Xavier tampak mengamati beberapa layar besar di depannya. Wajahnya diliputi kegusaran dan kekahwatiran.
“Sedikit lagi mereka akan bisa mencapai penjualan tertinggi, saat itu matilah kita,” desis Xavier.
“Mereka terkenal dengan racun terkenal bernama Hatred Orion. Lebih ampuh dari racun Black Mamba. Belum sedetik tubuh mereka membusuk dan organ dalam hancur. Entah dari mana mereka membuatnya, peneliti kita sudah menganalisa dan contoh racun tidak ditemukan di hewan atau tumbuhan mana pun di dunia ini, mungkin kecuali di luar angkasa,” kata Valent sambil menatap tabletnya yang berlayar transparant.
“Luar...angkasa?”
“Ya, di Venus. Sulfur dioksida yang sangat tinggi terkandung di racunnya, tapi dengan radiasi 400x lipat. Peneliti kita sampai terkontaminasi tapi sempat bertahan 5 menit setelah merekam hasil temuannya ke kita,”
“Dia menggunakan seragam bio hazard kan ya?”
“Tentu,”
Yang sedang mereka bicarakan adalah Organisasi Mafia yang lain. Selain Velladurai yang menempati posisi ke 2 sebagai organisasi berpengaruh di negara itu, di nomor 3 adalah organisasi Mafia dengan nama Quon. Hasil pecahan Triad namun berkuasa di Ruby Country.
Quon baru-baru ini menempati urutan ke tiga dengan mudah, sejak mereka mengeluarkan formula racun yang berbahaya, pendistribusiannya menyebar dengan cepat dan dalam sekejab mereka menjadi Organisasi terkaya ketiga.
“Ada kabar dari mata-mata kita?” tanya Xavier.
“Mati,”
“Semuanya?”
“Ya, 20 orang anggota kita mati, secara misterius,”
“Maksudnya misterius apa?”
“Mereka diintai sesuatu, tubuh mereka membusuk dan organ dalam hangus. Tampaknya ada yang menyusupkan racun ke makanan atau minuman mereka, tapi beberapa ditemukan dalam kondisi jasad mereka sedang ketakutan seperti melihat sesuatu yang tidak lazim,”
“Kira-kira apa pemicu kita bisa menyerang ke sana?”
“Boss mau ke sana?”
“Kita harus jadi yang nomor satu, agar diakui oleh dunia,”
“Kenapa kita tidak dekati dulu saja pemerintah? Dengan sendirinya kita akan jadi yang nomor satu,”
“Valentino, sadarlah! Kita ini mafia!”
“Hem, baiklah Boss. Aku akan siapkan umpan untuk memicu penyerangan,”
“Dan itu adalah...?”
“Mungkin kita bisa gunakan gelandangan yang kemarin diserang Kaisar,”
“Memang siapa gelandangan itu?”
“Tidak tahu,” Valent tersenyum misterius.
Xavier tampak ragu dengan usul Valent. Pria itu memicingkan matanya menatap ke arah layar komputer raksasa. “Valentino, kamu bisa membawa Kaisar saat melakukan penyerangan,”
Valent menaikkan alisnya. “Apa Boss?”
“Bawa Kaisar, dia bisa membunuh semuanya,”
**
Dengan memendam banyak pikiran Valent menyusuri koridor bawah tanah. Ia lalu menekan kode kata sandi yang tertera di smart lock door kamarnya. Saat ia masuk sambil waspada melirik ke kanan dan kirinya, ia pun menutup pintunya.
Sambil menghela napas panjang, dia membuka kaosnya dan membiarkan tubuh penuh tattoonya terpapar udara. Begitu banyak Tattoo di tubuhnya, ia sengaja melukis tinta permanen untuk menutupi identitas aslinya yang diukir dengan laser khusus di dada sebelah kiri. Sebuah simbol yang saat terpapar sinar UV khusus bisa mendeteksi indentitas sebenarnya.
Valgar Associations.
Organisasi di bawah pemerintah Emerald City yang ditugaskan untuk membasmi seluruh Mafia di Ruby City.
Valgar sendiri adalah singkatan dari nama ayah Kandung Valent, Valentino Gary, Ketua Asosiasi. Nama asli Valent, Valentino Gabriel.
Misi utamanya adalah menimbulkan pertikaian antar Mafia, sampai akhirnya mereka saling membunuh dan menghabisi. Jadi Pemerintah tidak perlu bersusah payah membasmi mereka dengan dana operasional.
Untuk Velladurai sendiri, ia ditargetkan untuk menjadi kepercayaan Xavier Velladurai. Rencananya, supaya dengan begitu ia bisa dijodohkan dengan Adinda dan akhirnya memegang tahta Velladurai.
Modalnya sudah cukup untuk membasmi organisasi di bawah mereka lalu mengambil alih semuanya, dan kemudian menyerang si nomor 1, Abizar Azzarro.
Dan setelah itu membersihkan Ruby City dari organisasi illegal terasa mudah.
