12. Dibawa Ke Vila

Minggu pagi yang cerah, namun serasa mendung dan kelabu..

Gadis bermuka ayu alami dan berkerudung anggun itu sedang bermuram durja yang sangat. Duduk termangu di sofa ruang tamu tanpa satu orang pun di dekatnya. Hanya mbak Lusi sajalah satu-satunya orang yang senantiasa ada menemani. Dan memang seperti itulah yang diinginkan si gadis.

"Ratria, sabar ya.. Kamu masih marah sama embak, ya,?" mbak Lusi merasa bersalah.

Bagaimana pun, posisinya memanglah serba salah. Setelah boss Yakub meninggal, tentu orang baru yang patut mendapat bakti kerjanya adalah boss Syahdan. Sebab lelaki itu memang masih menghendaki tenaganya. Jadi meski tidak detail, mbak Lusi akan berkata jujur jika diminta dan ditanya sesuatu oleh pak Syahdan mengenai Ratria.

"Enggak lagi, mbak. Aku paham posisimu," terang Ratria sambil menempel-nempelkan tisu basah yang lembut di garis matanya yang lembab.

"Terimakasih pengertianmu, Rat. Ayo, itu pak Andi sudah datang. Semua sudah dibawa,?" tanya mbak Lusi sambil membawa lengan Ratria untuk berdiri. Ratria mengangguk.

Pak Andi sudah mengabari mbak Lusi jika akan mengambil mereka dari rumah dinas untuk dibawa ke vila. Persiapan akad nikah boss pabrik dengan Ratria akan dilaksanakan selepas adzan isya di vila dengan sangat tertutup. Dan itu juga atas permintaan Ratria sendiri.

🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Selain mbak Lusi yang sedang sibuk di dapur ujung belakang, Ratria lah satu-satunya perempuan yang duduk tegang di sofa. Dikelilingi beberapa lelaki yang sudah dibayar mahal oleh Syahdan untuk datang ke vila. Kecuali pengacara Haris, lelaki itu belum nampak datangnya.

Mereka adalah para pegawai sipil juga KUA yang mengurusi segala bentuk dokumen dan persyaratan pranikah. Sebelum akad nikah resmi benar-bebar dilakukan pada waktu yang sudah disepakati sebelumnya.

Urusan administrasi serta dokumen dengan para pegawai sipil dan agama telah selesai dalam waktu cukup singkat. Hanya menjawab mudah beberapa pertanyaan dan berakhir dengan beberapa tanda tangan.

Mereka berpamitan setelah beramah tamah sebentar dengan calon pengantin lelaki. Serta menyentuh minuman dan beberapa sajian yang disiapkan instan oleh mbak Lusi. Wanita itu memang penggemar makanan instan, di antaranya bermacam bahan dan variasi frozen foods.

"Rat, kamu istirahat dulu. Acaranya kan habis isya. Orang MUA datangnya habis maghrib. Ayo, mbak antarin ke kamar pribadi kamu," mbak Lusi berdiri di samping Ratria saat para tamu telah menepi dari vila, dan tak satu pun tersisa.

"Iya, mbak," sahut Ratria cepat dengan menganggukkan kepalanya.

Sangat tidak ingin bertatap muka berdua-dua dengan Syahdan. Malas untuk membicarakan apapun pembahasan dengannya. Merasa semua tidak akan berguna jika berbicara dengan seorang diktator seperti boss Syahdan.

Lelaki itu masih bersama pak Andi di teras dan sedang berbincang.

Di kamar vila yang berfasilitas serba ada, pemandangan gunung Butak yang serasa di pelupuk mata, bukan penyuap agar Ratria bahagia. Gadis itu belum puas juga menangisi takkdirnya. Meski sudah disabarkan diri selapang mungkin, air mata masih merembes keluar sendiri begitu saja.

Dan tangisan bungkam itu baru berhenti setelah kedua matanya menutup rapat sebab rasa lelah dan tertidur.

Calon pengantin perempuan baru terbangun saat adzan dzuhur sayup terdengar dari mushola perumahan dinas, nun jauh di bawah. Yang sebentar kemudian pintu kamarnya diketuk oleh mbak Lusi. Mengajaknya makan siang setelah menunai shalat dzuhur.

Mbak Lusi sambil mengulur sajadah serta sepasang mukena atas bawah warna putih yang lembut dan sangat wangi baunya. Ratria sama sekali tidak ingin bertanya, apa mukena itu baru,, milik siapa atau juga belinya di mana. Mulut Ratria serasa lekat dan tidak ingin membuka.

