Gadis Yang Kasihan

Ayra berada tepat di depan pintu aparteman dengan nomor 108 tertera di pintu itu. Ayra mengangkat tangannya dengan ragu untuk menekan bell. Mungkin setelah dia masuk ke dalam apartemen ini maka hidupnya sudah tidak lagi sama dengan hari ini. Dengan terus memberanikan diri, akhirnya Ayra menekan tombol bell itu. Setelah menunggu beberapa saat, pintu apartemen yang terbuka membuat nya semakin gugup. Kehidupannya akan benar-benar berubah sejak saat ini.

"Masuk"

Ayra mematung menatap pria yang membukakan pintu itu hanya menggunkana jubah mandi. Mungkin dia barusaja selesai mandi. Dada bidangnya terlihat jelas oleh Ayra. Dengan rambut yang masih basah, sungguh membuatnya terlihat lebih menggoda. Eh. Ya ampun apasi yang kamu fikirkan Ayra. Saat ini hidupmu sedang berada dalam satu pilihan terbesar.

"Kenapa kau masih berdiri di situ? Waktuku terlalu berharga hanya untuk menjaga pintu ini agar tetap terbuka sampai kau masuk"

Ayra menunduk dengan mengucapkan kata maaf. Lalu dia melangkah masuk ke dalam apartemen ini. Awal dari semuanya, hidupnya akan berubah sejak hari ini. Ayra mengikuti Aiden ke ruang tengah apartemen mewah ini. Segala fasilitas yang ada, sofa yang nyaman dan ruangan bersih dan rapi. Itulah kesan pertama Ayra saat masuk ke apartemen ini.

"Duduk, aku mau pakai baju dulu"

Ayra mengangguk, dia duduk di sofa bed di ruang tengah. Menatap sekelilingnya dengan perasaan yang kacau. Mulai hari ini dirinya akan menjadi alat pencetak anak untuk tuan Aiden. Tapi semuanya hanya demi keinginan Ibu dan meringankan beban Ibu. Ibu yang ingin dia lulus kuliah, dan Ayra yang ingin mewujudkan keinginan Ibu itu tanpa harus membebaninya untuk semua biaya kuliah yang tidak sedikit.

Aiden keluar dari kamarnya, dia telah memakai pakaian lengkap. Rambut basahnya masih terlihat berantakan karena sengaja tidak dia sisir. Ayra hanya mampu menatap dengan ujung matanya ke arah Aiden. Memang majikan Ibunya ini sangat tampan di usianya yang sudah matang.

Aiden duduk di sofa tunggal disana, tepat di sebrang Ayra duduk. "Jadi kau sudah membaca semua yang di berikan Rega padamu?"

Ayra mengangguk "Sudah Tuan"

"Baiklah, jadi kau sudah tahu apa saja tugasmu. Kau hanya perlu melahirkan anak untukku dan memberikannya padaku tanpa kau harus memberikan identitas padanya sebagai Ibunya. Kau tidak perlu melakukan hal-hal lain selayaknya istri untukku selain memberikan dirimu untuk melayaniku sampai kau hamil. Semua keperluanku tidak perlu kau ikut menyiapkannya karena istriku sudah cukup untuk mengurus diriku"

Benarkan dugaannya, dirinya hanya di jadikan alat pencetak anak bukan sebagai istri. Bahkan julukan untuk istri kedua terlalu baik untuknya yang hanya sebagai alat pencetak anak. Namun, Ayra tidak bisa membantah apapun. Dia hanya mampu menganggukan kepalanya tanpa bisa sedikit saja memberikan protes atau usulan kecil.

"Itu adalah kamarmu, selama kau menjadi istriku maka kau akan tinggal disini. Jangan khawatir tidak akan ada yang tahu tentang apartemen ini dan pernikahan ini"

Lagi-lagi Ayra hanya mengangguk dan mengiyakan. Aiden berdiri dari duduknya, dia melangkah menuju kamarnya, namun langkahnya terhenti beberapa saat. "Kau istirahatlah, siapkan dirimu untuk perniakahan kita besok pagi"

Deg

Besok pagi? Secepat itu Ayra akan merubah statusnya menjadi seorang istri. Meski sebenarnya hanya menjadi alat pencetakan anak saja untuk Aiden. Ayra melangkah gontai menuju kamarnya.

