Tinggal Bersama

Semuanya terasa semakin menegangkan saat Ayra harus berada di antara suami istri yang sedang ada masalah. Dan masalahnya itu adalah dirinya sendiri. Ayra hanya bisa menunduk, tidak berani dia menatap wajah kecewa Saqila saat mengetahui jika Ayra yang menjadi istri kedua suaminya.

"Ay, tinggal saja disini bersama kami"

Ayra langsung mendongak mendengar suara Saqila. Dia menatap Saqila dan Aiden yang duduk di depannya. Rasanya ini seperti mimpi, pernikahannya terbongkar juga. Tatapan Saqila sangat berbeda dengan dulu pada Ayra. Tentu Ayra tahu jika Saqila pasti sedang sangat kecewa dengannya. Ayra beralih menatap suaminya, berharap jika Aiden tidak akan menyetujui apa yang di katakan oleh Saqila. Ayra tidak mau tinggal bersama. Sudah pasti dia akan merasa tidak enak jika harus tinggal bersama. Apalagi dengan Nyonya Saqila.

"Tidak perlu Nyonya, saya bisa tinggal di apartemen saja" Aku merasa tidak nyaman jika harus tinggal bersama.

"Kenapa Ay? Apa kamu tidak suka tinggal bersamaku? Aku sudah menerima pernikahan kalian kok. Tadi aku hanya sedikit terkejut saja karena tidak menyangka jika wanita itu adalah kamu. Wanita yang telah dinikahi oleh Aiden"

Ayra menunduk, dia tidak bermaksud seperti itu. Hanya saja Ayra tidak ingin mengganggu kebersamaan Saqila dan Aiden yang baru bertemu kembali. "Bukan seperti itu Nyonya, tapi saya merasa tidak pantas saja untuk tinggal bersama di rumah ini" Ayolah, aku hanya wanita kedua yang bahkan tidak di ketahui orang lain.

Saqila menatap suaminya yang duduk di sampingnya. Merangkul tangan Aiden dengan mesra. Dan Saqila menyadari jika suaminya merasa risih dan tidak nyaman saat Ayra melakukan itu. "Honey, kenapa Ayra tidak mau tinggal disini? Apa kau melarangnya? Tega sekali, lagian Ayra sedang hamil tidak baik jika dia tinggal sendiri di apartemen. Kamu 'kan tidak akan terus bersamanya. Kalau Ayra tinggal disini, aku akan menjaganya"

Ayra menatao Saqila, benarkah yang di katakan Saqila? Apa dia benar-benar tulus ingin Ayra tinggal bersamanya hanya untuk menjaganya.

"Ay, cobalah dulu tinggal disini untuk sementara. Jika kamu tidak nyaman dan tidak betah, maka kamu bisa pindah lagi ke apartemen"

Akhirnya Ayra tidak punya pilihan lain, dia tidak bisa menolah ucapan suaminya. Karena baginya suami adalah orang yang harus dia patuhi setiap perkataannya selama itu dalam kebaikan. Baikalh Ayra akan mencobanya, untuk tinggal sementara di rumah ini.

...🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲...

Saat ini Aiden mengantar Ayra untuk mengambil beberapa barang dan keperluannya di apartemen. Keduanya hanya saling membisu hingga mereka telah sampai di apartemen. Ayra segera masuk ke dalam kamarnya dan mulai memasukkan beberapa pakaian dan barang yang dia perlukan saja ke dalam sebuah tas besar. Mau tidak mau Ayra tetap harus menuruti keinginan Saqila karena suaminya pun menginginkan hal yang sama.

Aiden berada di ambang pintu kamar Ayra, menatap punggung gadis itu yang sedang memasukan beberapa barang ke dalam tas. Aiden menghampirinya dan tiba-tiba memeluk Ayra dari belakang. Dia duduk di pinggir tempat tidur, tepat di belakang Ayra. Menyandarkan dagunya di bahu sang istri.

