After Mistake

Sekujur tubuh Aina begetar hebat, saat melihat dua garis yang terpampang nyata di sebuah alat tes kehamilan yang dia beli pagi ini. Satu bulan sudah sejak kejadian itu, dan ketakutannya terbukti sudah. "Apa yang harus aku lakukan sekarang."

"Aina, apa yang ada di tanganmu itu?" tanya sang Kakak ipar yang tiba-tiba saja datang ke kamar Aina. Raut wajah curiga kini terlihat jelas saat ia melihat Aina menyembunyikan benda kecil itu.

"Tidak ada apa-apa, Kak Lin." Wajahnya mulai memucat dengan keringat dingin yang mulai berjatuhan dari dahinya. Sebagai seorang wanita yang selalu menjaga kesuciannya, tentu ini adalah pukulan berat.

"Berikan benda itu, sekarang!" Bentak Kak Lin. Dia mendekat dan mengambil paksa benda kecil yang disembunyikan Aina di balik punggungnya. Sejenak dia terdiam melihat benda pipih itu, hingga sedetik kemudian matanya membulat sempurna. "Ai, i-ini ... kamu hamil?"

"Aku ... aku tidak mungkin, pasti itu salah." Aina masih tidak percaya tentang kehamilannya. Meski dia pun tahu kemungkinan itu bisa saja, mengingat satu bulan yang lalu kesuciannya direnggut paksa oleh El Barack.

"Bagaimana mana mungkin salah, ini semua sudah membuktikan kalau kamu hamil!" Kak Lin mencengkram erat kedua sisi bahu Aina. "Sekarang katakan kepada Kakak, siapa yang telah menghamili kamu, hah!?"

"Ada apa ini?" Reynald muncul dengan raut wajah bingung, dia mendekati sang istri yang nampak kesal dan juga Aina yang mulai menangis tersedu-sedu. "Lin, apa yang terjadi. Kenapa Aina menangis?"

"Kamu tanyakan saja kepada adikmu ini. Sudah aku duga dia tidak sepolos itu." Kak Lin, memberikan alat tes kehamilan itu kepada suaminya.

Kakak Aina nampak terkejut saat melihat dua garis merah yang terdapat paa alat itu. Di tatapnya sang adik tak percaya. "Ai, kamu ... ini semua bagaimana mungkin?"

"Mungkin saja. Adik kamu ini, selalu pulang malam. Sudah aku duga dia pasti tidak bekerja." Kak Lin kembali melirik tajam kearah Aina. "Aku tidak mau menanggung malu, siapapun ayah biologis dari anak itu, aku tidak perduli. Kamu harus keluar dari rumah ku!"

"Lin, tahan dulu. Kita harus mendengar Aina." Reynald menatap sang adik lekat. "Aina, sekarang kamu jawab Kakak. Siapa Ayah dari anak itu?"

Bukannya menjawab, Aina malah terdiam menatap sang Kakak. Jawaban apa yang harus aku berikan. Sementara pria itu sudah tidak ada di negara ini. Maafkan aku kak, Kakak pasti sangat kecewa, batin Aina.

"Jawab Kakak, Aina Caroline!" tegasnya. Sebagai anak yatim piatu, Reynald punya tanggung jawab besar kepada sang adik. Namun sayang hari ini dia merasa gagal menjaga sang adik.

"Aku tidak tahu, dan aku tidak mau mencari tahu! Andai kalian tahu betapa traumanya aku, jangan paksa aku untuk menjawab. Aku mohon." Aina terduduk lemas di lantai kamar sambil menutup kedua telinganya.

"Sayang, aku mau kamu bawa adik kamu ini jauh dari rumah kita. Aku akan malu kalau keluargaku dan tetangga sekitar tahu tentang kehamilannya," ucap Kak Lin mendesak sang suami.

