Assassin

Dua bulan kemudian

"Nih gua bawa makanan buat lu!" Kata Qilla di balik pintu.

"Thanks ya Qil, gua tuh bisa ambil sendiri sebenarnya. Malah buat repot lu !"

"Hahaha, santai aja sih Rin. Gimana kodisi lu nih? Udah seminggu kan abis kemoterapi kan, sama si Oreo tuh?"

"Suka amat ganti ganti nama orang, mana jadi makanan pula. Kondisi gua lebih enakan sekarang, katanya hari ini hasil pemeriksaan keluar sih."

(Tok... tok...tok) suara ketukan pintu.

Ceklek..

Reo masuk, lalu memberikan file berisi dokumen pemeriksaan pada Rin. Setelah itu Reo duduk di sofa disusul oleh Qilla yang ikut duduk di samping Reo.

"Apaan nih?" Tanya Rin dengan membuka tas yang berisi file miliknya.

"Itu file hasil pemeriksaan terakhir, dari gua dan rumah sakit udah cek kondisi lu waktu itu."

"Stop biar gua baca dulu dokter Reo file-nya" nada bicara Rin menekan pada setiap kata membuat Reo enggan untuk berbicara lagi.

"Hah ini serius? Ini gak bohong? Gila gua sembuh dari kanker setadium 4? Alhamdulillah." Air mata Rin menetes terharu karena hasil pemeriksaan medis tersebut.

"Oreo, Zidan udah tau belum?" Tanya Qilla pada Reo di sampingnya.

"Udah, makannya Zidan sama anak Black Rose siapin perayaan buat kesembuhan lu Rin."

"Serius?" Tanya Qilla pada Reo

"Hm.." jawab Reo

"Akhirnya setelah sekian lama gak ada perayaan sekarang ada."

Rin hanya tersenyum melihat tingkah Qilla yang sangat senang.

"Reo, ini badan buat olahraga gak kenapa napa kan?"

"Gak apa apa, yang penting jangan kecapean."

"Makasih ya..." Kata Rin dengan senyuman hangat.

"Sama sama."

Reo meninggalkan kamar Rin, dan turun di sambut oleh Zidan yang telah menunggunya dibawah.

"Dia pasti senang kan?"

"Iya dia senang, lu tau?  Dia nangis bahagia tadi."

"Syukur deh kalo dia senang, gua mau buat perjanjian dari Black Rose dengan dia. Kalo dia mau indentitas baru dan kalo dia gak mau gua juga gak akan maksa. "

"Mau cara apa? Mau cara apa lu buat dia seakan mati?"

"Mungkin gua bakal buang jasad yang wajahnya udah di oplas mirip dia! Satu hal lagi adik kandung lu gak boleh tau kalo Rin masih hidup! Dia akan sekolah diluar negeri dengan identitas baru dan suasana baru. Dia bukan lagi Rin melainkan Clara Adelin dia akan menjadi pembunuh paling kejam yang akan duduk di sisi gua, meskipun dia harus membunuh keluarganya nantinya."

"Okay, gua udah bilang ke adek gua kalo Rin udah sembuh, mending lu buat dia seakan kecelakaan." Jawab Reo

",Nanti gua pikir dulu."

****

Qilla yang mendengar ucapan Zidan dari lantai dua ia membekap mulutnya sendiri, air matanya jatuh perlahan. "Apa Rin juga akan lu jadikan sebagai pembantai sama seperti Vira?" Kata dirinya dalam batinnya.  Tak lama Qilla melihat wanita di sebelah Zidan yang tidak asing baginya. "Dia Vira Amesty, jadi Zidan benar benar ingin menghilangkan Rin?" Tanyanya dalam batinnya.

Qilla langsung masuk kedalam kamar Rin lagi.  Rin yang melihat Qilla cemas dan khawatir pun turun dari ranjangnya dan memegang tangan Qilla.

"Ada apa Qil?"

"Janji sama gua jangan pernah jadi pembunuh!."

"Gua janji" dengan kebingungan yang ada dalam pikirannya tentang apa yang sebenarnya terjadi dan di dengar Qilla.

"Janji kelingking..." Rin menunjukkan jari kelingking kanannya.

"Okay, janji" Rin telah terikat janji dengan permintaan Qilla. Namur ia bingung kenapa Qilla menangis dan menyuruhnya berjanji.

••••

Zidan masih sibuk dengan teman temannya. Ia berencana membuat pesta untuk merayakan kesembuhan Rin, walau hanya pesta kecil kecilan.

"Bos lu yakin mau ubah tuh cewe sama kayak gua?" Tanya Vira.

"Gak, gua gak bakal ubah dia kayak lu, gua bakal ubah dia jadi cewek gua!"

"Yah.. gak jadi punya temen berburu."

"Gua tadi cuma akting ngomong gitu, karena gua liat Qilla nguping. Nangis tuh bocah dengerin kata kata gua. Kalo soal Reo, udah tau Reo kalo gua bohong."

"Zidan ******, gua udah berharap beneran."

"Kenapa lu berharap banget beneran?"

Vira mulai menceritakan mengapa ia sangat berharap Rin menjadi seperti dirinya. Ia menceritakan awal mula bertemu Rin.

Flashback on

"Mba aku punya makanan, kayaknya mba belum makan ya?" Tanya Rin pada Vira.

Saat itu Vira hanya terdiam dan mengangguk perlahan. Lalu Rin mengandeng tangan Vira menuju sebuah rumah kecil dimana banyak anak anak jalanan yang sedang memakan nasi bungkus bersama sama.

"Kakak Rin, makan bareng kak ini masih sisa lima kak." Kata salah satu anak jalanan.

"Ambilin dua bungkus Petra, kakak ini juga belum makan."

"Okay kapten."

Tak lama kemudian Petra menghadap Rin dan memberi dua nasi bungkus.

"Ini kak, aku lanjut pungutin sampah dulu ya kak. Sehat selalu kak."

"Iya, makasih ya. Kalian semua sehat sehat yaa."

"Nih makan dulu" Rin memberikan nasi bungkus pada Vira.

"Bersih gak ini?"

"Aduh mba, bersih lah itu baru."

"Makasih ya, oh iya nama kamu siapa?"

"Saya Rin, mba sendiri siapa? pakaian bagus tapi muka mba pucat  abis kabur dari rumah ya?" Goda Rin

"Hu'um, kenalin gua Vira Amesty. Gua kabur dari kejaran orang semalam dan gua gak tau ini di mana."

Setelah keduanya selesai makan Rin mengajak Vira ke mall mencari baju yang cocok untuknya.

"Rin, lu ngapain ajak gua ke mal?"

"Baju lu kucel, jadi perlu ganti. Biar gua yang bayar ntar lu tenang aja."

Vira mengangguk dan mengikuti Rin berbelanja pakaian untuk Vira. Setelah selesai berbelanja mereka keluar dari mal. Tiba tiba vira ingin melihat total baju yang ia beli dengan uang Rin.

"Struk belanjaannya mana? Berapa totalnya?"

"Ini, gak usah di ganti."

"Lu serius?" Rin mengangguk dan tersenyum.

Flashback off

"Ooo jadi lu pernah di tolong sama Rin?"

Vira hanya mengangguk lalu lalu memohon pad Zidan untuk melatih Rin agar memiliki kemampuan seperti dirinya.

"Ayo lah bos! Latih Rin kayak gue!"

••••

" Jika hatimu juga menghilang, apa mungkin kamu tetap dapat tertawa lepas? Aku mengagumi tawamu bukan amarah mu.  Andaikan kamu tahu Rin kamu membuatku seakan memiliki saudara." -batin Qilla.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!