Membuat perhitungan

"Apa?Arya masih hidup? Bagaimana bisa?"

"Bukan kah dia sudah kita buang ke dalam sumur, ditambah dengan pemberat batu lagi?Tak mungkin dia bisa timbul? Jadi kau jangan mengada ada Gobang!" Respon Joni tidak senang.

"Tapi itulah kenyataannya ketua! Bahkan aku melihat dengan mata kepalaku sendiri, bahwa Arya itu masih hidup!" Jawab orang yang dipanggil gobang itu membela diri.

"Tapi..? Haaahhh!" Brengsek!, Sialan!"

"Ada berapa nyawa bocah itu? hingga dibuang ke dalam sumur pun masih bisa hidup.Apakah dia ditolong hantu?" Reaksi Joni jadi kesal.

"Itu bisa jadi ketua! Bahkan yang lebih mengherankan, tubuhnya sekarang sudah berubah. Tidak kurus lagi melainkan berotot" Sambung Gobang semakin membuat Joni marah.

"Berubah? Berotot? Ini nih yang membuat aku semakin tidak percaya dengan keterangan mu"

"Mana ada orang yang kurus seperti itu berubah menjadi berotot dalam waktu singkat? Kecuali kalau dia itu siluman? Jadi kau jangan mengada-ada lagi Gobang! Nanti aku hajar kau!" Reaksi Joni semakin tidak senang.

"Ya sudah kalau ketua tidak percaya. Tapi yang jelas itulah yang aku lihat!" Jawab Gobang tetap tidak mau kalah.

"Bagaimana ini Jodi? Kalau benarlah si Arya itu masih hidup,bakalan akan membuat kita susah"

"Dia tentu akan melaporkan perbuatan kita pada pihak berwajib? Apalagi kalau dia mempunyai bukti bukti yang kuat. Bakalan habis kita!" Tanya Joni pada wakilnya meminta pendapat.

"Daripada ragu, lebih baik kita datangi bocah itu langsung ketua!"

"Jika dia tidak ditemani oleh siapapun, kita hajar lagi. Kemudian kita habisi dia di tempat!" Jawab Jodi memberi usul.

"Benar juga katamu!. Kalau begitu tunggu apalagi? Ayo kita ke sana!"

"Tapi sebelum kita pergi, hubungi dulu si Tanu itu, karena walau bagaimanapun, dialah yang telah membunuh Arya"

"Walaupun sekarang dia masih hidup, tapi tetap harus dipastikan juga. Siapa tahu itu orang lain yang menyamar menjadi Arya?" Reaksi Joni cepat, dan menerima usul dari anak buahnya tersebut.

"Baik bos akan kami lakukan!" Jawab Jodi cepat.

Kemudian menghubungi Tanu, yang saat ini belum juga ikut bergabung dengan kelompok mereka, karena persyaratan yang iya ajukan itu sangat berat.

Dia meminta gaji tinggi. Lebih tinggi dari gaji mereka. Karena dia merasa kepandaiannya dalam bertarung jauh lebih hebat dari Joni dan orang orangnya.

Tapi Teddy yang menjadi bos mereka, tentu saja belum mau menerima persyaratan tersebut, karena yang akan memutuskan itu adalah ayahnya. Jadi untuk sementara, dia belum mempekerjakan Tanu. Tapi berjanji akan merekrutnya jika ayahnya menyetujui.

Sebenarnya tidak dihubungi pun Tanu sudah tahu, karena dia orang kampung situ. Semua aktivitas para petugas tersebut selalu di pantau nya, walau hanya sekali-sekala.

Saat Arya kembali, kebetulan Tanu sedang tidak ada di tempat. Tapi dia mendengar kabar dari pamannya, kalau Arya masih hidup.

Pada awalnya dia tidak percaya, tapi setelah diyakinkan oleh pamannya, barulah Tanu percaya, tapi reaksinya sungguh lain.

Dia menganggap bahwa itu hanya satu keberuntungan saja, dan menganggap remeh kembalinya Arya ke dalam kehidupan nyata. Karena dia mempunyai rencana sendiri terhadap Arya.