Tapi sebenarnya, karena ia sudah menjadi anggota Velladurai selama belasan tahun, ia ingin Xavier bekerjasama saja dengan pemerintah. Karena itu ia masih berupaya agar Xavier perlahan-lahan meninggalkan bisnis kotornya.
“Kode 003-VG-8062448, Gabriel,” desisnya saat membuka laptopnya.
“Gabriel Valentino, voice verified,” terdengar suara robot dari speaker.
Valent menuang sherry ke sloki lalu meneguknya dalam sekali tegukan sambil menunggu seseorang di seberang sana muncul di layar.
“Gabriel,” desis Michael, sang kakak. Wajahnya tampak kuatir.
“Apa yang terjadi Mike?” desis Valent.
“Kami dikirimi sejenis racun yang bisa membuat orang jadi gosong dalam sekejab,”
“Keadaanmu bagaimana?”
“Aku baru saja di tes, aku tidak terpapar radiasi, Tapi setengah anak buahku mati dalam sekejab,”
Michael saat ini menyusup di Organisasi Mafia Nomor 1, Azzarro.
"Hatred Orion," desis Valent.
"Apa?!" Sahut Mike sambil mengernyit.
"Itu nama racunnya. Kalau tertelan atau terjilat sedikit saja, bisa mati dalam sepersekian detik,"
"Ya, organ dalam langsung terbakar! Gila! Racun jenis apa itu?!" tampak kalau Michael sangat panik.
"Bahkan ada yang menghirup baunya, 5 menit kemudian mati," kata Valent
"Darimana kamu tahu?!"
"20 orang anak buah Velladurai jadi korban,"
"Astaga... Quon kini sangat berbahaya!" Michael mengusap dahinya.
"Kami akan menyerang mereka dalam minggu ini,"
"Kamu akan melakukan penyerangan?!"
"Ya,"
"Gila kamu, Gabriel! Kamu bisa mati!!"
"Kita pasukan berani mati milik pemerintah, Mike,"
"Ya tapi kalau bisa jangan mati!"
"Hehe," Valent terkekeh geli. Ia duduk di depan laptop dan menatap Michael dengan sendu, "Di Quon ada Rafael. Dan kami punya kartu AS,"
Rafael yang dimaksud adalah adik mereka. Valentino Rafael, sesama anggota Valgar Associations
"Kartu AS?"
"Hm," Valent mengangguk sambil melirik ke arah meja di sampingnya. Salinan Kitab Suku Zafiry.
Ia tidak ingin ketahuan oleh Xavier kalau sedang mempelajari kitab itu. Yang asli dia kembalikan ke tempatnya, ia sendiri mempelajari salinannya agar tidak ada yang curiga kitab itu bolak balik pernah dibacanya.
Suku Siluman ini sangat menarik, menurutnya.
Tadinya Valent bagaikan membaca sebuah novel fantasi. Ia bermaksud mengalihkan perhatiannya dari rasa stress. Ia pikir kitab itu adalah buku cerita, dongeng anak-anak sebelum tidur.
Dan ia juga ingin tahu kenapa Xavier begitu kritis dengan sebuah buku tua bergambar yang isinya tak masuk diakal. Xavier sampai keliling dunia berbekal informasi dari buku itu.
Ia juga mulai mengkoleksi hewan liar yang buas, sekembalinya dari suatu negara yang ditunjukkan buku itu.
Saat beberapa halaman baru ditelaahnya,
Kaisar datang ke kastil Velladurai.
Hewan buas yang misterius.
Saat itu bagaikan melihat benang merah yang terjalin, Valent mulai mempelajari Kitab Suku Zafiry.
Dan ciri-ciri Kaisar, sama persis dengan Pangeran Cyril.
"Mungkinkah... Hatred Orion adalah Putri Orion? Si ular hitam adik Pangeran?" desis Valent sambil mengelus dagunya.
"Apa?" tanya Michael.
"Hm?" Valent lalu tersenyum seperti tidak terjadi apa-apa. "Besok kuhubungi lagi Mike, ada sesuatu yang harus kukonfirmasi ke Rafael,"
Dan Valent menekan tombol esc.
Lalu ia pun membuka silsilah keluarga kerajaan di Kitab Suku Zafiry.
Pangeran Cyril, Pangeran Conrad, Putri Olena dan Putri Orion.
“Harimau Hitam ketemu,” desis Valent, “Tinggal Serigala, Elang dan Ular...”
Lalu pria itu terkekeh.
“Xavier, kamu lumayan jenius rupanya... aku tinggal mengikuti jejakmu saja, lalu kutumpas satu per satu organisasi sampah ini,”
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 61 Episodes
Comments
kalea rizuky
jahat bgt ne valent licik
2024-10-23
0
Tyaga
woww...adik kakak swmua nyusup di organisasi mafia
2023-01-28
1
Tyaga
Aahh..jd Valen mata2 pemerintah..
menarik nih..
2023-01-28
1