13. Sah..!!!

Set kebaya yang beberapa jam lalu masih dipass ukurkan di badan proposional Ratria, kini telah menempel sempurna dan terlihat indah di badan berlekuknya.

Meski tidak terlalu ketat, sebab Ratria memilih terus berkerudung, tapi kebaya cantik itu tetap saja menyiratkan bentuk tubuh Ratria yang indah dan menggoda.Selaras dengan riasan di wajahnya yang sangat mempesona.

Ratria dibawa sang ibu serta mbak Lusi untuk duduk di ruang tengah vila. Ruang luas yang telah dikosongkan dari meja dan kursi, kini serupa aula saja lapangnya.

Dan calon pengantin perempuan yang nampak berat melangkah, telah menjadi pusat perhèatian dari seluruh lelaki yang sedang bersila khidmat di atas karpet tebal dan lembut. Seluruh petugas serta saksi yang terlibat dalam pelaksansaan akad nikah malam itu adalah lelaki saja yang datang.

Mengingat letak Sirah Kencong sangat terpencil dan medan menuju posisi tidak mulus, acara itu akan segera dimulai.

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Syahdan kian tampan dengan set koko pengantin yang juga lengkap dengan peci. Wajah lelaki itu nampak pias, menahan nafas dan mungkin juga menahan tegang. Sedetik lalu telah habis disambutnya ucap ijab dari kubu Ratria dan dijawab kabul dari bibir dan mulutnya dengan lancar.

Sah..!!! Sah..!!! Sah...!!! Sah..!!! Sah..!!!!

Lega luar biasa akhirnya..

Ucapan serempak dari beberapa orang lelaki yang bertugas menjadi saksi dalam pernikahan antara boss Syahdan dan Ratria, terdengar serempak dan keras. Mereka adalah pak Andi, ayah Edi, sopir Arka, pengacara Haris dan sisanya adalah orang-orang dari kantor agama yang didatangkan oleh boss Syahdan. Dengan uang tugas yang berlipat fantastis, sebab pelaksanannya saat malam. Lebih tepatnya jasa pelicin..

Ratria yang diwalikan oleh wali hakim, nampak menunduk dalam-dalam di samping sang ibu dan pengasuhnya, mbak Lusi. Kakak tiri lelaki tidak datang. Rio buru-buru turun ke kota Wlingi untuk menyambung ke kota Surabaya, setelah meninggalkan Ratria di vila kemarin itu.

Sedang Syahdan yang tidak satu pun ditemani oleh keluarga, duduk bersila dengan tenang. Menunduk beberapa saat yang mungkin sedang menghempas rasa gusarnya diam-diam. Meski ini baginya sekedar pernikahan syarat yang tidak dianggap. Tapi pengalaman pertama untuk hal sakral seperti itu, bos besar juga mendadak merasa tegang.

Sekarang terasa sangat lapang. Pernikahan telah dinyatakan Sah oleh para saksi dan diaminkan oleh seluruh yang hadir termasuk pegawai dari KUA. Syahdan sudah merasa lega dan bisa bernafas dengan bebas setelahnya. Dan semua akan diurus oleh orang kepercayaan, yakni pak Andi serta pengacara Haris. Syahdan cukup memantau dari kota Surabaya.

Seperti itulah rencana boss baru Syahdan untuk pabrik dan perkebunan. Sedang pada Ratria, Syahdan akan konsisten dengan janjinya. Membebaskan Ratria..

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Vila yang lima belas menit lalu cukup ramai dengan banyak orang di dalamnya, kini telah lengang dan kosong. Ibu dan ayah Ratria pun telah undur diri lima menit barusan. Kini tinggal pemilik vila dan istri barunya. Serta mbak Lusi dengan tiga orang petugas catering yang sedang sibuk mengemasi bersama satu orang pengurus tetap di vila.

Ratria nampak gelisah di kamar yang tadi ditempati dan konon adalah miliknya. Menunggu mbak Lusi yang dari tadi sangat sibuk tidak juga berkesudahan. Pengasuh itu menyuruh masuk ke kamar dan melarang menunggu di teras. Ratria memang akan turun dari vila dan pulang.

Syahdan tidak lagi nampak setelah terakhir terlihat berjalan keluar bersama Haris dan pak Andi. Ratria enggan jika sampai bertatap muka dengannya. Ingin cepat-cepat pergi, tapi mbak Lusi lama sekali.

Tok..!! Tok..!!Tok..!!

Pintu itu terbuka setelah bunyi di ketuk. Ratria bahkan belum sempat berfikir untuk pergi membuka. Tapi Syahdan telah berdiri memegangi pintu memandangnya. Ratria berdiri tegak dan sedikit merasa terkejut.

"Pak Syahdan, kamu tidak sopan,!" tegur Ratria saat Syahdan menutup pintu dan berjalan lambat mendekat. Tapi Syahdan nampak acuh dengan teguran keras dari Ratria.

