Bab 3 : Kenapa harus aku.

Masih Flashback•

Deg.

Lisa terkejut mendengar permintaan Pria yang ada di depannya.

Sementara Guntur menyunggingkan bibirnya, ia tahu betul jika gadis remaja di depannya ini tidak tau apapun mengenai masalah dirinya dan Kakaknya. Tapi untuk membalaskan dendam pada Mulan di masalalu ... Guntur menjadi gelap mata dan tidak perduli apapun yang terjadi, Yang pasti kekesalan yang ada di hatinya bisa ia lampiaskan pada gadis kecil yang ada di depannya.

''Ap-apa ... menikah? Nggak! Aku nggak mau.'' Lisa menolak dengan tegas.

''Terserah.''

''Hei, kalian! Bawa orang tuanya dan jebloskan dalam penjara! Pastikan mereka berdua mendekam seumur hidup!'' Ucap Guntur beranjak pergi.

Sedangkan Lisa tidak tau apa yang harus ia lakukan, ia memeluk Ibu nya agar tidak di bawa paksa. Namun sayang ... tubuh mungil Lisa di dorong hingga Lisa jatuh ke lantai.

''Ibu ... Hisk.'' Lisa menangis bingung, ia pun berlari ke luar menyusul Guntur yang sudah berada di dalam mobil.

Dhuk.

...Dhuk. ...

Dhuk.

''Tuan, tolong jangan seperti ini ... kita bisa bicarakan baik-baik.'' Lisa menggedor kaca mobil, berharap Guntur mau bernegosiasi dengannya.

''Tuan.''

Guntur dengan perlahan membuka kaca mobilnya lalu menoleh pada Lisa dan berkata. ''Ku beri waktu sampai besok pagi! Telpon Kakak mu agar dia pulang secepat mungkin, maka aku tidak akan membawa kedua orang Tua mu kedalam penjara, daa ... n kau tidak perlu menikah denganku.''

"Karna yang seharusnya menikah dan menjadi pelampiasan dendamku adalah Kakak mu!"

Setelah mengatakan itu, Guntur menutup kaca mobilnya dan tidak lagi memperdulikan Lisa.

Lisa langsung berlari menyusul ibunya yang sudah masuk kedalam mobil polisi. ''Ibu ... Hisk, jangan tinggalkan Lisa Buk.''

''Lis--'' tak sempat sang Ibu bicara. Mobil itu sudah pergi membawanya, membuat Lisa mengejar dan terjatuh.

''Ibuuu ...'' Tangis Lisa pecah melihat Ibunya di bawa pergi.

Para tetangga yang melihat tidak bisa menolong, karna mereka tidak mau terlibat dalam masalah ... apa lagi saat tau jika Pak Rudi telah menipu orang itu dengan jumlah yang fantastis.

*Kasian sekali ya ...

Biarin aja.

Iya buat apa di kasihani, toh bapaknya tukang judi.

Rasain*.

Banyak para tetangga yang berbisik bisik, hingga salah satu Ibu-Ibu ada menghampiri Lisa. ''Sabar yaa Lis ... ayo berdiri, jangan seperti ini.''

''Ibu di bawa pergi, Mbok.''

''Sudah, kita cari jalan keluarnya." Mbok Jumirah menasihati Lisa.

Lisa yang tadinya menangis, ia langsung berhenti dan mengusap air matanya saat ia teringat perkataan Guntur. Lisa berlari ke dalam rumah dan mencari tasnya, lalu mengambil ponsel untuk menghubungi sang Kakak.

''Angkat, Kak.''

Lisa benar-benar panik karna sang Kakak tidak kunjung menjawab telpon darinya, hingga nomer sang Kakak tidak aktif sama sekali membuat Lisa berteriak marah.

''Kenapa jadi seperti ini ... aahhh, apa yang harus aku lakukan.''

Di saat Lisa merasa panik, ponselnya berbunyi dan nomer baru mengirimkan pesan padanya.

[Jika kau sudah membuat keputusan, maka temui aku di hotel xxx besok. Maka aku akan membebaskan kedua orang tua mu.]

''Kenapa seperti ini, apa yang harus aku lakukan.''

...¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤...

Ke esokan paginya, Lisa yang tidak mempunyai pilihan akhirnya menemui Guntur.

