Wujud Manusia

Kaisar terbangun malam itu dengan perasaan gundah. Ia masih di atas ranjang Adinda, dengan gadis itu tidur terlentang dan sebelah tangannya memeluk lengan Kaisar yang besar dan berbulu hitam.

Lengan Harimau itu bisa berukuran tiga kali lengan Adinda. Dan seingat Kaisar ia tidur memunggungi Adinda dengan kepala ada di bantal. Kenapa sekarang posisinya jadi berubah, entahlah.

Mungkin saking nyenyaknya ia tidur.

Dan herannya, mimpi itu tidak datang kali ini. Mimpi tentang Albert dan keruntuhan kerajaannya.

Apa kabar saudara-saudarinya? Apakah mereka selamat?

Kaisar pun duduk di atas ranjang Adinda dan tertegun.

Seingatnya, ia mencoba menolong adiknya yang sedang di lempari jaring dengan sengatan listrik. Jaring semacam itu bisa memblokade kemampuan sihir. Jadi adiknya tidak bisa berubah menjadi serigala dan hanya bisa berlutut dengan lemah. Saat itu sebuah kapak dilempar ke arah Conrad, sang adik, namun Kaisar melindunginya.

Sebagai gantinya kapak itu malah menancap di leher Kaisar.

Lalu…

Orion saat itu sedang dibakar hidup-hidup. Tragis.

Seekor ular api bisa terbakar sampai hampir mati. Beruntung dari angkasa Olena datang di saat yang tepat, ia menyemburkan angin dingin ke tubuh Orion.

Tapi yang terakhir diingat Kaisar, karena ingin menolong Orion, Olena terbang rendah. Itu menjadikannya riskan terkena panah dari bawah.

Ya, Olena akhirnya jatuh berdebam keras di tanah akibat terkena pasukan pemanah manusia dari bawah.

Dan selanjutnya… Albert si penyihir mengeluarkan mantra pemusnah.

Mantra sebesar itu, sudah pasti mengorbankan nyawa si pengguna.

Gunanya untuk meluluhlantakkan semuanya,

Kecuali…

Anggota Kerajaan.

Jadi kemungkinan besar, saudara-saudarinya masih hidup.

Namun mereka terpisah.

Entah dimana Conrad, Olena dan Orion berada.

Kaisar menarik napas dan menghembuskannya dengan berat.

Ayah ibunya… Di mana mereka? Apakah semuanya selamat?

Apakah mereka sehat-sehat saja seperti Kaisar sekarang?

Si Pangeran Cyril tak berguna ini?! Umpat Kaisar dalam hati.

Buat apa aku hidup kalau hanya untuk menanggung malu?! Bahkan untuk mati pun aku tak berani. Batin Kaisar bersedih.

Harimau itu beranjak dari ranjang, lalu menggerakkan lehernya. Terdengar bunyi 'krek' tulang leher karena peregangan. Lalu ia menoleh menatap Adinda.

Gadis itu masih tertidur pulas. Nafasnya teratur. Lehernya di gips dan tangan kirinya di dilipat ke dada dengan pengait.

Sebenarnya lukanya tidak terlalu parah. Tapi karena Adindanya saja yang terlalu ringkih.

Seingat Kaisar, adik bungsunya, Orion, juga memiliki tubuh yang kurus. Tapi dia jauh lebih tangguh dari Adinda. Orion saat menjadi manusia bisa membanting buaya seberat 500 kg. Belum kalau wujudnya berubah jadi ular.

Tapi, Kaisar juga memiliki banyak selir yang seringkih Adinda. Mungkin karena mereka manusia, jadi tidak setangguh Siluman.

Iya seperti layaknya seorang Pangeran, apalagi pewaris utama kerajaan, Kaisar memiliki banyak selir. Bukan calon Ratu, tapi 'pendamping' yang bertugas khusus memenuhi kebutuhannya akan hal seksual. Ia diharapkan dapat menghasilkan banyak keturunan berdarah biru, yang sekuat dan berkemampuan hebat sepertinya. Anak-anaknya kelak akan memimpin banyak negara menjadi lebih kuat mempertahankan Zafiry.

Tapi…

Sebelum dapat melahirkan keturunan, tragedi itu datang.

Kaisar berjalan ke arah kamar mandi. Rasanya ia butuh mandi. Berapa lama ia tidak terkena air? Sepertinya lumayan lama.

Entah bagaimana Adinda bisa tahan tidur pulas di dekatnya. Bisa jadi dia sudah 200 tahun lebih sebulan tidak mandi.

Kalau ditotal, usia Kaisar sebelum 'ditidurkan' adalah 29 tahun. Usia yang masih sangat belia untuk ukuran siluman. Usia ayah dan ibunya bisa sekitar 500 tahun lebih. Tapi mereka tidak diberikan keturunan sampai saat Kaisar lahir. Albert, sahabatnya yang seorang penyihir juga begitu, orang tuanya bisa mencapai 2000 tahun. Tapi Albert seumuran dengan Kaisar.

Itu sebabnya suku Zafiry menarik diri dari masyarakat awam. Karena mereka unik dan keturunan mereka sedikit. rata-rata baru bisa memiliki keturunan setelah 200 tahun lamanya. Memang sekalinya melahirkan bisa 5 sampai 20 anak. Seringkali kembar lima atau 6. Tetap saja hal itu tidak umum.

Jadi untuk melindungi sukunya, mereka memasang semacam belenggu tak kasat mata menggunakan teknologi bercampur sihir, agar manusia tidak dapat mengendus keberadaan mereka.