Masuk ke dalam kamar hawa dingin dari pendingin ruangan semakin membuat kepalanya sakit. Dia menyimpan tas yang di bawanya di atas tempat tidur, lalu dia mengambil remot pendingin ruangan dan menaikan suhu. Dia tidak biasa tidur dengan pendingin ruangan sedingin ini. Ayra merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur nyaman dan besar ini. Menatap langit-langit kamarnya dengan mata yang mulai berembun. Pertahanannya runtuh, dia menangis dengan segala rasa sakit di dadanya. Dia merasa bersalah karena membohongi Ibunya sendiri. Tapi, dia sudah terlanjur memilih. Tidak mungkin dia membatalkan kesepakatan ini. Dia tidak akan berani.

Jika saja Ayahnya ada, mungkin kehidupannya tidak akan semenyedihkan ini. Jika saja dia tahu siapa dan dimana Ayahnya berada. Mungkin Ayra akan menemuinya dan meminta bantuannya. Tapi, itu semua hanyalah andaian dia semata. Ayahnya jelas-jelas pergi dan tak memperdulikan dirinya dan Ibunya lagi. Meski sebenarnya Ayra tidak tahu apa alasan Ayahnya pergi meninggalkan mereka.

Malam ini dia hanya bisa menangis sejadi-jadinya di dalam kamar. Sesak di dadanya benar-benar tak mampu lagi dia tahan. Ayra hanya mampu menangisi nasibnya ini. Meski semua ini adalah pilihannya.

Di sisi lain ada Aiden yang terbangung karena rasa haus di tenggorokannya. Dia menuju dapur dan mengambil minum, namun saat akan kembali ke kamarnya dia mendengar suara isakan yang memilukan. Awalnya Aiden merasa takut karena mendengar suara tangisan di malam hari seperti ini. Sampai dia mengingat jika saat ini bukan hanya dirinya yang tinggal di apartemen ini. Sadar ada orang lain di apartemen ini, Aiden segera menuju kamar yang di tempati gadis itu. Dia menempelkan telinganya di daun pintu.

Suara isakan yang terdengar memilukan, entah kenapa Aiden merasa sedikit kasihan pada gadis itu. Mungkin Ayra memang terpaksa berada dalam situasi ini. Dan Aiden seharusnya tidak terlalu bersikap kasar padanya. Tapi, dia tetap tidak bisa karena sikapnya ini sebagai pertahanan dirinya agar tidak membuat gadis itu jatuh hati padanya dan menaruh harapan lebih padanya.

Gadis yang kasihan.

Akhirnya setelah tidak lagi terdengar suara tangisan di dalam sana, Aiden kembali melanjutkan langkahnya menuju kamar. Dia harus fresh untuk besok pagi. Masuk ke dalam kamar dan duduk di pinggir tempat tidur. Aiden meraih ponselnya di atas nakas. Membuka pesan-pesan yang masuk ke dalam ponselnya. Salah satunya adalah dari istrinya.

Sayang, kau benar-benar satu minggu berada di luar kota. Kenapa lama sekali.

Aku merindukanmu.

I Love You Honey.

Sangat sibuk kah sampai tidak membalas pesanku.

Deretan pesan yang di kirim istrinya membuat Aiden tersenyum. Saat dia akan mematikan layar ponselnya, namun tiba-tiba ada telepon masuk dari istrinya. Sepertinya dia memang menunggu Aiden membaca pesannya, agar dia bisa menghubunginya tanpa mengganggu pekerjaan suaminya itu.

"Iya Sa?"

"Belum tidur, aku merindukanmu dan menunggu kabarmu sejak tadi. Kenapa baru membaca pesanku?"

