11 - Tingkat Kultivasi

Setelah berbicara dengan Master Zhuang kemarin dan membuat kesepakatan, kini Chu Kai memulai kehidupannya di Sekte Gunung Wushi sebagai seorang murid.

Pria berusia 18 Tahun dan bekas luka cakaran di pelipis kanannya itu nampak berdiri di depan sebuah bangunan sambil menarik napas beberapa kali.

Dia memakai pakaian putih bersih dan mulai mengencangkan pita rambutnya yang berwarna hijau. Di depannya adalah bangunan bagi para murid junior tingkat pemula. Chu Kai bangun lebih pagi agar bisa memperlihatkan kesan yang baik.

"Aku sudah siap," Chu Kai pun mulai melangkah masuk dengan senyuman lebar di wajahnya.

Hanya saja tidak butuh waktu lama sampai senyuman itu langsung menjadi dengan beku ketika menyaksikan bahwa ternyata bukan dialah yang pertama kali datang.

Sudah ada tujuh orang yang duduk bersila di depan sebuah meja, lengkap dengan buku dan peralatan menulis. Chu Kai tidak hanya membeku karena hal ini, tetapi juga dengan sosok murid-murid yang ternyata masih anak-anak.

"Ya ampun ..." Mata Chu Kai melebar, dia melihat kembali kertas yang diberikan oleh salah seorang murid Sekte Gunung Wushi sebelumnya dan yakin bahwa nama tempat ini adalah Aula Dan Yang.

?!

Murid-murid di dalam ruangan itu menoleh dan memperhatikan sosok asing yang baru datang ini. Pakaian pria di itu pun sama seperti pakaian yang mereka pakai dan ini membuktikan bahwa sosok yang tinggi besar ini bukan seorang guru melainkan murid.

"Oh! Apa dia sang pendekar naga?!"

!!

Seorang murid perempuan berusia 7 Tahun berseru dan membuat Chu Kai tersentak. Dia merasa seperti raksasa yang masuk ke dalam dunia para liliput. Anak-anak ini ... Benar-benar adalah makhluk kecil pada umumnya.

"Sepertinya aku masuk kelas yang salah," Chu Kai tersenyum pahit. Dia berbalik dan hendak keluar ruangan saat melihat ada kerumunan anak yang masuk ke dalam di sertai dengan sosok pria yang nampak berumur.

Anak-anak itu mengambil tempat duduk masing-masing di saat Chu Kai masih berdiri. Dia tanpa sadar menahan napas saat tiba-tiba harus berhadapan dengan seorang pria berjanggut putih tebal.

"Kenapa kau berdiri di sini?" Suara ramah dan menenangkan dari pria tua tersebut membuat Chu Kai tersentak.

Pemuda berusia 18 Tahun itu menjadi salah tingkah ketika hendak memberi hormat. Chu Kai belum terbiasa dengan salam para pendekar.

"Duduklah," pria tua itu tersenyum dan menepuk lengan Chu Kai. Dia pun berjalan dan mulai mengambil tempat duduknya dan lantas menyapa para murid di tempat ini.

Chu Kai melihat ada satu meja yang kosong dan dia pun mulai duduk di sana. Posisinya berada paling belakang, tetapi dengan fisik yang sangat menonjol di antara murid lainnya.

Chu Kai berulang kali membaca kertas di tangannya dan memang ini adalah Aula Dan Yang seperti yang disebutkan. Tapi mengapa teman-teman sekelasnya adalah para kurcaci?!

"Murid-muridku sekalian. Namaku adalah Wang Zhong Xian dan merupakan salah satu yang bertanggung jawab mengajar kalian hingga pemilihan guru-murid. Aku mengulang perkenalkan ini karena ada seorang teman baru di antara kalian,"

!!

Chu Kai langsung menjadi pusat perhatian. Dia sebenarnya tidak pernah gugup di depan banyak orang mengingat dirinya bekerja di kedai, tetapi entah mengapa rasanya menjadi tegang sekali bila dirinya berada di antara anak-anak kecil.

