Episode 15: Tidak Bisa Jatuh Cinta

Itu adalah suatu pagi, ketika Anastasya terlihat sedang bermimpi buruk.

Terlihat dari wajahnya saat ini yang menunjukkan ketakutan.

Dalam mimpinya itu, Anastasya kembali melihat mantan Kekasihnya yang sudah meninggal, berselimut dengan darah.

'Anastasya... Ini semua salahmu Aku menjadi seperti ini....'

Mendengar kata-kata itu, Anastasya menjadi semakin pucat dan ketakutan dalam mimpi itu.

"Tidak.... Ini tidak bisa!! Stevan... Tidak!!"

'Ini salahmu, Anastasya... Jika saja aku tidak mengenalmu, mungkin aku tidak akan mati dengan cara yang begitu tragis...'

'Ini salahmu Anastasya....'

Bayangan penuh darah itu, perlahan-lahan mendekat ke arah Anastasya dalam mimpinya itu.

Sampai, bayangan itu, mulai menyentuh kaki Anastasya, hal ini membuat Anastasya segera terbangun dari mimpinya.

Jelas, Anastasya menjadi pucat ketika bangun.

"Hah mimpi...." Guma Anatasya sambil memegangi selimut.

Ya, Anastasya juga tahu, bahwa Stevan tidak pernah mengatakan kata-kata itu....

Karena, yang Anastasya lihat terkahir kalinya adalah Mayat Stevan.

Namun bayang-bayang itu terasa baru kemarin...

Mayat Stevan, Kekasihnya yang terselimuti dalam darah.

Hal-hal itu benar-benar merusak suasana hati Anastasya.

Ya itu adalah hal yang terjadi ratusan tahun lalu namun segalanya masih terasa hanya kemarin....

Dan kenapa hal ini tiba-tiba muncul dalam mimpinya lagi?

Apakah itu karena masalah yang dirinya alami akhir-akhir ini?

Soal, bagaimana dirinya merasa sedikit kesepian setelah Calvin tidak ada lagi disisinya, untuk mengoda atau bermain-main dengannya.

Ya, lasagna begitu hampa ketika pemuda itu tiba-tiba pergi..

Hidupnya kembali ke hari harinya sebelumnya terasa sangat membosankan dan menonton...

Anastasya mengakui, terkadang keberadaan pemuda itu, bisa mencairkan suasana hatinya.

Hal-hal omong kosong yang dia katakan, dan semua tingkah lucunya yang bisa membuat dirinya tersemyum.

Perasaan ini....

Ini mungkin adalah sebuah perasaan kerinduan...

Anastasya baru menyadarinya, hal-hal ini tidak boleh dibiarkan.

Ya, perasaan seperti ini jelas tidak bisa.

Ini adalah sebuah perasaan yang menunjukkan kelemahan....

Dan dirinya tidak ingin tragedi yang menimpa Stevan dulu sampai menimpa Calvin.

Ya...

Itu terlalu sangat menyakitkan jika diingat lagi....

Stevan meninggal di bunuh Werewolf, karena memiliki hubungan dengannya, karena mereka berdua saling mencintai satu sama lain.

Namun, karena Stevan adalah manusia biasa, itu tidak bisa diterima oleh semua orang.

Terutama, karena dirinya adalah Vampir Darah Murni yang langka, yang memiliki tugas penting yaitu melanjutkan garis keturunan Vampir Darah Murni dengan cara menikah dengan sesama Vampir Darah Murni lainnya.

Dirinya sudah memiliki tunangan, orang yang sudah lama dijodohkan dengan dirinya, hanya menunggu waktu sampai kirimnya cukup umur untuk bisa segera melakukan tugas itu.

Namun, dirinya saat itu masih muda dan polos jatuh cinta kepada manusia, hal-hal yang tidak boleh dirinya lakukan...

Dan begitulah akhirnya, berakhir dengan sebuah tragedi.

Ya, Dia mungkin dibunuh oleh Werewolf, namun itu adalah rencana Mantan Tunangannya, Nathan Hill yang licik.

Yang membuat Para Werewolf tahu, jika Stevan sudah dirinya ubah jadi Vampir, jadi dia juga layak untuk dihukum terlebih karena memiliki hubungan juga dengan Vampir seperti dirinya...

Ya, tragedi itu memang dimulai dari dirinya yang memiliki perasaan cinta kepada pria itu...

Cinta yang seharusnya tidak dirinya miliki.

Dan sekarang, Anastasya rasa jika perasaan yang cukup familiar itu tiba-tiba muncul adalah hatinya...