Duduk mengiba menghadapNya setelah sujud terakhir, cukup membuat diri Ratria bertenang. Mencoba pasrah dan tidak berburuk sangka pada segala kuasa dan ketentuanNya, membuat hatinya sejuk, lapang dan nyaman. Ada semangat dan cercah harap masa depan di matanya. Mencoba yakin jika calon suami bukanlah lelaki jahat atau juga bukan pria yang serakah. Kini,, wajah cantik itu mulai terlihat binarnya.

Merasa cukup kejutan. Selain Syahdan, pria sangat tampan tapi memberi sakit saat dipandang, telah duduk diam ayah tiri dan sang ibu di sana. Tersenyum saat anak gadis yang bermata sembab datang bergabung dan menatap sendu pada mereka. Ratria membalas dengan menggerakkan sedikit ujung bibirnya namun itu bukanlah tersenyum.

"Buk, kalian sudah datang,?" sapa Ratria dengan suara yang tak bisa ditutupi mendungnya. Dan sang ibu mengangguk.

"Iya,Rat. Tadi pas ibu sama ayahmu datang, kamu sedang tidur. Ibu keluar lagi dari kamarmu," terang ibunya. Ingin melihat raut gembira di wajah Ratria.

Merasa sangat bersalah kali ini. Tidak menyangka jika setujunya pada boss besar belasan tahun lalu, malam ini akan diulangnya sekali lagi. Dan yang membuat ibu Fatimah harus menangis dalam hati, anak gadisnya tidak merasa rela dan bahagia sama sekali.

"Benarkah, buk,? Maaf, aku tidak peka dengan kedatangan ibu dalam kamarku." Ratria menyambut dengan tersenyum. Wajah cantiknya mulai cerah kembali. Melempar senyum juga pada ayah tirinya.

"Iya, Rat. Tidak apa-apa. Tadi pak Andi disuruh pak Syahdan yang datang menjemput kami di rumah," terang ibunya. Melirik Syahdan yang hanya menunduk dengan makanan di piring.

"Lalu, selama aku tidur. Kalian ke mana, buk,?" tanya Ratria merasa tidak enak pada ibunya.

"Pak Syahdan mengajak ibu dan ayah berbincang di teras vila," sahut sang ibu dengan wajah sumringah.

Ratria berfikir dan yakin. Bisa jadi dalam perbincangan mereka, boss pabrik itu memberi kabar gembira atau sebuah janji muluk untuk ibu serta untuk ayahnya.

Dan Ratria terdiam, tidak lagi bertanya. Resah, tidak ingin mendengar jika sang ibu justru mulai memberi sanjung lebay pada lelaki pemaksa yang duduk bertenang di sana.

Terpopuler

Comments

M akhwan Firjatullah

M akhwan Firjatullah

sabar. ya ratria aku dulu pengen banget d jodohin sayang nya ga ada yg mau d jodohin ma aku.... katanya suruh nyari sendiri... akhirnya d sinilah aku terdampar d Bekasi..

2023-01-10

2

As Lamiah

As Lamiah

🤔🤔🤔🤔 Hem sepertinya ratria bakal sering nggerundel ngedumel nih
🌶️🌶️🌶️ semangat tour semoga sehat selalu 💖😘 semangat d tunggu upmu dan d tunggu eril up jg nih penasaran

