"Aku membenci mu!!"
"Aku tidak suka pada mu!"
"Pergi saja kau dari sini!!!"
Prank!
Guntur dengan sigap menghindari setiap barang yang terlempar ke arah nya oleh Mawar.
Wanita hamil muda itu terlihat sangat marah, dia mengamuk karena suaminya tidak mau membawa dirinya pergi menemui kakak nya.
"Aku membenci mu!"
Sekali lagi terdengar teriakan suara Mawar.
Guntur tidak bisa berbuat apa apa, dia hanya bisa menghindari serangan itu, dan mencoba mendekati istri nya ketika sudah mulai tenang.
Bukan Guntur tidak mau menuruti apa yang istrinya inginkan.Namun, ini demi keselamatan istrinya dan juga calon bayi mereka nanti.
Darah seorang ibu hamil, apalagi hamil muda. Merupakan incaran berbagai kaum. Apalagi makhluk halus dan juga kaum vampir.
Sebelum terjadi, maka Guntur akan menghindari nya. Dia juga sudah berkomunikasi dengan Alpa, dan Alpa menyetujui nya.
"Sayang..."panggil Guntur lembut. Dia mendekati istri nya yang sudah duduk di tepi ranjang.
Melihat istrinya tidak mengamuk lagi, Guntur memberanikan diri untuk duduk di samping istri nya, lalu memeluknya dari samping.
Mawar tidak menolak, dia malah berbalik dan membalas pelukan hangat suaminya.
Suara Isak tangis pun mulai terdengar.
"Maafkan aku, aku hanya ingin menemui kakak. Aku merindukan nya" rancau Mawar menyesali perbuatan nya.
Dapat di maklumi, perasaan seorang wanita hamil memang selalu begitu. Sering berubah ubah karena hormon nya yang mungkin turun naik.
Guntur menggeleng pelan, mengecup puncak kepala istri nya lembut.
"Tidak apa apa, berhenti lah menangis. Aku tidak akan marah pada mu"
Mawar semakin menangis sejadi jadinya, hati nya semakin sedih karena menyesal telah menyakiti suaminya.
Sttt.....
Kelelahan menangis, Mawar akhirnya tertidur di dalam pelukan Guntur. Dia tidur sambil memeluk tubuh suaminya.
"Tidur lah sayang, tidur yang nyenyak" gumam Guntur setelah memindahkan istri nya ke atas ranjang, lalu menyelimuti istri nya dengan baik.
Fyuu...
Beginilah jika istri seorang werewolf sedang hamil. Tenaga nya sangat kuat, dan mood nya lebih sering berubah ubah.
Setelah memastikan istrinya benar benar tertidur lelap, baru lah Guntur beranjak dari kamar nya. Dia harus mengurus pekerjaan yang Alpa Adam tinggalkan kepadanya. Bahkan urusan Gamma juga dia yang mengerjakan nya.
Di bawah pengawasan magis Adam, Guntur menjadi pemimpin sementara selama Adam berada di luar pack.
"Kakak!!!!!"
Baru saja kaki Guntur menginjak anak tangga untuk menuruni nya. Suara teriakan istri nya kembali terdengar.
Dengan segera, Guntur kembali berbalik, berlari masuk ke dal kamar.
"Mawar!" pekik Guntur.
Mawar sudah berdiri di atas ranjang. Dia terlihat di kuasai oleh roh jahat.
"Astaga, mawar!!!" Guntur segera mendekati istri nya. Tapi, tiba Mawar melayangkan tangan nya dan seketika itu cahaya merah menghantam Guntur. Beruntung Guntur sempat menghindari nya.
"Astaga, apa ini? " Guntur segera menghubungi Alpa Adam, melalui mindlink nya.
Adam yang sedang duduk di balkon apartemen nya, terkejut merasakan sesuatu dari dalam dirinya.
"Apa kau merasakan nya Adam?" ujar Adit di dalam pikiran Adam
"Yah, Adit. Aku juga merasakan nya. Ini bukan dari mate kita Adit"
Seketika Adam merasakan mindlink dari Guntur.
"Maaf Alpa, tolong bantu aku. Mawar tiba-tiba mengamuk lagi dan ini lebih aneh lagi"
"Apa yang terjadi?"
"Dia terlihat seperti di kuasai roh jahat"
"Baiklah, aku akan segera kembali"
"Baik alpa". Adam memutuskan mindlink mereka.
"Adam, seperti nya kekuatan yang ada di dalam tubuh Mawar, meronta ingin keluar "
"Iya Adit, kemungkinan karena dia sedang hamil!"
