19. Nomor Ponsel

Laras yang sejak tadi diam di kamarnya, menenangkan hatinya yang terasa sakit menyaksikan kemesraan yang di tampilkan suaminya pada gadis bernama Jasmin. Entah dia sudah menaruh hati atau karena merasa Danu adalah suaminya, sehingga perlakuan tadi pagi pada pacar SMAnya itu sangat menyakitkan.

"Kenapa mas Danu tega banget sama aku. Kenapa dia menyuruh gadis itu datang ke rumah ini?" gumam Laras,hatinya sesak memikirkan adegan mesra tadi pagi.

"Apa memang aku tidak pernah di anggap olehnya? Lalu, buat apa aku bertahan di sini?" ucap Laras bermonolog.

Tak terasa air matanya meleleh, dia merutuki nasibnya yang terabaikan oleh suaminya. Acuh padanya tapi sama gadis itu sangat lembut.

"Ah, aku harus sadar diri. Di mata mas Danu aku hanyalah bayangan, bahkan bayangan saja tidak pernah di anggap ada."

Laras menarik nafas panjang, membuang segala beban hatinya. Lalu dia bangkit dari rebahan di kasurnya, keluar kamar menuju dapur. Rencananya tadi dia akan memasak untuk makan siangnya, lalu dia akan keluar rumah menghilangkan segala sesak di hati.

Ya, dia akan pergi ke kedai kopi. Menemui Anisa, mencurahkan segala kesedihan dan sakit hatinya. Dia tidak peduli dengan suaminya itu. Yang peting, sebelum Danu pulang

Jam dua siang, Laras pergi ke kedai kopi. Rencananya dia akan memberi kejutan pada Anisa atas kunjungannya itu. Ojek yang dia tumpangi sampai di depan kedai kopi milik Andre, dia membayar tarif ojek online itu.

Laras melangkah pasti ke dalam kedai, dia bertemu Astri yang dulu bekerja dengannya.

"Eh, Laras. Kamu datang kesini, mau masuk kerja lagi?" tanya Astri heran.

"Ngga mba, mau ketemu Anisa aja kok." ucap Laras sambil tersenyum.

"Bagaimana kabar kamu?" tanya Astri lagi.

"Alhamdulillah baik mba, mba Astri sendiri gimana? Apa sudah ada penggantiku sebagai asisten mba Astri?" tanya Laras.

"Kamu mau jadi asistenku lagi?" Astri balik tanya.

"Ah ngga mba, untuk saat ini. Aku hanya mau ketemu Anisa aja sih."

"Anisa ada di dalam, kayaknya lagi rame deh kedainya. Jadi mungkin kamu menunggu lama." ucap Astri.

"Iya mba, ngga apa-apa. Aku duduk-duduk aja di kursi paling pojok itu." kata Laras menunjuk kursi yang di pojok.

"Ya udah, kamu kesana aja. Nanti aku kasih tahu Anisa kalau kamu ingin bertemu dengannya."

Laras mengangguk, Astri masuk ke dapur lagi lewat pintu belakang. Laras masuk dari arah samping untuk menuju kursi yang tadi dia tunjuk. Laras duduk dan meletakkan tas selempangnya di atas meja, tak lupa dia mengambil ponselnya untuk sekedar membuka sosial medianya sembari menunggu Anisa datang.

Tampak status seseorang baru muncul di beranda sosial medianya, Laras menatap gambar yang terpampang di beranda itu dengan tulisan, 'bahagia bersamamu'.

Begitu tulisan status sosial media dari Danu yang memposting poto dirinya dan Jasmin.

Seketika wajah Laras berubah, dia meletakkan ponselnya di meja. Menatap ke depan dengan rasa sakit di hatinya mengingat kata-kata manis dari Danu di postingan sosial medianya. Kemudian dia menarik nafas panjang dan mengambil kembali ponselnya untuk keluar dari aplikasi sosmed itu.

Dia kini membuka youtube untuk melihat tutorial memasak. Ya, lebih baik dia melihat tutorial memasak atau membuat kue. Dia ingat, kalau dia masih diam di rumah Danu dan masih di acuhkan dia ingin mandiri membuka toko online dan mengantarkannya secara langsung pada pelanggan untuk membuang jenuh karena sepi di rumah.

Dia akan berusaha mendapatkan uang sendiri, karena dia tidak tahu akan berapa lama Danu menjamin hidupnya nanti. Lama dia berkutat melihat youtube untuk melihat masakan apa yang dia sukai dan gampang di buat.

Lalu dia mendownload beberapa resep masakan dan membuat kue untuk nanti dia buat dan di pasarkan di media sosialnya.

"Laras?"

