''Lisa!'' Teriakan Guntur menggema di apartement miliknya, memanggil istrinya yang masih ada di lantai atas.
''Iya, Tuan.'' jawab Lisa, berlari dari lantai atas dan turun ke lantai bawah.
''Lama banget sih, cepetan!''
''Ma'af Tuan, tadi say--''
''Nggak butuh penjelasan mu!'' Bentak Guntur, melengos pergi lebih dulu. Sedangkan Lisa hanya bisa menghela nafas, lalu mengekori Guntur dari belakang.
Keduanya masuk kedalam lift, tidak ada yang berbicara sepatah kata pun. Hingga Guntur menoleh dan melihat Lisa dari atas sampai bawah.
''Ck, dasar miskin! Apa kamu tidak punya baju yang bagus?''
Lisa melihat bajunya dengan bingung, ''Ada yang salah, Tuan?''
''Tentu saja ada. Baju mu itu seperti baju gembel, yang suka tidur di emperan toko!'' cemo'oh Guntur, yang membuat Lisa mengepalkan kedua tanganya namun tidak bisa melawan.
"Kenapa tidak kau belikan saja baju bagus untukku! Dasar sombong." Umpat Lisa dalam hati.
''Ck, ck, ck, kenapa ... tidak terima aku ejek?'' tanya Guntur melangkah menghampiri Lisa, sedangkan Lisa langsung mundur saat Guntur menghampirinya.
Lisa menunduk saat Guntur meyudutkannya ke dinding lift, menatapnya penuh dengan kesal. Entahlah, Guntur merasa marah melihat Lisa karna wajah Lisa hampir mirip dengan Mulan.
Bedanya jika Mulan tinggi ... Lisa hanya tinggi sampai di bawah ketiaknya saja, bahkan Guntur bisa mengkategorikan Lisa itu pendek. Tentu saja itu kata dia sendiri, yang mempunyai tinggi 180cm sedangkan Lisa hanya tinggi 159cm.
Lisa juga memiliki bola mata lebar dengan bulu mata yang sangat lentik, jauh berbeda dengan Mulan Kakaknya.
''Ahhkk.'' Lisa meringis saat Guntur mencengkram dagunya dengan kuat.
''Kau pantas mendapatkan ejekan itu, bahkan seharusnya kau tidur di lantai tadi malam! Tapi ... aku masih baik hati mengizinkan mu untuk tidur di sampingku. Apa kau tau alasannya kenapa?''
Lisa menggeleng.
''Karna aku hanya butuh tubuhmu untuk melakukan hal seperti semalam yang kau lakukan! Maka bersiaplah jika suatu saat aku menginginkan tubuh mu.'' Ucap Guntur penuh dengan tekanan, membuat Lisa lemas dan menitikan air matanya.
Sungguh, jika boleh memilih ... lebih baik Lisa bekerja keras banting tulang agar bisa melunasi hutang pada pria Arrogant di depannya ini. Tapi permasalahannya, hutang sang ayah bukanlah hutang seratus dua ratus ribu ... melainkan miliaran rupiah.
Mau sampai Lisa jual ginjal pun tidak akan cukup untuk melunasi hutang Ayah dan Kakaknya, untuk itu ... Lisa hanya bisa menerima perlakuan kasar Guntur padanya dan berharap ada keajaiban yang datang menghampirinya.
TING!
Pintu Lift terbuka, Guntur keluar dari dalam lift di susul Lisa di belakangnya sambil menghapus airmata yang terus keluar tanpa bisa di komando.
"Ayo Lisa, semangat. Jangan menyerah." cicit Lisa, saat keluar dari dalam lift.
¤
¤
¤
¤
¤
Kediaman Adiwangsa•
Semua orang sedang berkumpul di kediaman besar Adiwangsa, Mom Kaleea tengah menyambut sang adik dan adik iparnya yang baru pulang bulan madu dari Swiss.