Tetua Wang Zhong Xian menjelaskan, "Prosedur pemilihan murid Sekte Gunung Wushi tidak sama seperti sekte lain. Di sini ada 13 orang tetua dan murid baru seperti kalian akan hidup bersama semuanya selama periode tertentu. Kalian diberi waktu memikirkan dengan tetua mana kalian ingin dijadikan murid dan kemudian memberikan surat niat. Jika Tetua itu menerimanya, maka kalian akan menjadi murid langsung."

Chu Kai berkedip. Dia merasa bahwa Tetua Wang Zhong Xian menjelaskan semua itu padanya. Dirinya sungguh tidak butuh hal itu mengingat dia hanya akan bertahan di tempat ini selama sebulan. Hanya sebulan.

"Untuk pelajaran pertama. Aku akan menjelaskan tentang Tingkat Kultivasi, mereka dibagi menjadi tiga. Pertama adalah Tingkat Kultivasi Duniawi, lalu Tingkat Kultivasi Surgawi, dan yang terakhir adalah Tingkat Kultivasi Abadi."

"Guru! Bagaimana caranya mengetahui kami berada di tingkat kultivasi mana?"

Tetua Wang Zhong Xian tersenyum dan menggunakan isyarat tangan sebagai pertanda bahwa pertanyaan muridnya itu akan ditahan lebih dahulu. Dia kembali menjelaskan, "Masing-masing tingkatan itu mempunyai 9 Tahapan, tapi sekarang kita akan fokus pada Tingkatan Kultivasi Duniawi saja."

Tetua Wang Zhong Xian berkata, "Ada di antara kalian yang sebelumnya bertanya bagaimana cara melihat tingkat kultivasi itu. Aku bisa mengatakan bahwa ada beberapa cara, tetapi untuk murid yang masih pemula ... Kalian hanya perlu mengepalkan tangan dengan kuat dan tingkat praktik itu akan terlihat di punggung tangan kalian."

"Benarkah?!"

!!!

Semua murid terlihat terkejut. Chu Kai melihat bagaimana anak-anak ini sibuk untuk mengepalkan tangan mereka dan bahkan ada yang mulai berseru.

"Aku punya!!"

"Waah! Lihat ini..!"

Chu Kai memperhatikan salah satu punggung tangan anak laki-laki yang duduk di depannya dan tersentak melihat ada ukiran angka di sana. Dia juga melihat punggung tangan anak lainnya yang mempunyai angka berbeda.

Chu Kai melakukan hal yang sama dengan mengepalkan tangannya. Matanya melebar saat punggung tangan kanannya pun terlihat ukuran angka yang tiba-tiba terbentuk begitu saja.

"Bagaimana ini bisa terjadi?!"

Suara syok Chu Kai membuat anak-anak lain langsung berbalik dan melihat ke arahnya. Dia berkedip karena kembali menjadi pusat perhatian para kaum liliput.

Tetua Wang Zhong Xian tersenyum dan dengan lembut berkata, "Sebelum kau kemari ... Beberapa murid melakukan sesuatu dengan tanganmu, kan?"

Chu Kai mengangguk, dia ingat saat pergi mengambil pakaian. Ada dua orang murid yang mencuci tangannya dan melakukan sesuatu yang sama sekali tidak dia mengerti.

Tetua Wang Zhong Xian berujar, "Air yang digunakan untuk membersihkan tangan kalian merupakan jenis air suci dengan campuran sari bunga laba-laba lili. Itu akan membantu membuat angka yang sesuai dengan tingkat praktik kalian,"

"Guru! Tapi kenapa punggung tanganku justru tidak memiliki angka?"

"Aku juga!"