Reynald pun mulai di landa kebingungan. Dia harus memilih salah satu, adik atau istrinya. "Jangan desak aku. Biarkan aku berpikir." Tanpa mengatakan apapun lagi, Reynald segera meninggalkan kamar san adik.

Sementara Kak Lin masih berdiri disana, memandang sinis kearah Aina yang terduduk lemas di lantai kamar. "Ck, puas kamu, menjadi beban untuk Kakakmu? Dasar tidak berguna." Dia segera menyusul sang suami yang sudah keluar lebih dahulu.

***

Pukul empat dini hari, Aina yang masih terjaga mulai mengemasi barang-barangnya. Meski sang Kakak belum memutuskan apapun, namun dia sudah memutuskan untuk pergi, agar Reynald dan Kak Lin tidak perlu berdebat hanya karena dirinya.

Setelah kopernya terisi penuh, Aina melangkah pelan keluar dari kamar hingga ke pintu utama. Sebelum benar-benar pergi dari rumah itu, dia kembali menoleh menggedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan untuk terakhir kalinya.

Maafkan aku Kak, aku harus pergi. Ketakutan terbesar ku adalah membebani Kak Rey dan Kak Lin. Sekarang aku akan menanggung ini sendiri, aku berjanji akan menjadi seorang wanita yang kuat dan mandiri, batinnya.

Setelah beberapa saat Aina menyeka air matanya lalu berbalik pergi. Hari ini, takdir menjadi saksi, seorang wanita muda mengambil langkah besar dalam hidupnya. Entah apa yang akan terjadi nanti, namun satu yang pasti, Aina akan mempertahankan anak didalam rahimnya.

***

Empat tahun berlalu...

Pukul sepuluh malam. Seorang pria mengendarai mobil Ferarri berwarna merah dengan kecepatan tinggi. Ia seolah tidak perduli dengan para pengguna jalan lain yang terganggu dengan aksi ngebutnya. "I'm back!!!"

Iringan musik DJ mengiringi perjalanan pria itu hingga akhirnya dia tiba disebuah Mansion mewah milik keluarga, Alexander. Ya, dialah El Barack Alexander. Pria yang diasingkan karena skandal besar dan lebih yang lebih menyedihkan dia di diagnosa kanker perut sebulan setelah tiba di Melbourne.

Namun semua itu sudah berakhir. Sekarang dia sudah terbebas dari hukuman dan juga penyakitnya. Dia kembali untuk memulai kehidupannya kembali, meski ada satu hal yang tidak akan bisa di perbaiki.

"Akhirnya kamu kembali," ucap seorang pria paruh baya yang sedang berdiri di depan jendela besar di sebuah ruangan bernuansa American clasic.

El Barack mencengkram kedua tangannya, karena di sambut dengan begitu dingin oleh satu-satunya orang yang dia miliki di dunia ini. "Aku datang karena memang sudah waktunya aku kembali. Apa Papa pikir aku akan maati karena diasingkan dan menderita kanker?"

Antonio Alexander, dia berbalik memandangi sang putra. "Sekarang katakan kepada Papa, bagaimana caranya kamu akan memberikan penerus keluarga Alexander. Ck, akibat obat kemoterapi itu, kamu tidak bisa memiliki keturunan."

Helaan napas El Barack terdengar berat. Dia duduk di sofa mewah yang ada disana sambil memijat keningnya. "Papa menikah lagi saja, apa susahnya?"

"Dasar bedebah." Antonio melempar sebuah buku kearah sang putra. "Aw punggung ku." Dia meringis kesakitan saat merasakan nyeri dibagian punggungnya. "Apa kau tidak lihat ini, punggung Papa saja sudah rapuh, bagaimana bisa membuat anak!"

"Huuft, lalu apa yang harus aku lakukan, Pa? Aku lebih baik tidak punya anak dari pada harus maati konyol dan meninggalkan Papa sendirian di dunia ini." El Barack berdiri dari posisi duduknya. "Aku akan kembali ke perusahaan mulai besok. Sudah jangan dipikirkan lagi."