Sapa Andre ketika Laras sedang sibuk dengan gadgetnya. Laras mendongak, lalu tersenyum. Andre mendekat dan duduk di depan Laras.

"Kamu mau masuk kerja lagi?" tanya Andra.

"Ngga kak, cuma main aja. Dan pengen ketemu sama Anisa." jawab Laras.

"Kenapa kamu keluar dari kedaiku?" tanya Andre.

"Ngga apa-apa kak, ingin membuka gerai kue secara online kak." jawab Laras berbohong.

"Oh ya? Bagus itu, kalau itu aku dukung kamu berkembang." kata Andre.

"Iya kak, terima kasih." kata Laras lega.

Dia tahu Anisa tidak mengatakan apa yang dia alami itu pada Andre. Karena sepertinya Andre tidak bertanya macam-macam padanya.

"Sebenarnya aku ingin ngobrol banyak sama kamu Laras, tapi kok ngga ada waktu terus. Kamu keluar dari kedaiku, jadinya ngga ada kesempatan ngobrol santai sama kamu." kata Andre lagi.

"Kak Andre kan sibuk. Mana bisa ngobrol santai sama aku." kata Laras.

"Hahah! Ngga juga, hanya saja aku sedang membuat proyek baru. Jadi memang agak sibuk. Lain kali aku ingin ngobrol berdua sama kamu, kamu harus mau ya." kata Andre.

"Mau apa kak?" tanya Laras penasaran.

"Ya, ada lah pokoknya. Tapi aku minta nomor ponsel kamu." kata Andre.

"Buat apa kak?"

"Ya, buat menghubungi kamu." kata Andre lagi.

Laras diam, dia tidak tahu apakah akan memberikan nomor ponselnya atau tidak.

"Laras?"

"Iya kak."

Laras pun menyebutkan nomor ponselnya pada Andre. Andre senang, dia lalu menuliskan nomor ponsel Laras di ponselnya.

"Nanti kapan-kapan aku hubungi kamu." kata Andre lagi.

"Iya kak."

Setelah mengobrol sebentar, Andre pun kembali ke dalam kantornya dan Laras masih diam di sana. Menunggu Anisa memiliki waktu senggang.

_

Malam sudah begitu larut, Danu belum juga pulang. Laras kembali menunggu suaminya pulang, walau kapasitasnya sebagai istri tidaklah penting bagi Danu, namun dia tetap akan menunggu Danu pulang.

Tak lama mobil Danu memasuki halaman rumah dan berhenti, dia keluar dan langsung masuk ke dalam rumah tanpa melihat Laras duduk di kursi ruang tamu.

"Baru pulang mas?" tanya Laras dari belakang.

Danu menoleh, lalu berlalu begitu saja tidak mengindahkan pertanyaan istrinya. Laras pun menghela nafas panjang.

Setelah mengunci pintu depan, Laras masuk ke dalam kamarnya dan langsung tidur karena dia sangat mengantuk sekali.

_

_

****************

Terpopuler

Comments

Anita Almantik

Anita Almantik

jangan pedulikan Danu laras
jadi perempuan harus mandiri

2022-12-23

1

Aisyah Luqman

Aisyah Luqman

gemes sama laras
terlalu lemah !!!

2022-12-22

1

heni diana

heni diana

Semoga andrew membantu laras untuk merintis usahanya,, setelah usahanya berkembang kmu pergi aja laras karan danu g menghargai kmu sma sekali..

