15 - Monster Laba-Laba

Chu Kai tidak bisa melarikan diri dari tempat ini karena masih ada Tuan Tanah Li Bao. Namun di sisi lain, dia juga mustahil menghadapi MianMian yang merupakan monster laba-laba.

"Astaga, kenapa aku hanya menyuruh wanita tadi pergi dari sini? Harusnya kuminta dia untuk mencari bantuan. Bagaimana jika dia tidak datang?! Haiih ... Gawat!"

Chu Kai mengedarkan pandangan ke sekeliling, dia berusaha mencari cara untuk bisa mengalahkan monster laba-laba ini. Hanya saja otaknya tidak bisa diajak kompromi, dia benar-benar tidak tahu harus melakukan apa.

"Berpikirlah, Kai. Pikirkan.." Chu Kai melihat monster laba-laba itu masih mengerang dan menendangkan kedelapan kakinya. Dia pun tidak bisa menghindari benda-benda yang dilemparkan oleh monster itu karena bisa saja mengenai Tuan Tanah Li Bao.

"Pertama-tama, aku harus mengatasi kaki monster itu terlebih dahulu." saat Chu Kai berpikir, pandangan matanya terarah pada pedang yang menjadi hiasan di dinding.

Dia pun bergegas mengambil pedang itu dan mengeluarkannya dari sarungnya. Chu Kai mengangguk setelah memastikan pedang ini lumayan tajam dan cukup bagus untuk dipakai menebas.

Sambil menarik napas, Chu Kai pun mulai bergerak. Dia memegang kuat pedang di tangannya dan berlari ke arah monster laba-laba itu. Dia membungkuk dan dengan berani menargetkan satu kaki monster.

!!!

Chu Kai menebas dengan kuat salah satu kaki MianMian dan membuat monster laba-laba itu kembali mengerang kesakitan. Tidak berhenti sampai di sana, Chu Kai pun menebas kaki lain dari monster itu sambil menghindari terjangan kaki monster yang lain. Sebuah lilin minyak terjatuh ke lantai dan membakar kain di dekat tempat tidur.

Serangan fatal Chu Kai pada kedua mata MianMian membuat monster itu sulit untuk melihat lawannya. Apalagi rasa sakit kini tidak hanya terasa pada matanya, tetapi juga di kakinya.

Chu Kai sendiri terlihat panik dan takut, karena itulah dia berusaha keras untuk menebas setiap kaki monster laba-laba tanpa mendengarkan teriakan kesakitan MianMian.

!!

Baru setelah kedelapan kaki monster itu tertebas dan tubuh MianMian jatuh, Chu Kai mulai terlihat terengah-engah. Hanya saja tanpa pikir panjang, pemuda itu mengambil kain yang terbakar, menariknya, mencegah kain itu mengenai Tuan Tanah Li Bao, dan kemudian melemparkannya ke arah MianMian.

Jeritakan memekakkan telinga menyadarkan Chu Kai dari apa yang baru saja dia perbuat. Pemuda itu terkejut bukan main dan bahkan sampai terjatuh ke lantai. Dia mundur dengan ekspresi wajah yang sama sekali tidak percaya bahwa dia sudah melakukan kekejaman pada seorang perempuan. Meski MianMian monster, namun sosok di hadapannya tetap saja wanita dan dia sudah menyiksanya.

Kedua tangan Chu Kai gemetar, napasnya sesak dan jantungnya berdebar sangat kencang. Pikirannya linglung saat dia dengan cepat mendengar suara lirih Tuan Tanah Li Bao yang memanggilnya.

"Tu-Tuan... Tolong.."

"Tuan Li Bao?" Chu Kai tersadar dan kemudian mulai berusaha mengangkat Tuan Tanah Li Bao dan menjauhi tempat ini.

MianMian menjerit karena rasa sakit yang menjalar di seluruh tubuhnya. Luka akibat pukulan di mata dan tusukan pada matanya yang lain telah menjadi rasa sakit hingga menembus setiap tulangnya.

Tidak hanya itu, bahkan rasa sakit karena kedelapan kakinya yang ditebas juga semakin menambah siksaan padanya dan sekarang! Api membakar tubuhnya hingga membuatnya tidak bisa melakukan apa pun selain berteriak.