Lisa turun dari damri tepat di depan hotel yang di maksud. Lisa celingak-celinguk mencari seseorang yang katanya akan membawa dirinya pada si Tuan Arrogant itu.

''The Trans Luxury Hotel.''

Terpampang jelas jika hotel yang ada di depan nya ini adalah hotel berbintang lima, membuat Lisa semakin yakin jika si Tuan Arrogant itu memiliki uang empat miliar.

''Apa dia benar konglomerat, tapi bagaimana Bapak dan Kakak bisa berurusan dengan seorang konglomerat?'' Tanya Lisa pada dirinya sendiri, lalu ia merutuki sang Ayah yang berani menipu orang kaya dan membuat masalah. Termasuk sang Kakak yang memiliki hutang pribadi yang mana Lisa sendiri pun tidak mengetahuinya.

''Nona, Lisa.'' Panggil seseorang dari arah belakang.

''Yaa, saya.''

''Mari ikut saya, Bos sudah menunggu di dalam.''

Lisa mengangguk dan mengekori pria berbaju hitam itu.

Sebenarnya Lisa agak sedikit takut tapi apa yang harus dia lakukan lagi, kecuali menuruti perkataan si Tuan Arrogant itu. Tapi dang kakak yang dia sayangi tidak mengaktifkan ponselnya sampai hari ini.

''Pak, apa Ibu saya ada di dalam?'' tanya Lisa, dengan polos.

Pria itu hanya menoleh sedikit, lalu mengabaikan pertanyaan gadis kecil yang ada di belakangnya.

Lisa mengerucut kesal.

TING!!

Lift terbuka, keduanya keluar dari dalam lift dan masuk ke salah satu kamar yang mewah. ''Bos ada di dalam, masuklah.'' Ucap pria itu meninggalkan Lisa yang kebingungan.

''Eh, tung--'' Belum sempat Lisa menyelesaikan perkataan nya, pria itu sudah menutup pintu kamar.

Lisa menghela nafas dan melangkah sedikit demi sedikit mencari si Tuan Arrogant itu.

''P-permisi ... Tuan.'' Panggil Lisa melihat kanan kiri, lalu netra matanya melihat ke arah balkon di mana ada kolam renang di sana. Dan juga ia seperti mendengar jika ada seseorang yang sedang berenang.

Lisa melangkah ke arah balkon dengan perlahan, dan ia bisa melihat jika si Tuan Arrogant sedang berenang dengan gaya lumba-lumba. entahlah itu gaya lumba-lumba apa katak kecebur got.

Lisa pun dengan segera menghampiri Guntur yang ada di dalam air. ''Tuan!''

Guntur menoleh dan menyunggingkan bibirnya, "Kau datang? Hem.''

''Iyaa, aku datang demi ibuku.'' cetus Lisa, memutar matanya dengan malas.

Guntur terkekeh, lalu keluar dari dalam kolam renang dengan telanjang dada.

''Omaygat. Tuan! Bisa tidak anda pakai baju dulu baru keluar dari kolam.'' Lisa menutupi kedua mata sucinya dari godaan setan yang terkutuk.

''Ck, apa masalahnya? Aku ini berenang, bukan pengajian.'' pekik Guntur memakai handuk di pinggangnya.

Lisa melihat ke arah Guntur dari sela-sela jarinya dan menghela nafas saat Guntur sudah memakai handuk. Tapi Lisa gagal fokus melihat roti sobek berkotak enam yang terpampang nyata di depannya.

"Astagfirullah, mata ku sudah nggak perawan lagi." Jerit Lisa dalam hati.

''MASUK BODOH! BENGONG AJA DI SITU.'' bentak Guntur, membangunkan Lisa dari lamunannya.

Lisa dengan segera masuk kedalam dan mengekori Guntur dari belakang. ''Jadi bagaimana Tuan?''

''Tunggu di situ! Aku mau berganti pakaian dulu.''

What! Ingin sekali Lisa menjambak pria Arrogant di depan nya, bagaimana bisa dia di perlukan seperti ini. Lisa duduk di kursi menunggu Guntur selesai mengganti pakaian.

Tapi ... yang harus Lisa tau jika kedepannya mungkin dia di perlakukan sama atau bahkan lebih parah dari ini.

Sekitar sepuluh menit. Guntur keluar menggunakan baju cesuall dan duduk di depan Lisa. Menyilangkan kedua tanganya di dada dengan satu Kaki bertumpang di kaki yang satunya lagi.