Adam segera kembali, dia berlari sekencang mungkin menggunakan kekuatan serigalanya. Dalam sekali lompatan, Adam berganti sift dengan Adit.
Serigala besar berlari kencang membela hutan.
Butuh waktu 30 menit bagi Adam membela hutan, baru dia sampai di kawasan pack.
Semua warior langsung menunduk hormat, menyambut kedatangan sang Alpa.
"Salam Alpa" hormat mereka serempak.
Adit tidak memperdulikan mereka, dia terus berlari cepat, melewati gerbang pack house.
Setelah sampai di pack house, Adit langsung berubah menjadi Adam. Dia melangkah cepat masuk ke dalam rumah, berlari menaiki anak tangga menuju ke kamar Mawar dan Guntur.
Prank!
"Adam!!! Di mana kau!!!!!" teriak mawar lantang. Hingga ke keluar pack saja masih terdengar.
Namun, karena memang seisi pack sudah tahu jika Mawar sedang hamil dan sering mengamuk, mereka tidak terlalu terkejut. Bahkan hal itu sudah menjadi hal biasa.
"Alpa" ucap Guntur melihat kehadiran Adam di dalam kamar nya.
Mendengar nama kakak nya di sebut, mawar langsung menoleh. Mata merah nya menatap tajam kearah Adam.
"Kenapa kau merasukinya lagi huh!" marah Adam. Suara bariton nya menggema di seluruh ruangan.
"Hahahaha.. " Mawar tertawa keras. Dia mengambang di udara, lalu terbang mendekati Adam.
"Kau lupa Alpa, ini sudah jadwal ku untuk keluar. Setelah sekian lama bersemayam di dalam tubuh indah adik mu. Dulu, aku berada di tubuh ibu mu, tapi sayang nya. Ibu mu telah tiada" Raut wajah mawar terlihat sedih.
Roh yang menguasai Mawar adalah roh turun temurun, serigala yang bersemayam di dalam tubuh mawar di hadiahkan kekuatan yang tidak bisa di miliki oleh siapapun, kecuali keturunan keluarga Wils.
Bukan sembarangan, meskipun berdarah wils, tak semua anak yang dapat menerima kekuatan itu.
Laura, serigala yang sedang di kuasai kekuatan nya. menatap Adam dengan mata mawar.
Adam duduk di tepi ranjang, menghembuskan nafas berat.
Mawar mengerut, dia kembali terbang mengikuti Adam.
"Kenapa kau mengerut, aku tidak membuat kekacauan, aku hanya ingin melihat mu dan Guntur!" ucap Laura.
"Kau membuat ku hampir setengah mati" gumam Guntur menghembuskan nafas gusar.
Laura tersenyum menyeringai, dia sangat suka melihat kedua orang yang sangat penting dalam hidupnya, terlihat kacau dan mengkhawatirkan dirinya.
"Ahahaha....Kalian sangat lucu" gumam nya di sela sela tawa nya.
Adam dan Guntur mendengus kesal. Mereka berpikir Mawar akan mengamuk seperti mantan Luna dulu. Ibu Adam, dia mengamuk bagaikan kiamat. Semua barang barang dan bangunan di hancurkan oleh nya.
Seperti nya Laura lebih lihai menguasai kekuatan nya di bandingkan mantan Luna terdahulu.
"Kau jangan sering seperti ini, aku pergi ke dunia manusia. Luna mu ada di sana!"
"Benarkah?" ucap Mawar dan Guntur.
Adam melirik Guntur, seingatnya dia sudah mengatakan pada Beta nya itu. Tapi, mengapa sekarang dia malah kaget lagi
"Maaf Alpa, aku harus pura pura tidak tahu di depan istri ku" mindlink Guntur.
Adam mendengus kesal, dia melirik kearah adik nya. Perlahan mata Mawar kembali seperti semula. Laura telah mengembalikan tubuh Mawar, dia sudah berganti dengan Mawar.
Fyu..
"Aku lelah sekali" ungkap mawar.
"Sayang" Guntur langsung memeluk Mawar, dia tahu jika berganti sift, istri nya pasti akan merasakan kelelahan.
----------------
Beralih ke dunia manusia, Rania tengah duduk di balkon kamar nya, pikiran melayang pada kejadian tadi.
Adam dengan seenak nya mengambil ciuman pertama nya.
"Bodoh!" maki Rania memukul kepalanya sendiri. Dia marah karena saat Adam mencium nya, dia malah diam saja. Harusnya dia menolak dan memukul pria itu.
Mungkin, sekarang Adam merasa dirinya sudah dia kuasai. Pasti pria itu akan lebih semena mena pada dirinya. pikir Rania.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 32 Episodes
Comments