Lucifer mulai mengangkat pedangnya dengan tangan kanan, dan berusaha untuk menangkis serangan pertama dari Jayden.
Hiyyaaaaa!!!
Trang!!
Trang!!
Suara pedang yang beradu, di tambah lagi api di pedang Lucifer yang kembali bergejolak seperti biasanya.
Pedang amarah yang tercipta dari air mata sang naga neraka, hingga terciptalah Kilauan cahaya kilat bercampur dengan kobaran api yang amat membara.
Trang!
Pedang ini memang selalu menyulut api kemarahan nan panas. Seolah ada sebuah dorongan yang memaksa Lucifer untuk terus maju dan menghabisi musuh dari pedangnya.
Trang!
Kakinya perlahan maju, dan semakin mendorong sang putra mahkota dari kerajaan gunung, siluman The Wolf yang selalu haus akan darah, daging segar, dan selalu di selimuti oleh panasnya kobaran api dari sebuah persaingan antar dua kelompok.
Trang!!
Swosh!!!
Makin tidak bisa lagi di kendalikan, apa bila sudah menghadapi seorang Lucifer.
Pemuda tangguh dengan segenggam kekuatan besar warisan nenek moyang leluhurnya yang terkenal, memiliki kekuatan cakaran, dan insting yang amat hebat.
Ck
Ck
Jlger!!!
Sayatan pedang yang berhasil di latih oleh Lucifer, dari leluhurnya, adalah warisan tertinggi yang pernah pemuda itu dapatkan.
Sekali menyayat, jarak tiga kilo meter bisa dia lampaui tanpa kesulitan. Dan kini..
Jeder!!!
Sresssssshhh!!!!
Kaki Jayden tersungkur, hingga membuat jalur yang lurus mundur ke arah belakang, menandakan dia baru saja kalah dari serangan pedang air mata naga neraka tersebut.
Dia bertumpu pada pedang miliknya yang dia tancapkan di atas tanah kosong, dan mencoba bangkit dari rasa sakit di dadanya yang amat luar biasa.
Namun...
Pufffff!!
Darah langsung menyembur dengan hebat dari mulutnya, seolah memberi peringatan padanya bahwa dia tidak lagi mampu menghadapi pemuda tangguh di hadapannya.
Nyatanya kekuatan besar yang di miliki oleh Jayden dari hasil pelatihan dia dengan sang guru, masih belum cukup mengimbangi kekuatan besar yang di miliki oleh Lucifer.
Groarrr!!!
Dia berubah menjadi sosok yang hitam, dan di penuhi oleh kegelapan. Berharap kali ini, dengan tampilan barunya, dia akan lebih muda mengalahkan Lucifer.
Perlahan, dia menatap tajam dan menyorot tanpa ampun pada wajah Lucifer. Lalu setelah itu.
Kratak!!
Groarrrrrr!!!
Dia mencoba menyerang Lucifer, dengan menggunakan beberapa taring dia yang tajam, dan nampak menyeramkan.
Wosh!!
Dia terlihat berada di antara udara, dan hendak menyerang bagian kepala Lucifer, dengan menggunakan serangan dari atas kepala.
Namun....
Roarrrrrrr!!
Kretak!
Kretak!
Kretak!!
Trang!!
Lucifer mulai menampakkan keaslian yang dia miliki. Menjadi sosok berbulu belang, dengan warna khas, hitam dan oranye yang gahar.
Gigi yang di buat indah dengan dua taring panjang di bagian depannya, lalu cakar-cakar kuat yang terdapat di ujung jari-jarinya.
Rrrrrrtt
Klak!!!
Secepat kilat, siluman harimau yang tidak lain adalah Lucifer itu terlihat menangkis serangan dari Jayden meskipun dari arah, yang mungkin amat sulit untuk di terka, ataupun di hindari.
Blam!!!!!
Tubuh Jayden tersungkur, dan perlahan mulai kembali ke wujud semula sebagai manusia biasa.
Pufffff!
Dan dia kembali memuntahkan darah hitam miliknya di atas tanah, menjadi saksi pertarungan perebutan seorang gadis yang akan menentukan nasib masing-masing kelompok.
Hosh Hosh Hosh!!
Nafas memburu dari Lucifer nampaknya mulai membuat beberapa serigala yang berada di sekeliling mereka nampak ketakutan.
Mereka mundur dengan wajah congkaknya, dan berusaha membawa lari sang tuan dari hadapan Lucifer.
Namun....
Roarrrrrr!!
Sang harimau belang itu tidak tinggal diam!
