Episode 20: Kemarahan

Saat ini, Calvin sedang dalam perjalanan menuju ke lokasi Pertemuan Perkumpulan Klan Para Werewolf, bersama Lucas dan teman-temannya.

Namun, Lucas yang berada di sampingnya Calvin, mulai mengeluh,

"Sungguh? Apakah ini hanya perasaanku saja atau tidak? Kenapa darimu benar-benar tercium Aroma Vampir?"

Salah satu anak buah Calvin yang lain yang mencium aroma yang sama juga mulai mengeluh,

"Itu benar, aku bisa mencium aroma Vampir yah, walaupun itu tidak begitu kuat,"

Calvin yang mendengar keluhan itu sekali lagi mulai mengelak,

"Astaga, ini hanya karena aku bertarung dengan Vampir sebelumnya, mungkin darah mereka ada yang tersisa di tubuhku atau sesuatu,"

"Tapi jika Vampir mati, tubuh dan bahkan darah mereka menjadi debu,"

Calvin sekali lagi mulai memberikan alasan,

"Itu karena vampir yang aku lawan cukup kuat dan ada yang berhasil melarikan diri,"

Lucas segera menunjukkan ekspresi terkejutnya,

"Apa? Vampir yang cukup kuat bahkan untuk Alpha Werewolf sepertimu? Jangan bilang ini adalah Vampir yang sama yang menyebabkan Insiden itu?"

"Benar, sekali, selain Vampir Wanita yang kita cari, belakagan ada insiden pembantaian Klan Werewolf oleh gerombolan Vampir yang berbahaya, saat kita sedang mengadakan rapat darurat untuk membahas ini. Bilang kamu bertemu dengan salah satu dari mereka?"

Calvin jelas hanya mengatakan omong kosong belaka dirinya tidak bertemu dengan vampir manapun namun mana tahu temannya ini mulai membuat hipotesis macam-macam.

"Juga tidak tahu,"

"Lalu ciri-ciri Vampir itu seperti apa?"

Calvin segera berkata dengan acak,

"Sungguh, Aku tidak tahu karena saat itu gelap,"

"Hah, penglihatan Werewolf cukup tajam di malam hari,"

"Ayolah, Lucas, ku sibuk bertarung saat itu dikeroyok mana sempat aku menatap wajah mereka 11 ya seperti wajah biasa?"

"Sudahlah, terlalu banyak vampir juga aku kan hanya ber hipotesis mari sebaiknya kita pergi ke pertemuan saja,"

Dan begitulah akhirnya, Calvin menuju ke Pertemuan itu.

Yang di bahas jelas soal Insiden Pembantaian salah satu Klan Werewolf, yang bahkan Alpha Werewolf menjadi korban.

Kabarnya, semua mayat Werewolf disana, mati karena kebanyakan kehabisan darah, terutama Alpha Werewolf, yang ditemukan dalam keadaan paling menyedihkan seolah-olah daerahnya disebut dengan cara yang paling menyedihkan sebelum dia mati.

Calvin yang baru saja mendengar dental itu juga segera merasa ngeri.

Astaga, ternyata ada Vampir lain begitu kuat?

Lebih kuat dari Anastasya?

Apalagi, tanda-tanda di TKP, yang penuh dengan Darah.

Pertemuan ini adalah rapat rahasia, dan yang boleh masuk ke Ruangan adalah Para Petinggi Klan saja.

"Aku menduga, ini adalah Perbuatan Vampir Darah Murni,"

"Apakah ini perbuatan Vampir Darah Murni yang sama yang kita kejar?"

Salah satu Alpha Werewolf disana cara mengelengkan kepalanya dan berkata,

"Tidak, Menurut Tetua Klan Drake, Darah yang tertinggal berbeda, jadi ini pasti bukan Vampir yang sama, namun yang jelas vampir yang baru ini sangat berbahaya dan kejam,"

"Itu benar, lihat dari dia dan rombongannya yang menghisap semua darah dari Werewolf yang mereka tangkap, mereka jelas sadis dan mengerikan,"

"Ini benar-benar tidak bisa dibiarkan mulai sekarang kita semua harus memperketat keamanan,"

Seputar inilah rapat itu berlangsung, Calvin tidak berbicara banyak hanya mendengarkan sepanjang rapat.

Iya tidak pernah mengira jika masalah ini ternyata lebih serius daripada yang dirinya juga.

Vampir misterius ini, artinya benar-benar vampir gila yang tidak memperdulikan tentang efek samping dari apa yang dia buat, peduli juga tentang apakah nanti dia akan di buru oleh Werewolf, benar tindakan yang cukup gila.

Vampir Darah Murni yang lainnya?

Apakah Anastasya kenal?

Ya, yah kan walaupun mereka sesama darah murni belum tentu juga mereka saling kenal atau berhubungan.

Namun jika berbicara soal Vampir...

Anastasya sebelumnya diserang oleh seseorang, dan melihat dari luka-luka itu sepertinya itu jelas bukan luka dari Werewolf....

Ya, dirinya game merasakan aroma dari Vampir lain dari tubuh Anastasya...

Jangan bilang seseorang yang menyerang Anastasya juga adalah Vampir ini?

