Setelah kepulangan Ziell dan Sultan, kini tinggal Guntur dan Lisa yang masih duduk di sofa menghadap kedua orangtuanya. Guntur awalnya ingin pulang, tapi sang Ibu mengatakan jika ada sesuatu yang harus di bicarakan.
Mom Kaleea mengatakan jika Guntur harus tinggal di negara UAE untuk mengurus perusahaan sang Kakek di sana, karna perusahaan di sana tidak ada yang mengurus setelah Jadu Omar ingin pensiun dari perusahaan.
Tentu saja permintaan sang Ibu langsung di tolak dengan tegas, Guntur tidak mau jika harus jauh dari wanita yang masih ada di dalam hatinya ... bahkan Guntur masih berharap jika Ziell kembali padanya.
Mom Kaleea tentu saja tidak tinggal diam, saat sang anak menolak untuk tinggal bersama Nenek nya di negara UEA dan mengancam jika Guntur tidak mau pergi ... maka Guntur tidak akan mendapatkan hak waris dari keluarga Adiwangsa ataupun dari keluarga Arrashid. Yang mana membuat Guntur menggertakkan giginya, dan meng-iya'kan kemauan sang Ibu.
''Baiklah, aku akan pergi.''
''Bawa istrimu sekalian. Tidak mungkin bukan jika kau disana istrimu di sini?''
''Tentu saja aku akan membawanya!'' cetus Guntur.
''Baiklah, kalian mengobrol dulu. Mom ingin berbicara dengan Lisa.'' Mom Kaleea berdiri dari duduknya, melirik Lisa sekilas lalu pergi.
Lisa yang mengerti, ia pun berdiri dan menyusul mertuanya masuk kedalam kamar. Namun sebelum itu, Guntur membisikkan ancaman pada Lisa jika dia tidak boleh berbicara tentang apapun, atau keluarganya akan mati.
Lisa hanya mengangguk.
Di kamar ... Mom Kaleea menunggu Lisa di sofa, ia masih tidak percaya dengan keputusan anaknya yang menikah tanpa sepengetahuan dirinya.
Sesekali Mom Kaleea menghembuskan nafasnya dengan berat, ia memang tidak menyukai Lisa ... karna Lisa bukan tipekal menantu idamannya, tapi jika Guntur menikahi Lisa karna Cinta. Tentu saja ia akan mengalah dan merestui pernikahan mereka.
Masih teringat dengan jelas, bagaimana Guntur membawa Lisa kedalam rumahnya dan mengejutkan semua orang. Termasuk dirinya yang langsung terkena serangan jantung.
•
Pov Mom Kaleea•
Siang itu ... aku dan semua anggota keluarga tengah mengadakan syukuran atas pernikahan Ziell dan Sultan. Awalnya nampak baik-baik saja, hingga tak berapa lama pengajian selesai. Terlihat Guntur anakku datang bersama seorang gadis kecil yang dia cap sebagai istrinya.
Tentu saja ucapan anakku bak suara petir di siang bolong, aku terkejut begitu pun semua orang yang tidak kalah terkejutnya dengan ucapan yang keluar dari bibir Guntur.
''Mom, ini Lisa ... istriku.''
Istri. Anaknya ini memperkenalkan seorang Istri padanya, bahkan aku tidak tau kapan mereka menikah, kenapa aku tidak pernah tau.
"Gu-Guntur ... Nak, apa maksud mu?'' Pertanyaan itu yang aku ucapkan pertama kali, saat Guntur memperkenalkan Istrinya pada semua orang.
Terlihat jika Guntur melihat istri kecilnya dengan senyuman hangat, merangkul gadis itu dalam dekapanya. Membuat aku merasa heran dengan perlakuan lembut anak sulungku.
''Apa Mom masih belum mengerti? Ini Lisa istriku, istri yang baru satu hari aku nikahi''
What! Tambah murka aku mendengar jika Guntur baru saja menikah dan tidak membicarakan ini padaku. ''Guntur, jangan bercanda!'' Aku membentaknya.
''Tidak ada yang bercanda, Mom. This is the truth.''
Itulah jawaban yang keluar dari anak titisan unta itu, dengan muka masabodo nya. Ingin aku mencekik berandal satu ini, namun aku tidak kuasa saat teringat bagaimana perjuanganku saat melahikannya.
Aku melihat gadis kecil yang sedang Guntur rangkul dari atas sampai bawah, dimana aku merasa jika Gadis kecil itu merasa ketakutan dan aku bertanya langsung pada Guntur.
''Dari mana kau memungutnya? apa tidak ada wanita lain yang patut kau nikahi!'' Aku membentak Guntur, karna aku tidak percaya jika anakku menikahi gadis yang tidak di ketahui babat bibit bibotnya.