!!!

Pelayan wanita yang sebelumnya diselamatkan oleh Chu Kai baru saja membawa dua orang pria bersamanya. Dia dan kedua orang yang dibawanya akan menolong Chu Kai saat mereka melihat pemuda itu kewalahan menarik Tuan Tanah Li Bao. Segera ketiganya langsung membantu pemuda tersebut.

"Pendekar!"

"Syukurlah kalian datang, cepat bantu aku."

"Baik!"

Chu Kai merasa lega, dia bahkan tidak sempat mengoreksi sebutan, 'pendekar' yang disematkan padanya. Dia saat ini lebih memilih untuk pergi ke tempat yang lebih aman.

MianMian terus menjerit dan api yang membakar tubuhnya pun menyebar dan kini melahap kayu di sekitarnya. Kamar itu pun mulai di lalap api dan ini disaksikan oleh Chu Kai yang nampak berusaha mengatur napas.

"Apinya harus dipadamkan!" seorang pelayan berseru. Dia khawatir jika api itu menyebar dan membakar seluruh kediaman.

"Sebaiknya jangan dulu," seorang pelayan angkat bicara, "Kita biarkan sampai suara monster itu berhenti dan dia mati. Setelahnya, baru kita padamkan apinya."

Chu Kai mendengar ucapan pelayan tersebut dan kemudian mulai melihat ke arah pedang yang dipegangnya saat ini. Ada darah pada bilah pedangnya dan itu tidak lain merupakan milik MianMian. Dia saat ini masih belum percaya bahwa dirinyalah berhasil menang dari melawan sesosok monster.

"Pendekar Wei ..." Chu Kai tiba-tiba ingat dengan Wei Zhang Zihan. Dia pun menepuk seorang pelayan di sampingnya dan berkata, "Aku akan pergi dulu. Kau rawatlah Tuan Li Bao dengan baik dan urus tempat ini. Masih ada monster laba-laba di luar saja,"

"A-aku mengerti. Berhati-hatilah, Pendekar!"

Chu Kai mengangguk dan langsung bergegas. Dia tidak tahu di mana Pendekar Wei Zhang Zihan berada, tetapi desa ini tidak terlalu luas jadi dia akan mencarinya dengan cara yang selalu dirinya lakukan selama ini.

Chu Kai membungkukkan tubuh dan menaruh tangannya di tanah, dia pun menempelkan telinganya. Tidak ada yang tahu selain ayah dan juga teman terdekatnya bahwa sebenarnya dia mempunyai bakat ini. Chu Kai memiliki kemampuan membedakan orang dengan suara langkah kakinya.

"Gemuruh..." Chu Kai mengerutkan keningnya dan kembali fokus, "Ringan.. Tubrukan. Ini.. Suara tusukan. Ini langkah Pendekar Wei... Ke arah sana!"

Chu Kai mendapatkannya. Dia pun bergegas ke tempat di mana Wei Zhang Zihan berada. Pria yang merupakan salah satu Pendekar Suci itu sedang dalam masalah saat ini.

!!!

Sebelumnya, Wei Zhang Zihan bertarung melawan beberapa mayat hidup dan berhasil mengalahkan mereka semua. Hanya saja dia tidak menyadari bahwa sebuah jebakan telah diletakkan di bawah kakinya.

Itu adalah sejenis serat dari benang laba-laba. Kaki Wei Zhang Zihan terlilit dan serat itu pun bahkan bisa bergerak sendiri. Kedua tangan dan tubuhnya dililit, diseret hingga membentur dinding.

Benda ini bukanlah serat biasa, karena saat Wei Zhang Zihan menggunakan energi spiritual untuk memotongnya---justru energi itu diserap oleh benda tersebut dan membuat lilitan di tubuhnya semakin kuat.

Dia tidak bisa melarikan diri, belum lagi pedangnya sekarang bahkan terjatuh. Kondisi semakin mengkhawatirkan saat sebuah suara desis terdengar dan tidak butuh waktu lama sampai pemilik suara itu terlihat.

!!

Sosok monster laba-laba dengan tubuh yang separuhnya manusia membuat Wei Zhang Zihan tersentak. Dia berusaha untuk bergerak, melepaskan jeratan yang mengikatnya tetapi sia-sia belaka.

