Anastasya melihat ada darah segar mengalir tepat di hadapannya itu jelas langsung mundur beberapa langkah, hingga dirinya menyentuh pintu dan tidak bisa mundur lagi.
Dirinya juga menyadari jika, warna matanya beruban menjadi merah.
Darah didepannya, terlalu manis dan membuat dirinya tidak tahan.
Namun, Anastasya mencoba mencegah dirinya sendiri agar minum darah itu.
Anastasya mencoba bertarung melawan insting dalam dirinya.
Dirinya yakinkan dirinya sendiri agar tidak minum darah itu, agar tidak tergoda oleh tawaran dari Werewolf gila didepannya.
Namun, keinginan Anastasya terlalu banyak, membuat taringnya mulai muncul, lalu air liur juga muncul.
Apalagi, rasa haus dilehernya, yang semakin lama tidak tertahankan.
Hasrat akan darah yang membuat Anastasya hampir kehilangan kewarasannya.
Harusnya tidak seperti ini...
Dirinya bisa mengendalikan diri dengan baik.
Namun kenapa?
Kenapa hanya melihat darah dari orang ini, dirinya jadi hilang kendali seperti ini?
Calvin menatap kearah gadis didepannya itu, dan berkata sekali lagi.
"Lihat? Kamu sekarang sudah tidak bisa mengelak, kamu adalah orang yang aku cari,"
"Di... Diam...."
Anastasya mengatakan itu dengan nada gemetar karena mencoba menahan dirinya sendiri.
Calvin juga melihat bagaimana ekpersi gadis itu berubah menjadi pucat setelah melihat darahnya.
Melihat itu, Calvin lalu mulai tersenyum, dan berkata,
"Apa? Kamu mengiginkan darahku?"
Calvin mulai mendekatkan tangannya ke wajah gadis itu, membuat aroma darah yang keluar menjadi semakin dekat dengan Anastasya.
Anastasya sekuat tenaga segera menyingkirkan tangan Calvin.
"Ja... Jangan bicara omong kosong!!!"
Calvin melihat bagaimana gadis itu benar-benar mencoba menahan dirinya.
"Aku beri tahu, Kamu tidak perlu menahan diri di depanku, Aku Alpha Werewolf yang cukup kuat, hanya meminum darahku itu tidak akan membuatku mati,"
"Tidak... Tidak siapa yang butuh darah?"
Anastasya mengatakan itu, namun tatapan matanya, dan tubuhnya bereaksi kebalikan dari apa yang dia katakan.
Calvin jelas melihat itu.
"Kamu sepertinya cukup keras kepala, apa yang menahanmu? Aku tahu kamu saat ini sedang kesakitan, minumlah Darahku,"
Anastasya mencoba mendorong Calvin menjauh dari hadapannya.
"Tidak... Tidak... Aku tidak...."
"Kenapa kamu bersikap keras kepala seperti itu? Kamu adalah Vampir, Kenapa kamu terlihat sangat benci ketika meminum darah?"
"Itu... Itu bukan urusanmu!! Pergi dari sini!!"
"Aku tidak akan...."
Anastasya mulai kesakitan sendiri karena menahan dirinya, dia mulai mengigit bibirnya sendiri.
Calvin jelas melihat bagaimana Anastasya mengigit bibirnya sendiri itu, merasa semakin tidak tahan.
Ya, tidak tahan karena gadis didepannya menjadi sangat keras kepala bahkan sampai melukai dirinya sendiri.
Calvin lalu mendekatkan tangannya, mulai mengeluarkan taringnya sendiri, lalu menyedot darah di tangannya.
Anastasya selalu terkejut dengan perilaku itu namun dirinya tidak sempat merespon.
Karena adegan berikutnya, Anastasya langsung di dalam oleh Calvin.
Calvin mencium gadis itu, memberikan darah yang ada di mulutnya itu agar masuk ke mulut gadis itu.
Anastasya game mulai merasakan di lidahnya rasa manis yang membuat dirinya candu dan semakin tidak tahan.
Anastasya tenggelam dalam ciuman itu, dan terus menjilati mulut Calvin yang penuh darah.
Namun itu tidak membuat Anastasya puas.
Dirinya masih menginginkan darah lagi...
Ini terlalu manis dan lezat....
Benar-benar sebuah hasrat yang tidak bisa Anastasya tahan...
Anastasya melepaskan ciuman itu.
Tatapan mereka bertemu...
Calvin juga menatap ratapan penuh keinginan dari gadis di depannya.
Dan segera, Anastasya menuju kearah leher Calvin, lalu mulai mengeluarkan taringnya, untuk menggigit leher putih dan mulus itu.