"Kenapa? Apa marah dengan keputusanku? Aku hanya ingin kalian mencoba mendekatkan diri. Karena mulai sekarang dan seterusnya kalian akan menjadi istri-istri aku. Tenanglah, aku akan berusaha bersikap adil. Ay, dengan kau tinggal bersama kami maka aku lebih gampang mengawasi kalian berdua secara langsung"

Ayra menghembuskan nafas pelan, dia menempelkan pipinya dengan pipi Aiden yang menyandarkan dagunya di bahu Ayra. "Tidak papa Tuan, saya mengerti"

"Pokoknya kamu jangan banyak berfikiran apapun, aku akan selalu menjagamu dan bayimu. Lagin Saqila telah menerima pernikahan ini"

Benarkah? Apa wanita yang terlihat biasa saja saat suaminya ketahuan sudah menikahi perempuan lain. Bisakah dia langsung menerima pernikahan itu?

Ayra merasa ini tidak biasa, rasanya terlalu aneh saat Nyonya Saqila hanya bersikap biasa saja dan langsung mau menerima pernikahan suaminya dan Ayra. Rasanya tidak mungkin jika seorang wanita bisa menerima kenyataan seperti ini dengan langsung menerima apa yang telah terjadi.

Aiden mengelus perut Ayra yang masih rata, namun sudah mulai terasa mengencang di kulit perutnya. "Kalau kamu banyak fikiran, kasihan dengan dia yang ada di dalam perutmu ini"

Ayra ikut memegang tangan Aiden yang berada di perutnya. "Iya Tuan, saya mengerti"

"Yaudah, ayo kita pergi. Apa sudah semua?" Aiden melepaskan pelukannya dan berdiri di samping Ayra.

Ayra mengangguk "Sudah, nanti kalau ada yang di butuhkan lagi aku bisa datang kesini dan mengambilnya"

Aiden mengangguk, dia menarik resleting tas di depan Ayra lalu menjijingnya. Satu tanganya dia ukuran pada Ayra untuk gadis itu menggenggam tangannya. Mereka pun keluar aparteman dengan bergandengan tangan. Setiap yang melihat adegan ini, pasti banyak yang berfikir jika mereka adalah pasangan suami istri yang bahagia. Nyatanya tidak seperti itu. Mereka sedang berada di posisi dan situasi yang rumit.

Sampai kembali di rumah mewah itu, Ayra langsung melepaskan tautan tangannya bersama Aiden saat mereka memasuki rumah itu. Saqila tersenyum menyambut kedatangan mereka, dan senyumannya luntur saat menyadari genggaman tangan yang di lepas paksa oleh Ayra. Saqila menatap suaminya, perasaannya mulai merasa jika Ayra sudah mulai memiliki sepenuhnya hati suaminya itu.

"Ayo Ay biar aku menunjukan kamar kamu" Saqila merangkul Ayra dengan hangat, membawanya menuju tangga.

"Loh Sa, kenapa Ayra dibawa ke lantai atas?" tanya Aiden bingung, seharusnya Ayra berada di lantai bawah saja karena naik turun tangga untuk seorang Ibu hamil tidak baik.

"Kamar Ayra di atas Honey, aku sudah menyiapkannya"

"Tapi Sa, bukannya kamar utama di rumah ini ada dua. Di bawah 'kan ada" protes Aiden

"Kan yang di bawah sudah menjadi kamar kita. Kalau Ayra keberatan ya sudah gak papa. Aku bisa bereskan kembali barang-barang ku dan memindahkannya ke kamar utama lantai atas"

"Tidak perlu Nyonya, saya tidak papa jika berada di kamar atas. Lagian saya tidak akan terus naik turun tangga"

"Tapi 'kan Ay"

Ayra menoleh dan menatap suaminya dengan tenang. "Tidak papa Tuan, saya bisa tinggal di kamar mana saja. Tuan tidak perlu khawatir"

"Tuhkan, tenang saja Honey aku akan selalu menjaga Ayra dan bayinya. Mana mungkin aku mau mencelakainya. Lagian aku juga ingin ikut merawat anak kalian ini..." Saqila mengelus perut Ayra deng tangannya. "...Tahu sendiri kalau aku tidak bisa hamil"

Melihat raut sedih istrinya membuat Aiden tidak bisa menyela lagi ucapan istrinya itu. Aiden tahu bagaimana perasaan Saqila. Dia juga seorang perempuan yang pastinya akan menginginkan momen kehamilan dan melahirkan. Tapi sebagai perempuan, dia tidak bisa merasakan itu.

