Episode 5: Pertemuan Kembali

Malam itu, Anastasya terbang dan melarikan diri dari Werewolf yang di temuinya itu, kembali ke Rumah Baru tempat dirinya akan bersembunyi.

Sebuah rumah terlihat cukup asing, dan cukup besar.

Anastasya menatap depan Rumah itu, yoga mencocokkan kembali dengan alamat yang ditempatkan nya dari anak buahnya.

Katika Anastasya masih berpikir, dirinya lalu bertemu dengan teman-temannya yang sebelumnya.

"Selamat Datang Nona Anastasya, kami sudah menunggu anda,"

Anastasia menatap gadis muda itu, lalu segera bertanya,

"Catherine? Kamu sudah kembali? Bagaimana dengan Para Vampir-vampir sebelumnya?"

"Kami berhasil melarikan diri karena saat itu ada Werewolf yang datang dan menyerang mereka, kami berdua benar-benar cukup pergi dong,"

Seorang pemuda terlihat mengaguk setuju disana.

Anastasya juga merasa lega ketika teman-temannya selamat.

Namun seorang Werewolf tiba-tiba datang?

Ini cukup mengejutkan.

"Seorang Werewolf?"

"Benar, ini adalah Werewolf Putih yang sangat Besar dan Kuat, Aku pikir dia Alpha Werewolf,"

Mendengar itu jelas saja ada ke terkejutan di wajahnya.

Alpha Werewolf?

Alpha Werewolf bisa dibilang sangat langka.

Ini juga mengigatkannya pada Werewolf barusan yang dirinya temui.

Sebelumnya, dirinya mengetahui ada luka di tangan Werewolf itu, itulah kenapa dirinya bisa mencium aroma darahnya.

Seperti Werewolf itu habis bertarung.

'Nona Malaikat Yang Cantik,'

Tiba-tiba dirinya pengingat kembali kata-kata Werewolf itu.

Kata-kata yang cukup familiar....

Alpha Werewolf....

Dan memang entah kenapa dirinya juga merasa aroma darahmu cukup familiar.

Kemudian, salah satu ingatan ketika dirinya terbangun sepuluh tahun lalu muncul.

Saat itu dirinya juga bertemu dengan Werewolf kecil berwarna putih yang terluka, Werewolf kecil tidak berdaya yang entah bagaimana membangunkannya dari tidur panjangnya.

Mengagu kedamaian kecil yang dirinya miliki.

Ya, sejujurnya, Anastasya tidak memiliki keinginan untuk terbangun dari tidur panjang nya....

Hanya setelah dirinya bangun dan hal-hal menjadi seperti ini, dirinya tidak memiliki pilihan untuk terus bertahan hidup.

Karena menurutnya, akhir dari Vampir terlalu menyedihkan.

Ya, ini gara-gara Werewolf kecil gila yang menyebut dirinya cantik itu.

Masih Werewolf kecil gila yang bahkan menawarkan darahnya pada Vampir.

Mengingat tahun-tahun telah berlalu, membuat Anastasya jadi kepikiran...

Werewolf yang ditemuinya barusan...

Jangan bilang itu masih sama dengan Werewolf kecil yang dirinya temukan dulu?

Werewolf kecil itu sekarang sudah tumbuh dewasa?

Ah, sekarang masuk akal kenapa dirimu sangat menyukai aroma darah itu, dan langsing terbawa insting ketika mencium aroma itu.

Ya, karena memang dirinya pernah merasakan rasa manis darah itu sebelumnya.

Darah yang juga membangunkannya dari Tidur Panjangnya.

Darah yang pernah menyelamatkannya dari kematian...

Tiba-tiba tatapan mata kecil penuh tekat muncul dalam ingatannya...

Sosok kecil tidak berdaya yang bahkan mencoba menyelamatkan dirinya, memberikan suatu perasaan baru untuknya.

Ini sangat rumit ketika Anastasya memikirkannya.

Ini juga salah Werewolf kecil itu juga kenapa dirinya harus di tuduh membantai salah satu Klan Werewolf, membuat dirinya menjadi buronan dan harus bersembunyi sampai sekarang.

Ya, ini semua karena dirinya bertemu dengan Werewolf kecil itu.

Dan sekarang dunia seolah-olah begitu sempit, dan dirinya sekali lagi harus bertemu dengan Werewolf kecil gila itu, yang sekarang sudah tumbuh dewasa.

Dan sepertinya, Werewolf itu masih gila seperti saat dia kecil.

Menawarkan darahnya untuk Vampir?

Apakah dia kehilangan kewarasannya?

Ketika masih kecil, itu cukup masuk akal karena masih polos dan tidak tahu apa-apa.

Namun ketika sudah dewasa, harusnya Werewolf itu belajar, jika hal yang dia lakukan sangat berbahaya.

Werewolf adalah mangsa terbaik untuk Vampir, dari pada Darah Manusia, Darah Werewolf selalu lebih di sukai.

Kemampuan regensi Werewolf yang kuat, membuat Vampir bisa meminum lebih banyak darah, dan lagi Werewolf yang tidak mudah mati...

Vampir memang selalu menjadi tokoh jahat dalam pemburuan ini, memburu Werewolf sebagai mangsa mereka.

Namun Werewolf juga tidak kalah kejam, walaupun mereka tidak suka darah, namun berkat para Werewolf juga Vampir Darah Murni hampir punah, Para Werewolf sangat suka Darah Vampir untuk meningkatkan kekuatan mereka, dan memperpanjang umur mereka.