"Sangat tampan dan juga luar biasa," sosok itu menyeringai dan semakin dekat dengan Wei Zhang Zihan. Wajahnya yang ternyata adalah YinYing membuat Wei Zhang Zihan kembali terkejut.

YinYing membungkukkan badan, dia pun mengulurkan tangan dan mendongakkan pemuda di hadapannya dengan jari telunjuk. YinYing buka suara, "Sepertinya setelah kau kuat, instingmu menjadi tumpul. Kau jadi tidak menyadari perangkap yang kupasang ini,"

".................."

"Mm... Aku sebenarnya sedang berpikir. Daripada berbagi inti spiritualmu dengan MianMian, lebih baik aku memilikimu untuk diriku sendiri,"

!!

******

Terpopuler

Comments

Anonymous

Anonymous

🤭🙃🤭

2023-10-04

1

Achmad Faiz

Achmad Faiz

hmm

2023-09-05

0

Achmad Faiz

Achmad Faiz

hahh

2023-09-05

0

lihat semua
Episodes
1 1 - Chu Kai
2 2 - Sekte Gunung Wushi
3 3 - Pemilihan Pendekar Naga
4 4 - Xia Ling Qing
5 5 - Wei Zhang Zihan
6 6 - Tidak terduga
7 7 - Tetua Xia Feng Hua
8 8 - Murid Sekte Gunung Wushi
9 9 - Tantangan
10 10 - Master Zhuang
11 11 - Tingkat Kultivasi
12 12 - Nalan Shu
13 13 - Misi Pertama
14 14 - Bai Nang
15 15 - Monster Laba-Laba
16 16 - Pertolongan
17 17 - Kembali Ke Sekte Gunung Wushi
18 18 - Tetua Wang Zhong Xian
19 19 - Musuh Yang Asing
20 20 - Chu Tian
21 21 - Pengungkapan
22 22 - Tekad
23 23 - Pelatihan Pertama
24 24 - Kediaman Tetua Wei Ji Han
25 25 - Kekacauan di Kota Lianyi
26 26 - Si Kembar Meng
27 27 - Pertolongan (2)
28 28 - Penyembunyian
29 29 - Kota Lianyi
30 30 - Anggota Sekte Bulan Mati
31 31 - Yi Zhi Jian
32 32 - Penculikan
33 33 - Tekad (2)
34 34 - Kepergian
35 35 - Pertemuan
36 36 - Perjalanan Bersama
37 37 - Pelatihan dari Wei Zhang Zihan
38 38 - Menuju Kota Chang'An
39 39 - Jebakan
40 40 - Pertemuan
41 41 - Xia Ling Qing (2)
42 42 - Paviliun Merak Putih
43 43 - Keberanian
44 44 - Siasat
45 45 - Diao Lin Wang
46 46 - Permintaan
47 47 - Tujuan Baru
48 48 - Menuju Kota Bian Xi
49 49 - Serangan Kejutan
50 50 - Ruan Zhao Sheng
51 51 - Kelahiran Pendekar Naga
52 52 - Kota Bian Xi
53 53 - Pertemuan (2)
54 54 - Pertarungan
55 55 - Long Yang Wang
56 56 - Menuju Sekte Tianzhi
57 57 - Sekte Tianzhi
58 58 - Jiang Mu Bai
59 59 - Tetua Sekte Tianzhi
60 60 - Wang Xiao Cheng
61 61 - Perangkap
62 62 - Penyembunyian
63 63 - Awal Dari Badai
64 64 - Perburuan
65 65 - Laba-Laba Kabut
66 66 - Dasar Tebing Juéwàng
67 67 - Ular Kalajengking
68 68 - Gua Makam Kuno
69 69 - Pertemuan (3)
70 70 - Huan Shui
71 71 - Pertarungan Wei Zhang Zihan
72 72 - Xue Xiaowen
73 73 - Wang Xiao Cheng [2]
74 74 - Inti Makam Kuno
75 75 - Pedang Pendekar Naga
76 76 - Kejutan
77 77 - Pedang Iblis
78 78 - Alam Ilusi
79 79 - Wei Shezi
80 80 - Kerjasama
81 81 - Pedang Pendekar Naga [2]
82 82 - Wei Shezi [2]
83 83 - Kesepakatan
84 84 - Xia Ling Qing [2]
85 85 - Ancaman
86 85 - Kota Lianyi [2]
87 87 - Liu Han Ying
88 88 - Ketenangan Sebelum Badai
89 89 - Alur Awal
90 90 - Permintaan Bantuan