Perlahan,

Tubuh Kaisar berubah saat menyentuh lantai kamar mandi. Mulai dari kaki belakangnya yang berubah menjadi kaki manusia, lalu kaki depannya menjadi tangan, saat itu dia menegakkan tubuhnya dan berdiri.

Sambil berjalan ke arah jacuzzi air hangat, tubuh harimaunya berubah menjadi selayaknya manusia. Rambutnya yang hitam, sedikit panjang dan sebenarnya lumayan modern potongannya kalau dibandingkan dengan manusia zaman sekarang. Peradaban Suku Zafiry memang maju beberapa dekade dari masa itu. Itu sebabnya Kaisar familiar dengan cctv dan senjata. Karena benda-benda semacam itu sudah ada di zamannya.

Yang membuat Suku Zafiry kalah adalah jumlah tentara mereka sangat sedikit. Sementara lautan manusia seperti semut, jumlahnya bisa ratusan ribu, datang serentak entah dari mana.

Lalu setelah rambut, baru wajahnya.

Matanya yang merah membara, dengan torehan tatto suku di dahinya menambah eksotis penampilannya. Ada sayatan di alisnya, memanjang dari dahi sampai rahang, bekas peperangan. Ada juga luka sayatan di lehernya, bisa jadi itu akibat kapak yang menancap lumayan dalam. Setelah 200 tahun bekas lukanya tidak hilang juga ternyata.

Sementara tubuhnya penuh luka. Bagaikan garis pada kulit harimau biasa, luka di sekujur tubuh Kaisar seakan mencerminkan dia yang sebenarnya. Liar dan gagah, dengan sosok berkuasa dan memesona.

Dia calon Raja.

Sudah pasti sejak lahir dilatih untuk tangkas dan kokoh.

Keperkasaannya terlihat jelas di wujud manusianya.

Sambil menghela napas lega ia masuk ke dalam jacuzzi. Air hangat nikmat sekali rasanya.

Ia melihat botol Champagne di atas rak. Masih penuh.

Dengan ekor panjangnya yang belum sepenuhnya lenyap, ia ambil botol itu dan ia tuang isinya ke air di dalam bak mandi raksasa.

Selanjutnya ia raih botol wine. dan melakukan hal yang sama.

Dan bibirnya pun membentuk senyum puas.

Hadiah terbaik setelah mengalami banyak kejadian menyakitkan.

Ia sandarkan kepalanya dan ia memejamkan matanya, menikmati air hangat beraroma anggur dan alkohol.

"Kai?" terdengar suara Adinda memanggilnya.

Kaisar membuka matanya lalu menoleh ke sumber suara.

Adinda mungkin masih ada di ranjangnya, dan rasanya malas sekali bergerak dari tempatnya sekarang.

Tapi kalau sampai gadis itu turun dari ranjang dan memergoki Kaisar dalam wujud seperti ini, bisa-bisa ia pingsan.

Dan benar saja.

sambil tertatih-tatih, Adinda masuk ke dalam kamar mandi.

Dan gadis itu tertegun melihat... Harimau hitam di dalam Jacuzzinya.

"Ya ampun Kai," gumamnya.

Kaisar hanya menatapnya sekilas, mendengus, lalu kembali memejamkan matanya menikmati air panas.

Jelas rasanya lebih nikmat berendam memakai wujud manusia. Dalam wujud Harimau, air panasnya terhalang bulu tebal.

"Kamu menjatuhkan wine ke dalam bak?" tanya Adinda sambil melepas penyangga lehernya. Sementara sebelah tangannya masih disangga dengan belt di bahu. Terlihat bekas kebiruan di leher Adinda.

Membuat Kaisar tertegun melihatnya.

Si penyusup ternyata melukai gadis ini begitu parah.

Sampai-sampai Kaisar merasa kasihan melihat Adinda terseok-seok mendekatinya.

Saat Adinda dengan hati-hati mendekat, Kaisar reflek memanjangkan lehernya dan menjilat leher Adinda.

"Hehe, geli ah," kikik Adinda ambil agak minggir.

Lidah Harimau normal bisa menyayat kulit mangsanya saking tajamnya. Tapi Kaisar bukan harimau biasa. Lidahnya ya lidah manusia tanpa buku-buku tajam, hanya ukurannya disesuaikan dengan wujudnya.

Namun Adinda yang tidak memiliki pengetahuan akan hal itu tidak merasa itu hal yang aneh.

"Aku akan membangun Jacuzzi yang lebih luas agar kamu bisa leluasa berendam ya Kai," Adinda mengulurkan tangannya untuk mengelus punggung Kaisar

Gadis itu mulai mencoba untuk akrab dengan si hewan buas.

Lagipula, mereka baru saja tidur seranjang.

Terdengar dengkuran lembut Kaisar, tanda ia menyukai belaian Adinda.

"Aku boleh masuk ke dalam Jacuzzi bersamamu?" tanya gadis itu.

Pertanyaan yang membuat Kaisar bingung, entah mau bereaksi seperti apa.

Terpopuler

Comments

another Aquarian

another Aquarian

nah lhooo..

2025-03-25

0

kalea rizuky

kalea rizuky

njirr kau tukang celup kirain perjaka/Curse//Curse//Curse/ namanya jg hewan yakk meski siluman setengah manusia

2024-10-23

0

YK

YK

lha ini bayanganku visualnya kayak Gold Dragon di serial komik Tiger Wong.

2023-09-18

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!