Werewolf memiliki rentang hidup yang panjang lebih daripada manusia biasa, mereka juga cukup awet muda, namun rentang hidup mereka tidak sebanyak Vampir.

Belum lagi, Reproduksi mereka cukup cepat, ketika Alpha bertemu dengan Omeganya, atau Para Werewolf biasa bertemu dengan Destiny Matenya, mereka akan mudah untuk mendapatkan keturunan.

Sangat berbeda dengan Vampir, butuh ratusan tahun untuk Vampir Darah Murni berhasil mendapatkan keturunannya.

Itulah kenapa Vampir darah murni sangat langka, dan Para Darah Murni yang lahir, selalu sudah dijodohkan dengan Darah Murni yang lain, untuk melanjutkan keturunannya.

Namun populasi Vampir tidak seburuk itu, ketika Vampir bersama dengan manusia, Vampir juga tidak terlalu sulit untuk mendapatkan keturunan, namun sayangnya Vampir yang terlahir sangat lemah, yang bahkan tidak bisa bertahan di bawah sinar matahari.

Kekuatannya juga sangat jauh di bawah Vampir Darah Murni.

Sesama Vampir Darah Campuran juga akan tetap melahirkan Vampir lemah seperti orang tuanya.

Dan terakhir, Vampir yang sebelumnya Manusia, yang paling buruk dari golongan Vampir, karena mereka hanya memiliki Insting akan darah, yang hanya bisa di ubah oleh Vampir Darah Murni.

Kebetulan dirinya adalah salah satu Vampir Darah Murni yang langka, itulah kenapa dirinya dikejar-kejar oleh Vampir lainnya.

Dan sekarang dirinya bertemu dengan Werewolf bermasalah.

Anastasya hanya berharap jika dirinya tidak perlu lagi bertemu dengan Werewolf gila itu.

Hidupnya akan lebih tenang.

"Syukurlah jika kalian selamat,"

"Ya, Nona. Kami cukup beruntung. Ah Benar, Apakah Nona sudah minum darah yang kami siapkan?"

Anastasya selalu mulai memikirkannya bahwa saat ini dirinya sudah tidak merasa harus bahkan merasa lebih segar.

Sungguh, efek meminum darah Werewolf sangat baik, apalagi ini darah Werewolf Alpha.

Sangat menyegarkan, membuat dirinya menginginkan lagi.

Sial, Anastasya mengutuk pikirannya sendiri, bahwa dirinya merasa bodoh karena memiliki hasrat akan Darah Werewolf yang dirinya minum tadi.

Jelas, tidak ada yang baik soal itu.

"Ya, Kalian tidak perlu terlalu memikirkannya,"

"Baik Nona. Kami sekarang ada di sini untuk memperbarui identitas kita, Apakah Nona sudah membaca rincian Identitas Baru Nona?"

"Belum sempat,"

"Ini mungkin bukan hal baru, namun mulai besok Nona harus pergi ke Kampus, Apakah itu tidak masalah?"

"Jadi Identitas kali ini seorang Mahasiswi?"

"Benar,"

Baik, lupakan soal hal-hal sulit, mari nikmati dulu Penyamaran kali ini, menjadi Mahasiswi?

Mungkin ini merupakan hal yang cukup menarik juga, dimana dirinya bisa melewati hari-hari damainya.

####

Pagi segera datang, Anastasya yang cukup antusias dengan kegiatan barunya itu, sudah bersiap-siap untuk pergi kempus.

Dan tentu saja, Anastasya sudah melakukan beberapa penyamaran, misalnya saja mengubah rambutnya menjadi berwarna hitam, dan matanya di ubah menjadi hitam, seperti manusia pada umumnya, juga memakai kacamata.

Anastasya lalu mulai keluar dari Rumah itu, dan mulai menikmati matahari pagi diluar sana.

Anastasya mulai memikirkannya, hanya Darah Murni yang memiliki kemampuan khusus ini, untuk bisa bertahan di bawah sinar matahari, bahkan bisa menikmatinya seperti dirinya.

Yah, memang sangat segar berjemur di bawah sinar matahari seperti ini...

Dirinya benar-benar menikmati suasana pagi itu, berjalan dengan santai menuju mobil yang sudah disiapkan.

Kalau kata Para Werewolf, Vampir darah murni itu, adalah Monster diantara Montser, hampir tidak memiliki kelemahan, memiliki tubuh seperti manusia, dan bahkan bisa hidup dengan manusia, namun memangsa mereka diam-diam dalam kegelapan, predator terburuk untuk manusia.

Tepat ketika Anastasya sampai di kampus barunya, dia terlihat cukup senang.

Identitas barunya adalah Mahasiswi pindahan, itu artinya dirinya tidak kalah dengan siapapun dan bisa langsung berbaur dengan santai, berbeda dengan siswa sekolah menengah yang pakai perkenalan segala, hidup sebagai mahasiswa, lebih ke hidup sendiri sendiri tergantung kelas apa yang mereka ambil, cukup bebas.

Tempat menyamarkan Identitas yang sempurna.

Sampai Anastasya yang menikmati Identitas barunya itu, tanpa sengaja menabrak seseorang.

"Ma... Maaf..."

Tatapan mata Anastasya segera terkejut ketika menatap orang yang ditabrak nya.

WTF....

Kenapa dunia begitu sempit?

"Nona Vampir Cantik? Aku tidak mengira kita akan bertemu secepat ini, mungkin kita berjodoh," kata Calvin sambil tersenyum.

Senyuman bodoh yang ingin Anastasya tampar.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!