Bab 18

"Sayang, ayah kamu harus pulang, kalau tidak nanti kamu tidak bisa ketemu lagi sama ayah," ucap Zahra membuat Lika perlahan melepaskan pelukannya

"Tapi aku masih kangen sama ayah," jawabnya sedih

Gadis itu terlihat begitu sedih melihat kepergian Dirga, tentu saja hal itu membuat Dirga juga ikut merasa sedih melihatnya.

Bukan hanya Dirga yang berat meninggalkan putrinya namun juga Zahra ikut bersedih melihat kesedihan di wajah putrinya.

Gading yang juga memperhatikan mereka dari kejauhan segera menghampiri Zalika saat melihat Dirga sudah meninggalkan rumah Zahra.

"Lika emang kangen banget ya sama ayah?" tanya Gading

Zalika langsung mengangguk mengiyakan ucapan Gading.

"Kamu mau peluk papah?"

Lagi-lagi gadis itu mengangguk saat Gading kembali bertanya padanya.

"Kalau gitu kamu boleh kok peluk Om, anggap aja Om ini papah kamu,"

"Memangnya Om mau jadi papahnya Lika?" jawab Zalika balik bertanya

"Mau dong, siapa yang gak mau punya anak pinter dan cantik kaya kamu,"

"Kalau gitu, Om harus tinggal di sini sama Lika,"

"Oh siap," jawab Gading langsung memeluk Zalika

"Gimana kalau Lika sekarang ikut Om jalan-jalan?"

"Kemana?"

"Terserah Lika mau jalan-jalan kemana?"

Zalika terlihat menggaruk-garuk kepalanya, "Gimana kalau kita main ke taman, tapi Om harus gendong Lika di atas pundak," jawab Zalik

"Siap, apapun permintaan tuan putri hamba siap melaksanakannya," Gading kemudian jongkok dan Zalika langsung naik keatas pundaknya.

Mereka kemudian berjalan menuju ke taman kota yang jaraknya lumayan jauh dari tempat tinggal Zahra.

Kesedihan Zalika membuat Zahra dan Gading berusaha menghibur putrinya dengan mengajaknya bercerita sepanjang jalan.

Gading menghentikan langkahnya di depan kedai es krim. Ia membeli tiga buah eskrim dan melanjutkan perjalanannya menuju ke taman kota. Sepanjang perjalanan Gading mulai bercerita hal-hal lucu hingga membuat Zalika tertawa mendengarnya.

Melihat senyum di wajah putri kecilnya membuat Zahra sedikit lega. Setidaknya Gading berhasil mengusir kegalauan hati Zalika yang merindukan sosok ayahnya.

*******

Siang itu Zalika berusaha menghubungi Dirga, seperti pesan ayahnya ia mencoba menghubunginya karena ia ingin bertemu dengannya.

Namun meskipun berkali-kali ia menghubungi ayahnya, tetap saja Dirga tak menjawab telponnya.

"Ayah bohong, katanya aku bisa menelponnya kapan saja, tapi kenapa ia tak menjawab telpon aku," gerutu Zalika

Gadis kecil itu kemudian terpikirkan untuk menemui Dirga di kantornya.

"Kenapa aku tidak menemui ayah di tempat kerjanya saja, aku yakin dia pasti sedang sibuk makanya dia tak bisa menemui aku. Baiklah kalau begitu aku akan datang ke kantor ayah untuk membantunya," Zalika menghentikan sebuah taksi.

Sebagai anak yang Genius, tidak sulit bagi Zalika untuk menemukan tempat kerja Dirga.

"Kita mau kemana dek?" tanya sopir taksi

"Bahri Group tower," jawab Zalika

Sang sopir mengangguk kemudian memutar mobilnya menuju ke alamat tujuan.

Setibanya di Gedung Bahri Group, Zalika segera turun diikuti oleh sopir taksi yang sengaja mengikutinya karena ia belum membayar ongkos taksinya.

"Bapak nanti minta saja ongkos taksinya sama ayah aku," ucap Zalika setibanya di lobby Gedung

"Memangnya siapa nama ayah kamu?"

"Dirga Bahri,"

Sang Sopir kemudian meminta kepada receptionist untuk memanggil Dirga Bahri agar membayar ongkos taksi putrinya.

Tidak lama Dirga keluar dan tampak terkejut melihat kedatangan putrinya Zalika.