"Ayo Ay, aku tunjukin kamar kamu. Sudah aku siapkan khusus untuk kamu agar kamu nyaman dan betah tinggal disini"

Akhirnya Ayra hanya mengikuti langkah Saqila yang menuntunnya menuju kamarnya.

Bersambung

Jangan lupa dukungannya.. Like komen di setiap chapter... kasih hadiahnya dan votenya.. Kasih bintang rate 5 ya.. biar akunya semangat.

Yuk mampir di karya temanku ini.. ceritanya bagus..

Terpopuler

Comments

Memyr 67

Memyr 67

aneh ceritanya. setiap istri akan kecewa kalau suaminya menikah lagi. walau yg dinikahi bukan ayra. tetep aja, saqila sebagai istri pertama kecewa. jadi yg bikin kecewa bukan ayra ya? catat. bukan orang yg dinikahi suaminya yg bikin kecewa, tapi perbuatan suami yg menduakan istrinya.

2023-03-14

3

Dara Muhtar

Dara Muhtar

Kayaknya Saqila pura² baik dehh sama Ayra buktinya kamarnya di lantai dua....biar nanti dengan mudah mencelakainya 🤭

2023-02-03

0

uyhull01

uyhull01

ko aku gak yakin sama Saqila ya🙄🙄

2022-12-20

0

lihat semua
Episodes
1 Menikahlah Denganku?!
2 Menerima Tawarannya
3 Hasil Dari Menyewakan Rahimku
4 Gadis Yang Kasihan
5 Malam Pertama Untuk Ayra
6 Perhatian Kecil
7 Istri Bayaranku
8 Istri Bayaran Tuan Aiden
9 Berita Yang Beredar
10 Berpelukan
11 Istriku?!
12 Tidak Mungkin Jatuh Cinta Lagi?!
13 Merasa Nyaman
14 Menyembunyikan Kehamilan
15 Semakin Sulit Dan Rumit
16 Tidak Ingin Berpisah
17 Berada Diantara Dua Pilihan Yang Sulit
18 Saqila Yang Kembali
19 Tinggal Bersama
20 Saqila Yang Merajuk, Ayra Yang Mengalah
21 Menemukan Kenyamanan Baru
22 Kalian Adalah Tanggung Jawabku
23 Apa Bisa Memiliki Hak?
24 Panggilan Baru
25 Prioritas Utama Aiden
26 Dia Hanya Anakku!
27 Dilema Aiden
28 Ayra Yang Tidak Punya Hak
29 Tersiksa Dengan Sikap Ayra
30 Bukan Pilihan!
31 Wanita Yang Mengerti Aiden
32 Panggil Aku Sayang
33 Siapa Dia?
34 Ayra, Gadis Yang Berbeda
35 Apa Benar Telah Jatuh Cinta?
36 Kemarahan Aiden
37 Tetap Jalani Tugas Seperti Awal Perjanjian!
38 Malu
39 Hanya Menjadi Suamiku!
40 Benar-benar Telah Jatuh Cinta
41 Mencoba Membatasi Diri
42 Ada Apa Dengan Rega Dan Alvaro?
43 Apa Yang Disembunyikan?
44 Harus Menentukan Pilihan
45 Jangan Ceraikan Aku Sampai Kapanpun!
46 Menutupi Semuanya Hanya Demi Kebaikan
47 Jalan-jalan Bersama Mertua
48 Tentang Pesta Ulang Tahun
49 Perasaan Aiden Yang Berubah?!
50 Saqila Yang Belum Berubah
51 Perdebatan Rega Dan Alvaro
52 Mami Yang Kecewa
53 Duka Ayra
54 Kesedihan Ayra Adalah Luka Untuk Aiden
55 Mencoba Ikhlas
56 Mandi Bersama
57 Telah Kehilangan Hatimu!
58 Butuh Waktu Untuk Menenangkan Diri
59 Aiden Masih Dilema
60 Hanya Ingin Segera Menyelesaikan Tugas
61 Terungkap
62 Kejutan Yang Sia-Sia
63 Makan Malam