"Ratria, apa benar kamu akan turun sekarang,?" tanya Syahdan dan berdiri tepat di depan Ratria.

"Iya, aku akan pulang," jawab Ratria cepat dan mengangguk.

"Jangan malam ini, besok pagi saja. Menumpanglah mobilku. Aku berangkat ke Surabaya selepas Subuh," kata Syahdan memandang lekat Ratria.

"Kami terbiasa jalan kaki. Malam ini saja aku pulang," jawab Ratria membalas tatapan Syahdan dengan tegas.

"Mbak Lusi masih tinggal di sini malam ini. Vila belum bersih lagi." Syahdan berkata tak kalah tegasnya.

"Jika seperti itu, aku akan turun sendiri. Tanpa kawan bukan masalah bagiku," jawab Ratria dengan ketus. Gadis itu berbalik mengambil tas ransel modisnya yang mini.

"Terlalu larut. Banyak peminum di jalan menuju perumahan," ucap Syahdan serius.

"Itu juga sudah biasa. Bahkan aku sudah kenal siapa saja yang terbiasa minum saat minggu malam," ucap Ratria bertegas.

Syahdan percaya ucapan Ratria. Peminum yang dimaksud hanyalah para peronda saat malam. Mereka sedikit minum untuk mengusir kedinginan dan menghangatkan badan saja. Lelaki itu menghembuskan kuat nafas panjangnya.

"Ganti saja bajumu. Kemudian tidurlah. Jalan sendiri malam-malam dengan penampilanmu begitu. Mereka akan melihatmu seperti hantu pabrik," ucap Syahdan dengan mata menelusur tubuh Ratria sekilas.

Kemudian berbalik meninggalkan Ratria yang sedang tertegun sendiri di kamarnya. Pintu kamar terbuka sedikit tanpa ditutup kembali. Pemilik kamar yang masih dengan kebaya melekat di badan, memburu pintu dan kemudian menguncinya.

Meski kesal, Ratria tersenyum. Mbak Lusi dan ibu sempat tidak henti-henti memuji keelokan penampilan Ratria dengan baju pengantin. Tapi lelaki itu menyebut dirinya seperti hantu saat malam...

Ratria akur dengan saran Syahdan. Menginap di vila malam ini. Mbak Lusi tidak juga masuk ke dalam kamar menemani. Gadis berstatus pengantin baru itu akhirnya tertidur setelah melepasi baju pengantin dan menghapus bersih seluruh riasan make up di wajahnya.

🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Pengantin baru lelaki belum juga memejam mata hingga malam dini hari. Merasa kesal dan marah dengan kabar terbaru yang disampaikan pengacara Haris beberapa jam yang lalu.

Mengabarkan tentang perubahan aturan dari PPAT dan BPN pusat, jika pemindahan nama kepemilikan tanah dan bangunan, haruslah sistematis dan berurut. Maknanya harus ada juga tanda tangan pelimpahan dari orang tua Syahdan dan juga dari para saudaranya.

Boss baru itu merasa amat rumit. Sedang pernikahannya dengan Ratria pun juga sangat rahasia. Syahdan terlanjur diam dan tidak mengabari orang tuanya sepatah pun. Merasa risau jika orang tua begitu kecewa dan marah sebab merasa dilompati dan tidak dihargai.

Pria yang lahir di kota Malang, berdomisili di kota Surabaya dan kemudian memiliki aset melimpah di kota Blitar, berusaha abai tentang hal itu. Yang terpenting baginya saat ini adalah pabrik dan kebun berjalan kondusif tanpa dirinya harus standby di Sirah Kencong !

Terpopuler

Comments

M akhwan Firjatullah

M akhwan Firjatullah

padahal bohong itu... syahdan syahdan untung g ma Syahrini...

