Episode 11: Aku Milikmu

Calvin terdiam ketika ditanya oleh Anastasya.

Dirinya sedang berpikir tentang kenapa dirinya menjadi seperti ini?

Kenapa hari itu, dirinya tidak bergerak dan begitu pasrah ketika Anastasya mendekatinya.

Padahal dirinya tahu pasti bahwa Anastasya, merupakan seorang Vampir.

Dirinya seharusnya membenci vampir dan tidak menyukai vampir.

Namun dirinya itu pasrah ketika gadis itu mengigitnya, dan meminum darahnya.

Ya, Calvin juga tidak mengerti.

Di samping itu, maunya juga pernah menawarkan darahnya sendiri pada gadis di depannya ini.

Dirinya yang juga entah kenapa menikmati setiap sensasi ketika darahnya dihisap.

Tubuhnya menjadi panas, dan terasa sedikit sakit, namun itu cukup menyenagkan...

Calvin merasa dirinya gila ketika memikirkan hal itu, kenapa bisa-bisanya dirinya menikmati ketika darahnya di hisap oleh Vampir?

Hal ini jelas tidak logis.

Namun itulah nyatanya yang terjadi, pesona Vampir Cantik didepannya itu yang tidak pernah bisa dirinya tolak.

Sejak hari pertama ketika mereka berdua bertemu lagi hari itu, dirinya seolah tenggelam dalam tatapan mata merah itu...

Terlalu terkesima dengan Vampir cantik yang dilihatnya...

Dirinya selalu merasa jika wajah itu sangat familiar...

Mungkin itu karena gadis di depannya adalah pahlawan dan penyelamat nya ketika kecil?

Namun seharusnya ini lebih dari itu....

Rasanya, dirinya tenggelam dalam pesona Vampir cantik itu...

"Calvin! Jawab apa yang aku tanyakan!! Sebenarnya apa maumu?"

"Aku juga tidak tahu apa mauku,"

"Kamu...."

Calvin lalu mulai teringat-ingatan yang lain ketika dirinya masih kecil.

Kata-kata dari Nona Vampir Cantik di hadapannya itu.

'Tapi mahluk kecil ini adalah milikku. Kalian berpikir ingin mengambilnya? Jangan pernah bermimpi,'

Kata-kata dimana, Nona Vampir cantik ini bilang, bahwa dirinya ini adalah miliknya.

Hal-hal ini membawa sebuah ide di kepala Calvin, untuk menggoda Anastasya.

Calvin mulai mendekatkan dirinya ke Anastasya, lalu berbisik di telinganya,

"Kamu pernah bilang sebelumnya padaku, bahwa Aku adalah milikmu...."

Anastasya saja merasa terkejut setelah mendengar kata-kata itu.

Dirinya sepertinya tidak pernah mengatakan hal semacam itu, jelas hanya omong kosong dari Werewolf didepannya itu.

"Aku jelas tidak pernah mengatakan itu!! Kamu itu benar-benar pembohong!!" Kata Anastasya yang merasa kesal, intinya mencoba mendorong pemuda itu namun Calvin tetap mendekat.

"Kamu mungkin lupa, tapi memang kamu pernah mengatakannya bahwa Aku ini adalah milikmu, dan Aku ini memang milikmu, baik hati, tubuh dan jiwaku, jadi Aku memberikan darahku, karena aku adalah milikmu," kata Calvin dengan nada yang menggoda.

Anastasya yang mendengar itu jelas saja merasa malu.

Sungguh?

Apa omong kosong yang Werewolf kecil bicarakan itu?

Kemudian, Anastasya, mulai kembali menelusuri ke dalam ingatannya.

Kejadian tidak lama setelah dirinya terbangun dari tidur panjangnya.

Anastasya teringat kata-kata omong kosong yang pernah dirinya katakan.

