Mansion Quon

Sebenarnya untuk apa Valent menugaskan Staff Berani Mati? Apakah karena iseng? Apakah kematian mereka sia-sia?

Oh, tidak!

Valent sengaja membuat keributan agar mereka memiliki alasan untuk menyerang. Kan enak kalau sudah begini... kata-kata 'Hei! Kau menembak anak buahku! Mereka itu juga punya keluarga loh! Bar-Bar sekali sikapmu! Aku akan balas dendam!' dan kata-kata semacam itu lah...

Padahal Valent sendiri tidak begitu kenal dengan Staff yang direkrutnya secara random dari jalanan.

Mansion Quon terbuat dari batu dan ditata model kastil zaman gothic. Area seluas 2 hektar dibangun rumah-rumah terpisah dengan masing-masing bangunan terdapat basement sendiri.

Heli milik Velladurai yang terbang di atasnya diberondong peluru dari bawah. Namun mobil operasional yang datang juga tak kalah banyaknya, masing-masing membawa 50 orang berpakaian ala tentara dengan masker biohazard dan membawa senjata besar-besar.

"Velladurai!! Velladurai!!" Seru semua orang berlarian keluar dari mansion.

"Cari dan tangkap Adam Quon. Eksekusi di tempat," desis Valent sambil masuk ke dalam. Sementara anak buahnya menembaki orang-orang di sana secara random.

Pelayan, orang tak bersalah, mafia, semua campur jadi satu. Peluru mereka tak pandang bulu, semua dibantai habis.

Kekejaman Velladurai memang terkenal sampai ke pelosok dunia. Di bawah Komando Valentino selama ini mereka tak tertandingi, Xavier tinggal duduk santai dengan cerutunya dan Valent akan mempersembahkan kepala siapa saja yang ia kehendaki di bawah kaki.

"Lempar granat racun!!" seru salah seorang diantara mereka.

"Kita bisa terkena efeknya! Ada anak-anak di sini!!" seru lainnya.

"Kita bisa mati kalau tidak sekarang dilemparkan!" seru yang lain.

Dan Kaisar pun turun dari truk.

Semua yang menatapnya ternganga ketakutan.

Adam Quon yang melihatnya dari menara sebelah juga terkesima.

Sosok Harimau Hitam. raksasa setinggi 3 meter, bobotnya bisa mencapai lebih dari 500kg, sangat besar dan agung.

Ia mengeram.

"Biarkan anak-anak lari keluar," perintah Valent.

Maka anak-anak pun lari ketakutan keluar dari kastil, dan Kaisar pu dihujani peluru bertubi-tubi.

Sia-sia.

Dia bahkan tetap bergeming seakan hal itu tidak berefek apa pun.

Kalau bukan peluru yang terbuat dari emas murni, jangankan terluka, terasa di kulitnya pun tidak.

RATATATATATAT!!

5 Peluru mesin memuntahkan banyak selongsong, semua mengarah ke Kaisar yang perlahan masuk ke rumah.

Tujuan Kaisar hanya satu, mencari Orion.

Dan tujuan Valent hanya 1, membunuh Adam Quon.

Kaisar mengumpulkan nafasnya.

Dan ia meraung.

Suaranya menggema memecahkan seluruh kaca jendela.

Aumannya terdengar sampai radius 3 Km jauhnya.Yang berlindung di belakang Kaisar tidak terkena efeknya.

Sementara yang di depan Kaisar, mereka terbang terpelanting dengan gendang telinga yang pecah.

Adam Quon yang berada di menara kedua bahkan terkena efeknya.

Ia jatuh dan telinganya berdarah.

"Boss, Adam Quon jatuh," desis salah satu anak buah Valent.

"Habisi, sekali tembak,"

"Affirmative,"

DOR!!

Dan berakhirlah riwayat Adam Quon, sang mafia dari China. Seluruh hidupnya didedikasikan pada kegiatan ilegal, kini dia pun mati dengan cara yang ia kehendaki. Ditembak.

Seseorang melemparkan granat racun.

BOM!!

Valent lengah! Granat itu mengarah ke pasukannya di belakang.

Selusin orang berteriak kesakitan, sedetik kemudian suara mereka tak lagi terdengar.

Mereka membusuk.

Masker biohazard tidak berfungsi.

Racun dimodifikasi agar bisa melebur di udara dan masuk lewat sela-sela baju.

Kaisar sadar.

Racun itu wangi.

Madu campuran bunga.

Wangi Khas Orion, adiknya.

Sudah tidak dipungkiri, Orion ada di sini! Pikirnya.

GRAAAAUUUMMMM!! Auman Kaisar kembali terdengar, kali ini lebih kencang. Gunanya untuk membersihkan udara dari racun.

Kaisar sendiri kebal racun, karena itu terbuat dari DNA Suku Zafiry. Jadi tidak berpengaruh ke makhluk mitology sepertinya.

"Astaga… Hampir saja kita ikut kena racun," desis Valent sambil mengelus dadanya tanda lega. "Thanks Bro," ia menepuk punggung Kaisar.