64 Bagaimana Perasaan Aiden Sebenarnya?!
65 Menemui Saqila
66 Telah Berakhir
67 Hanya Persinggahan Sesaat
68 Kata Cinta Yang Akhirnya Terucap
69 Menerima Kenyataan
70 Berakhir Di Atas Sofa
71 Kedatangan Saqila Yang Mengejutkan
72 Takdir Tuhan Untuk Kita
73 Kenyataan Yang Terungkap
74 Apa Ada Kebetulan Seperti Ini?
75 Apa Ini Karma?
76 Menjadi Satu Keluarga
77 Kekhawatiran Aiden
78 Kehidupan Kedepannya Akan Seperti Apa?
79 Berita Yang Tersebar
80 Klarifikasi Saqila
81 Akhirnya Bisa Melewati Semua Ini
82 Selamanya Akan Mencintaimu
83 Terimakasih Untuk Semuanya
84 Kisah Rega di mulai
85 Apa Ada Season Dua?
86 S2 #Rencana Resepsi Pernikahan?#
87 S2 #Ternyata Usulan Mami?#
88 S2 #Siapa Ghea?#
89 S2 #Cemburu?#
90 S2 #Kemana Aiden?#
91 S2 #Pertengkaran#
92 S2 #Pertengkaran Part 2#
93 S2 #Memutus Hubungan Dengan Ghea?#
94 S2 #Hanya Ingin Membahagiakan Ayra#
95 S2 #Resepsi#
96 S2 #Tidak Mau Membuatmu Kecewa#
97 S2 #Aku Lebih Mencintamu#
98 S2 #Perasaan Yang Berbeda Pada Aiden Dan Alerio#
99 S2 #Perkara Bulan Madu#
100 S2 #Mandi Bersama#
101 S2 #Caranya Mencintaiku#
102 S2 #Ada Apa Dengan Ayra?#
103 S2 #Tidak Ingat Aiden?!#
104 S2 #Aku Tidak Percaya Jika Mereka Bercerai?!#
105 S2 #Percaya Jika Telah Menikah#
106 S2 #Ada Apa Denganku?#
107 S2 #Trauma Ayra#
108 S2 #Sebesar Itukah Cintanya Padaku?#
109 S2 #Apa Sudah Mengingat Semuanya?#
110 S2 #Percaya Jika Aku Sangat Mencintaimu#
111 S2 #Apa Maksudnya Bulan Madu?!#
112 S2 #Telah Mengingat Semuanya#
113 S2 #Ternyata Noval Penyebabnya?!#
114 S2 #Masalah Kontrasepsi Dan Bulan Madu?!#
115 S2 #Kemanjaan Yang Sama#
116 S2 #Salah Faham#
117 S2 #Memberikan Rasa Tenang Dan Nyaman#
118 S2 #Hanya Kamu Yang Aku Kagumi#
119 S2 #Sebuah Pesan Ancaman#
120 S2 #Obsesi Rezend#
121 S2 #Aku Menyerah#
122 S2 #Hukuman Untuk Rezend#
123 S2 #Semuanya Terselesaikan#
124 S2 #Akhirnya Pergi Berbulan Madu#
125 S2 #Malam Pertama Saat Bulan Madu#
126 S2 #Alasan Ingin Mempunyai Anak Lagi#
127 S2 #Merindukan Alerio#
128 S2 #Bodyguard?#
129 S2 #Pertengkaran Kecil#
130 S2 #Suami Manjaku#
131 S2 #Kemarah Ayra#
132 S2 #Menjaga Pernikahan Ini#
133 S2 #Takut Aiden Mengkhianatinya#
134 S2 #Merasa Tidak Percaya Diri#
135 S2 #Aiden Sakit#
136 S2 #Ayra Kenapa?#
137 S2 #Kehamilan Kedua#
138 S2 #Memberikan Yang Terbaik Untukku#
139 S2 #Kemeja Milik Aiden#
140 S2 #Sabar Aiden#
141 S2 #Berubah Ke Ayra Yang Dulu?#
142 S2 #Saqila Adalah Wanita Yang Sempurna#
143 S2 #Pecah Ketuban#
144 S2 #Selamat Datang Di Dunia Putri Cantik Daddy#
145 S2 #Aureliya#
146 S2 #Semuanya Karena Aku Mencintaimu#
147 Author Menyapa
148 Promo lagi
149 Pengganti Istri Pertama
150 Pernikahan Tanpa Restu
Episodes

