sambil sesekali melirik wajah Lucifer yang berada tepat di samping kirinya.

Jarang di sukai oleh wanita? apa mungkin? kalau di lihat dari postur tubuh, dan wajah tampannya, seharusnya akan ada banyak wanita yang menyukai pria ini?

"Berapa usia kamu? kayanya masih muda, ya?" tanya Rosella lagi, membuyarkan pertanyaan di benaknya mengenai Lucifer.

"Ah? aku.. aku masih sembilan belas tahun.." jawab Andrea.

"Tuh kan! aku bilang apa? dia pasti sebentar lagi baru akan genap dua puluh tahun!" ucap Wilson.

"Kau benar! ulang tahunku satu bulan lagi! dan seharusnya, aku merayakan hari bahagia itu dengan ayah dan ibuku.." Wajah sedih.

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂

Terpopuler

Comments

kak pii

kak pii

lucifer jangan galak galak deh nanti kalau sdh bucin duh ngak ketulunngan🤭

2023-01-17

0

lihat semua
Episodes
1 #Martha
2 #Andrea
3 #Sang Casanova
4 #Reaksi Obat
5 #Dari Balik Pohon Besar
6 #Kawanan Serigala
7 #Lucifer
8 #Kedatangan Si Gadis
9 #Andrea Di Culik
10 #Kemana Mereka Membawa Andrea Pergi?
11 #Bertemu Putra Petinggi
12 #Bayangan Martha
13 #Sebelum Kejadian di Tempat Eksekusi
14 #Cara Licik Sang Putra Pemimpin
15 #Kalah
16 #Terkejut
17 #Tentang Mutiara
18 #Melorot
19 #Pakaian Mendiang Ibu Lucifer
20 #Si Pria yang Berasal dari Neraka
21 #Pemburu Terhebat
22 #Andrea Harus Tahu
23 #Di Kepung Kawanan Musuh
24 #Masih Bertempur
25 #Anak Mommy
26 #Ayah Yang Tidak Peduli
27 #Cerita Sahabat Baru
28 #Apa Kau Tidak Melihatku?
29 #Malam Yang Indah
30 #Bersembunyi Di Balik Punggung
31 #Tan Ash Berkisah
32 #Jayden yang Bodoh
33 #Datangnya Si Kabut Hitam
34 #Malam Bulan Purnama Yang Gelap
35 #Butiran Garam di Saku
36 #Luka Di Perut
37 #Apa Kalian Juga Makan Yang Lain?
38 #Berburu Buah-buahan
39 #Meminta Bantuan Pada Musuh
40 #Bantuan Datang
41 #Terima Kasih Lucifer
42 #Ciuman Pertama
43 #Phoenix Di Tubuh Andrea
44 #Api Unggun
45 #Terjebak Dalam Situasi Sulit
46 #Andrea yang Tidak Sadar
47 #Anak Pintar
48 #Takdir Andrea
49 #Maafkan Aku
50 #Ada Apa Denganmu, Lucifer?
51 #POV Lucifer
52 #Datang Seorang Diri
53 #Dasar Jayden
54 #Di Buat Lupa
55 #Berada Di Pihak Musuh
56 ##Perjalanan Panjang
57 #Malam Di Padang Pasir
58 #Kawanan Burung Unta
59 #Berhasil Selamat
60 #Ikat Rambut
61 #Keras Kepala
62 #Mulai Terbuka
63 #Satu Tempat Dengan Musuh
64 #Mentari Terbit
65 #Ingat
66 #Berhasil Kabur
67 #Pernyataan Dari Manora
68 #Kedatangan Sang Phoenix
69 #Wilson yang Cerdas
70 #Beruang Besar
71 #Buaya
72 #Pada Akhirnya....
73 #Aku Rindu Kamu....
74 #Permainan Di Alam Liar
75 #Indahnya Berdua
76 #Tiba di Laut
77 #Saatnya Pergi
78 #Menuju Mutiara
79 #Sosok Wanita Dalam Laut
80 #Pertempuran Sengit
81 #Lucifer Tewas
82 #William Yang Pucat
83 #Bukan Lawan Seimbang
84 #Menang Di Pertempuran Bersama Lucas
85 #Seumur Hidup Mencintai Kamu
86 #Perjalanan Tak Berujung
87 #Pertempuran Antara Ayah dan Anak
88 #Alibi
89 #Bahagia Kamu Jauh Lebih Berarti
90 #Mengikis
91 #Bayangan
92 #Menyerang Jayden 1
93 #Kembali
94 #Terkena Pisau
95 #Selamat
96 #Sebuah Buku
97 #Lucifer
98 POV Lucifer
99 #Sebatas Mimpi
100 #Keluar dari Rumah Sakit
101 #Terkejut
102 #Terlahir Kembali
103 #Lubang Api
104 #Bertarung Dengan Lucas
105 #Jatuh
106 #Ruang Operasi
107 #Kembali Bersama
108 #Berkunjung Ke Makam Gilbert
109 #Pernikahan
110 #Berpisah
111 #POV Andrea
112 #Bab Promosi
Episodes