''Bagaimana bulan madu kalian?'' Tanya Mom Kaleea, dengan mata berbinar.
''Kak, kenapa kau bertanya seperti itu. Ck, tidak adakah pertanyaan lain.'' Protes Sultan, memutar matanya dengan malas.
''Aku itu bertanya pada istrimu, Yeey.'' Bibir Mom Kaleea komat kamit tanpa suara, sambil mendelik adiknya.
Ziell yang sudah terbiasa dengan sifat Kakak iparnya, ia pun tersenyum dan memegang tangan Kakak iparnya, ''Lancar kok, Kak. Do'ain aja supaya cepat ada Sultan Junior hadir di tengah-tengah kita.'' Ucap Ziell yang membuat Mom Kaleea tersenyum bahagia.
''Tentu saja, aku sudah tidak sabar menanti.'' Ujar Mom Kaleea mengelus perut Ziell antusiasi.
''Kak Ryan, Guntur belum datang?''
''Katanya lagi di jalan menuju kemari, tapi kenapa belum datang yaa.'' Dad Ryan melihat jam di pergelangan tanganya. ''Oh iya, besok bisa 'kan masuk ke kantor? Kakak mau pergi ke Bandung.''
''Baik, Kak.''
''Kak Ale, Ziell boleh tanya sesuatu nggak?'' terlihat jik Ziell ingin menanyakan sesuatu yang mengganjal di dalam pikirannya.
''Apa, Itu?''
''Soal pernikahan Guntur sama gadis kecil yang di sebut istrinya, emang beneran Guntur nikahin anak Sma?'' tanya Ziell memastikan.
Terlihat Mom Kaleea menghela nafas panjang, lalu mengangguk pasrah. Sedangkan Ziell tersenyum senang, karna mungkin jika Guntur benar-benar menikah. Guntur tidak akan mengganggu rumahtangga nya lagi.
Ketika di dalam rumah semua orang tengah mengobrol, lain hal nya di teras rumah. Di mana Guntur dan Lisa baru saja datang dan memarkirkan mobilnya.
Guntur belum turun dari mobilnya, ia fokus melihat kedepan dengan kening mengerut ketika dia melihat Mobil sang Om berada di garasi. Ia bisa menebak jika Om nya itu sudah pulang dari Swiss.
"Apa Mom ingin aku mengamuk! Kenapa dia memanggilku di saat masalaluku juga ada." Gumam Guntur, yang sampai saat ini belum bisa menerima jika orang yang dia cintai menikah dengan Om nya sendiri.
''Tu-Tuan.''
Guntur menoleh pada Lisa yang memanggilnya, menggertak'kan giginya dengan kesal ketika mengingat Mulan yang dulu sudah merusak rencananya.
''Ahhkk.'' Lisa menjerit saat Guntur menjambak rambutnya.
''Kau lihat itu. Di dalam ada wanita yang aku cintai! Dan gara-gara kakak mu ikut campur urusan pribadiku! Kini wanita yang aku cintai menikah dengan Om ku.''
''Hiks ... Tuan, sakit.''
''Hatiku lebih sakit, di bandingkan dengan apa yang kau rasakan! Dan seharusnya kakak mu yang berada di posisimu, Brengsek!''
Guntur mendorong kepala Lisa dengan kasar, ia benar-benar melampiaskan amarahnya pada Lisa, tanpa memikirkan bagaimana perasaan Lisa yang tidak tau apapun harus menanggung semuanya.
''Hisk ...'' Lisa hanya menangis dalam diamnya, jujur saja hatinya sakit di perlakukan kasar seperti ini.
''DIAM! BERHENTILAH MENANGIS!'' Bentak Guntur membuat Lisa merapatkan kedua bibirnya.
''Hapus airmata mu, dan ingat! Jangan banyak bicara pada siapapun yang ada di dalam, termasuk ibuku!'' Guntur mengingatkan.
Lisa mengangguk menghapus air matanya dengan buru-buru, lalu keduanya turun dari mobil menuju ke dalam rumah.