91 91 - Feng Huang Lin
92 92 - Kekacauan Kota Lianyi
93 93 - Pertarungan
94 94 - Akhir Pertarungan
95 95 - Kondisi Setelah Kota Hancur
96 96 - Pengakhiran Hubungan
97 97 - Persiapan
98 98 - Pelatihan Tertutup
99 99 - Teknik Berpedang
100 100 - Tingkat Kultivasi Surgawi
101 101 - Kota Xiang Yu
102 102 - Lembah Tanah Berapi
103 103 - Lima Sekte Besar
104 104 - Menjarah Makam
105 105 - Anggota Sekte Bulan Mati
106 106 - Xia Ling Qing [3]
107 107 - Dimensi Ruang Makam Kuno
108 108 - Wujud Sesungguhnya
109 109 - Kejutan [2]
110 110 - Wei Zhang Zihan [2]
111 111 - Zhi Mei
112 112 - Naga dari Klan Kuno
113 113 - Ling Xian Shu
114 114 - Kerjasama
115 115 - Harta Jarahan
116 116 - Firasat
117 117 - Hambatan
118 118 - Pertolongan
119 119 - Bagian Paling Dalam Makam
120 120 - Kecurigaan
121 121 - Dimensi Bagian Inti Makam Kuno
122 122 - Teknik Manifestasi
123 123 - Kejutan Lainnya
124 124 - Target Serangan
125 125 - Siasat
126 126 - Kekejaman
127 127 - Kejutan [3]
128 128 - Rasa Takut
129 129 - Pelatihan di Dalam Makam
130 130 - Penyembunyian [2]
131 131 - Sekte Menara Rufeng
132 132 - Informasi Bencana Besar
133 133 - Chu Kai [2]
134 134 - Pulau Yèzi
135 135 - Menyeberangi Lautan
136 136 - Feng Hao Yan
137 137 - Kedatangan Yang Tidak Diduga
138 138 - Menantang Feng Hao Yan
139 139 - Pertarungan [2]
140 140 - Akhir Pertarungan
141 141 - Teknik Pernapasan Naga
142 142 - Penyembunyian [3]
143 143 - Siasat [2]
144 144 - Perjalanan
145 145 - Kembali Ke Sekte Gunung Wushi
146 146 - Pelatihan
147 147 - Pertemuan Tidak Terduga
148 148 - Chu Kai [3]
149 149 - Awal Mula
150 150 - Xu Huan
151 151 - Kegaduhan
152 152 - Chu Kai [4]
153 153 - Wei Zhang Zihan [3]
154 154 - Perjalanan Bersama
155 155 - Hóng Shuǐ
156 156 - Pertolongan [2]
157 157 - Serigala Bayangan
158 158 - Bantuan
159 159 - Fang Tie Zhu
160 160 - Pertikaian Dua Perguruan
161 161 - Bimbingan Tetua Fang
162 162 - Melawan Wei Zhang Zihan
163 163 - Melanjutkan Perjalanan
164 164 - Kota Yanshi
165 165 - Pertemuan (3)
166 166 - Yao Zhijia
167 167 - Kedatangan Yang Tidak Terduga
168 168 - Alam Ilusi [2]
169 169 - Dua Pemuda Asing
170 170 - Bentang Alam Ilusi
171 171 - Chu Kai [5]
172 172 - Teknik Manifestasi [2]
173 173 - Xia Ling Qing [4]
174 174 - Pertemuan (4)
175 175 - Bentang Alam Mimpi
176 176 - Penghalang Iblis Mimpi
177 177 - Iblis Mimpi
178 178 - Chu Kai [6]
179 179 - Pertarungan [3]
180 180 - Akhir Pertarungan
181 181 - Target Pembalasan Dendam
182 182 - Sekte Gunung Wushi [2]
183 183 - Dua Anggota Pilar Bulan
184 184 - Firasat [2]
185 185 - Kondisi Sekte Gunung Wushi
186 186 - Hutan Daxing
187 187 - Penyelamatan
188 188 - Tekad
189 189 - Kekhawatiran
190 190 - Permintaan
191 191 - Shuang Ling Feng
192 192 - Desa Mati
193 193 - Perangkap
194 194 - Kecurigaan
195 195 - Awal Mula [2]
196 196 - Kota Luòxià
197 197 - Chu Kai [7]
198 198 - Xia Ling Qing
199 199 - Penyembunyian
Episodes