"Maaf ya Honey, aku baru selesai mengecek laporan. Jadi baru bisa membuka ponsel"

"Semalam ini, yaudah deh kamu cepetan istirahat. Aku gak mau kamu sakit"

"Iya Honey, kamu juga istirahat ya"

"Aku mencintaimu"

"Aku juga"

Aiden menutup sambungan teleponnya, sedikit terkekeh lucu saat membayangkan wajah istrinya yang cemberut kesal karena jauh darinya. Memang Saqila sangatlah manja, dia hampir tidak pernah di tinggalkan Aiden untuk tugas kerja ke luar kota. Jika ada pekerjaan di luar kota ataupun luar negara, maka Aiden selalu menyerahkannya pada asistennya, Rega. Tapi sepertinya mulai saat ini, Aiden terpaksa harus sering meninggalkan istrinya. Itupun demi pernikahannya agar tetap langgeng.

Maaf Honey, mulai saat ini aku akan sering meninggalkanmu.

Bersambung

Jangan lupa dukungannya.. Like komen di setiap chapter.. Kasih hadiahnya dan votenya juga

Terpopuler

Comments

վմղíα | HV💕

վմղíα | HV💕

menunggu Aiden bucin.

2023-03-26

0

Dara Muhtar

Dara Muhtar

Nanti kamu Aiden yang bakal jatuh Cinta sama Aira bahkan Bucin....aku doain

2023-02-02

1

uyhull01

uyhull01

No sikap mu itu bakal terbalik Aiden, nanti yng ada kmu jth cinta duluan sma Ayra,