Updated 150 Episodes

1
Menikahlah Denganku?!
2
Menerima Tawarannya
3
Hasil Dari Menyewakan Rahimku
4
Gadis Yang Kasihan
5
Malam Pertama Untuk Ayra
6
Perhatian Kecil
7
Istri Bayaranku
8
Istri Bayaran Tuan Aiden
9
Berita Yang Beredar
10
Berpelukan
11
Istriku?!
12
Tidak Mungkin Jatuh Cinta Lagi?!
13
Merasa Nyaman
14
Menyembunyikan Kehamilan
15
Semakin Sulit Dan Rumit
16
Tidak Ingin Berpisah
17
Berada Diantara Dua Pilihan Yang Sulit
18
Saqila Yang Kembali
19
Tinggal Bersama
20
Saqila Yang Merajuk, Ayra Yang Mengalah
21
Menemukan Kenyamanan Baru
22
Kalian Adalah Tanggung Jawabku
23
Apa Bisa Memiliki Hak?
24
Panggilan Baru
25
Prioritas Utama Aiden
26
Dia Hanya Anakku!
27
Dilema Aiden
28
Ayra Yang Tidak Punya Hak
29
Tersiksa Dengan Sikap Ayra
30
Bukan Pilihan!
31
Wanita Yang Mengerti Aiden
32
Panggil Aku Sayang
33
Siapa Dia?
34
Ayra, Gadis Yang Berbeda
35
Apa Benar Telah Jatuh Cinta?
36
Kemarahan Aiden
37
Tetap Jalani Tugas Seperti Awal Perjanjian!
38
Malu
39
Hanya Menjadi Suamiku!
40
Benar-benar Telah Jatuh Cinta
41
Mencoba Membatasi Diri
42
Ada Apa Dengan Rega Dan Alvaro?
43
Apa Yang Disembunyikan?
44
Harus Menentukan Pilihan
45
Jangan Ceraikan Aku Sampai Kapanpun!
46
Menutupi Semuanya Hanya Demi Kebaikan
47
Jalan-jalan Bersama Mertua
48
Tentang Pesta Ulang Tahun
49
Perasaan Aiden Yang Berubah?!
50
Saqila Yang Belum Berubah
51
Perdebatan Rega Dan Alvaro
52
Mami Yang Kecewa
53
Duka Ayra
54
Kesedihan Ayra Adalah Luka Untuk Aiden
55
Mencoba Ikhlas
56
Mandi Bersama
57
Telah Kehilangan Hatimu!
58
Butuh Waktu Untuk Menenangkan Diri
59
Aiden Masih Dilema
60
Hanya Ingin Segera Menyelesaikan Tugas
61
Terungkap
62
Kejutan Yang Sia-Sia
63
Makan Malam
64
Bagaimana Perasaan Aiden Sebenarnya?!
65
Menemui Saqila
66
Telah Berakhir
67
Hanya Persinggahan Sesaat
68
Kata Cinta Yang Akhirnya Terucap
69
Menerima Kenyataan
70
Berakhir Di Atas Sofa
71
Kedatangan Saqila Yang Mengejutkan
72
Takdir Tuhan Untuk Kita
73
Kenyataan Yang Terungkap
74
Apa Ada Kebetulan Seperti Ini?
75
Apa Ini Karma?
76
Menjadi Satu Keluarga
77
Kekhawatiran Aiden
78
Kehidupan Kedepannya Akan Seperti Apa?
79
Berita Yang Tersebar
80
Klarifikasi Saqila
81
Akhirnya Bisa Melewati Semua Ini