Updated 199 Episodes

1
1 - Chu Kai
2
2 - Sekte Gunung Wushi
3
3 - Pemilihan Pendekar Naga
4
4 - Xia Ling Qing
5
5 - Wei Zhang Zihan
6
6 - Tidak terduga
7
7 - Tetua Xia Feng Hua
8
8 - Murid Sekte Gunung Wushi
9
9 - Tantangan
10
10 - Master Zhuang
11
11 - Tingkat Kultivasi
12
12 - Nalan Shu
13
13 - Misi Pertama
14
14 - Bai Nang
15
15 - Monster Laba-Laba
16
16 - Pertolongan
17
17 - Kembali Ke Sekte Gunung Wushi
18
18 - Tetua Wang Zhong Xian
19
19 - Musuh Yang Asing
20
20 - Chu Tian
21
21 - Pengungkapan
22
22 - Tekad
23
23 - Pelatihan Pertama
24
24 - Kediaman Tetua Wei Ji Han
25
25 - Kekacauan di Kota Lianyi
26
26 - Si Kembar Meng
27
27 - Pertolongan (2)
28
28 - Penyembunyian
29
29 - Kota Lianyi
30
30 - Anggota Sekte Bulan Mati
31
31 - Yi Zhi Jian
32
32 - Penculikan
33
33 - Tekad (2)
34
34 - Kepergian
35
35 - Pertemuan
36
36 - Perjalanan Bersama
37
37 - Pelatihan dari Wei Zhang Zihan
38
38 - Menuju Kota Chang'An
39
39 - Jebakan
40
40 - Pertemuan
41
41 - Xia Ling Qing (2)
42
42 - Paviliun Merak Putih
43
43 - Keberanian
44
44 - Siasat
45
45 - Diao Lin Wang
46
46 - Permintaan
47
47 - Tujuan Baru
48
48 - Menuju Kota Bian Xi
49
49 - Serangan Kejutan
50
50 - Ruan Zhao Sheng
51
51 - Kelahiran Pendekar Naga
52
52 - Kota Bian Xi
53
53 - Pertemuan (2)
54
54 - Pertarungan
55
55 - Long Yang Wang
56
56 - Menuju Sekte Tianzhi
57
57 - Sekte Tianzhi
58
58 - Jiang Mu Bai
59
59 - Tetua Sekte Tianzhi
60
60 - Wang Xiao Cheng
61
61 - Perangkap
62
62 - Penyembunyian
63
63 - Awal Dari Badai
64
64 - Perburuan
65
65 - Laba-Laba Kabut
66
66 - Dasar Tebing Juéwàng
67
67 - Ular Kalajengking
68
68 - Gua Makam Kuno
69
69 - Pertemuan (3)
70
70 - Huan Shui
71
71 - Pertarungan Wei Zhang Zihan
72
72 - Xue Xiaowen
73
73 - Wang Xiao Cheng [2]
74
74 - Inti Makam Kuno
75
75 - Pedang Pendekar Naga
76
76 - Kejutan
77
77 - Pedang Iblis
78
78 - Alam Ilusi
79
79 - Wei Shezi
80
80 - Kerjasama
81
81 - Pedang Pendekar Naga [2]
82
82 - Wei Shezi [2]
83
83 - Kesepakatan
84
84 - Xia Ling Qing [2]
85
85 - Ancaman
86
85 - Kota Lianyi [2]
87
87 - Liu Han Ying
88
88 - Ketenangan Sebelum Badai
89
89 - Alur Awal
90
90 - Permintaan Bantuan
91
91 - Feng Huang Lin
92
92 - Kekacauan Kota Lianyi
93
93 - Pertarungan
94
94 - Akhir Pertarungan
95
95 - Kondisi Setelah Kota Hancur
96
96 - Pengakhiran Hubungan
97
97 - Persiapan
98
98 - Pelatihan Tertutup
99
99 - Teknik Berpedang
100
100 - Tingkat Kultivasi Surgawi
101
101 - Kota Xiang Yu
102
102 - Lembah Tanah Berapi
103
103 - Lima Sekte Besar
104
104 - Menjarah Makam
105
105 - Anggota Sekte Bulan Mati