2022-12-16

0

lihat semua
Episodes
1 Menikahlah Denganku?!
2 Menerima Tawarannya
3 Hasil Dari Menyewakan Rahimku
4 Gadis Yang Kasihan
5 Malam Pertama Untuk Ayra
6 Perhatian Kecil
7 Istri Bayaranku
8 Istri Bayaran Tuan Aiden
9 Berita Yang Beredar
10 Berpelukan
11 Istriku?!
12 Tidak Mungkin Jatuh Cinta Lagi?!
13 Merasa Nyaman
14 Menyembunyikan Kehamilan
15 Semakin Sulit Dan Rumit
16 Tidak Ingin Berpisah
17 Berada Diantara Dua Pilihan Yang Sulit
18 Saqila Yang Kembali
19 Tinggal Bersama
20 Saqila Yang Merajuk, Ayra Yang Mengalah
21 Menemukan Kenyamanan Baru
22 Kalian Adalah Tanggung Jawabku
23 Apa Bisa Memiliki Hak?
24 Panggilan Baru
25 Prioritas Utama Aiden
26 Dia Hanya Anakku!
27 Dilema Aiden
28 Ayra Yang Tidak Punya Hak
29 Tersiksa Dengan Sikap Ayra
30 Bukan Pilihan!
31 Wanita Yang Mengerti Aiden
32 Panggil Aku Sayang
33 Siapa Dia?
34 Ayra, Gadis Yang Berbeda
35 Apa Benar Telah Jatuh Cinta?
36 Kemarahan Aiden
37 Tetap Jalani Tugas Seperti Awal Perjanjian!
38 Malu
39 Hanya Menjadi Suamiku!
40 Benar-benar Telah Jatuh Cinta
41 Mencoba Membatasi Diri
42 Ada Apa Dengan Rega Dan Alvaro?
43 Apa Yang Disembunyikan?
44 Harus Menentukan Pilihan
45 Jangan Ceraikan Aku Sampai Kapanpun!
46 Menutupi Semuanya Hanya Demi Kebaikan
47 Jalan-jalan Bersama Mertua
48 Tentang Pesta Ulang Tahun
49 Perasaan Aiden Yang Berubah?!
50 Saqila Yang Belum Berubah
51 Perdebatan Rega Dan Alvaro
52 Mami Yang Kecewa
53 Duka Ayra
54 Kesedihan Ayra Adalah Luka Untuk Aiden
55 Mencoba Ikhlas
56 Mandi Bersama
57 Telah Kehilangan Hatimu!
58 Butuh Waktu Untuk Menenangkan Diri
59 Aiden Masih Dilema
60 Hanya Ingin Segera Menyelesaikan Tugas
61 Terungkap
62 Kejutan Yang Sia-Sia
63 Makan Malam
64 Bagaimana Perasaan Aiden Sebenarnya?!
65 Menemui Saqila
66 Telah Berakhir
67 Hanya Persinggahan Sesaat
68 Kata Cinta Yang Akhirnya Terucap
69 Menerima Kenyataan
70 Berakhir Di Atas Sofa
71 Kedatangan Saqila Yang Mengejutkan
72 Takdir Tuhan Untuk Kita
73 Kenyataan Yang Terungkap
74 Apa Ada Kebetulan Seperti Ini?
75 Apa Ini Karma?
76 Menjadi Satu Keluarga
77 Kekhawatiran Aiden
78 Kehidupan Kedepannya Akan Seperti Apa?
79 Berita Yang Tersebar
80 Klarifikasi Saqila