Updated 112 Episodes

1
#Martha
2
#Andrea
3
#Sang Casanova
4
#Reaksi Obat
5
#Dari Balik Pohon Besar
6
#Kawanan Serigala
7
#Lucifer
8
#Kedatangan Si Gadis
9
#Andrea Di Culik
10
#Kemana Mereka Membawa Andrea Pergi?
11
#Bertemu Putra Petinggi
12
#Bayangan Martha
13
#Sebelum Kejadian di Tempat Eksekusi
14
#Cara Licik Sang Putra Pemimpin
15
#Kalah
16
#Terkejut
17
#Tentang Mutiara
18
#Melorot
19
#Pakaian Mendiang Ibu Lucifer
20
#Si Pria yang Berasal dari Neraka
21
#Pemburu Terhebat
22
#Andrea Harus Tahu
23
#Di Kepung Kawanan Musuh
24
#Masih Bertempur
25
#Anak Mommy
26
#Ayah Yang Tidak Peduli
27
#Cerita Sahabat Baru
28
#Apa Kau Tidak Melihatku?
29
#Malam Yang Indah
30
#Bersembunyi Di Balik Punggung
31
#Tan Ash Berkisah
32
#Jayden yang Bodoh
33
#Datangnya Si Kabut Hitam
34
#Malam Bulan Purnama Yang Gelap
35
#Butiran Garam di Saku
36
#Luka Di Perut
37
#Apa Kalian Juga Makan Yang Lain?
38
#Berburu Buah-buahan
39
#Meminta Bantuan Pada Musuh
40
#Bantuan Datang
41
#Terima Kasih Lucifer
42
#Ciuman Pertama
43
#Phoenix Di Tubuh Andrea
44
#Api Unggun
45
#Terjebak Dalam Situasi Sulit
46
#Andrea yang Tidak Sadar
47
#Anak Pintar
48
#Takdir Andrea
49
#Maafkan Aku
50
#Ada Apa Denganmu, Lucifer?
51
#POV Lucifer
52
#Datang Seorang Diri
53
#Dasar Jayden
54
#Di Buat Lupa
55
#Berada Di Pihak Musuh
56
##Perjalanan Panjang
57
#Malam Di Padang Pasir
58
#Kawanan Burung Unta
59
#Berhasil Selamat
60
#Ikat Rambut
61
#Keras Kepala
62
#Mulai Terbuka
63
#Satu Tempat Dengan Musuh
64
#Mentari Terbit
65
#Ingat
66
#Berhasil Kabur
67
#Pernyataan Dari Manora
68
#Kedatangan Sang Phoenix
69
#Wilson yang Cerdas
70
#Beruang Besar
71
#Buaya
72
#Pada Akhirnya....
73
#Aku Rindu Kamu....
74
#Permainan Di Alam Liar
75
#Indahnya Berdua
76
#Tiba di Laut
77
#Saatnya Pergi
78
#Menuju Mutiara
79
#Sosok Wanita Dalam Laut
80
#Pertempuran Sengit
81
#Lucifer Tewas
82
#William Yang Pucat
83
#Bukan Lawan Seimbang
84
#Menang Di Pertempuran Bersama Lucas
85
#Seumur Hidup Mencintai Kamu
86
#Perjalanan Tak Berujung
87
#Pertempuran Antara Ayah dan Anak
88
#Alibi
89
#Bahagia Kamu Jauh Lebih Berarti
90
#Mengikis
91
#Bayangan
92
#Menyerang Jayden 1
93
#Kembali
94
#Terkena Pisau
95
#Selamat
96
#Sebuah Buku
97
#Lucifer
98
POV Lucifer
99
#Sebatas Mimpi
100
#Keluar dari Rumah Sakit
101
#Terkejut
102
#Terlahir Kembali
103
#Lubang Api
104
#Bertarung Dengan Lucas
105
#Jatuh
106
#Ruang Operasi
107
#Kembali Bersama
108
#Berkunjung Ke Makam Gilbert
109
#Pernikahan
110
#Berpisah
111
#POV Andrea
112
#Bab Promosi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!