106
106 - Xia Ling Qing [3]
107
107 - Dimensi Ruang Makam Kuno
108
108 - Wujud Sesungguhnya
109
109 - Kejutan [2]
110
110 - Wei Zhang Zihan [2]
111
111 - Zhi Mei
112
112 - Naga dari Klan Kuno
113
113 - Ling Xian Shu
114
114 - Kerjasama
115
115 - Harta Jarahan
116
116 - Firasat
117
117 - Hambatan
118
118 - Pertolongan
119
119 - Bagian Paling Dalam Makam
120
120 - Kecurigaan
121
121 - Dimensi Bagian Inti Makam Kuno
122
122 - Teknik Manifestasi
123
123 - Kejutan Lainnya
124
124 - Target Serangan
125
125 - Siasat
126
126 - Kekejaman
127
127 - Kejutan [3]
128
128 - Rasa Takut
129
129 - Pelatihan di Dalam Makam
130
130 - Penyembunyian [2]
131
131 - Sekte Menara Rufeng
132
132 - Informasi Bencana Besar
133
133 - Chu Kai [2]
134
134 - Pulau Yèzi
135
135 - Menyeberangi Lautan
136
136 - Feng Hao Yan
137
137 - Kedatangan Yang Tidak Diduga
138
138 - Menantang Feng Hao Yan
139
139 - Pertarungan [2]
140
140 - Akhir Pertarungan
141
141 - Teknik Pernapasan Naga
142
142 - Penyembunyian [3]
143
143 - Siasat [2]
144
144 - Perjalanan
145
145 - Kembali Ke Sekte Gunung Wushi
146
146 - Pelatihan
147
147 - Pertemuan Tidak Terduga
148
148 - Chu Kai [3]
149
149 - Awal Mula
150
150 - Xu Huan
151
151 - Kegaduhan
152
152 - Chu Kai [4]
153
153 - Wei Zhang Zihan [3]
154
154 - Perjalanan Bersama
155
155 - Hóng Shuǐ
156
156 - Pertolongan [2]
157
157 - Serigala Bayangan
158
158 - Bantuan
159
159 - Fang Tie Zhu
160
160 - Pertikaian Dua Perguruan
161
161 - Bimbingan Tetua Fang
162
162 - Melawan Wei Zhang Zihan
163
163 - Melanjutkan Perjalanan
164
164 - Kota Yanshi
165
165 - Pertemuan (3)
166
166 - Yao Zhijia
167
167 - Kedatangan Yang Tidak Terduga
168
168 - Alam Ilusi [2]
169
169 - Dua Pemuda Asing
170
170 - Bentang Alam Ilusi
171
171 - Chu Kai [5]
172
172 - Teknik Manifestasi [2]
173
173 - Xia Ling Qing [4]
174
174 - Pertemuan (4)
175
175 - Bentang Alam Mimpi
176
176 - Penghalang Iblis Mimpi
177
177 - Iblis Mimpi
178
178 - Chu Kai [6]
179
179 - Pertarungan [3]
180
180 - Akhir Pertarungan
181
181 - Target Pembalasan Dendam
182
182 - Sekte Gunung Wushi [2]
183
183 - Dua Anggota Pilar Bulan
184
184 - Firasat [2]
185
185 - Kondisi Sekte Gunung Wushi
186
186 - Hutan Daxing
187
187 - Penyelamatan
188
188 - Tekad
189
189 - Kekhawatiran
190
190 - Permintaan
191
191 - Shuang Ling Feng
192
192 - Desa Mati
193
193 - Perangkap
194
194 - Kecurigaan
195
195 - Awal Mula [2]
196
196 - Kota Luòxià
197
197 - Chu Kai [7]
198
198 - Xia Ling Qing
199
199 - Penyembunyian

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!