2023-01-10

2

Siti Aisah

Siti Aisah

Syahdan yg bikin rumit pernikahannya...dan semakin rumit semakin seru

2022-12-14

0

Ayu Fatimah

Ayu Fatimah

rumit sekali hidup ku syahdan...
semangat ratria

2022-12-14

0

lihat semua
Episodes
1 01. Tamu Asing
2 02. Telah Dikawin Gantung
3 03. Boss Baru
4 04. Ibu Kandung
5 05. Kakak Tiri
6 06. Menumpang
7 07. Bersua
8 08. Memastikan
9 09. Menuju Vila
10 10. Di Vila
11 11. Paksaan
12 12. Dibawa Ke Vila
13 13. Sah..!!!
14 14. Malam di Vila
15 8. First Day of Work
16 16. Surabaya
17 17. Otewe Dinas
18 18. Nampak Syahdan
19 19. Manager Pemaksa
20 20. Bersepakat
21 21. Terlambat Datang
22 22. Ikut Syahdan
23 23. Berjumpa Ibu Mertua
24 24. Di Tunjungan
25 25. Vario
26 26. Tamu Berlainan
27 27. Langsing dan Muda
28 28. Ditolak Bareng
29 29. Pilihlah
30 30. Perubahan Data
31 31. Dipecat
32 32. Bertemu Ratria.
33 33. Otewe Pulkam
34 34. Dibawa Syahdan
35 35. Sekamar Sementara
36 36. Saling Janji
37 37. Terancam Amputasi
38 38. Akur
39 39. Judith
40 40. Vario's Story
41 41. Serba Ungu
42 42. Gelap Nyaman
43 43. Hasrat Pagi
44 44. Kupu Malam
45 45. Pandang Saja
46 46. Begadang
47 47. Baju Tidak Sopan
48 48. Kedatangan Kahfi
49 49. Hadiah
50 50. Bermesra
51 51. Di Macau
52 52. Surabaya Zoo KBS
53 53. Izin Pulang
54 54. Panas dan Gelap
55 55. Bye...
56 56. Pulang
57 57. Masuk Angin
58 58. Guncang Pesawat
59 59. Guncangan Yang Lama
60 60. Buah Siwalan
61 61. Bertemu Di Vila
62 62. Saling Menerima
63 63. Senang-Senang 18+
64 64. Pagi di Vila
65 65. Nasi Goreng
66 66. PT Greenfields
67 67. Otewe
68 68. Singgah Di Kakung
69 69. Mengantar
70 70. Naik Jabatan
71 71. Menguati Benteng
72 72. Semeja Berempat
73 73. Ngeri-Ngeri Sedap
74 74. Tamu Mendadak
75 75. Hadiah Melimpah
76 76. Beristri Dua
77 77. Istri Pembawa Harta
78 78. Undur Diri
79 79. Bersama Berdua
80 80. Perjodohan
81 81. Kebohongan Bersama
82 82. Kalian Menikahlah
83 83. Ayo Menikah
84 84. Sah!!
85 85 Lelaki Patah Hati
86 86. Hidup Bersama
87 87. Orang Tua Pengganti
88 88. Berasyik Masyuk
89 89. Saling Ingin
90 90. Bahagia Bersama
Episodes

Updated 90 Episodes

1
01. Tamu Asing
2
02. Telah Dikawin Gantung
3
03. Boss Baru
4
04. Ibu Kandung
5
05. Kakak Tiri
6
06. Menumpang
7
07. Bersua
8
08. Memastikan
9
09. Menuju Vila
10
10. Di Vila
11
11. Paksaan
12
12. Dibawa Ke Vila
13
13. Sah..!!!
14
14. Malam di Vila
15
8. First Day of Work
16
16. Surabaya
17
17. Otewe Dinas
18
18. Nampak Syahdan
19
19. Manager Pemaksa
20
20. Bersepakat
21
21. Terlambat Datang
22
22. Ikut Syahdan
23
23. Berjumpa Ibu Mertua
24
24. Di Tunjungan
25
25. Vario
26
26. Tamu Berlainan
27
27. Langsing dan Muda
28
28. Ditolak Bareng
29
29. Pilihlah
30
30. Perubahan Data
31
31. Dipecat
32
32. Bertemu Ratria.
33
33. Otewe Pulkam
34
34. Dibawa Syahdan
35
35. Sekamar Sementara
36
36. Saling Janji
37
37. Terancam Amputasi
38
38. Akur
39
39. Judith
40
40. Vario's Story
41
41. Serba Ungu
42
42. Gelap Nyaman
43
43. Hasrat Pagi
44
44. Kupu Malam
45
45. Pandang Saja
46
46. Begadang
47
47. Baju Tidak Sopan
48
48. Kedatangan Kahfi
49
49. Hadiah
50
50. Bermesra
51
51. Di Macau
52
52. Surabaya Zoo KBS
53
53. Izin Pulang
54
54. Panas dan Gelap
55
55. Bye...
56
56. Pulang
57
57. Masuk Angin
58
58. Guncang Pesawat
59
59. Guncangan Yang Lama
60
60. Buah Siwalan
61
61. Bertemu Di Vila
62
62. Saling Menerima
63
63. Senang-Senang 18+
64
64. Pagi di Vila
65
65. Nasi Goreng
66
66. PT Greenfields
67
67. Otewe
68
68. Singgah Di Kakung
69
69. Mengantar
70
70. Naik Jabatan
71
71. Menguati Benteng
72
72. Semeja Berempat
73
73. Ngeri-Ngeri Sedap
74
74. Tamu Mendadak
75
75. Hadiah Melimpah
76
76. Beristri Dua
77
77. Istri Pembawa Harta
78
78. Undur Diri
79
79. Bersama Berdua
80
80. Perjodohan
81
81. Kebohongan Bersama
82
82. Kalian Menikahlah
83
83. Ayo Menikah
84
84. Sah!!
85
85 Lelaki Patah Hati
86
86. Hidup Bersama
87
87. Orang Tua Pengganti
88
88. Berasyik Masyuk
89
89. Saling Ingin
90
90. Bahagia Bersama

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!