Bab 3

"Aku tahu kau menikahi putraku karena menginginkan harta kami bukan?. Jadi aku rasa uang itu cukup untuk biaya hidup mu dan anakmu hingga ia kuliah nanti. Ingat, jangan pernah datang lagi ke rumah kami dan jangan pernah memakai nama keluarga kami pada nama belakang putrimu, karena mulai saat ini hubungan kita sudah berakhir, tidak terkecuali dengan putrimu. Meskipun ia adalah darah daging putraku tetap saja kami tidak bisa mengakuinya sebagai keluarga bahri karena ia anak yang cacat!" hardik Merry kemudian melemparkan koper itu ke depan Zahra

*Brakkk!!

"Aku harap kau tidak kalap saat melihat uang sebanyak itu!" imbuh Merry menatapnya sinis

Zahra mengepalkan tangannya saat menerima penghinaan dari keluarga suaminya.

Ia tak mengira jika mereka akan tega menendangnya dari keluarga Bahri hanya karena anaknya yang mengidap ADHD.

Sampai kapanpun akan ku ingat perlakuan kalian padaku hari ini, suatu hari nanti aku pastikan kalian akan menyesali perbuatan kalian hari ini dan mengemis meminta aku dan putriku kembali ke rumah kalian,

Ia berjanji suatu saat nanti akan membuat mereka bertekuk lutut dan meminta maaf kepadanya karena telah menghina putrinya.

Jika aku bisa merubah anak bengal menjadi anak Genius, kenapa aku tidak bisa melakukan itu pada putriku. Aku bersumpah akan menjadikan putriku anak yang bertalenta, dan suatu saat kalian akan mengemis untuk memintanya kembali

Dibawah guyuran hujan, Zahra meninggalkan kediamannya tanpa membawa satupun barang-barangnya.

Ia hanya membawa koper berisikan uang pemberian Merry.

Wanita itu kemudian menghentikan sebuah taksi dan pergi menuju ke rumah sahabatnya.

Kali ini yang ia tuju adalah rumah Delia, dia adalah satu-satunya sahabat terdekat Zahra. Selama ini ia sudah menganggapnya seperti saudara dan melakukan apapun bersama-sama.

Namun siapa sangka sahabatnya menolak kedatangannya saat Zahra menyampaikan maksudnya untuk menginap di rumahnya. Padahal selama ini ia kerap membantunya, dan selalu ada saat Delia membutuhkannya.

Alih-alih mengusirnya Delia mencoba memberi uang padanya untuk menginap di hotel.

"Sorry ya Ra, bukannya gak boleh nginep di rumah gue, tapi karena keluarga besar gue lagi ngumpul jadi gak ada kamar kosong, sekali lagi maaf ya," tandas gadis itu

"Iya gak papa kok, pasti kamu lagi sibuk ya sekarang, kalau gitu gue pamit ya," jawab Zahra kemudian membawa kopernya

"Tunggu, aku tahu kamu lagi butuh tempat menginap, memang ini tidak banyak tapi mudah-mudahan cukup untuk biaya menginap di hotel," ujar Delia memberikan beberapa lembar uang ratusan ribu padanya

"Terimakasih Del, kamu gak perlu repot-repot karena kalau cuma buat nginep di hotel aku masih ada uang," ucap Zahra menolak uang pemberian Delia sahabatnya.

"Beneran kamu ada uang?" tanya Delia lagi

Zahra mengangguk dan kemudian berpamitan pergi. Delia tersenyum simpul menatap kepergian sahabatnya itu.

Malam harinya, Zahra sengaja menginap disebuah hotel bintang tiga di kawasan Depok sambil mencari apartemen murah untuk tempat tinggalnya.

Tidak butuh waktu lama ia langsung mendapatkan sebuah rumah minimalis dengan harga terjangkau 

Ia sengaja memilih tinggal di luar Jakarta karena menginginkan kehidupan yang jauh dari gaya hedonisme seperti tempat tinggalnya dulu. Selain biaya hidup yang relatif lebih murah, ia berharap jika warga pinggiran kota akan lebih ramah dan menerima keadaan putrinya.

Pagi harinya ia mendatangi sebuah kompleks perumahan untuk melakukan akad jual beli.

Selesai Akad ia segera mengajak Zalika pindah ke rumah barunya.