Setelah masuk, Guntur dan Lisa di sambut oleh Mom Kaleea dan Dad Ryan. Tak lupa Om Guntur dan Ziell juga menyambut kedatangan Guntur dan Ziell.
••
''Son, bagaimana kabarmu?'' Dad Ryan memeluk anaknya yang sudah satu minggu tidak pulang.
''Baik, Dad.'' Jawab Guntur membalas pelukan Ayah nya, lalu Guntur memeluk sang ibu. Ketika ia memeluk sang ibu, netra matanya melihat Ziell ... wanita yang dia cintai itu semakin cantik dan sedikit berisi, membuat Ziell terlihat seksi di mata Guntur.
Sementara Lisa ... dia menyalami kedua mertuanya dengan sopan, walau ia meyakini jika kedua mertuanya tidak terlalu menyukainya karna dia anak orang miskin.
''Siapa nama mu?'' tanya Mom Kaleea yang lupa dengan nama menantu nya sendiri.
''Li-Lisa, Tante.''
''Panggil saja Mom, tidak usah tante.'' Cetus Mom Kaleea, yang sebenarnya tidak menyukai Lisa. Tapi dia tidak bisa berbuat apa, karna ini lebih baik di bandingkan Guntur terus terobsesi dengan tante sendiri dan mengganggu rumahtangga orang lain.
''Baik, Mom.'' jawab Lisa menunduk.
Ziell melihat Lisa dari atas sampai bawah, di mana Ziell melihat jika baju yang di gunakan Lisa sangat lusuh dan tidak layak di pakai lagi, membuat Ziell merasa kasihan. Ziell juga merasa tidak asing melihat wajah gadis kecil di depannya ini, seperti pernah bertemu tapi entah di mana.
Ziell tidak tau, jika Guntur menikahi adik Mulan hanya untuk membalaskan dendam di masalalu. Jika Ziell mengetahui Lisa adik Mulan, maka sudah di pastikan jika Ziell akan merasa bersalah atas apa yang menimpa Lisa dan Mulan.
''Hai ... aku Ziell.'' Ziell mengulurkan tanganya untuk bersalaman.
Lisa melihat tangan putih dan bersih, lali mendongkak melihat siapa pemilik tangan itu. ''Cantik.'' Gumam Lisa, saat pertama kalo melihat Ziell.
Lisa menelan ludahnya dengan susah payah, lalu membalas uluran tangan Ziell, ''Li-Lisa, Kak.''
Ziell tersenyum, sedangkan Guntur menatap Lisa dengan dingin. Ia tidak suka melihat Ziell akrab dengan Lisa, Ia pun langsung menghampiri Lisa dan memeluk pinggang ramping Lisa.
''Sayang, kenapa kamu panggil Kak. Dia itu istri Om ku, dan pantas kau sebut T-a-n-t-e.'' Guntur menekan perkataan nya, lalu tersenyum.
Sedangkan Ziell langsung terkekeh, namun terpaksa. ''He heh ... iyaa, kamu panggil aku Tante saja.''
''Sudah, sudah, ayo kita makan siang.''
Mom Kaleea yang tau situasinya seperti apa, langsung melerai dan mengajak semua orang untuk makan siang. Ia sudah punya rencana untuk Guntur agar bisa Ziell, karna ia tidak mau hidup anaknya rusak karna obsesi pada tante nya sendiri.
•
...🌷🌷🌷...
...LIKE.KOMEN.VOTE...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 54 Episodes
Comments
Miracle Tree
Gila sih, ini Guntur udah nikah makin jadi aja galaknya. Jadi keinget dia pas masih berusaha ngedapatin Ziel, meski agak menyebalkan tapi gak sekejam sekarang 🙄
2023-01-04
0
Alin12_E
Lanjut thor.
2022-12-17
1
Hanimah
miris banget jadi Lisa, nggak tau apa apa kena imbas balas dendam
2022-12-17
1