"Hey bocah kau jangan pergi dulu, ah punggungku. " Antonio tidak bisa melanjutkan langkahnya menyusul sang putra yang memilih keluar dari pada mendengarkan keluh kesahnya.

Saat keluar dari ruangan sang Papa, El Barack menghentikan langkahnya saat melihat sang asisten ternyata sudah berdiri disana. "Kenapa kamu masih disini? Hari ini kamu bisa pulang, aku akan mulai bekerja besok."

"Maaf, Tuan. Saya ingin membicarakan sesuatu yang penting. Ini tentang Nona Aina Caroline, mantan sekretaris anda," ucap Boril dengan kepala tertunduk.

Bersambung 💕

Perhatian...

Author mau merekomendasikan novel keren nih.

Xena Elsava, seorang gadis yang berasal dari keluarga kaya raya. Kehidupannya sangat glamour dengan segala gaya hidup yang tak biasa.

Namun segala kemewahan itu, tiba-tiba sirna karena oknum tidak bertanggung jawab, yang mana membuat ayah dan ibunya tewas.

Semua harta yang dia miliki tak ada sisa lagi, hingga adik sang ayah yang tahu akan hal ini, berpura-pura baik dan merawat Xena.

Namun, pada akhirnya sang gadis cantik hanya digunakan sebagai alat menghasilkan uang.

Sang gadis harus menikah dengan pria yang sama sekali tidak ia kenal.

Dia terikat dalam simpul pernikahan dan tidak bisa lepas darinya.

Namun ketika kejadian malam itu, membuat Xena harus hamil anak suaminya sendiri, dia menyesal lalu berusaha menggugurkan kandungannya.

Kehidupan seorang gadis kaya raya yang menyedihkan, akankah dia mendapatkan kebahagiaan?

Simak di sini kisahnya!

Terpopuler

Comments

dewi

dewi

nanti dah Thor... q mau baca novel author dulu ☺️

2023-07-01

1

dewi

dewi

jawabannya mengesalkan... tapi ini bikin q ngakak 🤣🤣🤣🤣

2023-07-01

0

uhuuyyyyyy

uhuuyyyyyy

setelah 4 tahun adalah awal kehidupan El dgn rasa penasaran terhadap bocil yg wajahnya seperti dia🤭