Namun setelah mendapatkan informasi tersebut. Dia malah pergi ke kota, dan mangkal di terminal yang ada di sana. Bukannya membuktikan, Apakah Arya itu masih hidup atau tidak.

Tanu menganggap bahwa kembalinya Arya adalah hal biasa, mungkin itu satu keberuntungan baginya.

"Bagaimana?. Apakah Tanu bisa dihubungi?" Tanya Joni pada anak buahnya sesaat setelah dia melihat Jodi mengerutkan keningnya tanda keheranan.

"Kebetulan tidak bisa ketua, nomornya tidak aktif!" Jawab Jodi apa adanya.

"Hah! dasar belagu bocah itu! Kalau aku lebih kuat darinya, sudah aku hajar dia sejak lama!" Respon Joni tidak senang. Kemudian mengajak teman-temannya untuk mendatangi Arya tanpa kehadiran Tanu.

"Mau ke mana kalian?Kenapa terburu-buru?. Apakah kalian sudah melupakan keberadaan ku?" Tanya seseorang yang ternyata adalah Teddy merasa diremehkan.

"Oh selamat sore bos, kami kira siapa?" Reaksi Joni tidak enak hati.

"Ya sudah. Coba ceritakan ada masalah apa, sehingga wajah kalian panik seperti itu dan terburu-buru?" Respon Teddy tetap penasaran.

"I i itu bos! Arya hidup kembali!" Jawab Joni berterus terang.

"Apa?Hidup kembali? Bagaimana bisa?"

"Bukankah kalian bilang bahwa Arya itu sudah mati, dan dibuang ke dalam sumur?Tapi Kenapa masih bisa hidup?" Reaksi Teddy jelas tidak percaya.

"Begitulah kenyataannya bos!Jadi untuk memastikan bahwa Arya itu masih hidup, maka kami berencana akan pergi ke sana untuk melihatnya secara langsung." Jawab Joni menjelaskan apa adanya.

"Oh begitu?. Aku kira ada apa?"

"Masalah kecil begitu jangan di besar besarkan! Kalau Arya memang masih hidup? ya ulangi lagi.Siksa dia sampai mati, dan pastikan bahwa dia benar-benar sudah tiada!" Respon Teddy mencengangkan.

"Siap bos! Kami akan melakukannya!" Jawab Joni patuh, kemudian meminta izin untuk mendatangi Arya.

Sementara itu di tempat lain pada waktu yang tidak sama. Berita tentang hilang dan ditemukannya Arya, telah merebak luas di seantero kota, bahkan sampai ke desa desa tetangga, termasuk di sekolah tempat Arya belajar itu.

Begitu mendengar hal tersebut, wali kelas yang bernama Arjun menjadi tidak enak hati.

Tiga hari setelah Arya tetap tidak datang juga ke sekolah, walaupun masa hukumannya sudah habis, langsung mengajukan pemberhentian siswanya dari status pelajar di sekolah itu. agar siswa siswa lain dapat mengambil pembelajaran darinya.

Sialnya, seluruh guru termasuk kepala sekolah juga mendukung usulnya tersebut.

Maka dengan keputusan bulat, Arya resmi dikeluarkan dari sekolah, dan surat pemberhentiannya dikirim langsung ke kampungnya, serta diterima oleh ketua RT setempat dan disimpannya dengan baik.

Tapi satu jam setelah surat pemberhentian itu keluar. masuk berita di handphone masing-masing, yang menyatakan, bahwa sebenarnya Arya itu hilang. dan sedang dicari oleh tim SAR untuk memastikan keberadaan Arya.

Tapi nasi sudah menjadi bubur. Surat pemberhentian sudah mereka kirimkan, dan sudah diterima oleh ketua RT setempat. Jadi mereka tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

Yang bisa mereka lakukan adalah menyesali tindakan yang terburu-buru itu, dan jika ada kesempatan, akan menarik kembali surat pemberhentian tersebut.