''Kakak mu, tidak menjawab telpon?''

Lisa menunduk lalu menggeleng, membuat Guntur terkekeh.

''Kakak mu sudah tidak memperdulikan dirimu dan ibumu? Mungkin dia lelah menjadi tulang punggung keluarga, makanya dia tidak perduli dengan nasib mu.''

''Kakak ku, bukan orang seperti itu.'' Ujar Lisa merasa tidak suka.

''Ohh yaa?'' Tanya Guntur dengan nada mengejek, lalu berdiri dari duduknya dan duduk di sebelah Lisa.

''Ahk ...'' Lisa meringis saat dagunya di cengkram kuat oleh Guntur.

''Asal kau tau! Kakak mu itu sudah memisahkan aku dengan orang yang aku cintai!'' Ucap Guntur penuh penekanan.

''Ahk, Tuan sa-sakit.''

Bukanya melepaskan cengkraman, Guntur semakin kencang saat ia teringat wajah Mulan. ''Seharusnya Kakak mu yang ada di posisi ini! Tapi Kakak mu malah kabur.''

Sreet!

Guntur menepis cengkraman nya dengan kasar, membuat Lisa berkaca-kaca.

Tak sampai di situ, Guntur menjambak rambut Lisa kebelakang dan berbisik. ''Kau harus menikah denganku, dan menjadi pelampiasan dendam ku pada Kakak mu! APA KAU MENGERTI!'' Bentak Guntur, sambil melepaskan jambakan nya dengan kasar.

''Hiks ...'' Lisa menangis dalam diam dan mengangguk.

''Hmm bagus! Sekarang kau bersiaplah, karna aku telah mengatur semuanya.'' Ucap Guntur berdiri dari duduknya.

''Tu-Tuan bagaimana dengan Ibuku.''

Guntur menoleh dan menatap sejenak mata hitam dan bulat milik Lisa. ''Ibu mu akan aku lepaskan jika kau sudah aku ikat.''

''Apa Ibuku tidak masuk penjara?''

Guntur tidak menjawab, dia malah melengos pergi ke lantai atas. Membuat Lisa menyenderkan tubuhnya di meja. ''Kak ... kenapa kau kakukan ini semua, kenapa aku yang harus menanggung nya.'' Lirih Lisa dengan pilu.

Dia tidak tau mengapa sang Kakak melakukan itu, tapi kenapa harus dia?

Flashback Off.

...🌷🌷🌷...

...LIKE.KOMEN.VOTE...

Terpopuler

Comments

Miracle Tree

Miracle Tree

aku ngasih vote disini dulu deh, besok baru disana🤣

2023-01-04

1

Shani_Niea

Shani_Niea

Poor Lisa 😮‍💨😮‍💨😮‍💨

2022-12-18

1

Ami batam

Ami batam

flashback di mn itu awal dari kisah hidup ny lisa yg sedih akibat hutang Bpk ny dan balas dendam guntur terhadap mulan, imbas ny ke lisa jadi ny 😢

