Bab 19 : Titisan nabi Yusuf.

Di kantor, Guntur tengah fokus dengan berkas berkasnya di bantu oleh asisten nya yang bernama Hamud. Namun fokus Guntur kini buyar ketika sekelebat bayangan Lisa yang bersikap maja tadi pagi padanya.

"Apakah sifat aslinya manis seperti itu? atau dia hanya pura-pura. Sebegitu senangkah dia kembali sekolah? hingga dia refleks memeluk dan mencium ku."

Lalu ingatan Guntur kembali ke kejadian semalam, di mana Lisa sudah begitu mahir memanjakan dirinya ... walau ia tau Lisa terpaksa melakukannya karna dia mengancam.

Guntur pun melirik asisten Hamud dan berdehem.

Khem.

''Tuan, anda ingin minum?''

''Tidak, ummm ... Hamud, apa kau bisa rekomendasikan sekolah yang bagus.''

Asisten Hamud diam sejenak. ''Apa anda ingin sekolah lagi, Tuan.''

''Kau pikir di umurku yang akan masuk dua puluh delapan tahun masih pantas sekolah!''

''Lantas untuk siapa?''

''Umm ... khem! Is-istriku.'' Jawab Guntur dengan canggung, karna ini kali pertama Guntur mengatakan jika Lisa adalah istrinya.

''Apa istri anda ingin melanjutkan kuliahnya?''

''Tidak, dia bahkan belum lulus Sma.''

''Jadi anda menikahi anak di bawah umur.'' Asisten Hamud terkejut.

''Tidak! Dia sudah umur delapan belas tahun, meybe. Aku ingin dia sekolah kembali dan kau harus segera mengerusnya.''

''Baik, Tuan.'' Jawab Hamud dengan patuh.

''Lalu, kenapa kau masih tetap di sini?''

''Sekarang, Tuan?''

''Tahun depan! Ya sekarang ... sana.''

Asisten Hamud berdiri dari duduknya dan keluar dari ruangan. Tak lama Asisten Hamud pergi, seorang wanita cantik menetuk pintu dan Guntur menyuruhnya masuk.

''Tuan, ada berkas yang harus anda tanda tangani.''

''Taruh di situ.''

"Kenapa sikapnya dengin. Kemarin kemarin dia menatapku sambil tersenyum. Apa Bos sedang jual mahal yaa?"

"Tuan ... berkas ini haus anda tanda tangani sekarang." Ucap nya dengan mendayu dayu, dan itu membuat Guntur langsung menoleh padanya..

Wanita itu tersenyum sambil menunduk, malu malu akan tatapan tajam Guntur yang seakan menginginkan dirinya.

Guntur mengambil berkas itu dan langsung menandatangani berkasnya. ''Ambilah, dan pergi dari sini.''

Gadis itu mengangguk. ''Terima kasih, Tuan.''

''Dan yaa, jangan berbicara dengan nada seperti itu! Membuat ku jijik.''

''Tuan ...''

''Nyah dari sini, atau aku pecat!''

Wanita itu langsung pergi, ia takut dengan tatapn Guntur yang ingin menelan nya hidup hidup.

¤

¤

¤

¤

Sedangkan di sisi lain ... Lisa dan pelayan Rumi kini tengah mengelilingi Dubai Mall. Lisa sangat antusiasi dan membeli apapun yang dia inginkan, termasuk baju baju bagus dan mahal yang belum pernah dia beli.

''Ponsel mana yang anda inginkan, Nona?'' Tanya Rumi, yang melihat Lisa hanya melihat lihat saja.

''Apakah suamiku masih memiliki uang? aku bahkan tidak tau berapa uang yang harus di keluarkan untuk membayar baju-baju itu.''

''Anda meragukan kekayaan keluarga Arrashid?'' Bahkan setengah saham Mall ini milik keluarga Arrashid.''

''Oohh ... baiklah, aku mau yang ini.'' Lisa menunjuk ponsel berwarna ungu muda.''

Rumi mengangguk. ''Nona, Tuan Muda berpesan jika anda boleh membeli ponsel namun tidak boleh menghubungi siapapun terkecuali Ibu anda.''

Lisa yang paham langsung mengangguk, ia tau seberapa besar kebencian Guntur pada sang Kakak. Jadi untuk sekarang ia akan mencari aman sampai Guntur mencintainya.

''Baiklah Rumi, aku boleh ke toko buku?''

Tentu saja Nona, di sebrang sana toko buku. Saya ingin pergi ke kamar kecil terlebih dahulu, nanti saya menyusul.

Lisa mengangguk, lalu mereka berpencar.

Lisa memilih beberapa buku novel yang ingin dia beli, termasuk buku Novel yang romantis agar dia bisa menjerat si sableng titisan unta itu.

Di saat Lisa asik memilih, dia tidak sengaja menubruk seseorang di sampingnya.

DHUUK.

''Ahh, maafkan aku. Eh Sorry ... Sorry ...'' Lisa beberapa kali menunduk meminta maaf.

''It's okay, you're from Indonesia?'' Tanya Pria itu.

Lisa mendongkak ke arah pria yang bertanya padanya, Lisa sedikit terkejut melihat pria tampan. "Ya Allah ... titisan nabi yusuf ganteng bangetttt."

...🌷🌷🌷...

...LIKE.KOMEN.VOTE ...