Zahra begitu bersyukur saat bisa mendapatkan rumah yang lumayan bagus dengan fasilitas lengkap dari sekolah, tempat belanja, kolam renang dan fasilitas lainnya dengan harga terjangkau.

Bahkan ia melihat lingkungan sekitarnya begitu ramah anak .

Semoga aku bisa mengubah takdir kami di tempat ini,

Karena tidak memiliki perabotan rumah, Zahra menyempatkan diri berbelanja perabotan rumah dan kebutuhan lainnya di pasar.

Sepulang dari pasar ia melihat pemberitaan di media online yang mengabarkan jika Dirga akan segera menikah lagi.

Lelaki itu bahkan memperkenalkan calon istrinya di depan media, meskipun statusnya masih belum bercerai dengan Zahra.

Zahra semakin kesal saat melihat calon istri suaminya. Dia benar-benar tak menyangka jika Delia adalah calon istri Dirga.

"Bagaimana mungkin dia mau menikah dengan suami sahabatnya sendiri yang belum berstatus duda, dia bahkan tahu semuanya karena aku sudah menceritakan semuanya kepadanya. Kau benar-benar tak punya hati Del, apa kalian sengaja merencanakan ini??" Zahra terlihat mengeratkan giginya

Jelas terlihat kekecewaan yang mendalam di wajah wanita itu. Bukan hanya dikhianati oleh suaminya sendiri tapi yang lebih menyakitkan adalah dikhianati sahabatnya sendiri yang sudah ia anggap sebagai adiknya sendiri.

Meskipun ia begitu sedih, namun ia berusaha tidak menangis do depan putrinya. Ia hanya memendam semuanya dalam dada.

Di hari kedua, ia sengaja mendaftarkan Zalika di sebuah sekolah Taman Kanak-kanak yang ada di komplek tersebut.

Ia sengaja menceritakan kondisi Zalika kepada pihak kepala sekolah agar mereka tahu keadaan Zalika, dan tidak kaget.

Awalnya Zalika diterima dengan baik oleh guru dan teman-temannya, namun siapa sangka semuanya berubah saat mereka tahu perangai Zalika yang semakin tak terkendali saat melihat banyak orang.

Perlakuan diskriminatif mulai di terima oleh Zalika. Bukan hanya dari teman-temannya, bahkan dari guru dan juga wali murid yang mulai mengucilkannya.

Para wali murid bahkan sengaja menyuruh, anak-anaknya untuk tidak bergaul dengan Zalika yang dianggap tidak normal.

Perilaku diskriminatif terhadap putrinya membuat Zahra meradang dan langsung melakukan protes kepada pihak kepala sekolah saat sang guru kelas memperlakukan putrinya tidak adil.

Ia kerap tak dianggap dan dibiarkan melakukan apapun sesuka hatinya, tanpa ada teguran.

Sebagai seorang guru ia tahu betul jika tindakan  diskriminasi yang diterima dari putrinya bisa dilaporkan kepada pihak Komnas perlindungan anak, dan tentu saja bisa membuat ijin operasional sekolah itu bisa di tutup.

Mendengar ancaman dari Zahra membuat pihak sekolah akhirnya meminta guru kelas Zalika untuk merubah sikapnya kepadanya.

Zahra yang tak mau melihat putrinya di abaikan di kelasnya, ia kemudian menawarkan diri untuk menjadi Shadow Teacher ( Guru pendamping) untuk putrinya.

Ia berjanji kepada kepala sekolah, jika ia bisa merubah perangai Zalika yang tak bisa diam bisa lebih tenang dan fokus di kelas.

Ia juga memberikan bimbingan belajar yang tidak ia dapatkan dari guru inti saat ia mendapatkan kesusahan dalam mengerjakan tugas-tugas dari gurunya.

Ternyata hal ini justru semakin menumbuhkan konflik baru antara Zahra, guru kelas dan juga para wali murid yang tak terima dengan keputusan kepala sekolah yang tetap mengijinkan Zalika tetap bersekolah di sana.

Padahal mereka menginginkan anak itu di keluarkan dari sekolah itu karena dianggap tidak normal.

