"Jujur sebenarnya gue gak mau meminta bantuan lo, karena gue merasa sudah sering mendzolimi lo saat menjadi istri Adik gue Dirga. Tapi apapun akan dilakukan oleh seorang ibu demi anaknya bukan??. Tapi lo tahu kan gimana perlakuan keluarga Bahri saat melihat seseorang yang kurang dimata mereka pasti akan di bully habis-habisan, aku tidak mau putriku mendapatkan perlakuan seperti itu, jadi aku mohon sama kamu bantu Gerald. Aku akan melakukan apapun yang kau minta asal kamu mau menerima dia sebagai muridmu," ucap Anin
"Dalam menerima siswa-siswi di bimbel ini saya tidak pernah melihat latar belakang, keluarga, masa lalu atau masalah pribadi lainnya, jadi tenang saja, aku pasti akan menerima Gerald jika dia lulus seleksi pastinya. Karena saya hanya akan mengajar siswa-siswi yang memang mau belajar, bukan masuk Bimbel untuk mendapatkan bocoran sial ujian," jawab Zahra
"Syukurlah kalau begitu, terimakasih banyak Za atas kebaikan mu,"
"Jangan berterima kasih dulu, karena Gerald belum tentu diterima," sahut Zahra
Ia kemudian menyuruh Gerald menuju ruang kelas untuk mengerjakan beberapa soal ujian. Anin terlihat cemas saat menunggu putra semata wayangnya itu.
************
Zalika yang mulai di terima baik di sekolahnya mulai menunjukkan perkembangannya dalam bidang akademik. Karena dukungan dari guru kelas dan teman-temannya yang mulai merangkulnya, kini prestasi belajarnya mulai meningkat. Terutama dalam pelajaran matematika.
Semua guru-guru dibuat tercengang saat anak itu selalu mendapatkan nilai sempurna dalam setiap pelajaran meskipun ia jarang memperhatikan saat belajar. Terlebih dalam pelajaran matematika.
Karena prestasinya di pelajaran matematika begitu bagus membuat pihak sekolah mengirimnya menjadi Perwakilan sekolah mengikuti lomba pelajaran matematika tingkat sekolah dasar.
Untuk pertama kalinya Zalika berhasil memenangkan juara pertama dan membuat Zahra begitu bangga padanya.
Kabar bahwa Zalika adalah seorang Anak Berkebutuhan Khusus yang memiliki segudang prestasi membuat semua orang kagum atas prestasinya. Hal itu tentu saja membuat wartawan berusaha mengundangnya ke berbagai acara di televisi hanya sekedar untuk mengulas bagaimana cara Zahra bisa membuat putrinya menjadi anak berprestasi.
Kemunculan Zalika di berbagai stasiun televisi membuat nama keluarga Bahri ikut terangkat. Kabar mengenai Zalika adalah putri Dirga Bahri membuat para awak media semakin gencar mengulik kehidupan pribadi anak itu. Meskipun Zahra sering menolak tawaran untuk interview mengenai kehidupan pribadi mereka namun para awak media berhasil mendapatkan banyak informasi mengenai Zalika dari berbagai sumber.
Kenaikan harga saham Bahri yang anjlok seketika menguat saat Dirga seketika membuat statement bahwa Zalika adalah putri kandungnya di depan awak media.
Ia sengaja membuat konferensi pers demi mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.
Bukannya mendapatkan sambutan yang baik dari keluarga Bahri, Dirga justru mendapat ultimatum dari Merry akan mencabut posisinya sebagai CEO Bahri group jika ia masih ingin mengakui Zalika sebagai putrinya.
"Ingat Dirga, sekali lagi kau mengatakan jika Zalika adalah putrimu, maka akh tidak segan-segan untuk mengusir mu dari keluarga Bahri,"
"Tapi karena Zalika harga saham kita menjadi naik, bahkan sentimen negatif masyarakat mulai membaik saat tahu jika Zalika adalah anak luar biasa yang membuat semua orang bangga karena prestasinya. Jadi tidak ada salahnya aku melakukan konferensi pers tersebut, toh itu hanya sebuah formalitas saja agar masyarakat tahu bahwa kita tidak membuang Zalika, tapi Zahra yang berusaha memisahkan dia dari kita," jawab Dirga
"Apapun alibinya, aku tetap tidak setuju. Bagaimanapun juga aku tidak mau reputasi keluarga Bahri akan tercemar karena memiliki cucu yang tidak normal seperti Zalika," ucap Merry tetap tak mau menerima Zalika sebagai cucunya
Meskipun keluarga Bahri langsung mengklarifikasi pernyataan Dirga, namun para jurnalis mulai menyimpulkan jika Dirga adalah benar-benar ayah kandung Zalika.