Bukan maksud hatiku untuk menghina, tapi aku sudah memiliki calon yang pas untuk Guntur. Dan si sableng itu malah berkata jika aku harus menghargai keputusan nya, dan jangan ikut campur.
Apa dia sudah gila berkata seperti itu, aku ini ibunya ... tentu saja aku harus ikut campur karna aku ingin yang terbaik untuk anakku.
•
Pov end•
''Mom ...'' Lisa mengetuk pintu, yang mana membuyarkan lamunan Mom Kaleea.
''Masuk.''
Lisa dengan perlahan membuka pintu kamar mertuanya, lalu berjalan menghampiri Mom Kaleea. ''Mom, ingin berbicara dengan Lisa?''
''Haaahh ... duduklah.'' Mom Kaleea menepuk sofa di sebelahnya.
Lisa dengan perlahan duduk di sebelah Mom Kaleea, agak sedikit ngeri karna Mom Kaleea terus menatapnya dengan tatapan Sulit di artikan.
''Apa Guntur tidak membelikan mu Baju?''
''Hah? Ahhh ... he he It-it Mom, Umm.'' Lisa tidak tau mau menjawab apa.
Mom Kaleea yang mengerti, langsung berdiri dari duduknya dan membuka lemari panjang dan besar miliknya. Mengambil beberapa pakaian dan beberap set perhiasan.
Ia memang tidak menyukai Lisa, tapi ia mencoba untuk mengerti keadaan dan perlahan menerima Lisa sebagai menantunya.
''Ini, pakai dan gunakan. Jangan membuat keluarga Arrashid malu. Kau dan suami mu akan tinggal di Dubai, dimana tempat kelahiran ku dan Nenek dari Suami mu ada di sana.''
Lisa tidak tau apa yang harus dia lakukan, apa ia harus menerima semua pemberian dari mertunya. Apa si Tuan Arrogant tidak akan memarahinya? Itulah saat ini Lisa pikirkan.
''Kenapa ... Kau tidak menyukainya?''
Lisa langsung menoleh dan menggeleng, ''Bukan gitu Mom, tapi ... ta-tapi.''
''Tidak apa, Guntur tidak akan marah.''
''Haah, iya Mom. Terima kasih.''
Mom Kaleea sedari tadi melihat tingkah Lisa, ia mengira jika Lisa sedang gelisah dan ketakutan. Membuat Ia menjadi penasaran.
''Lisa, apa ... Guntur memperlakukan mu dengan baik?''
Deg.
"Iya Mom, anak mu memperlakukan ku dengan buruk. Bahkan tadi saja dia menjambakku." Ingin sekali Lisa mengadu, tapi mulutnya kelu dan malah tersenyum.
''Iya Mom, Suamiku baik.''
''Aku tidak tau bagaimana bisa kalian menikah, tapi aku sebagai Ibu hanya bisa mendo'akan terbaik untuk kalian.'
''Te-Terima kasih Mom.''
''Baik, cepat gantilah baju karna aku tidak suka baju mu.'' Mom Kaleea Berdiri dari duduknya dan pergi meninggalkan Lisa untuk mengganti pakaian.
Sedangkan Lisa terlihat menghela nafas, dan bergumam. ''Tidak anak, tidak ibu ... sama sama cetus dan menghina pakaian ku, tapi Mom lebih baik di bandingkan anaknya.'' Gerutu Lisa berdiri dari duduknya dan mengambil baju untuk segera dia ganti.
Setelah beberapa menit Lisa mengganti baju, Ia di kejutkan dengan adanya Guntur yang berdiri di luar pintu kamar mandi dan menatapnya dengan tajam.
''Tu-Tuan.''
Guntur melihat Lisa dari atas sampai bawah, lalu melihat kalung yang cantik melingkar di leher Lisa.
Guntur melangkah maju, sedangkan Lisa melangkah mundur untuk menghindari apa yang ingin Guntur lakukan padanya. Namun siapa sangka, jika Guntur mengelus telapak tangan Lisa dengan Lembut. membuat Lisa heran dengan perlakuan Guntur kali ini.
''Tu-Tuan.''
Guntur tidak menghiraukan, dia sedang asik mencium telapak tangan Lisa. Bukan karna dia suka, melainkan tangan Lisa masih membekas parfum Ziell saat sedang bersalaman tadi. Sungguh, Guntur benar-benar terobsesi oleh tantenya sendiri hingga membuat Guntur setengah gila.
•
...🌷🌷🌷...
...LIKE.KOMEN.VOTE...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 54 Episodes
Comments
A R
lahh gledek otaknya udh miring banyak ini
2022-12-19
2
@Nurjanah
emak sama bapak nya baik. kenapa anaknya jadi begitu yaa
2022-12-18
0
Shani_Niea
lanjut thor. gereget banget sama si Guntur
2022-12-18
0