81 Akhirnya Bisa Melewati Semua Ini
82 Selamanya Akan Mencintaimu
83 Terimakasih Untuk Semuanya
84 Kisah Rega di mulai
85 Apa Ada Season Dua?
86 S2 #Rencana Resepsi Pernikahan?#
87 S2 #Ternyata Usulan Mami?#
88 S2 #Siapa Ghea?#
89 S2 #Cemburu?#
90 S2 #Kemana Aiden?#
91 S2 #Pertengkaran#
92 S2 #Pertengkaran Part 2#
93 S2 #Memutus Hubungan Dengan Ghea?#
94 S2 #Hanya Ingin Membahagiakan Ayra#
95 S2 #Resepsi#
96 S2 #Tidak Mau Membuatmu Kecewa#
97 S2 #Aku Lebih Mencintamu#
98 S2 #Perasaan Yang Berbeda Pada Aiden Dan Alerio#
99 S2 #Perkara Bulan Madu#
100 S2 #Mandi Bersama#
101 S2 #Caranya Mencintaiku#
102 S2 #Ada Apa Dengan Ayra?#
103 S2 #Tidak Ingat Aiden?!#
104 S2 #Aku Tidak Percaya Jika Mereka Bercerai?!#
105 S2 #Percaya Jika Telah Menikah#
106 S2 #Ada Apa Denganku?#
107 S2 #Trauma Ayra#
108 S2 #Sebesar Itukah Cintanya Padaku?#
109 S2 #Apa Sudah Mengingat Semuanya?#
110 S2 #Percaya Jika Aku Sangat Mencintaimu#
111 S2 #Apa Maksudnya Bulan Madu?!#
112 S2 #Telah Mengingat Semuanya#
113 S2 #Ternyata Noval Penyebabnya?!#
114 S2 #Masalah Kontrasepsi Dan Bulan Madu?!#
115 S2 #Kemanjaan Yang Sama#
116 S2 #Salah Faham#
117 S2 #Memberikan Rasa Tenang Dan Nyaman#
118 S2 #Hanya Kamu Yang Aku Kagumi#
119 S2 #Sebuah Pesan Ancaman#
120 S2 #Obsesi Rezend#
121 S2 #Aku Menyerah#
122 S2 #Hukuman Untuk Rezend#
123 S2 #Semuanya Terselesaikan#
124 S2 #Akhirnya Pergi Berbulan Madu#
125 S2 #Malam Pertama Saat Bulan Madu#
126 S2 #Alasan Ingin Mempunyai Anak Lagi#
127 S2 #Merindukan Alerio#
128 S2 #Bodyguard?#
129 S2 #Pertengkaran Kecil#
130 S2 #Suami Manjaku#
131 S2 #Kemarah Ayra#
132 S2 #Menjaga Pernikahan Ini#
133 S2 #Takut Aiden Mengkhianatinya#
134 S2 #Merasa Tidak Percaya Diri#
135 S2 #Aiden Sakit#
136 S2 #Ayra Kenapa?#
137 S2 #Kehamilan Kedua#
138 S2 #Memberikan Yang Terbaik Untukku#
139 S2 #Kemeja Milik Aiden#
140 S2 #Sabar Aiden#
141 S2 #Berubah Ke Ayra Yang Dulu?#
142 S2 #Saqila Adalah Wanita Yang Sempurna#
143 S2 #Pecah Ketuban#
144 S2 #Selamat Datang Di Dunia Putri Cantik Daddy#
145 S2 #Aureliya#
146 S2 #Semuanya Karena Aku Mencintaimu#
147 Author Menyapa
148 Promo lagi
149 Pengganti Istri Pertama
150 Pernikahan Tanpa Restu
Episodes

