Bab 18 : Sedikit berubah.

Ke esokan paginya ... sepasang suami istri keluar dari kamar mereka, di mana ada dua perbedaan yang kontras terlihat sangat jelas. Guntur menyunggingkan bibirnya dengan wajah fres dan segar, sedangkan Lisa di belakangnya terlihat murung sambil memonyongkan bibirnya.

"Lihatlah wajah menyebalkan nya itu! Senang sekali dia.'' Gerutu Lisa dalam hati, lalu dia teringat dengan kejadian semalam ... di mana dia harus memakan satu bungkus lolipop yang besar dan harus habis malam itu juga.

Jika dia tau pengganti hukuman nya adalah memakan lolipop yang tidak dia suka. Lebih baik dia menyapu dan pingsan kepanasan di luar di bandingkan harus memakan lolipop dengan rasa nano nano.

Sebenarnya Guntur meminta martabak berlapis susu kental manis miliknya, namun Lisa dengan cerdik beralasan jika Martabak nya kali ini sedang berselai strawberry. Membuat Lisa menghela nafas karna Guntur tidak jadi meminta martabak nya.

''Ada apa dengan wajah mu?'' Tanya Guntur, saat mereka sudah duduk di meja makan.

''Tidak ada Hubby ... Huuaacckk, cuih. Tidak ada apa apa.'' Lisa senyum, namun dalam hati dia menggerutu.

Guntur yang sedang mood senang, ia menauh makanan di atas piring Lisa dan menyuruh Lisa memakan semuanya.

''Makanlah, aku tidak mau kau kurus kering tidak memiliki daging.'' Ucap Guntur, seakan dia lupa dengan ancaman nya pada Mulan. Bahwa dia akan menyiksa Lisa sampai tidak memiliki daging.

''Terima kasih, Hubby.'' Lisa mulai memakan makanan itu, lalu sesekali dia melirik Guntur.

Lisa berpikir akan lebih mudah meluluhkan hati Guntur ketika moodnya senang. Lisa pun menyunggingkan bibirnya ketika ia memiliki cara yang jitu.

''Hubby, apa kamu mau aku suapi?''

Guntur diam memandang wajah cantik Lisa, laku mengangguk. ''Boleh jika kau memaksa.''

"Idih, si najis. Aku bukan memaksa, tapi terpaksa."

Lisa menyendokan nasi dan dengan telaten menyuapi bayi besar yang butuh perhatian. Dan entah kenapa perlakuan Lisa yang menyuapi Guntur membuat hati sang empu menghangat.

''Apa kamu ingin melanjutkan sekolah mu?'' Tanya Guntur membuat Lisa diam memandang netra kedua mata Guntur.

Lisa tidak percaya jika Guntur akan bertanya seperti itu. ''Apa boleh?'' Tanya Lisa dengan perlahan.

Guntur bedehem, ''Tentu saja ... asalkan kau mau menurut padaku dan semua keinginanku, maka aku tidak akan segan mengabulkan semua permintaan mu.''

Lisa langsung berlari dan menghambur memeluk Guntur.

Muaach.

...Muaach....

Muaach.

Lisa dengan berani mencium pipi Guntur, ia akan melakukan apapun yang Guntur mau asalkan dia bisa bersekolah kembali. ''Aku akan melakukan nya. Aku akan melakukan apapun yang kau mau, tapi bener yaa ... aku sekolah lagi?'' Tanya Lisa memastikan.

''Tentu saja.''

Tanpa di sadari, jika Lisa duduk di pangkuan Guntur. Begitu pun Guntur yang menahan pinggang Lisa dengan satu tanganya. Keduanya semakin intim di sela konflik batin yang mereka rasakan.

Bahkan mungkin mereka sudah memiliki rasa untuk masing-masing, namun terhalang oleh tembok yang tinggi yang mana mereka tidak akan pernah menyadarinya. Karna gengsi dan ego mereka masih tinggi dan emosional.

''Aahhh, terima kasih Hubby ... kau baik sekali, ternyata aku salah menilai mu.'' Lisa keceplosan.

Guntur yang mood senang kini cemberut. ''Jadi selama ini, kau menilaiku seperti apa?'' Tanya Guntur, memincingkan kedua matanya.