Rasanya sedikit perih ketika taring itu mulai memasuki lehernya.
Lalu, sensasi kesemutan dari dadanya yang di hisap secara perlahan memenuhi pikiran Calvin.
Ini sakit...
Calvin juga merasa dirinya ini gila, kenapa dirinya bisa-bisanya melakukan hal semacam itu, gambarkan darahnya sendiri kepada Vampir?
Ini adalah hal tergila yang lakukan.
Namun Calvin tidak menyesalinya, dirinya malah entah bagaimana menikmati sensasi ketika digigit oleh Vampir cantik didepannya itu.
"Ya... Kamu tidak perlu menahan nya... Minumlah darahku... Jangan segan-segan...."
Anastasya yang menghisap darah itu, menghisapnya secara perlahan, menikmati setiap teguh kan darah yang diminumnya.
Rasanya benar-benar membuat dirinya melayang...
Ini terlalu manis dan sangat menyegarkan...
Anastasya merasakan, energi dalam dirinya terus meningkat, sepanjang dirinya meminum darah ini...
Rasa Darah yang begitu manis, ini sangat berbeda dengan semua darah yang pernah dirinya minum...
Darah ini benar-benar sangat lezat, dirinya tidak pernah meminum darah yang sehebat ini...
Ah...
Ini adalah milik Alpha Werewolf yang langka, apalagi saat ini Alpha Werewolf didepannya, sudah mencapai usia matang, usia masa muda, mana kualitas darahnya, mencapai usia terbaik.
Anastasya benar-benar tenggelam dalam hasrat minum darah itu, sampai dirinya lupa jika dirinya minum sedikit terlalu banyak.
"Nona Vampir... Tunggu... Ukhh... Ini terlalu banyak... Tunggu sebentar...."
Anastasya yang mendengar suara itu lalu segera mengembalikan kesadarannya.
Sial...
Anastasya juga sadar, jika dirinya sudah terlalu berlebihan meminum darah Pria dihadapannya itu.
Namun...
Anastasya benar masih tidak tahan dan masih menikmati rasa darah itu....
"Tunggu dulu, Nona...."
Anastasya yang mendengar suara lemah itu, akhirnya berhasil mengendalikan dirinya sendiri, dan melepaskan gigitannya itu.
Sekarang, Anastasya juga jadi takut jika dirinya sampai membuat pria di hadapannya itu kenapa-napa.
Bahkan walaupun itu Werewolf yang kuat, tadi ambil darahnya terlalu banyak itu jelas akan memberinya masalah.
Anastasya lalu mulai menatap Pria dihadapannya yang saat ini berlumuran darah di lehernya, dan wajahnya yang cukup pucat.
Anastasya jelas langsung merasa panik.
"Kamu... Kamu tidak apa-apa...."
Calvin merasa dirinya tiba-tiba menjadi lemah, dan mulai terjatuh dalam pelukan Anastasya.
Rasanya, seperti seluruh energinya terkuras dari dalam dirinya, dan dirinya tidak memiliki energi tersisa...
Ukhhh...
Apa-apaan ini?
Ini tidak hanya darahnya yang di hisap, namun seolah energi miliknya juga...
Sampai tiba-tiba mata Calvin berubah menjadi mata Werewolfnya.
Ukhh...
Calvin merasa tidak bisa mengendalikan kekuatannya.
Regenerasinya berjalan dengan baik, namun...
Tiba-tiba saja, Calvin berubah menjadi bentuk Werewolf...
Namun kali ini...
"Kamu... Kamu..."
Anastasya kaget ketika Pria didepannya tiba-tiba berubah menjadi Werewolf kecil, sosok putih kecil yang familir dimatanya.
Mahluk kecil yang sangat pas di pelukannya untuk Anastasya bawa.
Calvin juga melihat dirinya berubah.
Tunggu.....
Kenapa dirinya berubah ke wujud kecil ini?
Wujud Werewolf miliknya tidak seperti ini...
Apa-apaan ini sekarang?
Anastasya menahan Werewolf kecil ditangannya yang menunjukkan ekpersi binggung, ekpresi binggung itu terlihat sangat lucu entah bagaimana.
Ya, Anastasya merasa Mahluk kecil itu benar-benar sangat lucu dan menggemaskan, apalagi wajahnya yang binggung itu.
Calvin malu ketika tubuhnya berubah menjadi seperti ini..
Ukhh... Kenapa harus bentuk kecil ini?
(Calvin dlm Mode Werewolf kecil)
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 37 Episodes
Comments
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
ihhh bener² lucu & nnggemaskn,De ❤️🤗😘 ... 😎😍🤩
2022-12-04
1