Updated 150 Episodes

1
Menikahlah Denganku?!
2
Menerima Tawarannya
3
Hasil Dari Menyewakan Rahimku
4
Gadis Yang Kasihan
5
Malam Pertama Untuk Ayra
6
Perhatian Kecil
7
Istri Bayaranku
8
Istri Bayaran Tuan Aiden
9
Berita Yang Beredar
10
Berpelukan
11
Istriku?!
12
Tidak Mungkin Jatuh Cinta Lagi?!
13
Merasa Nyaman
14
Menyembunyikan Kehamilan
15
Semakin Sulit Dan Rumit
16
Tidak Ingin Berpisah
17
Berada Diantara Dua Pilihan Yang Sulit
18
Saqila Yang Kembali
19
Tinggal Bersama
20
Saqila Yang Merajuk, Ayra Yang Mengalah
21
Menemukan Kenyamanan Baru
22
Kalian Adalah Tanggung Jawabku
23
Apa Bisa Memiliki Hak?
24
Panggilan Baru
25
Prioritas Utama Aiden
26
Dia Hanya Anakku!
27
Dilema Aiden
28
Ayra Yang Tidak Punya Hak
29
Tersiksa Dengan Sikap Ayra
30
Bukan Pilihan!
31
Wanita Yang Mengerti Aiden
32
Panggil Aku Sayang
33
Siapa Dia?
34
Ayra, Gadis Yang Berbeda
35
Apa Benar Telah Jatuh Cinta?
36
Kemarahan Aiden
37
Tetap Jalani Tugas Seperti Awal Perjanjian!
38
Malu
39
Hanya Menjadi Suamiku!
40
Benar-benar Telah Jatuh Cinta
41
Mencoba Membatasi Diri
42
Ada Apa Dengan Rega Dan Alvaro?
43
Apa Yang Disembunyikan?
44
Harus Menentukan Pilihan
45
Jangan Ceraikan Aku Sampai Kapanpun!
46
Menutupi Semuanya Hanya Demi Kebaikan
47
Jalan-jalan Bersama Mertua
48
Tentang Pesta Ulang Tahun
49
Perasaan Aiden Yang Berubah?!
50
Saqila Yang Belum Berubah
51
Perdebatan Rega Dan Alvaro
52
Mami Yang Kecewa
53
Duka Ayra
54
Kesedihan Ayra Adalah Luka Untuk Aiden
55
Mencoba Ikhlas
56
Mandi Bersama
57
Telah Kehilangan Hatimu!
58
Butuh Waktu Untuk Menenangkan Diri
59
Aiden Masih Dilema
60
Hanya Ingin Segera Menyelesaikan Tugas
61
Terungkap
62
Kejutan Yang Sia-Sia
63
Makan Malam
64
Bagaimana Perasaan Aiden Sebenarnya?!
65
Menemui Saqila
66
Telah Berakhir
67
Hanya Persinggahan Sesaat
68
Kata Cinta Yang Akhirnya Terucap
69
Menerima Kenyataan
70
Berakhir Di Atas Sofa
71
Kedatangan Saqila Yang Mengejutkan
72
Takdir Tuhan Untuk Kita
73
Kenyataan Yang Terungkap
74
Apa Ada Kebetulan Seperti Ini?
75
Apa Ini Karma?
76
Menjadi Satu Keluarga
77
Kekhawatiran Aiden
78
Kehidupan Kedepannya Akan Seperti Apa?
79
Berita Yang Tersebar
80
Klarifikasi Saqila
81
Akhirnya Bisa Melewati Semua Ini
82
Selamanya Akan Mencintaimu
83
Terimakasih Untuk Semuanya
84
Kisah Rega di mulai
85
Apa Ada Season Dua?
86
S2 #Rencana Resepsi Pernikahan?#
87
S2 #Ternyata Usulan Mami?#
88
S2 #Siapa Ghea?#
89
S2 #Cemburu?#
90
S2 #Kemana Aiden?#
91
S2 #Pertengkaran#
92
S2 #Pertengkaran Part 2#
93
S2 #Memutus Hubungan Dengan Ghea?#
94
S2 #Hanya Ingin Membahagiakan Ayra#
95
S2 #Resepsi#
96
S2 #Tidak Mau Membuatmu Kecewa#
97
S2 #Aku Lebih Mencintamu#
98
S2 #Perasaan Yang Berbeda Pada Aiden Dan Alerio#
99
S2 #Perkara Bulan Madu#
100
S2 #Mandi Bersama#
101
S2 #Caranya Mencintaiku#
102
S2 #Ada Apa Dengan Ayra?#
103
S2 #Tidak Ingat Aiden?!#
104
S2 #Aku Tidak Percaya Jika Mereka Bercerai?!#
105
S2 #Percaya Jika Telah Menikah#
106
S2 #Ada Apa Denganku?#
107
S2 #Trauma Ayra#
108
S2 #Sebesar Itukah Cintanya Padaku?#
109
S2 #Apa Sudah Mengingat Semuanya?#
110
S2 #Percaya Jika Aku Sangat Mencintaimu#
111
S2 #Apa Maksudnya Bulan Madu?!#
112
S2 #Telah Mengingat Semuanya#
113
S2 #Ternyata Noval Penyebabnya?!#
114
S2 #Masalah Kontrasepsi Dan Bulan Madu?!#
115
S2 #Kemanjaan Yang Sama#
116
S2 #Salah Faham#
117
S2 #Memberikan Rasa Tenang Dan Nyaman#
118
S2 #Hanya Kamu Yang Aku Kagumi#
119
S2 #Sebuah Pesan Ancaman#
120
S2 #Obsesi Rezend#
121
S2 #Aku Menyerah#
122
S2 #Hukuman Untuk Rezend#
123
S2 #Semuanya Terselesaikan#
124
S2 #Akhirnya Pergi Berbulan Madu#
125
S2 #Malam Pertama Saat Bulan Madu#
126
S2 #Alasan Ingin Mempunyai Anak Lagi#
127
S2 #Merindukan Alerio#
128
S2 #Bodyguard?#
129
S2 #Pertengkaran Kecil#
130
S2 #Suami Manjaku#
131
S2 #Kemarah Ayra#
132
S2 #Menjaga Pernikahan Ini#
133
S2 #Takut Aiden Mengkhianatinya#
134
S2 #Merasa Tidak Percaya Diri#
135
S2 #Aiden Sakit#
136
S2 #Ayra Kenapa?#
137
S2 #Kehamilan Kedua#
138
S2 #Memberikan Yang Terbaik Untukku#
139
S2 #Kemeja Milik Aiden#
140
S2 #Sabar Aiden#
141
S2 #Berubah Ke Ayra Yang Dulu?#
142
S2 #Saqila Adalah Wanita Yang Sempurna#
143
S2 #Pecah Ketuban#
144
S2 #Selamat Datang Di Dunia Putri Cantik Daddy#
145
S2 #Aureliya#
146
S2 #Semuanya Karena Aku Mencintaimu#
147
Author Menyapa
148
Promo lagi
149
Pengganti Istri Pertama
150
Pernikahan Tanpa Restu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!