Secepat kilat dia menggapai tubuh Jayden, dan menghempaskan anak hitam itu ke sebuah pohon.
Blam!!!
"Akh!!!" pekik Jayden kesakitan.
Secara perlahan, Lucifer membuat dirinya kembali berubah menjadi manusia biasa, lalu menangkap pedang api kemarahan miliknya di hadapan Jayden.
Menusuk akar pohon tempat Jayden tumbang.
"Di mana kamu sembunyikan gadis itu?" tanya Lucifer dengan nada yang amat tajam.
"Hahh!? kau tidak akan bisa menemukan dia! kami sudah mengantar gadis itu ke tempat yang seharusnya!" jawab Jayden dengan puas.
"Tempat yang seharusnya?" Lucifer nampak makin bingung.
Dia melepas Jayden, dan beralih ke arah beberapa anggotanya, lalu saling menatap bingung.
Kelompok serigala itu terlihat melarikan diri, dan menghilang sejauh mungkin dari pandangan mereka berempat, meninggalkan sejuta tanda tanya di benak ke empat manusia harimau itu.
"Apa yang di maksud Jayden? tempat yang seharusnya?" tanya William pada Lucifer, menambah kebingungan Lucifer saja.
Sejenak Lucifer terlihat bimbang dengan langkah kakinya, sebelum akhirnya dia memutuskan perkara rumit ini.
"Kita kembali ke rumah ayahku! dan tanyakan apa yang sebenarnya terjadi!!" ucap Lucifer, sambil melangkahkan kakinya meninggalkan ketiga anggota yang mengikutinya sejak tadi.
🍂🍂🍂🍂🍂
Sang gadis terlihat diikat dua tangannya di sebuah tempat eksekusi mati.
Tangisan gadis itu terdengar amat menyayat, dan semakin miris saat melihat sebuah cambuk panjang terlihat menyentuh area punggungnya.
"Arkh!" pekik Andrea saat sentuhan maut dari si cambuk khas milik Zhagler mengenai area punggungnya yang kini terlihat tanpa penutup sedikitpun.
Iya!
Manora, seorang wanita dari bangsa serigala, dan menjadi wanita pemuas nafsu Zhagler yang entah kenapa, juga di cintai oleh putra Tuan Zhagler, Jayden!
Wanita itulah yang telah berhasil melucuti segala benda yang menutupi tubuh Andrea yang masih suci.
Dan kini, pemandangan indah, si gadis polos itu telah terlihat, memperindah ruangan eksekusi tersebut.
Sayang!!
Tubuhnya kini berlumuran darah!
Tubuh yang indah bak bidadari, dengan kulit yang mulanya berwarna putih bersih itu, kini mulai tertera bekas luka sayatan yang amat indah.
Luka yang menjadi saksi betapa pedih nasib yang harus dia alami saat itu.
"Katakan di mana kamu sembunyikan mutiara itu!!" tanya Zhagler satu kali lagi.
"Aku.." ucap Andrea dengan amat lirih, "tidak tahu.."
Jeder!!!
Dan cambuk yang telah di campur dengan bara api itu kembali menyentuh punggung Andrea.
Tapi entah kenapa, gadis itu masih saja hidup. Seolah dia pernah mengalami hal semacam ini di masa lalu. Dan rasa sakit ini, dia bahkan merasa pernah mengalaminya. Meski dia tidak ingat kapan dia pernah mengalami cambukan maut ini.
Dan kesadaran Andrea mulai menghilang. Pandangan matanya mulai kabur, dan perlahan-lahan, terlihatlah sosok bayangan cantik wajah seorang wanita berhidung mancung, dengan rambut ikal yang di gerai dengan indah..
"Ini memang milikmu! sejak dulu, mutiara ini aku wariskan padamu!"
Zlep!!
Sang wanita terlihat memberinya sebuah mutiara, yang begitu indah, dengan cahaya yang terus berkilauan menyilaukan kedua mata Andrea.
"Jaga dan lindungi harta milik kita! kaulah kuncinya! hanya kamu yang bisa membuka segel dari tempat rahasia ini!"
"Ah?" mendadak dia tersadar.
Dan saat dia terbangun, sebuah peperangan besar terjadi. Namun sayangnya, dia kembali menutup mata, dan tidak lagi bisa menyaksikan apapun...
"Lucifer! aku ingat semuanya! aku sudah ingat!!"
"Martha!!!"
🍂🍂🍂🍂🍂🍂
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 112 Episodes
Comments
mom_abyshaq
kukira suara petir halilintar yang menyambar
2023-02-14
0
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
semakin seru
2023-02-03
2
kak pii
lanjut....
2023-01-17
1