Terpopuler

Comments

Eli Elieboy Eboy

Eli Elieboy Eboy

𝚜𝚊𝚑𝚊𝚋𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚎𝚍𝚘𝚔 𝚞𝚕𝚊𝚛 𝚋𝚎𝚝𝚒𝚗𝚊...
𝚜𝚒𝚊𝚙𝟸 𝚔𝚊𝚛𝚗𝚊 𝙼𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗𝚝𝚒 𝚔𝚊𝚕𝚒𝚊𝚗

2024-11-01

0

英

sumpah SMG keturunan mereka pun gitu

2024-09-24

0

Ani Ani

Ani Ani

setiap orang aja his Kita Jika melihat Kita sudah jangan kan nak tolong jangan garab

2024-06-30

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Bab 16
17 Bab 17
18 Bab 18
19 Bab 19
20 Bab 20
21 Bab 21
22 Bab 22
23 Bab 23
24 Bab 24
25 Bab 25
26 Bab 26 Revisi
27 Bab 27
28 Ban 28 Revisi
29 Bab 29
30 Bab 30
31 Bab 31
32 Bab 32 Revisi
33 Bab 33
34 Bab 34
35 Bab 35
36 Bab 36
37 Bab 37
38 Bab 38
39 Bab 39
40 Bab 40
41 Bab. 41
42 Bab. 42
43 Bab 43
44 ZAHRA BERLIAN YANG TERBUANG SEASON 2
45 Bab 2 Kejutan
46 Bab 3. Projek Pertama
47 Bab 4 Melawan seorang Penipu
48 Bab 3. Karena Ayam (Revisi, silakan baca)
49 Bab 4. Insiden di Kereta
50 Bab 4. Juno Dalam Masalah ( Revisi)
51 Bab 5. Izin (Revisi)
52 Bab 6. Membantu Wibi
53 Bab 7. Terpukau
54 Bab 8. Cantik
55 Bab 9. Bertemu dengan Ayah
56 Bab 1O. Aku Rindu Ayah
57 Bab 11. Ke gap
58 Bab 11. Kejutan
59 ISTRIKU SEORANG WANITA BERKEBUTUHAN KHUSUS
60 2. Aku mencintaimu Za
61 2. Undangan
62 Terimakasih sudah mau menerima ku apa adanya
63 Pernikahan
64 Baper
65 PENGUMUMAN
66 Cemburu lagi
67 Penyesalan
68 Persaingan dimulai
69 Obat penggugur kandungan
70 Pertemuan dengan Ayla
71 Andai saja aku bisa
72 Bayangan
73 Penegasan Wibi
74 Menahan marah
75 Ujian kehamilan
76 Melawan
77 Akhir cerita
Episodes

Updated 77 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Bab 16
17
Bab 17
18
Bab 18
19
Bab 19
20
Bab 20
21
Bab 21
22
Bab 22
23
Bab 23
24
Bab 24
25
Bab 25
26
Bab 26 Revisi
27
Bab 27
28
Ban 28 Revisi
29
Bab 29
30
Bab 30
31
Bab 31
32
Bab 32 Revisi
33
Bab 33
34
Bab 34
35
Bab 35
36
Bab 36
37
Bab 37
38
Bab 38
39
Bab 39
40
Bab 40
41
Bab. 41
42
Bab. 42
43
Bab 43
44
ZAHRA BERLIAN YANG TERBUANG SEASON 2
45
Bab 2 Kejutan
46
Bab 3. Projek Pertama
47
Bab 4 Melawan seorang Penipu
48
Bab 3. Karena Ayam (Revisi, silakan baca)
49
Bab 4. Insiden di Kereta
50
Bab 4. Juno Dalam Masalah ( Revisi)
51
Bab 5. Izin (Revisi)
52
Bab 6. Membantu Wibi
53
Bab 7. Terpukau
54
Bab 8. Cantik
55
Bab 9. Bertemu dengan Ayah
56
Bab 1O. Aku Rindu Ayah
57
Bab 11. Ke gap
58
Bab 11. Kejutan
59
ISTRIKU SEORANG WANITA BERKEBUTUHAN KHUSUS
60
2. Aku mencintaimu Za
61
2. Undangan
62
Terimakasih sudah mau menerima ku apa adanya
63
Pernikahan
64
Baper
65
PENGUMUMAN
66
Cemburu lagi
67
Penyesalan
68
Persaingan dimulai
69
Obat penggugur kandungan
70
Pertemuan dengan Ayla
71
Andai saja aku bisa
72
Bayangan
73
Penegasan Wibi
74
Menahan marah
75
Ujian kehamilan
76
Melawan
77
Akhir cerita

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!