Hal-hal ini sungguh tidak bisa dibiarkan.

Calvin mulai mengingat lagi berapa banyak luka yang ada di tubuh Anastasya, hanya kemarahan yang tersisa di hati Calvin.

Jelas dirinya tidak akan pernah memaafkan orang yang melukai Anastasyanya, tidak akan!!

Ya, ya dirinya mungkin harus menyelidiki ini semua.

Namun tanpa mereka semua sadari, ternyata ada rombongan tertentu yang menyamarkan diri sedang mengamati lokasi pertemuan itu.

"Tuan Nathan, saya rasa berbahaya jika kita kesana,"

"Ya, tentu saja aku tidak sering can asem muncul di sana, aku hanya akan menemukan Alpha Werewolf yang cocok, untuk menjadi calon mangsa kita berikutnya, ini mungkin sangat saat yang paling lengah untuk mereka,"

Terlihat senyuman licik di wajah tampan itu, ketika menatap kearah gedung tempat pertemuan Vampir.

"Itu benar-benar ide yang bagus, Tuan,"

"Tentu saja, kamus juga sangat bagus bisa menemukan lokasi pertemuan mereka,"

"Tentu saja itu bukan masalah besar, kami Werewolf mata-mata diantara pada Klan Werewolf, mereka ada di pihak kita, selama Tuan Nathan mau memberikan darahnya,"

"Pffff... Tentu saja aku tahu, Para Werewolf itu lebih serakah daripada yang kita kira, mereka selalu serakah dan iri kepada keabadian kita, itulah kenapa mereka melakukan segala cara untuk mendapatkan Darah Murni sepertiku, bahkan jika itu harus menginjak injak harga diri mereka dan harus menjadi budak ku,"

"Ya, Tuan Nathan benar,"

Rombongan itu, menatap dan menunggu dengan sabar sampai Para Alpha Werewolf itu keluar satu demi satu.

Ada banyak Alpha Werewolf yang terlihat menarik dan kuat yang muncul.

Dari jarak ini, Nathan bisa merasakan dan mencium aroma darah di nadi para Werewolf, terutama Para Alpha yang langka.

Hal ini membuat Nathan benar-benar tidak sabar untuk mendapatkan darah salah satu dari mereka.

Darah Alpha Werewolf yang sangat lezat...

Ketika melakukan pengamatan, tiba-tiba Nathan merasakan aroma yang akrab.

Tunggu...

Ini...

Ini Aroma darah Anastasya?

Bagaimana bisa aroma darah dari Tuangannya itu ada di salah satu Alpha Werewolf?

Nathan mulai menatap salah satu Alpha muda yang keluar dari Ruangan Pertemuan itu.

Ekspresi Nathan segera menjadi buruk, mengigat kejadian sebelumnya, dimana Anastasya sempat melarikan diri dari dirinya.

Saat itu, dirinya jelas melihat bahwa Anastasya terluka cukup parah.

Jangan bilang disaat seperti itu, ada Werewolf gila yang memanfaatkan Anastasya yang terluka dan mengabil darahnya?

Ya, Para Werewolf sangat serakah soal hal hal itu.

"Kita ikuti, Alpha muda itu,"

"Baik Tuan Nathan,"

"Anti kamu urus bawahannya dan Aku yang akan mengurus Sang Alpha,"

"Tentu Tuan,"

Dan begitulah rencana penyergapan itu dimulai.

Calvin dan rombongan nya yang baru saja keluar dari ruangan rapat tentu saja tidak tahu jika saat ini dirinya sudah menjadi target.

Sampai kemudian, ketika mereka sudah jauh dari gedung itu, Calvin dan rombongan di hadang oleh beberapa Vampir.

"Kalian!! Dasar Vampir sialan!! Kalian jelas tidak tahu tentang siapa yang kalian incar!!" Kata Lucas emosi.

Calvin lalu mulai menatap dan mengamati Para Vampir yang datang itu, tiba-tiba pandangannya beralih kepada sosok yang familir.

Seorang Pria yang memiliki rambut berwarna silver dan bermata merah.

Ciri itu....

Itu benar-benar sedikit mirip dengan Anastasya rambut dan mata itu...

"Lucas, aku merasa mereka sangat berbahaya jelas kamu harus hati-hati,"

Dan begitulah pertarungan itu di mulai.

Dan di Vampir berambut silver, jelas langsung mengincar dan menyerang Calvin.

"Hey, Werewolf muda, Apakah kamu pernah bertemu dengan Seorang Vampir Cantik berambut Silver sepertiku juga? Aku bisa merasakan aroma dari Vampir itu dari tubuhmu?"

Dengan pertanyaan itu, jawaban dari pertanyaan Calvin selama ini akhirnya terjawab, alasan kenapa vampir di depannya ini memiliki aroma yang cukup familiar.

Itu adalah aroma yang sama yang dirinya temukan dari Anastasya sebelumnya...

Jadi memang Vampir sialan ini yang menyerang Anastasya?

Ketika memikirkan hal ini, kemarahan Calvin memuncak, dirinya segera menyerang Vampir dihadapannya lebih agresif.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!