"Ayah!" seru Zalika langsung berlari memeluknya

"Iya sayang, tunggu bentar ya ayah bayar ongkos taksi kamu dulu,"

Selesai membayar ongkos taksi putrinya Dirga langsung mengajak Zalika masuk ke ruangannya.

"Kenapa kamu datang ke kantor ayah, nanti kalau mamah nyari gimana?"

"Aku kangen ayah, lagian aku udah bilang sama Om Gading kalau aku mau ketemu ayah di sini,"

"Om Gading?"

"Iya Om Gading itu temennya mamah, katanya dia mau jadi ayahnya Lika,"

Ada gurat kekecewaan dalam diri Dirga saat mendengar ucapan putrinya.

"Kenapa kamu gak izin sama mamah?"

"Karena mamah pasti gak setuju, dia pasti larang aku ketemu ayah. Tapi kalau Om Gading dia gak pernah marah dia selalu izinin aku kalau mau ketemu ayah asal aku kasih tahu dia," jawab Zalika

Gading, sepertinya aku pernah mendengar nama itu, apa dia lelaki yang sedang dekat dengan Zahra?

Saat keduanya sedang asyik bermain tiba-tiba Merry masuk ke ruangan itu.

Melihat Zalika ada di ruangan itu membuat wanita itu langsung memarahinya.

"Jadi benar yang dikatakan oleh Delia, selama ini kamu ternyata diam-diam menemui anak cacat itu!"

"Ibu tolong jaga bicaramu, bisakah kau memilih kata-kata yang lebih halus saat berbicara dengan putriku. Dia ini anak normal bu bukan cacat!" sahut Dirga

"Normal dari mananya, memangnya ada anak normal yang berperilaku seperti dia. Meskipun ia memiliki banyak prestasi tetap saja tidak akan pernah merubah kodratnya sebagai anak cacat atau anak gak normal!" sahut Merry

"Sekarang cepat usir dia atau aku yang akan menyeretnya keluar dari kantor ini. Aku tidak mau orang-orang tahu kalau dia adalah keturunan keluarga Bahri yang terhormat!" hardik Merry

"Cukup ibu cukup!" seru Dirga begitu kesal dengan perangai ibunya yang selalu mendominasi kehidupannya

"Aku sudah muak dengan semua yang ibu lakukan padaku, aku terpaksa menelantarkan anak dan istriku karena dirimu. Tapi sekarang aku sadar, jika harta tak selamanya membuat hidupku bahagia," ucap Dirga segera menggendong Zalika dan pergi meninggalkan ibunya.

"Dirga tunggu!" seru Merry langsung mengejarnya

"Kalau kau berani meninggalkan gedung ini, maka aku akan mencoret namamu dari kartu keluarga Bahri, aku ingin lihat apa kau bisa hidup tanpa uang dan kedudukan!"

"Ingat Dirga cinta itu hanya sementara, memangnya Zahra akan tetap mencintaimu saat kau tidak mempunyai apa-apa, jangan bodoh pakai otakmu!" seru Merry

Dirga menghentikan langkahnya, saat mendengar ucapan ibunya.

Melihat Dirga berhenti membuat Merry langsung menarik Zalika turun dari gendongan Dirga.

"Hei kamu, dengar aku baik-baik, jangan pernah mendatangi putraku lagi hanya untuk mendapatkan simpati darinya. Asal kau tahu kau ini bukan anaknya. Tidak mungkin kan seorang Dirga Bahri yang begitu sempurna bisa memiliki anak yang gak normal seperti dirimu, jadi jangan temui dia lagi atau aku akan memberikan pelajaran kepada ibumu!" seru wanita itu membuat Zalika seketika menangis tersedu-sedu

"Anak genius seperti dia memang tak pantas menjadi anak seorang pengecut seperti Dirga Bahri. Dan asal anda tahu jika Zalika adalah anak normal, justru yang gak normal itu adalah anda. Bagaimana bisa wanita yang merasa dirinya terhormat tapi tidak bisa memakai bahasa yang benar saat berbicara dengan anak kecil. Seharusnya anda itu mengajari ia perkataan yang bagus bukan malah mencontohkan kata-kata kasar padanya, apa itu normal??" seru Dirga tampak begitu emosi saat melihat Merry memperlakukan Zalika dengan kasar

Ia kemudian menggendong anak itu dan membawanya pergi meninggalkan Bahri tower.

Sementara itu, seorang wartawan diam-diam meliput aksi kejam Merry terhadap cucunya hingga menjadi headline news di semua media online dan televisi.