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Iya lah seneng,bukan kah di umur yg kek Lisa itu seharusnya dia mmg masih sekolah dan kemudian kuliah, Bukannya menjadi penanggung hutang dan kesalahan kakaknya..😌😌

2023-04-26

0

@Nurjanah

@Nurjanah

siapa itu🤔

2023-01-11

0

Ami batam

Ami batam

waduh saingan guntur udh muncul 😃

2023-01-05

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 : Aturan pernikahan.
2 Bab 2 : Hari yang lelah.
3 Bab 3 : Kenapa harus aku.
4 Bab 4 : Pergi ke rumah mertua.
5 Bab 5 : Menyuruh Guntur tinggal di UEA
6 Bab 6 : Membatin.
7 Bab 7 : Pengaruh alkohol.
8 Bab 8 : Sedikit getaran.
9 Bab 9 : Suami VS Pacar.
10 Bab 10 : Meninggalkan Indonesia.
11 Bab 11 : Ejekan adik ipar.
12 Bab 12 : Tawaran dari Jida Lintang.
13 Bab 13 : Bayi besar.
14 Bab 14 : Tonton ini sampai kau mahir.
15 Bab 15 : Mungkin Gensi.
16 Bab 16 : Ancaman untuk Mulan.
17 Bab 17 : Apa yang akan dia lakukan padaku.
18 Bab 18 : Sedikit berubah.
19 Bab 19 : Titisan nabi Yusuf.
20 Bab 21 : Apa dia mulai gila?
21 Bab 22 : Kedatangan Vano.
22 Bab 23 : Sakit.
23 VISUAL
24 Bab 24 : Lisa.
25 Bab 25 : Hari pertama kembali sekolah.
26 Bab 26 : Mulai ...
27 Bab 27 : Modus berujung ....
28 Bab 28 : Terong keturunan arab.
29 Bab 29 : Indah ternyata.
30 Bab 30 : Bermanja.
31 Bab 31 : Kebun binatang.
32 Bab 32 : Oh ...
33 Bab 33 : Idih ... cemburu.
34 Bab 34 : Aktif sekolah.
35 Bab 35 : Drama si Lilis.
36 Bab 36 : Istriku masih suci.
37 Bab 37 : Takut dengan sikap baik mu.
38 Bab 38 : Korea.
39 Bab 39 : Memastikan hati.
40 Bab 40 : Tidak memiliki rasa lagi.
41 Bab 41 : Si Lilis cuci mata.
42 Bab 42 : Menghapus jejak mu.
43 Bab 43 : Awas kau ya!
44 Bab 44 : Pete, wangi wangi surga.
45 Bab 45 : Membeli beberapa hektar tanah.
46 Bab 46 : Di tolak dan mendadak pingsan.
47 Bab 47 : Berkelakuan aneh.
48 Bab 48 : Berkelakuan aneh part 2.
49 Bab 49 : Yang benar saja!
50 Bab 50 : Siapa yang hamilin kamu?
51 Bab 51 : Kehamilan.
52 Bab 52 : Kebahagiaan semua orang.
53 Bab 53 : Kebahagiaan yang tidak terkira.
54 Sebuah tamparan.
Episodes

Updated 54 Episodes

1
Bab 1 : Aturan pernikahan.
2
Bab 2 : Hari yang lelah.
3
Bab 3 : Kenapa harus aku.
4
Bab 4 : Pergi ke rumah mertua.
5
Bab 5 : Menyuruh Guntur tinggal di UEA
6
Bab 6 : Membatin.
7
Bab 7 : Pengaruh alkohol.
8
Bab 8 : Sedikit getaran.
9
Bab 9 : Suami VS Pacar.
10
Bab 10 : Meninggalkan Indonesia.
11
Bab 11 : Ejekan adik ipar.
12
Bab 12 : Tawaran dari Jida Lintang.
13
Bab 13 : Bayi besar.
14
Bab 14 : Tonton ini sampai kau mahir.
15
Bab 15 : Mungkin Gensi.
16
Bab 16 : Ancaman untuk Mulan.
17
Bab 17 : Apa yang akan dia lakukan padaku.
18
Bab 18 : Sedikit berubah.
19
Bab 19 : Titisan nabi Yusuf.
20
Bab 21 : Apa dia mulai gila?
21
Bab 22 : Kedatangan Vano.
22
Bab 23 : Sakit.
23
VISUAL
24
Bab 24 : Lisa.
25
Bab 25 : Hari pertama kembali sekolah.
26
Bab 26 : Mulai ...
27
Bab 27 : Modus berujung ....
28
Bab 28 : Terong keturunan arab.
29
Bab 29 : Indah ternyata.
30
Bab 30 : Bermanja.
31
Bab 31 : Kebun binatang.
32
Bab 32 : Oh ...
33
Bab 33 : Idih ... cemburu.
34
Bab 34 : Aktif sekolah.
35
Bab 35 : Drama si Lilis.
36
Bab 36 : Istriku masih suci.
37
Bab 37 : Takut dengan sikap baik mu.
38
Bab 38 : Korea.
39
Bab 39 : Memastikan hati.
40
Bab 40 : Tidak memiliki rasa lagi.
41
Bab 41 : Si Lilis cuci mata.
42
Bab 42 : Menghapus jejak mu.
43
Bab 43 : Awas kau ya!
44
Bab 44 : Pete, wangi wangi surga.
45
Bab 45 : Membeli beberapa hektar tanah.
46
Bab 46 : Di tolak dan mendadak pingsan.
47
Bab 47 : Berkelakuan aneh.
48
Bab 48 : Berkelakuan aneh part 2.
49
Bab 49 : Yang benar saja!
50
Bab 50 : Siapa yang hamilin kamu?
51
Bab 51 : Kehamilan.
52
Bab 52 : Kebahagiaan semua orang.
53
Bab 53 : Kebahagiaan yang tidak terkira.
54
Sebuah tamparan.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!