"Itu artinya kalian masih terlalu lemah dan perlu latihan yang banyak,"

Chu Kai berkedip. Dia baru akan bicara saat mendengar Tetua Wang Zhong Xian kembali menjelaskan dengan berkata, "一 [Yī]、 二 [èr]、三 [sān]、四 [sì]、五 [wǔ]、六 [liù]、七 [qī]、八 [bā]、九 [jiǔ]、adalah sembilan tahapan di dalam tingkatan kultivasi duniawi. Untuk bisa mencapai angka yang tertinggi dan menuju tingkat kultivasi berikutnya, maka kalian perlu melatih diri menjadi lebih kuat setiap harinya hingga tidak ada waktu untuk melakukan keluhan apa pun."

"Baiklah, sekarang buka buku kalian." Tetua Wang Zhong Xian berkata, "Hari ini kita akan mempelajari tentang tahapan paling dasar dalam Tingkat Kultivasi Duniawi."

"Haah ... Aku ingin langsung menyentuh pedang,"

Chu Kai menoleh saat mendengar suara salah seorang anak laki-laki yang terlihat malas membuka bukunya. Dia pun mulai memperhatikan sekelilingnya dan lalu mengambil salah satu buku di meja. Dia mengikuti pelajaran pertamanya seperti murid lain pada umumnya.

*

*

Suara pedang memecah angin terdengar. Sebuah pohon besar tumbang dengan suara yang keras. Sosok yang sedang melatih gerakan berpedangnya saat ini tidak lain adalah putri tetua Sekte Gunung Wushi, Xia Ling Qing.

Gadis cantik berambut panjang berlatih seorang diri di dalam hutan belakang sektenya. Lokasi ini merupakan tempat latihan yang sudah dia klaim hingga tidak ada seorang pun dari murid Sekte Gunung Wushi yang berani menginjakkan kaki kemari.

Meski sangat cantik dan penuh dengan pesona, namun Xia Ling Qing adalah sosok yang paling ditakuti oleh para murid sekte. Tidak ada yang berani untuk bertegur sapa dengannya selain sesama Pendekar Suci atau ayahnya sendiri.

Pernah ada satu kejadian di mana seorang murid junior Sekte Gunung Wushi yang merupakan putri seorang bangsawan. Karakter bocah itu arogan dan baru di hari pertama, dia telah berani menyinggung seorang Xia Ling Qing.

Meskipun para murid Sekte Gunung Wushi memohon agar Xia Ling Qing tidak mempermasalahkannya, tetapi gadis ini tidak mendengarkan. Xia Ling Qing tanpa ragu menampar pipi anak itu dengan sangat keras dan membuat namanya menjadi semakin ditakuti.

?!

Sebuah serangan tiba-tiba datang dan untungnya Xia Ling Qing dapat merespon dengan cepat. Ekspresi wajahnya dingin ketika mulai mengayunkan pedang.

Dua senjata berbenturan dengan sangat keras dan sosok yang sudah lancang mengganggu latihannya tidak lain adalah Liu Han Ying.

"Aku selalu sangat kagum denganmu, tapi apa ini? Kau terlihat kesal?" Liu Han Ying menyarungkan pedangnya kembali. Dia adalah teman dekat Xia Ling Qing sekaligus salah satu Pendekar Suci.

Xia Ling Qing mendengus sebelum mulai berlatih pedang kembali. Dia sama sekali tidak menjawab ucapan wanita berusia 22 Tahun tersebut.

Liu Han Ying menyilangkan tangan dan kemudian mengembuskan napas. Dia pun berkata, "Kau ini kesal kenapa? Apa karena pria yang dipilih untuk menjadi Pendekar Naga itu sekarang tinggal di sekte ini?"

"Jangan membahasnya." Suara Xia Ling Qing begitu dingin bersamaan dengan ayunan pedangnya yang langsung menumbangkan dua buah pohon secara sekaligus.

Xia Ling Qing berbalik dan menatap tajam temannya. Dia pun berkata, "Saat ini aku sedang tidak ingin mengingat apa pun tentang orang itu. Jadi jika kau tidak punya hal lain untuk dibicarakan, lebih baik kau pergi dan tinggalkan aku sendiri."