Terpopuler

Comments

Mariaangelina Yuliana

Mariaangelina Yuliana

ada iya seorang nenek modelan kek gitu😡

2024-07-15

1

Ani Ani

Ani Ani

siapa lah Kau tengok nasi kau

2024-06-30

0

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

kenapa merry yg pegang peranan ya bahri nya kemana....nnk biadap...baguslah dirga msh ada hati tuk anaknya...

2024-05-04

3

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Bab 16
17 Bab 17
18 Bab 18
19 Bab 19
20 Bab 20
21 Bab 21
22 Bab 22
23 Bab 23
24 Bab 24
25 Bab 25
26 Bab 26 Revisi
27 Bab 27
28 Ban 28 Revisi
29 Bab 29
30 Bab 30
31 Bab 31
32 Bab 32 Revisi
33 Bab 33
34 Bab 34
35 Bab 35
36 Bab 36
37 Bab 37
38 Bab 38
39 Bab 39
40 Bab 40
41 Bab. 41
42 Bab. 42
43 Bab 43
44 ZAHRA BERLIAN YANG TERBUANG SEASON 2
45 Bab 2 Kejutan
46 Bab 3. Projek Pertama
47 Bab 4 Melawan seorang Penipu
48 Bab 3. Karena Ayam (Revisi, silakan baca)
49 Bab 4. Insiden di Kereta
50 Bab 4. Juno Dalam Masalah ( Revisi)
51 Bab 5. Izin (Revisi)
52 Bab 6. Membantu Wibi
53 Bab 7. Terpukau
54 Bab 8. Cantik
55 Bab 9. Bertemu dengan Ayah
56 Bab 1O. Aku Rindu Ayah
57 Bab 11. Ke gap
58 Bab 11. Kejutan
59 ISTRIKU SEORANG WANITA BERKEBUTUHAN KHUSUS
60 2. Aku mencintaimu Za
61 2. Undangan
62 Terimakasih sudah mau menerima ku apa adanya
63 Pernikahan
64 Baper
65 PENGUMUMAN
66 Cemburu lagi
67 Penyesalan
68 Persaingan dimulai
69 Obat penggugur kandungan
70 Pertemuan dengan Ayla
71 Andai saja aku bisa
72 Bayangan
73 Penegasan Wibi
74 Menahan marah
75 Ujian kehamilan
76 Melawan
77 Akhir cerita
Episodes

Updated 77 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Bab 16
17
Bab 17
18
Bab 18
19
Bab 19
20
Bab 20
21
Bab 21
22
Bab 22
23
Bab 23
24
Bab 24
25
Bab 25
26
Bab 26 Revisi
27
Bab 27
28
Ban 28 Revisi
29
Bab 29
30
Bab 30
31
Bab 31
32
Bab 32 Revisi
33
Bab 33
34
Bab 34
35
Bab 35
36
Bab 36
37
Bab 37
38
Bab 38
39
Bab 39
40
Bab 40
41
Bab. 41
42
Bab. 42
43
Bab 43
44
ZAHRA BERLIAN YANG TERBUANG SEASON 2
45
Bab 2 Kejutan
46
Bab 3. Projek Pertama
47
Bab 4 Melawan seorang Penipu
48
Bab 3. Karena Ayam (Revisi, silakan baca)
49
Bab 4. Insiden di Kereta
50
Bab 4. Juno Dalam Masalah ( Revisi)
51
Bab 5. Izin (Revisi)
52
Bab 6. Membantu Wibi
53
Bab 7. Terpukau
54
Bab 8. Cantik
55
Bab 9. Bertemu dengan Ayah
56
Bab 1O. Aku Rindu Ayah
57
Bab 11. Ke gap
58
Bab 11. Kejutan
59
ISTRIKU SEORANG WANITA BERKEBUTUHAN KHUSUS
60
2. Aku mencintaimu Za
61
2. Undangan
62
Terimakasih sudah mau menerima ku apa adanya
63
Pernikahan
64
Baper
65
PENGUMUMAN
66
Cemburu lagi
67
Penyesalan
68
Persaingan dimulai
69
Obat penggugur kandungan
70
Pertemuan dengan Ayla
71
Andai saja aku bisa
72
Bayangan
73
Penegasan Wibi
74
Menahan marah
75
Ujian kehamilan
76
Melawan
77
Akhir cerita

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!