3. Mulai Bekerja

Keuangan Eca makin hari makin menipis. Rasanya tabungannya sudah tidak cukup lagi untuk membuatnya sanggup bertahan sampai tiga bulan berikutnya. Ia mulai mengirim CV lamaran ke beberapa hotel di Jakarta sebagai cleaning servis.

Mungkin dilihat dari tampilan Eca saat ini, ia mungkin tidak pantas bekerja sebagai cleaning servis. Tapi ia hanya mampu mendapatkan peluang pekerjaan itu karena ia belum mendapatkan gelar dokter.

Karena kebaikan Delvin yang membolehkan dirinya menitipkan bayi kembarnya pada pelayan di rumahnya membuat ia sangat lega memanfaatkan kebaikan pria tampan itu. Hanya saja, Delvin tidak mengetahui pekerjaan apa yang akan digeluti oleh Eca saat ini.

Usia bayinya yang saat ini sudah menginjak enam bulan. Itu berarti ia sudah bisa meninggalkan bayi itu untuk bekerja.

Bibi Inem adalah mantan baby sitter nya Delvin. Bibi Inem ditugaskan oleh tuan Delvin untuk menjaga si kembar bila Eca sedang bekerja.

Usai melakukan interview dengan HRD hotel itu, Eca diterima di hotel itu sebagai cleaning servis dan ia akan memulai pekerjaannya besok pagi.

"Apakah kamu yakin bisa bekerja sebagai cleaning servis? Apakah ijasahmu hanya sampai SMA saja?"

Tanya Tuan Gunawan yang melihat tampilan Eca seperti gadis yang sangat cerdas dan memiliki intelektual tinggi saat melakukan wawancara dengannya.

"Saya tidak punya skill yang lainnya tuan selain tenaga saya." Ucap Eca tegas.

"Ok, mulai besok anda sudah boleh bekerja di hotel ini."

"Alhamdulillah, terimakasih Tuan!"

Wajah Eca berbinar penuh syukur lalu menyalami tuan Gunawan sebelum meninggalkan ruang kerja itu.

"Sepertinya gadis itu penuh dengan misteri. Kita lihat saja Ayesha. Aku yakin kamu punya kemampuan lain yang kamu sembunyikan."

Ucap tuan Gunawan penuh curiga.

Eca pulang dengan membawa perasaan gembira karena ia akhirnya mendapatkan pekerjaan.

Ia memencet bel rumah milik tuan Delvin untuk menjemput bayi kembarnya.

"Silahkan masuk nona!" Ucap satpam ramah.

"Saya tunggu di sini saja bang!"

"Baiklah."

Satpam menghubungi bibi Inem untuk mengantar baby kembarnya Eca.

"Ya ampun, apakah mereka menyusahkan bibi?"

"Tidak non. Mereka bayi yang sangat manis dan bibi terhibur dengan kehadiran mereka. Banyak pelayan sangat suka dengan si kembar."

Ucap bibi Inem seraya menyerahkan tas bayinya pada Eca.

Eca membawa pulang bayinya ke rumahnya. Ia mengajak keduanya bermain dan terlihat sangat seru.

"Ciky, Chiko! Bunda sudah mendapatkan pekerjaan. Bunda harap kalian tidak rewel saat bunda tinggal kerja. Kalian harus patuh pada bibi Inem, kalian mengerti?"

"Ya..ya . .ya!" Ucap keduanya sok tahu.

"Kalian mengerti?" Tanya Eca sekali lagi saat keduanya mengangguk secara bersamaan.

"Astaga! Muuachh.. Kalian adalah anak bunda yang sangat hebat. Doain bunda ya sayang agar bunda sehat terus untuk mencari uang untuk menghidupi kalian."

Eca mengajak keduanya tidur siang sambil memberikan botol susu formula kepada keduanya masing-masing.

Mereka sudah bisa memegang botol susunya sendiri sambil tiduran di antara dua lengan ibunya.

"Chiko, Ciky! Tidak apa bunda menjadi perawan tua asalkan kalian tetap bersama bunda sampai kalian suatu saat nanti menikah.

Jadilah anak-anak yang Sholih agar tidak terjerumus di lembah dosa seperti yang dilakukan oleh kedua orangtua kalian."