"Sayangku, jangan begini~" Liu Han Ying berjalan mendekat dan kemudian berujar, "Kau harus melihat pria itu sendiri. Dia saat ini---"

"Liu Han Ying," Xia Ling Qing menyela dan berkata, "Menatap wajahnya saja sudah membuatku ingin sekali menebas kepalanya. Dan kau justru ingin aku pergi melihat orang itu? Hmph,"

!

Liu Han Ying tersentak saat Xia Ling Qing menyarungkan pedangnya dan kemudian berjalan pergi. Dia pun menyusul teman baiknya itu dan berkata, "Kau jangan terlalu benci pada seseorang pria. Akan sangat buruk bila suatu hari nanti justru kau malah jatuh hati padanya."

"Itu mustahil terjadi."

"Kau ini tidak mendengarkan. Hei, tunggu aku!"

Xia Ling Qing memegang kuat pedang miliknya dan terus berjalan. Dia datang kemari selain untuk berlatih, juga karena dia ingin melampiaskan amarahnya.

Semua ini karena ayahnya mengizinkan orang asing menyebalkan itu tinggal dan belajar di tempat ini. Dia sangat tidak suka pada sosok yang sudah merebut impiannya menjadi seorang Pendekar Naga. Xia Ling Qing berharap tidak akan pernah bertemu dengan pemuda itu atau dia benar-benar akan kehilangan kendali.

Tidak hanya Xia Ling Qing yang kurang menyukai kehadiran Chu Kai di sekte ini, bahkan Pendekar Suci yang lain pun demikian dan salah satunya adalah seseorang bernama Nalan Shu.

"Nona Muda, anda sebaiknya istirahat. Lihat, saya membuatkan kue osmanthus yang lembut untuk anda." Seorang wanita berpakaian cokelat tua memperlihatkan senyuman pada sosok berpakaian biru muda di hadapannya.

Nalan Shu menyarungkan pedang jarum miliknya dan kemudian berbalik. Dia adalah murid Sekte Gunung Wushi yang telah menjadi Pendekar Suci meski usianya masih 10 Tahun.

"Saat pemilihan hari itu, aku tidak terlalu melihat sosok Pendekar Naga yang terpilih. Kira-kira seperti apa wajahnya? Apa dia kuat?"

Suara Nalan Shu terdengar jernih dan menggemaskan untuk anak dengan usia yang sama sepertinya. Belum lagi dia pun mempunyai wajah imut yang membuat hati merasa ingin melakukan apa pun untuk gadis kecil ini.

"Nona Muda, saya mendengar bahwa Pendekar Naga yang terpilih saat ini sedang mengikuti pelajaran di Aula Dan Yang-"

"Apa?" Nalan Shu berkedip. Dia seketika tertawa dan kemudian berkata, "Aula Dan Yang bukankah untuk kultivator junior? Untuk apa seorang Pendekar Naga belajar di tempat itu? Ha ha ha, apa dia sangat tidak berguna sampai harus belajar di tingkatan paling pemula?"

"No-Nona Muda ..."

"Aku akan pergi melihatnya," Nalan Shu tersenyum sebelum akhirnya nada suaranya menjadi serius. "Jika orang itu memang sangat tidak berguna, maka sekte ini tidak membutuhkan seorang Pendekar Naga. Akan kuhabisi dia,"

!!!