Berita tentang siapa ayah kandung Zalika membuat gadis kecil itu mulai terusik. ia yang sudah mulai rindu sosok ayahnya mulai mempertanyakan dimana keberadaan ayahnya kepada Zahra.
"Mamah, ayah dimana, kenapa dia tidak pernah menjenguk kita, apa dia tidak menyayangi kita lagi?" tanya Zalika begitu gusar
"Ayah sibuk nak jadi ia belum sempat menjenguk kita, sabar saja suatu saat ia pasti akan datang menemui mu. Semua orang tua pasti menyayangi anaknya jadi jangan berpikir jika ayah tidak menyayangimu karena tidak pernah mengunjungi kita,"
"Bagaimana jika kita yang mengunjungi ayah?"
"Tidak bisa sayang, mamah sibuk,"
"Kalau mamah sibuk biar Lika saja yang mengunjungi ayah, kebetulan aku tidak sibuk jadi aku punya banyak waktu untuk bertemu dengannya,"
Setelah beberapa kali meyakinkan putrinya akhirnya Zahra berhasil meyakinkan Zalika untuk tidak menemui Ayahnya. Ia takut putrinya akan terluka jika ia mengalami penolakan dari keluarga Bahri yang sudah membuang mereka.
Kau tidak tahu nak kalau mereka sudah mengusir kita dan melarang kita untuk menginjakkan kaki di istana mereka, jadi jangan pernah berpikir untuk bertemu dengan ayahmu lagi,
Zahra tampak gusar saat mengetahui jika Zalika sangat merindukan ayahnya.
Meskipun ia mau mendengarkannya untuk tidak menemui Ayahnya, namun tetap saja gadis kecil itu tak bisa menutupi rasa rindunya kepada sang ayah.
Meskipun tak bisa mewujudkan keinginan Zalika untuk bertemu dengan ayahnya, sebagi gantinya sore itu Zahra mengajak putrinya jalan-jalan ke sebuah mall.
Ia berharap semoga Zalika bisa melupakan rasa rindunya setelah bermain sepuasnya di arena permainan anak-anak.
Namun siapa sangka saat mereka di mall Zalika justru melihat Dirga.
Karena penasaran dengan sosok ayahnya, gadis itu terus mengikuti lelaki itu.
Zahra yang mulai kehilangan Zalika berusaha mencari putrinya seperti orang gila. Berkali-kali ia mendatangi pusat informasi untuk mengumumkan bahwa ia kehilangan putrinya.
Meskipun sudah mencari ke seluruh Mall zahra tetap tak menemukan gadis kecil itu.
Melihat Zahra bersedih karena kehilangan putrinya membuat Gading datang untuk membantunya mencari dimana keberadaan Zalika
Sementara itu Zalika berusaha masuk ke bagasi mobil Dirga agar bisa mengikuti pria itu.
Rasa rindu yang menggebu membuat gadis kecil itu nekat melakukan apapun demi bisa bertemu dengan ayahnya.
Sementara itu Gading berhasil menemukan CCTV keberadaan Lika yang sedang mengikuti seseorang.
"Dirga??, apa benar dia mengikuti Dirga?" Zahra tidak menyangka jika putrinya akan nekad mengikuti Dirga dan meninggalkannya.
Mengetahui putrinya berusaha menemui ayahnya membuat Zahra langsung menghubungi Dirga untuk memberitahunya jika Zalika sedang mengikutinya.
Dirga yang terkejut dengan ucapan Zahra langsung memeriksa bagasi mobilnya. Pria itu terkejut saat melihat Zalika tergeletak di dalam bagasi mobilnya.
Takut terjadi sesuatu dengan putrinya ia kemudian membawa Zalika ke rumah sakit.
"Maafkan ayah yang tak pernah mengerti dirimu nak, maafkan ayah yang tidak bisa menjaga dan melindungi mu,"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 77 Episodes
Comments
Ani Ani
Kau terlalu ikut cakap IBU Kau tu lah Jadi nya
2024-06-30
1
Samsia Chia Bahir
Eleeeehhhhh, ayah lucknut 😏😏😏🙄🙄🙄
2024-05-13
1
Shinta Dewiana
cih...ayah pecundang....menjijikkan
2024-05-04
0