Ucap Eca sambil berkaca-kaca.

Gadis ini ikut tertidur saat rasa ngantuk ikut menghampirinya.

...----------------...

Keesokan harinya, Eca sudah berada di hotel itu, mulai dengan pekerjaannya sebagai cleaning servis. Ia mulai bekerja dari pukul sepuluh pagi hingga sembilan malam.

Di hari pertamanya bekerja, ia sudah mendapatkan tip dari penghuni hotel. Eca sangat senang dengan rejeki yang tak terduga itu. Setiap kamar yang ia bersihkan, ada saja tamu hotel itu memberikannya tip.

Eca melakukan tugasnya dengan sebaik mungkin dan itu bosnya yang bagian cleaning servis sangat senang melihat hasil kerja eca.

Dari waktu ke waktu, Eca tidak pernah mengeluhkan pekerjaannya. Hanya saja baby kembarnya jadi selalu menginap di mansionnya tuan Delvin dan tidur bersama dengan pria tampan itu.

Saat ia sudah berada di depan pagar rumahnya Delvin, satpam memintanya untuk pulang karena sudah terlalu malam.

"Pak Andi! Saya mau mengambil si kembar." Pinta Eca.

"Tapi si kembar sudah tidur non."

"Emangnya nggak boleh dibawa keluar si kembarnya?"

"Masalahnya si kembar selalu bermain dengan tuan hingga mereka tidur di kamarnya tuan Delvin."

Deggggg....

"Astaga!"

Sentak Eca terlihat syok.

"Sebaiknya nona pulang saja. Biasanya kalau baby kembar tidak tidur, pasti bibi Inem akan mengantarkan mereka ke nona, tapi si kembar sudah tidur sama tuan, kami tidak berani membangunkan tuan, nona." Ucap Pak Andi.

"Apakah tidak masalah pak, jika bayiku akan mengganggu tuan Delvin? Ini sudah berkali-kali lho pak, si kembar menginap di sini."

Ucap Eca sedikit kesal.

"Justru tuan jadi semangat untuk cepat pulang ke rumah semenjak nona bekerja dan si kembar dititipkan pada bibi Inem." Ucap Pak Andi.

"Iya juga sih pak. Lagian ini sudah jam sebelas malam pasti tuan Delvin akan marah kalau tidurnya terganggu. Tapi bagaimana kalau kembarnya yang mengganggu tidur tuan Delvin?"

"Nanti kalau si kembarnya rewel, pasti dia akan menghubungi nona Eca."

Ucap pak Andi penuh kesabaran hadapin Eca.

"Baiklah. Kalau begitu saya pulang dulu pak Andi. Tapi kalau ada apa-apa tolong bangunkan saya.Pintu pagarnya tidak akan saya kunci." Ucap Eca.

"Baik nona Eca."

"Ini sudah sekian kalinya, aku harus tidur sendirian tanpa si kembar."

Ucap Eca kelihatan sedih.

Sebenarnya di dalam kamar tuan Delvin, pria tampan itu belum tidur sama sekali. Ia hanya tidak ingin bayi itu selalu di bawa pulang saat menjelang larut malam oleh Eca walaupun rumah mereka berdekatan.

Entah mengapa rasa chemistry yang kuat antara ia dan bayi kembar itu yang membuatnya menjadi punya peran baru menjadi ayah dari si kembar.

Keesokan paginya, Eca sudah berada di depan pagar rumah tuan Delvin. Ia ingin menjemput si kembar karena sangat merindukan si kembar.

Rupanya bayi kembar itu sudah di mandikan oleh tuan Delvin sendiri dan mengenakan baju baru yang belum pernah di belikan oleh Eca.

Sekarang Tuan Delvin sendiri yang mengantar bayi kembar itu pada Eca membuat gadis itu salah tingkah.

"Apakah kamu akan pulang malam lagi, hmm?" Tanya Tuan Delvin.

"Hari ini saya lagi off Tuan." Ujar Eca.

"Berarti baby kembarnya tidak dititipkan hari ini pada bibi Inem?"

"Iya Tuan. Hari ini saya ingin menghabiskan waktu untuk bermain dengan si kembar."

Ucap Eca sambil menggendong Chiko.

Sementara Ciky masih bergelantungan di lehernya tuan Delvin.