******

Terpopuler

Comments

Putra_Andalas

Putra_Andalas

udah ketuaan nih jadi Murid..😂

2023-12-21

1

Delima

Delima

Ada bhsa Mandarin jg Thor?
Di chapter ini aku bnyk senyum senyum sendiri

2023-10-21

0

Anonymous

Anonymous

🤭🤭🤭

2023-10-04

0

lihat semua
Episodes
1 1 - Chu Kai
2 2 - Sekte Gunung Wushi
3 3 - Pemilihan Pendekar Naga
4 4 - Xia Ling Qing
5 5 - Wei Zhang Zihan
6 6 - Tidak terduga
7 7 - Tetua Xia Feng Hua
8 8 - Murid Sekte Gunung Wushi
9 9 - Tantangan
10 10 - Master Zhuang
11 11 - Tingkat Kultivasi
12 12 - Nalan Shu
13 13 - Misi Pertama
14 14 - Bai Nang
15 15 - Monster Laba-Laba
16 16 - Pertolongan
17 17 - Kembali Ke Sekte Gunung Wushi
18 18 - Tetua Wang Zhong Xian
19 19 - Musuh Yang Asing
20 20 - Chu Tian
21 21 - Pengungkapan
22 22 - Tekad
23 23 - Pelatihan Pertama
24 24 - Kediaman Tetua Wei Ji Han
25 25 - Kekacauan di Kota Lianyi
26 26 - Si Kembar Meng
27 27 - Pertolongan (2)
28 28 - Penyembunyian
29 29 - Kota Lianyi
30 30 - Anggota Sekte Bulan Mati
31 31 - Yi Zhi Jian
32 32 - Penculikan
33 33 - Tekad (2)
34 34 - Kepergian
35 35 - Pertemuan
36 36 - Perjalanan Bersama
37 37 - Pelatihan dari Wei Zhang Zihan
38 38 - Menuju Kota Chang'An
39 39 - Jebakan
40 40 - Pertemuan
41 41 - Xia Ling Qing (2)
42 42 - Paviliun Merak Putih
43 43 - Keberanian
44 44 - Siasat
45 45 - Diao Lin Wang
46 46 - Permintaan
47 47 - Tujuan Baru
48 48 - Menuju Kota Bian Xi
49 49 - Serangan Kejutan
50 50 - Ruan Zhao Sheng
51 51 - Kelahiran Pendekar Naga
52 52 - Kota Bian Xi
53 53 - Pertemuan (2)
54 54 - Pertarungan
55 55 - Long Yang Wang
56 56 - Menuju Sekte Tianzhi
57 57 - Sekte Tianzhi
58 58 - Jiang Mu Bai
59 59 - Tetua Sekte Tianzhi
60 60 - Wang Xiao Cheng
61 61 - Perangkap
62 62 - Penyembunyian
63 63 - Awal Dari Badai
64 64 - Perburuan
65 65 - Laba-Laba Kabut
66 66 - Dasar Tebing Juéwàng
67 67 - Ular Kalajengking
68 68 - Gua Makam Kuno
69 69 - Pertemuan (3)
70 70 - Huan Shui
71 71 - Pertarungan Wei Zhang Zihan
72 72 - Xue Xiaowen
73 73 - Wang Xiao Cheng [2]
74 74 - Inti Makam Kuno
75 75 - Pedang Pendekar Naga
76 76 - Kejutan
77 77 - Pedang Iblis
78 78 - Alam Ilusi
79 79 - Wei Shezi
80 80 - Kerjasama
81 81 - Pedang Pendekar Naga [2]
82 82 - Wei Shezi [2]
83 83 - Kesepakatan
84 84 - Xia Ling Qing [2]
85 85 - Ancaman
86 85 - Kota Lianyi [2]
87 87 - Liu Han Ying
88 88 - Ketenangan Sebelum Badai
89 89 - Alur Awal
90 90 - Permintaan Bantuan
91 91 - Feng Huang Lin
92 92 - Kekacauan Kota Lianyi
93 93 - Pertarungan
94 94 - Akhir Pertarungan
95 95 - Kondisi Setelah Kota Hancur
96 96 - Pengakhiran Hubungan
97 97 - Persiapan
98 98 - Pelatihan Tertutup
99 99 - Teknik Berpedang
100 100 - Tingkat Kultivasi Surgawi