Tapi tangannya langsung ditepis sampai Valent terjungkal ke lantai.

Tatapan Kaisar padanya seakan bilang,"Jangan coba-coba menyentuhku dasar kerikil jelata,"

"Cih, sombong sekali si calon Raja Siluman," gerutu Valent sambil berdiri dan membersihkan debu dari celananya.

Lalu ia melihat beberapa orang yang tadinya bersembunyi berlarian keluar.

Valent menangkap salah satunya.

"Di mana Orion, Hah?!" desak pria itu.

Wajah si anak buah Quon pucat pasi dan gemetaran. Terutama saat Harimau Hitam maju seakan bermaksud menginterogasinya juga.

"O-o-orion? Maksudmu racun itu? Ada di lab di basement 2 gedung 3. T-tolong jangan sakiti aku, aku hanya pelayan di sini,"

"Ular hitam… Dimana dia?" Tanya Valent lagi.

Wajah si anak buah Quon langsung berubah, "Darimana kamu tahu?"

"Kami tahu banyak hal,"

"Aku tak bisa bilang, bunuh saja aku,"

"Oke,"

DOR!!

Timah panas bersarang di dahi si anak buah Quon.

Lalu Kaisar menangkap lagi salah satu pelayan, ibu-ibu gendut yang dari tadi bersembunyi di dalam lemari.

"Jangan sakiti aku! Aku punya dua anak yang masih kecil-kecil! Aku hanya ingin pulang!!" Seru si pelayan.

"Katakan padaku dimana Orion, si ular hitam," tanya Valent sambil mengacungkan senjata laras panjangnya ke dahi si pelayan.

Ia melihat tattoo khas geng ada di dada pelayan itu, tersembul keluar dari kancing bajunya.

Di tangannya juga ada luka-luka sayatan dan suntikan.

"Dia ada di basement 3 gedung utama,"

DOR!!

Kaisar mendengus sambil berjalan masuk ke dalam.

"Bos, kenapa dibunuh? Dia punya anak kecil di rumah,"

"Jadi dia ibu yang buruk. Lihat saja pecandu alkohol begitu memangnya bisa mengurus anak? Dan lagi seragamnya kedodoran, jadi dia sudah pasti hanya wanita nakal simpanan gangster," gumam Valent sambil masuk mengikuti Kaisar.

"Bro, Kau menara 2, aku menara 3. Oke?" desisnya ke Kaisar.

Kaisar tidak mengeram, tanda setuju dengan usul Valent.

**

Menara 3 adalah rumah bagi para pelayan. Menurut awam, sia-sia saja mencari di sana sudah pasti tidak ada. Namun pengalaman Valent bertahun-tahun mengajarkannya bahwa justru target ditemukan di tempat yang tidak terpikirkan sebelumnya.

Menurut Valent, menara 3 ini malah cocok dijadikan tempat untuk sandera. Apalagi ular berbisa seperti Orion.

Ia baca sedikit di Kitab Zafiry kalau Orion meminum darah manusia untuk tenaganya. Tidak seperti Vampir yang langsung minum habis, mungkin satu dua kantong sudah cukup untuk berminggu-minggu.

Dan orang selicik Adam Quon tidak mungkin mau mengorbankan pasukannya. Pasti korban untuk Orion diambil dari jajaran pelayan.

Seperti dirinya yang suka menaruh makanan ikan di dekat akuarium, konsep Orion bisa jadi juga begitu. Ditempatkan di bawah 'makanan'nya.

Senyumnya semakin kebar saat tahu menara 3 dijaga oleh selusin anak buah yang tangguh. Tapi tidak cukup tangguh untuk Valent.

Sementara yang lain sibuk dengan harta rampasan, Kaisar masih dihujani peluru, bahkan kini para sniper ada di atas mansion. Fokus mereka hanya ke arah Harimau Hitam.

Valent dengan mudah membekuk semuanya yang berjaga di menara 3.

DOR!! DOR!! DOR!!

3 orang terkena telak peluru, salah satunya masih hidup, Valent menangkapnya.

"Kuncinya?"

Si penjaga meludahinya.

"Sial!" gumam Valent kesal.

Dan akhirnya ia puntir kepala si penjaga, dan dia bawa mayatnya ke arah basement menara 3, siapa tahu dibutuhkan untuk membuka sandi password.

Sementara penjaga yang lain kabur berhamburan.

Terpopuler

Comments

another Aquarian

another Aquarian

kelasnya di atas werewolf cs ya Kaisar ini, kalau mereka tumbang hanya dengan peluru perak, Kai harus emas murni donk.. pantas sombong, mleteeee 😁😁😁

2025-03-25

0

another Aquarian

another Aquarian

napa jadi pengen kenal Val lebih dalam ya 😂😂😂

2025-03-25

0

another Aquarian

another Aquarian

kapoookkkk sukurin 😂😂😂😂😂

2025-03-25

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!