Tidak...

Dirinya jelas, tidak boleh jatuh cinta atau tergoda sedikitpun pada Calvin.

Belum lagi, Calvin adalah Werewolf...

Ketika Anastasya untuk berpikir sendiri tiba-tiba pintu kamarnya diketuk.

"Ya, masuklah,"

Itu adalah salah satu bawahan Anastasya, sekaligus teman baiknya, Catherine.

Dulu ketika Anastasya mulai tidur, Catherine masih cukup kecil, dan sekarang dia sudah tumbuh dewasa.

"Ya, ada apa, Catherine?" tanya Anastasya dengan nada penasaran.

"Ini soal penyelidikan yang telah kami lakukan,"

Mendengar itu, ketegangan muncul di wajah Anastasya.

Ya ini semua adalah tentang penyelidikan kejadian beberapa hari yang lalu soal mayat yang dirinya temukan.

Dan Aroma Samar yang familir...

"Lalu bagaimana hasil penyelidikan mu itu?"

"Sebenarnya tidak ada jejak yang tertinggal dari mayat yang ada temukan, bagaimanapun juga itu sudah diurus oleh para Werewolf, dan saya cukup susah untuk menyelidiki ini. Namun kami mendapatkan beberapa informasi penting dari salah satu agen kami,"

"Ya, path katakan saja soal hasilnya,"

"Kamu mendegar, jika dia sudah terbangun dari tidur panjangnya,"

Mendengar itu, wajah Anastasya menjadi pucat.

Anastasya tahu, siapa yang dimaksud oleh bawahannya itu.

Itu adalah Mantan Tunangannya, Nathan Hill.

Hanya memikirkan soal pria itu membuat Anastasya bergetar.

Dia...

Anastasya benar-benar tidak akan pernah mengira jika dia masih bisa hidup.

Ya, sebenarnya tidak mengherankan setelah dirinya melihat pengikut dari orang-orang itu.

Namun setidaknya dirinya cukup yakin sudah memberikan luka yang cukup fatal sehingga orang itu tidak akan sadar dan mungkin akan tertidur lebih lama.

Tidak dirinya kira jika dia sudah terbangun sekarang.

Catherine melihat wajah pucat Anastasya, jelas tahu apa yang dipikirkan oleh temannya itu.

"Nona Anastasya, ada jangan terlalu banyak memikirkan soal itu. Saya akan mencoba mencari cara agar dia tidak akan pernah menemukan Nona Anastasya,"

Anastasya paham soal kekhawatiran temannya itu hanya bisa mencoba menormalkan kembali emosinya dan berkata,

"Ya, terimakasih banyak. Namun alangkah lebih baik jika kamu tidak perlu berurusan dengan hal ini. Dia adalah orang yang berbahaya,"

Sekarang, beban pikiran Anastasya menjadi lebih banyak.

Ya, lebih banyak alasan untuk menjauhi Calvin.

Mereka sepertinya memang tidak ditakdirkan untuk bersama...

Ya, ini tidak apa-apa...

Namun memikirkan tentang hal ini kenapa membuat hatinya sakit?

Apakah dirinya ternyata sudah jatuh terlalu dalam?

Padahal mereka kenal belum lama...

Hanya...

Kenapa, keberadaan pria itu sangat sulit untuk dirinya hilangkan dari pikirannya?

Jelas, dirinya, tidak boleh lagi jatuh cinta pada siapapun termasuk dengan Calvin....

ini adalah sebuah perasaan yang hanya akan membawa sebuah tragedi yang tidak diinginkan....

Anastasya jadi begitu takut ketika memikirkan ini.

"Nona Anastasya tidak perlu terlalu khawatir padaku, aku akan baik-baik saja. yang paling penting adalah untuk menjaga keselamatan nona,"

Melihat bawahannya itu terlihat keras kepala akhirnya Anastasya berkata,

"Baiklah, aku tahu maksudmu lagi pula aku memang masih membutuhkan bantuanmu untuk mencoba menghindari orang itu Aku benar-benar tidak ingin bertemu dengannya,"

"Tenang saja. Saat ini lokasi persembunyian kita masih aman. Atau selama di Kampus, Nona bertemu dengan beberapa masalah?"

Anastasya terdiam, memikirkan Apakah sebaiknya dirinya akan bercerita?

Namun jika dirinya bercerita Apakah ini tidak masalah?

Dirinya yang terbawa insting, dan meminum darah Werewolf.

Pertemuannya dengan Werewolf kecil dimasalalu....

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!