101 101 - Kota Xiang Yu
102 102 - Lembah Tanah Berapi
103 103 - Lima Sekte Besar
104 104 - Menjarah Makam
105 105 - Anggota Sekte Bulan Mati
106 106 - Xia Ling Qing [3]
107 107 - Dimensi Ruang Makam Kuno
108 108 - Wujud Sesungguhnya
109 109 - Kejutan [2]
110 110 - Wei Zhang Zihan [2]
111 111 - Zhi Mei
112 112 - Naga dari Klan Kuno
113 113 - Ling Xian Shu
114 114 - Kerjasama
115 115 - Harta Jarahan
116 116 - Firasat
117 117 - Hambatan
118 118 - Pertolongan
119 119 - Bagian Paling Dalam Makam
120 120 - Kecurigaan
121 121 - Dimensi Bagian Inti Makam Kuno
122 122 - Teknik Manifestasi
123 123 - Kejutan Lainnya
124 124 - Target Serangan
125 125 - Siasat
126 126 - Kekejaman
127 127 - Kejutan [3]
128 128 - Rasa Takut
129 129 - Pelatihan di Dalam Makam
130 130 - Penyembunyian [2]
131 131 - Sekte Menara Rufeng
132 132 - Informasi Bencana Besar
133 133 - Chu Kai [2]
134 134 - Pulau Yèzi
135 135 - Menyeberangi Lautan
136 136 - Feng Hao Yan
137 137 - Kedatangan Yang Tidak Diduga
138 138 - Menantang Feng Hao Yan
139 139 - Pertarungan [2]
140 140 - Akhir Pertarungan
141 141 - Teknik Pernapasan Naga
142 142 - Penyembunyian [3]
143 143 - Siasat [2]
144 144 - Perjalanan
145 145 - Kembali Ke Sekte Gunung Wushi
146 146 - Pelatihan
147 147 - Pertemuan Tidak Terduga
148 148 - Chu Kai [3]
149 149 - Awal Mula
150 150 - Xu Huan
151 151 - Kegaduhan
152 152 - Chu Kai [4]
153 153 - Wei Zhang Zihan [3]
154 154 - Perjalanan Bersama
155 155 - Hóng Shuǐ
156 156 - Pertolongan [2]
157 157 - Serigala Bayangan
158 158 - Bantuan
159 159 - Fang Tie Zhu
160 160 - Pertikaian Dua Perguruan
161 161 - Bimbingan Tetua Fang
162 162 - Melawan Wei Zhang Zihan
163 163 - Melanjutkan Perjalanan
164 164 - Kota Yanshi
165 165 - Pertemuan (3)
166 166 - Yao Zhijia
167 167 - Kedatangan Yang Tidak Terduga
168 168 - Alam Ilusi [2]
169 169 - Dua Pemuda Asing
170 170 - Bentang Alam Ilusi
171 171 - Chu Kai [5]
172 172 - Teknik Manifestasi [2]
173 173 - Xia Ling Qing [4]
174 174 - Pertemuan (4)
175 175 - Bentang Alam Mimpi
176 176 - Penghalang Iblis Mimpi
177 177 - Iblis Mimpi
178 178 - Chu Kai [6]
179 179 - Pertarungan [3]
180 180 - Akhir Pertarungan
181 181 - Target Pembalasan Dendam
182 182 - Sekte Gunung Wushi [2]
183 183 - Dua Anggota Pilar Bulan
184 184 - Firasat [2]
185 185 - Kondisi Sekte Gunung Wushi
186 186 - Hutan Daxing
187 187 - Penyelamatan
188 188 - Tekad
189 189 - Kekhawatiran
190 190 - Permintaan
191 191 - Shuang Ling Feng
192 192 - Desa Mati
193 193 - Perangkap
194 194 - Kecurigaan
195 195 - Awal Mula [2]
196 196 - Kota Luòxià
197 197 - Chu Kai [7]
198 198 - Xia Ling Qing
199 199 - Penyembunyian
Episodes