"Sekarang ayah mau kerja, kalian sama bunda dulu ya!"

Ucap tuan Delvin dengan entengnya.

Delvin menyerahkan Ciky kepada Eca. Ia pun masuk ke mobilnya dan melambaikan tangannya ke arah baby kembar. Sementara Eca masih dengan raut wajah bingungnya mendengar ocehan tuan Delvin.

"Da..Ayah!" Ucap Ciky membuat jantung Tuan Delvin seakan terhenti..

"Berhenti!"

Pinta tuan Delvin pada sopirnya.

Mobil itu seketika berhenti dan tuan Delvin keluar menemui Ciky yang masih setia dengan senyumnya.

"Ciky panggil apa sayang? Coba katakan lagi a..yah..a yah!" Pinta tuan Delvin.

"Ayah..ayah..ayah!"

Ujar keduanya serentak membuat Delvin mengajak si kembar dan Eca ikut masuk ke mobilnya.

"Kita mau ke mana tuan?"

"Keliling komplek sebentar. Aku sedang senang hari ini karena mereka berhasil memanggil aku ayah."

Ucap tuan Delvin sambil mengecup si kembar yang sedang berada dalam gendongannya Eca.

"Tuan Delvin!"

"Hmm!"

"Saya harap jangan pernah memperkenalkan anda sebagai ayah mereka. Karena kamu bukan ayah mereka." Pinta Eca serius.

Tuan Delvin menarik nafasnya dalam lalu membahas perkataan Eca tidak kalah sengitnya.

"Mereka akan menjadi anak-anakku, jika kamu mau menikah denganku."

Glekkkk....

Terpopuler

Comments

Sandisalbiah

Sandisalbiah

semoga kebaikan Eca pd si kembar akan membawa kebaikan pd hidup Eca sendiri..

2024-01-19

0

Queen Tdewa

Queen Tdewa

gercep ouy ... luar biasa

2023-02-12

2

Sri Hariati

Sri Hariati

ni baby twins bener2 genius ya hehe usia 6 bln udan bisa ngomong " a..yah a..yah". bayi masa kini yang ada hanya di dunia noveltoon🤭😊😊

2023-02-03

1

lihat semua
Episodes
1 1. Wanita Hamil
2 2. Tetangga Yang Baik!
3 3. Mulai Bekerja
4 4. Jadi Perhatian
5 5. Penuh Pertimbangan
6 6. Belum Tertarik
7 7. Mulai terungkap!
8 8. Merawat Bersama
9 9. PENGAKUAN
10 10. Pengunduran Diri
11 11. Menikah
12 12. Terhalang Restu
13 13. Melanjutkan Yang Tertunda
14 14. Pertemuan
15 15. Masa lalu Haidar
16 16. Kau...?"
17 17. Cinta Satu Malam
18 18. Gagal
19 19. Keputusan
20 20. Kegelisahan Delvin
21 21. Solusi
22 22. Dokter Kecil
23 23. Kehebatan Ciky
24 24. Pujian
25 25. Gugup
26 26. Salah Paham..!
27 27. Undangan Makan Malam
28 28. Berusaha jujur!
29 29. Kegilaan Delvin...!
30 30. Kau...!
31 31. Pertengkaran
32 32. Terjebak Sendiri Dengan Ancamannya!
33 33. Akhirnya Ketemu Juga!
34 34. Perang Di Mulai
35 35. Keributan
36 36. TIDAK TERIMA
37 37. Yang Sebenarnya!
38 38. Balas Dendam
39 39. Menjadi Tawanan
40 40. Salah Target !
41 41. Memberi Kesempatan
42 42. Kecerobohan Alin!
43 43. Kedatangan Haidar
44 44. Mencoba Lagi
45 45. Kesedihan Eca
46 46. Keberuntungan Untukku!
47 47. Bawa Kabur
48 48. Penyesalan Alin
49 49. Kontak Batin
50 50. Pengorbanan Haidar
51 51. Cinta Tanpa Batas
52 52. Mencintaimu Bukan Perkara Mudah!
53 53. Peran Si Kembar
54 54. Tidak Ingin Bertemu
55 55. Pembalasan Setimpal
56 56. Menuntut Keadilan
57 57. Permintaan Aneh
58 58. Akhirnya Bertemu
59 59. Baby kuartet
60 60. Kecemburuan Eca
61 61. Peran Eca
62 62. Arti Senyuman Eca
63 63. Tak Akan Terulang Lagi
64 64. Faktor Genetik
65 65. Aksi Baby Adam
66 66. Lamaran dadakan
67 67. Pilihan Sulit
68 68. Penyesalan Mertua
69 69. Tinggal Bersama
70 70. Prestasi Si Kembar
71 71. Perlawanan Si Kembar
72 72. Mengakui Kehebatan Si Kembar
73 73. Tujuh Tahun Kemudian
74 74. Tapi Aku sudah bertemu Bidadari!
75 75. Jatuh Cinta
76 76. Terjebak Sendiri
77 77. Masih Marah
78 78. Cinta Yang Manis
79 79. Gadis Aneh
80 80. Mengejar Cinta Dokter Chiko **BAB INI RADA SEDIH YA**
81 81. Tidak Tertolong
82 82. Mengabulkan
83 83. Kebahagiaan Berganti Duka
84 84. Dia Kembali..!
Episodes