82
Selamanya Akan Mencintaimu
83
Terimakasih Untuk Semuanya
84
Kisah Rega di mulai
85
Apa Ada Season Dua?
86
S2 #Rencana Resepsi Pernikahan?#
87
S2 #Ternyata Usulan Mami?#
88
S2 #Siapa Ghea?#
89
S2 #Cemburu?#
90
S2 #Kemana Aiden?#
91
S2 #Pertengkaran#
92
S2 #Pertengkaran Part 2#
93
S2 #Memutus Hubungan Dengan Ghea?#
94
S2 #Hanya Ingin Membahagiakan Ayra#
95
S2 #Resepsi#
96
S2 #Tidak Mau Membuatmu Kecewa#
97
S2 #Aku Lebih Mencintamu#
98
S2 #Perasaan Yang Berbeda Pada Aiden Dan Alerio#
99
S2 #Perkara Bulan Madu#
100
S2 #Mandi Bersama#
101
S2 #Caranya Mencintaiku#
102
S2 #Ada Apa Dengan Ayra?#
103
S2 #Tidak Ingat Aiden?!#
104
S2 #Aku Tidak Percaya Jika Mereka Bercerai?!#
105
S2 #Percaya Jika Telah Menikah#
106
S2 #Ada Apa Denganku?#
107
S2 #Trauma Ayra#
108
S2 #Sebesar Itukah Cintanya Padaku?#
109
S2 #Apa Sudah Mengingat Semuanya?#
110
S2 #Percaya Jika Aku Sangat Mencintaimu#
111
S2 #Apa Maksudnya Bulan Madu?!#
112
S2 #Telah Mengingat Semuanya#
113
S2 #Ternyata Noval Penyebabnya?!#
114
S2 #Masalah Kontrasepsi Dan Bulan Madu?!#
115
S2 #Kemanjaan Yang Sama#
116
S2 #Salah Faham#
117
S2 #Memberikan Rasa Tenang Dan Nyaman#
118
S2 #Hanya Kamu Yang Aku Kagumi#
119
S2 #Sebuah Pesan Ancaman#
120
S2 #Obsesi Rezend#
121
S2 #Aku Menyerah#
122
S2 #Hukuman Untuk Rezend#
123
S2 #Semuanya Terselesaikan#
124
S2 #Akhirnya Pergi Berbulan Madu#
125
S2 #Malam Pertama Saat Bulan Madu#
126
S2 #Alasan Ingin Mempunyai Anak Lagi#
127
S2 #Merindukan Alerio#
128
S2 #Bodyguard?#
129
S2 #Pertengkaran Kecil#
130
S2 #Suami Manjaku#
131
S2 #Kemarah Ayra#
132
S2 #Menjaga Pernikahan Ini#
133
S2 #Takut Aiden Mengkhianatinya#
134
S2 #Merasa Tidak Percaya Diri#
135
S2 #Aiden Sakit#
136
S2 #Ayra Kenapa?#
137
S2 #Kehamilan Kedua#
138
S2 #Memberikan Yang Terbaik Untukku#
139
S2 #Kemeja Milik Aiden#
140
S2 #Sabar Aiden#
141
S2 #Berubah Ke Ayra Yang Dulu?#
142
S2 #Saqila Adalah Wanita Yang Sempurna#
143
S2 #Pecah Ketuban#
144
S2 #Selamat Datang Di Dunia Putri Cantik Daddy#
145
S2 #Aureliya#
146
S2 #Semuanya Karena Aku Mencintaimu#
147
Author Menyapa
148
Promo lagi
149
Pengganti Istri Pertama
150
Pernikahan Tanpa Restu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!