2022-12-13

1

Ety Destha

Ety Destha

satuuuuu....pertama,lanjuuut..semangaaat kk

2022-12-13

1

lihat semua
Episodes
1 01. Tamu Asing
2 02. Telah Dikawin Gantung
3 03. Boss Baru
4 04. Ibu Kandung
5 05. Kakak Tiri
6 06. Menumpang
7 07. Bersua
8 08. Memastikan
9 09. Menuju Vila
10 10. Di Vila
11 11. Paksaan
12 12. Dibawa Ke Vila
13 13. Sah..!!!
14 14. Malam di Vila
15 8. First Day of Work
16 16. Surabaya
17 17. Otewe Dinas
18 18. Nampak Syahdan
19 19. Manager Pemaksa
20 20. Bersepakat
21 21. Terlambat Datang
22 22. Ikut Syahdan
23 23. Berjumpa Ibu Mertua
24 24. Di Tunjungan
25 25. Vario
26 26. Tamu Berlainan
27 27. Langsing dan Muda
28 28. Ditolak Bareng
29 29. Pilihlah
30 30. Perubahan Data
31 31. Dipecat
32 32. Bertemu Ratria.
33 33. Otewe Pulkam
34 34. Dibawa Syahdan
35 35. Sekamar Sementara
36 36. Saling Janji
37 37. Terancam Amputasi
38 38. Akur
39 39. Judith
40 40. Vario's Story
41 41. Serba Ungu
42 42. Gelap Nyaman
43 43. Hasrat Pagi
44 44. Kupu Malam
45 45. Pandang Saja
46 46. Begadang
47 47. Baju Tidak Sopan
48 48. Kedatangan Kahfi
49 49. Hadiah
50 50. Bermesra
51 51. Di Macau
52 52. Surabaya Zoo KBS
53 53. Izin Pulang
54 54. Panas dan Gelap
55 55. Bye...
56 56. Pulang
57 57. Masuk Angin
58 58. Guncang Pesawat
59 59. Guncangan Yang Lama
60 60. Buah Siwalan
61 61. Bertemu Di Vila
62 62. Saling Menerima
63 63. Senang-Senang 18+
64 64. Pagi di Vila
65 65. Nasi Goreng
66 66. PT Greenfields
67 67. Otewe
68 68. Singgah Di Kakung
69 69. Mengantar
70 70. Naik Jabatan
71 71. Menguati Benteng
72 72. Semeja Berempat
73 73. Ngeri-Ngeri Sedap
74 74. Tamu Mendadak
75 75. Hadiah Melimpah
76 76. Beristri Dua
77 77. Istri Pembawa Harta
78 78. Undur Diri
79 79. Bersama Berdua
80 80. Perjodohan
81 81. Kebohongan Bersama
82 82. Kalian Menikahlah
83 83. Ayo Menikah
84 84. Sah!!
85 85 Lelaki Patah Hati
86 86. Hidup Bersama
87 87. Orang Tua Pengganti
88 88. Berasyik Masyuk
89 89. Saling Ingin
90 90. Bahagia Bersama
Episodes

Updated 90 Episodes

1
01. Tamu Asing
2
02. Telah Dikawin Gantung
3
03. Boss Baru
4
04. Ibu Kandung
5
05. Kakak Tiri
6
06. Menumpang
7
07. Bersua
8
08. Memastikan
9
09. Menuju Vila
10
10. Di Vila
11
11. Paksaan
12
12. Dibawa Ke Vila
13
13. Sah..!!!
14
14. Malam di Vila
15
8. First Day of Work
16
16. Surabaya
17
17. Otewe Dinas
18
18. Nampak Syahdan
19
19. Manager Pemaksa
20
20. Bersepakat
21
21. Terlambat Datang
22
22. Ikut Syahdan
23
23. Berjumpa Ibu Mertua
24
24. Di Tunjungan
25
25. Vario
26
26. Tamu Berlainan
27
27. Langsing dan Muda
28
28. Ditolak Bareng
29
29. Pilihlah
30
30. Perubahan Data
31
31. Dipecat
32
32. Bertemu Ratria.
33
33. Otewe Pulkam
34
34. Dibawa Syahdan
35
35. Sekamar Sementara
36
36. Saling Janji
37
37. Terancam Amputasi
38
38. Akur
39
39. Judith
40
40. Vario's Story
41
41. Serba Ungu
42
42. Gelap Nyaman
43
43. Hasrat Pagi
44
44. Kupu Malam
45
45. Pandang Saja
46
46. Begadang
47
47. Baju Tidak Sopan
48
48. Kedatangan Kahfi
49
49. Hadiah
50
50. Bermesra
51
51. Di Macau
52
52. Surabaya Zoo KBS
53
53. Izin Pulang
54
54. Panas dan Gelap
55
55. Bye...
56
56. Pulang
57
57. Masuk Angin
58
58. Guncang Pesawat
59
59. Guncangan Yang Lama
60
60. Buah Siwalan
61
61. Bertemu Di Vila
62
62. Saling Menerima
63
63. Senang-Senang 18+
64
64. Pagi di Vila
65
65. Nasi Goreng
66
66. PT Greenfields
67
67. Otewe
68
68. Singgah Di Kakung
69
69. Mengantar
70
70. Naik Jabatan
71
71. Menguati Benteng
72
72. Semeja Berempat
73
73. Ngeri-Ngeri Sedap
74
74. Tamu Mendadak
75
75. Hadiah Melimpah
76
76. Beristri Dua
77
77. Istri Pembawa Harta
78
78. Undur Diri
79
79. Bersama Berdua
80
80. Perjodohan
81
81. Kebohongan Bersama
82
82. Kalian Menikahlah
83
83. Ayo Menikah
84
84. Sah!!
85
85 Lelaki Patah Hati
86
86. Hidup Bersama
87
87. Orang Tua Pengganti
88
88. Berasyik Masyuk
89
89. Saling Ingin
90
90. Bahagia Bersama

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!