Updated 84 Episodes

1
1. Wanita Hamil
2
2. Tetangga Yang Baik!
3
3. Mulai Bekerja
4
4. Jadi Perhatian
5
5. Penuh Pertimbangan
6
6. Belum Tertarik
7
7. Mulai terungkap!
8
8. Merawat Bersama
9
9. PENGAKUAN
10
10. Pengunduran Diri
11
11. Menikah
12
12. Terhalang Restu
13
13. Melanjutkan Yang Tertunda
14
14. Pertemuan
15
15. Masa lalu Haidar
16
16. Kau...?"
17
17. Cinta Satu Malam
18
18. Gagal
19
19. Keputusan
20
20. Kegelisahan Delvin
21
21. Solusi
22
22. Dokter Kecil
23
23. Kehebatan Ciky
24
24. Pujian
25
25. Gugup
26
26. Salah Paham..!
27
27. Undangan Makan Malam
28
28. Berusaha jujur!
29
29. Kegilaan Delvin...!
30
30. Kau...!
31
31. Pertengkaran
32
32. Terjebak Sendiri Dengan Ancamannya!
33
33. Akhirnya Ketemu Juga!
34
34. Perang Di Mulai
35
35. Keributan
36
36. TIDAK TERIMA
37
37. Yang Sebenarnya!
38
38. Balas Dendam
39
39. Menjadi Tawanan
40
40. Salah Target !
41
41. Memberi Kesempatan
42
42. Kecerobohan Alin!
43
43. Kedatangan Haidar
44
44. Mencoba Lagi
45
45. Kesedihan Eca
46
46. Keberuntungan Untukku!
47
47. Bawa Kabur
48
48. Penyesalan Alin
49
49. Kontak Batin
50
50. Pengorbanan Haidar
51
51. Cinta Tanpa Batas
52
52. Mencintaimu Bukan Perkara Mudah!
53
53. Peran Si Kembar
54
54. Tidak Ingin Bertemu
55
55. Pembalasan Setimpal
56
56. Menuntut Keadilan
57
57. Permintaan Aneh
58
58. Akhirnya Bertemu
59
59. Baby kuartet
60
60. Kecemburuan Eca
61
61. Peran Eca
62
62. Arti Senyuman Eca
63
63. Tak Akan Terulang Lagi
64
64. Faktor Genetik
65
65. Aksi Baby Adam
66
66. Lamaran dadakan
67
67. Pilihan Sulit
68
68. Penyesalan Mertua
69
69. Tinggal Bersama
70
70. Prestasi Si Kembar
71
71. Perlawanan Si Kembar
72
72. Mengakui Kehebatan Si Kembar
73
73. Tujuh Tahun Kemudian
74
74. Tapi Aku sudah bertemu Bidadari!
75
75. Jatuh Cinta
76
76. Terjebak Sendiri
77
77. Masih Marah
78
78. Cinta Yang Manis
79
79. Gadis Aneh
80
80. Mengejar Cinta Dokter Chiko **BAB INI RADA SEDIH YA**
81
81. Tidak Tertolong
82
82. Mengabulkan
83
83. Kebahagiaan Berganti Duka
84
84. Dia Kembali..!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!