Updated 199 Episodes

1
1 - Chu Kai
2
2 - Sekte Gunung Wushi
3
3 - Pemilihan Pendekar Naga
4
4 - Xia Ling Qing
5
5 - Wei Zhang Zihan
6
6 - Tidak terduga
7
7 - Tetua Xia Feng Hua
8
8 - Murid Sekte Gunung Wushi
9
9 - Tantangan
10
10 - Master Zhuang
11
11 - Tingkat Kultivasi
12
12 - Nalan Shu
13
13 - Misi Pertama
14
14 - Bai Nang
15
15 - Monster Laba-Laba
16
16 - Pertolongan
17
17 - Kembali Ke Sekte Gunung Wushi
18
18 - Tetua Wang Zhong Xian
19
19 - Musuh Yang Asing
20
20 - Chu Tian
21
21 - Pengungkapan
22
22 - Tekad
23
23 - Pelatihan Pertama
24
24 - Kediaman Tetua Wei Ji Han
25
25 - Kekacauan di Kota Lianyi
26
26 - Si Kembar Meng
27
27 - Pertolongan (2)
28
28 - Penyembunyian
29
29 - Kota Lianyi
30
30 - Anggota Sekte Bulan Mati
31
31 - Yi Zhi Jian
32
32 - Penculikan
33
33 - Tekad (2)
34
34 - Kepergian
35
35 - Pertemuan
36
36 - Perjalanan Bersama
37
37 - Pelatihan dari Wei Zhang Zihan
38
38 - Menuju Kota Chang'An
39
39 - Jebakan
40
40 - Pertemuan
41
41 - Xia Ling Qing (2)
42
42 - Paviliun Merak Putih
43
43 - Keberanian
44
44 - Siasat
45
45 - Diao Lin Wang
46
46 - Permintaan
47
47 - Tujuan Baru
48
48 - Menuju Kota Bian Xi
49
49 - Serangan Kejutan
50
50 - Ruan Zhao Sheng
51
51 - Kelahiran Pendekar Naga
52
52 - Kota Bian Xi
53
53 - Pertemuan (2)
54
54 - Pertarungan
55
55 - Long Yang Wang
56
56 - Menuju Sekte Tianzhi
57
57 - Sekte Tianzhi
58
58 - Jiang Mu Bai
59
59 - Tetua Sekte Tianzhi
60
60 - Wang Xiao Cheng
61
61 - Perangkap
62
62 - Penyembunyian
63
63 - Awal Dari Badai
64
64 - Perburuan
65
65 - Laba-Laba Kabut
66
66 - Dasar Tebing Juéwàng
67
67 - Ular Kalajengking
68
68 - Gua Makam Kuno
69
69 - Pertemuan (3)
70
70 - Huan Shui
71
71 - Pertarungan Wei Zhang Zihan
72
72 - Xue Xiaowen
73
73 - Wang Xiao Cheng [2]
74
74 - Inti Makam Kuno
75
75 - Pedang Pendekar Naga
76
76 - Kejutan
77
77 - Pedang Iblis
78
78 - Alam Ilusi
79
79 - Wei Shezi
80
80 - Kerjasama
81
81 - Pedang Pendekar Naga [2]
82
82 - Wei Shezi [2]
83
83 - Kesepakatan
84
84 - Xia Ling Qing [2]
85
85 - Ancaman
86
85 - Kota Lianyi [2]
87
87 - Liu Han Ying
88
88 - Ketenangan Sebelum Badai
89
89 - Alur Awal
90
90 - Permintaan Bantuan
91
91 - Feng Huang Lin
92
92 - Kekacauan Kota Lianyi
93
93 - Pertarungan
94
94 - Akhir Pertarungan
95
95 - Kondisi Setelah Kota Hancur
96
96 - Pengakhiran Hubungan
97
97 - Persiapan
98
98 - Pelatihan Tertutup
99
99 - Teknik Berpedang
100
100 - Tingkat Kultivasi Surgawi
101
101 - Kota Xiang Yu
102
102 - Lembah Tanah Berapi
103
103 - Lima Sekte Besar
104
104 - Menjarah Makam
105
105 - Anggota Sekte Bulan Mati