Lisa yang menyadari kesalahannya, langsung memeluk Guntur. ''Jangan salah paham, aku pikir suamiku ini tidak perduli dengan pendidikan ku.''

Guntur mengerlingkan keduanya matanya, namun entah mengapa dia tidak marah kali ini. ''Baiklah, asisten ku akan mengurus sekolahmu.''

''Rumi!'' Panggil Guntur.

''Ya, Tuan.''

''Hari ini temani Lisa untuk berbelanja, dan belikan dia ponsel.''

Mata Lisa berbinar ketika mendengar belanja den membeli ponsel.

Lisa langsung mood merayu. ''Makasih Hubby ...'' Ucap Lisa, sambil memainkan kancing kemeja Guntur.

"Tidak sia sia aku membaca beberapa novel di ruang baca. Ternyata ada manfaatnya di bandingkan nonton ombak berdayung." Gumam Lisa dalam hati.

''Baiklah, aku akan bekerja. Sampai kapan kau akan duduk di pangkuan ku.''

''He he he ... Pangkuan mu begitu nyaman, aku suka.'' Lisa malah memeluk Guntur dengan sensual, membuat Guntur menggertakkan giginya.

''Jika kau bersikap seperti ini, maka aku akan mengurungmu di kamar seharian tanpa bisa berjalan!''

Lisa langsung berdiri, ''Hubby, jangan menakuti ku ... 'kan sudah aku bilang jika si Bulan datang.''

''Baiklah, kapan si bulan akan pergi?''

"Tidak tau YangMulia."

''Mungkin sekitar satu minggu.'' Bohong Lisa, membuat Guntur menghela nafasnya.

''Jadi aku harus menunggu satu minggu?''

Lisa mengangguk dengan mimik muka sedih, padahal dalam hati dia berjingkrak senang karna si Tuan Arrogant titisan unta ini bisa dia bodohi.

''Baiklah, aku berangkat kerja.''

Lisa menempel seperti perangko, mengantarkan Guntur sampai di halaman dan masuk kedalam mobil.

Lisa melambaikan tanganya dan tersenyum. ''Ternyata gampang juga buat si Tuan Arrogant titisan unta itu memberikan apa yang aku mau.'' Lisa tersenyum devil.

''Baik Lisa ... ini saat nya kau memanfaatkan kekayaan nya.''

''Yuuuhuuu, shopingggg.''

...🌷🌷🌷...

...LIKE.KOMEN.VOTE ...

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Ingat Lisa si kanebo kering itu kurang kasih sayang,jadi kamu harus pandai merayu jya,agar hidup mu senang dan bahagia,😅😅

2023-04-26

2

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Kenapa gak mau Lisa,, Enak lho 🤣🤣🤣🤣

2023-04-26

0

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Wahh ini pasti udah berhasil nyebol gawang nih 🤣🤣😜😜