'Tapi mahluk kecil ini adalah milikku. Kalian berpikir ingin mengambilnya? Jangan pernah bermimpi,'

Kata-kata sederhana itu setelah diingat lagi menjadi begitu memalukan.

"Kamu... Lupakan itu itu hanya sebuah lelucon jangan terlalu dianggap serius, saat itu memang situasinya seperti itu," kata Anastasya sambil mengelak.

"Namun, Anastasya... Aku tidak pernah menganggap kata-kata itu adalah lelucon, Aku ini adalah milikmu," kata Calvin sambil mengambil tangan Anastasya ke dadanya.

Ya, dada Calvin yang saat ini berdetak lebih kencang, jelas Anastasya bisa menyadari itu.

"Tidak... Berhenti berbicara seperti itu.... Kamu adalah Alpha Werewolf, dan Aku adalah Vampir, kamu seharusnya yang paling tahu bahwa tidak ada yang baik jika kita memiliki hubungan,"

Calvin yang mendengar itu lalu segera terdiam.

Jelas dirinya sadar tentang apa yang gadis di depannya itu bicarakan.

Memang, dalam sejarah panjang, Werewolf dan Vampir merupakan musuh besar, selalu saja bertarung diberbagai kesempatan.

Vampir yang suka meminum Darah Werewolf...

Dan Werewolf, yang menginginkan kekuatan dan umur panjang dari mengambil darah Vampir Darah Murni.

Mereka selalu bertentangan satu sama lain, seperti musuh alami.

Dimana, Vampir memburu manusia, dan Werewolf akan melindungi Manusia dari kekejaman Vampir.

Tidak ada yang baik untuk seorang Werewolf berhubungan dengan Vampir.

Dalam sejarah panjang tidak pernah ada hubungan yang baik antara Vampir dan Werewolf, itu hanya akan membuat malapetaka dan hal yang tabu.

Calvin juga mengerti maksud dari semua kata-kata Anastasya.

Tapi....

"Lalu? Ada apa dengan itu? asalkan tidak ada orang yang tahu dan hanya aku dan kamu yang tahu ini tidak masalah,"

"Kamu... Kamu benar-benar Werewolf aneh,"

"Kamu selalu bisa menyebutku aneh, jadi sekarang tidak apa-apa jika kamu ingin meminum darahku, aku sudah bilang sebelumnya kamu tidak perlu menahannya,"

Anastasya yang mendengar itu, mundur...

Menjaga jarak dari Calvin.

"Tidak... Tidak seperti itu... Ini tidak bisa..."

Calvin caheran dengan vampir yang ada di hadapannya ini.

Kenapa seolah-olah dia sangat tidak menyukai meminum darah?

Anastasya adalah Vampir paling aneh yang pernah dirinya temui.

Semua vampir biasanya sangat menyukai darah Bahkan mereka bisa bersikap gila ketika melihat darah, mereka tidak pernah segan-segan ketika dihadapkan dengan darah.

Apalagi Darah Werewolf yang langka seperti dirinya.

Namun kenapa Anastasya tidak ingin minum darah?

Jelas, Calvin tidak tahu apa alasannya.

"Kenapa? Kenapa kamu tidak ingin minum darahku?"

Ketika ditanya seperti itu, Anastasya juta binggung.

Dirinya selalu membenci Werewolf, Ras yang sangat yang dulu telah membunuh Kekasihnya...

Ras Serakah, demi mendapatkan umur panjang, mereka bahkan juga berani untuk membunuh manusia yang seharusnya mereka lindungi.

Namun, Anastasya juga tahu, jika Werewolf didepannya tidak seperti itu...

"Minumlah darahku...." kata Calvin lalu, setelah melepaskan kancing bajunya.

Jarak mereka sekarang begitu dekat.

Anastasya menatap leher itu, yang saat ini hanya ada bekas gigitan yang sangat kecil dan hampir hilang.

Itu adalah sebuah gigitan yang dirinya berikan...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!