106
106 - Xia Ling Qing [3]
107
107 - Dimensi Ruang Makam Kuno
108
108 - Wujud Sesungguhnya
109
109 - Kejutan [2]
110
110 - Wei Zhang Zihan [2]
111
111 - Zhi Mei
112
112 - Naga dari Klan Kuno
113
113 - Ling Xian Shu
114
114 - Kerjasama
115
115 - Harta Jarahan
116
116 - Firasat
117
117 - Hambatan
118
118 - Pertolongan
119
119 - Bagian Paling Dalam Makam
120
120 - Kecurigaan
121
121 - Dimensi Bagian Inti Makam Kuno
122
122 - Teknik Manifestasi
123
123 - Kejutan Lainnya
124
124 - Target Serangan
125
125 - Siasat
126
126 - Kekejaman
127
127 - Kejutan [3]
128
128 - Rasa Takut
129
129 - Pelatihan di Dalam Makam
130
130 - Penyembunyian [2]
131
131 - Sekte Menara Rufeng
132
132 - Informasi Bencana Besar
133
133 - Chu Kai [2]
134
134 - Pulau Yèzi
135
135 - Menyeberangi Lautan
136
136 - Feng Hao Yan
137
137 - Kedatangan Yang Tidak Diduga
138
138 - Menantang Feng Hao Yan
139
139 - Pertarungan [2]
140
140 - Akhir Pertarungan
141
141 - Teknik Pernapasan Naga
142
142 - Penyembunyian [3]
143
143 - Siasat [2]
144
144 - Perjalanan
145
145 - Kembali Ke Sekte Gunung Wushi
146
146 - Pelatihan
147
147 - Pertemuan Tidak Terduga
148
148 - Chu Kai [3]
149
149 - Awal Mula
150
150 - Xu Huan
151
151 - Kegaduhan
152
152 - Chu Kai [4]
153
153 - Wei Zhang Zihan [3]
154
154 - Perjalanan Bersama
155
155 - Hóng Shuǐ
156
156 - Pertolongan [2]
157
157 - Serigala Bayangan
158
158 - Bantuan
159
159 - Fang Tie Zhu
160
160 - Pertikaian Dua Perguruan
161
161 - Bimbingan Tetua Fang
162
162 - Melawan Wei Zhang Zihan
163
163 - Melanjutkan Perjalanan
164
164 - Kota Yanshi
165
165 - Pertemuan (3)
166
166 - Yao Zhijia
167
167 - Kedatangan Yang Tidak Terduga
168
168 - Alam Ilusi [2]
169
169 - Dua Pemuda Asing
170
170 - Bentang Alam Ilusi
171
171 - Chu Kai [5]
172
172 - Teknik Manifestasi [2]
173
173 - Xia Ling Qing [4]
174
174 - Pertemuan (4)
175
175 - Bentang Alam Mimpi
176
176 - Penghalang Iblis Mimpi
177
177 - Iblis Mimpi
178
178 - Chu Kai [6]
179
179 - Pertarungan [3]
180
180 - Akhir Pertarungan
181
181 - Target Pembalasan Dendam
182
182 - Sekte Gunung Wushi [2]
183
183 - Dua Anggota Pilar Bulan
184
184 - Firasat [2]
185
185 - Kondisi Sekte Gunung Wushi
186
186 - Hutan Daxing
187
187 - Penyelamatan
188
188 - Tekad
189
189 - Kekhawatiran
190
190 - Permintaan
191
191 - Shuang Ling Feng
192
192 - Desa Mati
193
193 - Perangkap
194
194 - Kecurigaan
195
195 - Awal Mula [2]
196
196 - Kota Luòxià
197
197 - Chu Kai [7]
198
198 - Xia Ling Qing
199
199 - Penyembunyian

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!