2023-04-26

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 : Aturan pernikahan.
2 Bab 2 : Hari yang lelah.
3 Bab 3 : Kenapa harus aku.
4 Bab 4 : Pergi ke rumah mertua.
5 Bab 5 : Menyuruh Guntur tinggal di UEA
6 Bab 6 : Membatin.
7 Bab 7 : Pengaruh alkohol.
8 Bab 8 : Sedikit getaran.
9 Bab 9 : Suami VS Pacar.
10 Bab 10 : Meninggalkan Indonesia.
11 Bab 11 : Ejekan adik ipar.
12 Bab 12 : Tawaran dari Jida Lintang.
13 Bab 13 : Bayi besar.
14 Bab 14 : Tonton ini sampai kau mahir.
15 Bab 15 : Mungkin Gensi.
16 Bab 16 : Ancaman untuk Mulan.
17 Bab 17 : Apa yang akan dia lakukan padaku.
18 Bab 18 : Sedikit berubah.
19 Bab 19 : Titisan nabi Yusuf.
20 Bab 21 : Apa dia mulai gila?
21 Bab 22 : Kedatangan Vano.
22 Bab 23 : Sakit.
23 VISUAL
24 Bab 24 : Lisa.
25 Bab 25 : Hari pertama kembali sekolah.
26 Bab 26 : Mulai ...
27 Bab 27 : Modus berujung ....
28 Bab 28 : Terong keturunan arab.
29 Bab 29 : Indah ternyata.
30 Bab 30 : Bermanja.
31 Bab 31 : Kebun binatang.
32 Bab 32 : Oh ...
33 Bab 33 : Idih ... cemburu.
34 Bab 34 : Aktif sekolah.
35 Bab 35 : Drama si Lilis.
36 Bab 36 : Istriku masih suci.
37 Bab 37 : Takut dengan sikap baik mu.
38 Bab 38 : Korea.
39 Bab 39 : Memastikan hati.
40 Bab 40 : Tidak memiliki rasa lagi.
41 Bab 41 : Si Lilis cuci mata.
42 Bab 42 : Menghapus jejak mu.
43 Bab 43 : Awas kau ya!
44 Bab 44 : Pete, wangi wangi surga.
45 Bab 45 : Membeli beberapa hektar tanah.
46 Bab 46 : Di tolak dan mendadak pingsan.
47 Bab 47 : Berkelakuan aneh.
48 Bab 48 : Berkelakuan aneh part 2.
49 Bab 49 : Yang benar saja!
50 Bab 50 : Siapa yang hamilin kamu?
51 Bab 51 : Kehamilan.
52 Bab 52 : Kebahagiaan semua orang.
53 Bab 53 : Kebahagiaan yang tidak terkira.
54 Sebuah tamparan.
Episodes

Updated 54 Episodes

1
Bab 1 : Aturan pernikahan.
2
Bab 2 : Hari yang lelah.
3
Bab 3 : Kenapa harus aku.
4
Bab 4 : Pergi ke rumah mertua.
5
Bab 5 : Menyuruh Guntur tinggal di UEA
6
Bab 6 : Membatin.
7
Bab 7 : Pengaruh alkohol.
8
Bab 8 : Sedikit getaran.
9
Bab 9 : Suami VS Pacar.
10
Bab 10 : Meninggalkan Indonesia.
11
Bab 11 : Ejekan adik ipar.
12
Bab 12 : Tawaran dari Jida Lintang.
13
Bab 13 : Bayi besar.
14
Bab 14 : Tonton ini sampai kau mahir.
15
Bab 15 : Mungkin Gensi.
16
Bab 16 : Ancaman untuk Mulan.
17
Bab 17 : Apa yang akan dia lakukan padaku.
18
Bab 18 : Sedikit berubah.
19
Bab 19 : Titisan nabi Yusuf.
20
Bab 21 : Apa dia mulai gila?
21
Bab 22 : Kedatangan Vano.
22
Bab 23 : Sakit.
23
VISUAL
24
Bab 24 : Lisa.
25
Bab 25 : Hari pertama kembali sekolah.
26
Bab 26 : Mulai ...
27
Bab 27 : Modus berujung ....
28
Bab 28 : Terong keturunan arab.
29
Bab 29 : Indah ternyata.
30
Bab 30 : Bermanja.
31
Bab 31 : Kebun binatang.
32
Bab 32 : Oh ...
33
Bab 33 : Idih ... cemburu.
34
Bab 34 : Aktif sekolah.
35
Bab 35 : Drama si Lilis.
36
Bab 36 : Istriku masih suci.
37
Bab 37 : Takut dengan sikap baik mu.
38
Bab 38 : Korea.
39
Bab 39 : Memastikan hati.
40
Bab 40 : Tidak memiliki rasa lagi.
41
Bab 41 : Si Lilis cuci mata.
42
Bab 42 : Menghapus jejak mu.
43
Bab 43 : Awas kau ya!
44
Bab 44 : Pete, wangi wangi surga.
45
Bab 45 : Membeli beberapa hektar tanah.
46
Bab 46 : Di tolak dan mendadak pingsan.
47
Bab 47 : Berkelakuan aneh.
48
Bab 48 : Berkelakuan aneh part 2.
49
Bab 49 : Yang benar saja!
50
Bab 50 : Siapa yang hamilin kamu?
51
Bab 51 : Kehamilan.
52
Bab 52 : Kebahagiaan semua orang.
53
Bab 53 : Kebahagiaan yang tidak terkira.
54
Sebuah tamparan.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!