2023-06-01

0

lihat semua
Episodes
1 Mistake (Kesalahan)
2 After Mistake
3 Harapan terakhir
4 Kembalinya luka lama
5 Pilihan terbaik
6 Kedatangan Antonio
7 Semalam Bersamamu
8 Rencana Antonio
9 Hari ini kita menikah!
10 Awal yang posesif
11 Biarkan semua orang tahu
12 Apa itu cinta?
13 Balas dendam!
14 Ketika suhu ruangan diatas rata-rata
15 Apa kamu siap?
16 Getaran Cinta?
17 Jangan hina anakku!
18 Libatkan Aku
19 Permintaan Al
20 Sentuhan kecil
21 Kenali dia lebih dalam
22 Pelajaran Keras
23 Jangan Tanya Aku
24 Krisis Kepercayaan Diri
25 Kembali Usil
26 Tidak Akan Selesai
27 Do you love Me?
28 Ancaman Reynald
29 Makan Malam Perdana
30 Tingkah El-barack
31 Palsu?
32 Hadiah untuk Kakak ipar
33 Diam seribu bahasa
34 Acara Pembukaan
35 Bersikap Baik
36 Kamu satu-satunya
37 Aku mencintaimu!
38 Tanpa Batas waktu
39 Cemas luar dalam
40 Kamu Cemburu?
41 Malam Ini Bersamamu
42 Turuti Saja
43 Sudah Begitu Lama
44 Dengarkan Aku
45 Gagal Estetik
46 Keinginanku
47 Peringatan Albert
48 l Love you to?
49 Pelajaran Empat Tahun Lalu
50 Kecurigaan Yuna
51 I love you so much
52 Kamu menyukainya?
53 Di jodohkan?
54 Menyelidiki
55 Harus bisa, harus terima
56 Kamu dimana?
57 Apa yang harus aku lakukan?
58 Peringatan El-barack.
59 Tak bisa berpaling.
60 Camkan itu!
61 Dengan Caraku
62 Cintaku Bukan Cinta Biasa
63 Jangan pernah kembali
64 Teman hidup?
65 Cerita Malam.
66 Look at me
67 Mendapatkan bukti
68 Jangan ditutupi
69 Rasa penasaran El-barack
70 Rencana El-barack.
71 Harusnya Aku
72 Bagaimana Mungkin?
73 Mengapa Kembali
74 Long time no see
75 Biarkan Aku Saja
76 Keputusan Aina
77 Semua Didepan Mata
78 Mari Berpisah!
79 Pilihan Terbaik
80 Memulai kembali
81 Jangan Datang lagi
82 Menjauhlah
83 Reuni Masalalu
84 Tidak akan goyah
85 Perpisahan adalah pelajaran
86 Dreams come true
87 Happy End
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Mistake (Kesalahan)
2
After Mistake
3
Harapan terakhir
4
Kembalinya luka lama
5
Pilihan terbaik
6
Kedatangan Antonio
7
Semalam Bersamamu
8
Rencana Antonio
9
Hari ini kita menikah!
10
Awal yang posesif
11
Biarkan semua orang tahu
12
Apa itu cinta?
13
Balas dendam!
14
Ketika suhu ruangan diatas rata-rata
15
Apa kamu siap?
16
Getaran Cinta?
17
Jangan hina anakku!
18
Libatkan Aku
19
Permintaan Al
20
Sentuhan kecil
21
Kenali dia lebih dalam
22
Pelajaran Keras
23
Jangan Tanya Aku
24
Krisis Kepercayaan Diri
25
Kembali Usil
26
Tidak Akan Selesai
27
Do you love Me?
28
Ancaman Reynald
29
Makan Malam Perdana
30
Tingkah El-barack
31
Palsu?
32
Hadiah untuk Kakak ipar
33
Diam seribu bahasa
34
Acara Pembukaan
35
Bersikap Baik
36
Kamu satu-satunya
37
Aku mencintaimu!
38
Tanpa Batas waktu
39
Cemas luar dalam
40
Kamu Cemburu?
41
Malam Ini Bersamamu
42
Turuti Saja
43
Sudah Begitu Lama
44
Dengarkan Aku
45
Gagal Estetik
46
Keinginanku
47
Peringatan Albert
48
l Love you to?
49
Pelajaran Empat Tahun Lalu
50
Kecurigaan Yuna
51
I love you so much
52
Kamu menyukainya?
53
Di jodohkan?
54
Menyelidiki
55
Harus bisa, harus terima
56
Kamu dimana?
57
Apa yang harus aku lakukan?
58
Peringatan El-barack.
59
Tak bisa berpaling.
60
Camkan itu!
61
Dengan Caraku
62
Cintaku Bukan Cinta Biasa
63
Jangan pernah kembali
64
Teman hidup?
65
Cerita Malam.
66
Look at me
67
Mendapatkan bukti
68
Jangan ditutupi
69
Rasa penasaran El-barack
70
Rencana El-barack.
71
Harusnya Aku
72
Bagaimana Mungkin?
73
Mengapa Kembali
74
Long time no see
75
Biarkan Aku Saja
76
Keputusan Aina
77
Semua Didepan Mata
78
Mari Berpisah!
79
Pilihan Terbaik
80
Memulai kembali
81
Jangan Datang lagi
82
Menjauhlah
83
Reuni Masalalu
84
Tidak akan goyah
85
Perpisahan adalah pelajaran
86
Dreams come true
87
Happy End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!