2022-12-22

0

lihat semua
Episodes
1 01. Mendadak Menikah
2 02. Perjanjian Nikah
3 03. Meninggalnya Ibu Ramona
4 04. Layaknya Seorang Istri
5 05. Merasa Terhianati
6 06. Di Perputakaan
7 07. Di Usir Dari Rumah
8 08. Menginap Di Kost Anisa
9 09. Di Kedai Kopi
10 10. Pacar Andre
11 11. Surat Wasiat
12 12. Kebimbangan Laras
13 13. Perjanjian Lagi
14 14. Pagi Hari
15 15. Kantor Pengacara
16 16. Mengenai Ibu Ramona
17 17. Membacakan Wasiat
18 18. Jasmin Berkunjung
19 19. Nomor Ponsel
20 20. Rencana Danu Untuk Laras
21 21. Telepon
22 22. Di Pamggil Pak Robi
23 23. Laras Bercerita
24 24. Kesibukan Laras
25 25. Danu Marah
26 26. Pindah Rumah
27 27. Melamar Jasmin
28 28. Pernikahan Danu Dan Jasmin
29 29. Daftar Kuliah
30 30. Menginap Acara Kampus
31 31. Mencari Jasmin
32 32. Makan Di Rumah Laras
33 33. Tidak Dapat Jatah
34 34. Danu Kesal
35 35. Ke Rumah Laras Lagi
36 36. Hanya Pelampiasan Saja?
37 37. Perubahan Sikap Danu
38 38. Jasmin Selingkuh
39 39. Menginap
40 40. Bertengkar
41 41. Melihatnya
42 42. Periksa
43 43. Bertemu Andre
44 44. Andre Kecewa
45 45. Danu Terkejut
46 46. Danu Vs Andre
47 47. Jasmin Pura-pura
48 48. Curhatan Danu
49 49. Menyewa Orang
50 50. Di Depan Toko Kue
51 51. Membujuk Jasmin
52 52. Datang Bersama
53 53. Datang Lagi
54 54. Orang Suruhan
55 55. Bukti
56 56. Fakta Di Luar Dugaan
57 57. Nasehat Rizwan
58 58. Dua Perasaan Berbeda
59 59. Sikap Danu
60 60. Memberi Pelajaran
61 61. Ibu Dan Anak
62 62. Selesai Makan Siang
63 63. Foto-Foto
64 64. Syok
65 65. Surat Cerai
66 66. Ke Panti Asuhan
67 67. Mencari Laras
68 68. Sosial Media
69 69. Di Pemakaman
70 70. Di Pemakaman 2
71 71. Melahirkan
72 72. Perasaan
73 73. Salah Paham
74 74. Kejutan Di Rumah Baru
75 75. Obrolan Santai
76 76. Tidak Bisa Menggantikan
77 77. Menemui Jasmin
78 78. Lagi Aneh
79 79. Bukan Laki-Laki Romantis
80 80. Kebahagiaan Danu Dan Laras
Episodes

Updated 80 Episodes

1
01. Mendadak Menikah
2
02. Perjanjian Nikah
3
03. Meninggalnya Ibu Ramona
4
04. Layaknya Seorang Istri
5
05. Merasa Terhianati
6
06. Di Perputakaan
7
07. Di Usir Dari Rumah
8
08. Menginap Di Kost Anisa
9
09. Di Kedai Kopi
10
10. Pacar Andre
11
11. Surat Wasiat
12
12. Kebimbangan Laras
13
13. Perjanjian Lagi
14
14. Pagi Hari
15
15. Kantor Pengacara
16
16. Mengenai Ibu Ramona
17
17. Membacakan Wasiat
18
18. Jasmin Berkunjung
19
19. Nomor Ponsel
20
20. Rencana Danu Untuk Laras
21
21. Telepon
22
22. Di Pamggil Pak Robi
23
23. Laras Bercerita
24
24. Kesibukan Laras
25
25. Danu Marah
26
26. Pindah Rumah
27
27. Melamar Jasmin
28
28. Pernikahan Danu Dan Jasmin
29
29. Daftar Kuliah
30
30. Menginap Acara Kampus
31
31. Mencari Jasmin
32
32. Makan Di Rumah Laras
33
33. Tidak Dapat Jatah
34
34. Danu Kesal
35
35. Ke Rumah Laras Lagi
36
36. Hanya Pelampiasan Saja?
37
37. Perubahan Sikap Danu
38
38. Jasmin Selingkuh
39
39. Menginap
40
40. Bertengkar
41
41. Melihatnya
42
42. Periksa
43
43. Bertemu Andre
44
44. Andre Kecewa
45
45. Danu Terkejut
46
46. Danu Vs Andre
47
47. Jasmin Pura-pura
48
48. Curhatan Danu
49
49. Menyewa Orang
50
50. Di Depan Toko Kue
51
51. Membujuk Jasmin
52
52. Datang Bersama
53
53. Datang Lagi
54
54. Orang Suruhan
55
55. Bukti
56
56. Fakta Di Luar Dugaan
57
57. Nasehat Rizwan
58
58. Dua Perasaan Berbeda
59
59. Sikap Danu
60
60. Memberi Pelajaran
61
61. Ibu Dan Anak
62
62. Selesai Makan Siang
63
63. Foto-Foto
64
64. Syok
65
65. Surat Cerai
66
66. Ke Panti Asuhan
67
67. Mencari Laras
68
68. Sosial Media
69
69. Di Pemakaman
70
70. Di Pemakaman 2
71
71. Melahirkan
72
72. Perasaan
73
73. Salah Paham
74
74. Kejutan Di Rumah Baru
75
75. Obrolan Santai
76
76. Tidak Bisa Menggantikan
77
77. Menemui Jasmin
78
78. Lagi Aneh
79
79. Bukan Laki-Laki Romantis
80
80. Kebahagiaan Danu Dan Laras

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!