2022-12-16

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 : Aturan pernikahan.
2 Bab 2 : Hari yang lelah.
3 Bab 3 : Kenapa harus aku.
4 Bab 4 : Pergi ke rumah mertua.
5 Bab 5 : Menyuruh Guntur tinggal di UEA
6 Bab 6 : Membatin.
7 Bab 7 : Pengaruh alkohol.
8 Bab 8 : Sedikit getaran.
9 Bab 9 : Suami VS Pacar.
10 Bab 10 : Meninggalkan Indonesia.
11 Bab 11 : Ejekan adik ipar.
12 Bab 12 : Tawaran dari Jida Lintang.
13 Bab 13 : Bayi besar.
14 Bab 14 : Tonton ini sampai kau mahir.
15 Bab 15 : Mungkin Gensi.
16 Bab 16 : Ancaman untuk Mulan.
17 Bab 17 : Apa yang akan dia lakukan padaku.
18 Bab 18 : Sedikit berubah.
19 Bab 19 : Titisan nabi Yusuf.
20 Bab 21 : Apa dia mulai gila?
21 Bab 22 : Kedatangan Vano.
22 Bab 23 : Sakit.
23 VISUAL
24 Bab 24 : Lisa.
25 Bab 25 : Hari pertama kembali sekolah.
26 Bab 26 : Mulai ...
27 Bab 27 : Modus berujung ....
28 Bab 28 : Terong keturunan arab.
29 Bab 29 : Indah ternyata.
30 Bab 30 : Bermanja.
31 Bab 31 : Kebun binatang.
32 Bab 32 : Oh ...
33 Bab 33 : Idih ... cemburu.
34 Bab 34 : Aktif sekolah.
35 Bab 35 : Drama si Lilis.
36 Bab 36 : Istriku masih suci.
37 Bab 37 : Takut dengan sikap baik mu.
38 Bab 38 : Korea.
39 Bab 39 : Memastikan hati.
40 Bab 40 : Tidak memiliki rasa lagi.
41 Bab 41 : Si Lilis cuci mata.
42 Bab 42 : Menghapus jejak mu.
43 Bab 43 : Awas kau ya!
44 Bab 44 : Pete, wangi wangi surga.
45 Bab 45 : Membeli beberapa hektar tanah.
46 Bab 46 : Di tolak dan mendadak pingsan.
47 Bab 47 : Berkelakuan aneh.
48 Bab 48 : Berkelakuan aneh part 2.
49 Bab 49 : Yang benar saja!
50 Bab 50 : Siapa yang hamilin kamu?
51 Bab 51 : Kehamilan.
52 Bab 52 : Kebahagiaan semua orang.
53 Bab 53 : Kebahagiaan yang tidak terkira.
54 Sebuah tamparan.
Episodes

Updated 54 Episodes

1
Bab 1 : Aturan pernikahan.
2
Bab 2 : Hari yang lelah.
3
Bab 3 : Kenapa harus aku.
4
Bab 4 : Pergi ke rumah mertua.
5
Bab 5 : Menyuruh Guntur tinggal di UEA
6
Bab 6 : Membatin.
7
Bab 7 : Pengaruh alkohol.
8
Bab 8 : Sedikit getaran.
9
Bab 9 : Suami VS Pacar.
10
Bab 10 : Meninggalkan Indonesia.
11
Bab 11 : Ejekan adik ipar.
12
Bab 12 : Tawaran dari Jida Lintang.
13
Bab 13 : Bayi besar.
14
Bab 14 : Tonton ini sampai kau mahir.
15
Bab 15 : Mungkin Gensi.
16
Bab 16 : Ancaman untuk Mulan.
17
Bab 17 : Apa yang akan dia lakukan padaku.
18
Bab 18 : Sedikit berubah.
19
Bab 19 : Titisan nabi Yusuf.
20
Bab 21 : Apa dia mulai gila?
21
Bab 22 : Kedatangan Vano.
22
Bab 23 : Sakit.
23
VISUAL
24
Bab 24 : Lisa.
25
Bab 25 : Hari pertama kembali sekolah.
26
Bab 26 : Mulai ...
27
Bab 27 : Modus berujung ....
28
Bab 28 : Terong keturunan arab.
29
Bab 29 : Indah ternyata.
30
Bab 30 : Bermanja.
31
Bab 31 : Kebun binatang.
32
Bab 32 : Oh ...
33
Bab 33 : Idih ... cemburu.
34
Bab 34 : Aktif sekolah.
35
Bab 35 : Drama si Lilis.
36
Bab 36 : Istriku masih suci.
37
Bab 37 : Takut dengan sikap baik mu.
38
Bab 38 : Korea.
39
Bab 39 : Memastikan hati.
40
Bab 40 : Tidak memiliki rasa lagi.
41
Bab 41 : Si Lilis cuci mata.
42
Bab 42 : Menghapus jejak mu.
43
Bab 43 : Awas kau ya!
44
Bab 44 : Pete, wangi wangi surga.
45
Bab 45 : Membeli beberapa hektar tanah.
46
Bab 46 : Di tolak dan mendadak pingsan.
47
Bab 47 : Berkelakuan aneh.
48
Bab 48 : Berkelakuan aneh part 2.
49
Bab 49 : Yang benar saja!
50
Bab 50 : Siapa yang hamilin kamu?
51
Bab 51 : Kehamilan.
52
Bab 52 : Kebahagiaan semua orang.
53
Bab 53 : Kebahagiaan yang tidak terkira.
54
Sebuah tamparan.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!