Tapi malangnya Danu yang menerima surat tersebut sudah menyampaikan surat pemberian itu pada Arya, dan sudah dibacanya dengan baik. Namun Arya hanya tersenyum saja.

Baginya tanpa belajar di tempat itu pun Arya bisa melanjutkan pelajarannya di tempat lain, jadi dia menerimanya dengan lapang dada.

Sekarang mari kita beralih kepada kelompok Joni dan anak buahnya. Satu setengah jam setelah mereka merencanakan untuk mendatangi Arya, saat ini mereka pun sudah berada di tempat itu, tapi orang yang sedang mereka cari tidak bisa mereka temukan.

Dipanggil-panggil pun tidak ada. Dicari ke dalam tenda juga sama. Lalu mereka mendatangi sumur tempat membuang Arya dulu. namun sumur yang dicari tidak bisa mereka temukan lagi, bahkan bekasnya saja tidak ada.

Karena kesal, Joni memerintahkan kepada anak buahnya untuk membakar pondok serta tenda yang berdiri di tempat itu.

Maka dalam sekejap saja, api sudah membesar, dan melalap apapun yang ada di dalam tenda tersebut.

Saat sedang marak maraknya api membakar tenda serta gudang yang Arya tempati, tiba-tiba Arya datang, karena waktu kejadian, dia berada tidak jauh dari situ, dan langsung berlari dengan cepatnya, karena melihat kobaran api yang cukup besar, yang berasal dari tempatnya. dan itu pasti disengaja.

Maka dengan tergesa gesa, Arya berlari bagai kesetanan, dan dia lupa bahwa saat ini dia sudah mempunyai kekuatan, bahkan sudah bisa terbang segala.

Tapi itulah Arya.Orangnya gampang panik dan tidak memperdulikan keselamatannya lagi.

Begitu Arya muncul, Joni dan orang-orangnya tentu saja terkejut. Apa yang diceritakan oleh Gobang itu benar adanya.

Wajah Arya memang sudah berubah. Jadi semakin tampan. Badannya pun sudah berotot, dan tidak kurus lagi.

Menyadari itu membuat mereka terkejut sekaligus keheranan, bagaimana Arya yang dulunya ceking itu bisa berubah dalam waktu singkat?

Tapi karena tujuan mereka adalah untuk menghabisi Arya,setelah berita kembalinya dia tersebar luas, dan takut rahasianya terbongkar, maka Joni memerintahkan pada anak buahnya untuk mengepung Arya.

Tapi Arya sekarang bukanlah Arya yang dulu. Dia hanya berdiri diam, sambil tersenyum sinis ke arah calon lawan lawan nya.

"Ternyata apa yang diberitakan itu memang benar,kau memang masih hidup, walau kondisimu sekarang sudah berubah"

"Tapi hari ini aku akan membuatmu mati kembali.Jadi bersiaplah. Aku akan mengantarkan nyawamu ke neraka!" Ucap Joni dengan ekspresi tidak senang,dan seperti biasa bersikap arogan sekali.

"Justru akulah yang akan mengantarkan kalian ke neraka, karena kalian ini bukan manusia, tapi iblis!"balas Arya tidak terduga.

"Hahahaha! Jangan mentang mentang kau sudah kembali,dan sudah berubah menjadi orang lain, lantas membuat mu jadi kuat"

"Jangan mimpi!" Reaksi Joni merasa geli.

"Kawan kawan!Cepat habisi bocah ini, dan jangan beri kesempatan untuk dia melawan!" Ucap Joni memberi arahan.

Sesaat setelah diperintah itu, Jodi dan kawan kawannya langsung meluruh ke arah Arya, dan melancarkan serangan terbaik nya.

Tapi secara tidak terduga, tubuh Arya yang akan menjadi samsak hidup itu sudah tidak ada lagi di tempat tersebut, tapi berada di belakang Joni, dan langsung memukul tengkuknya kuat kuat.

Bugh!

"Argh!" Rintih Joni tertahan dan langsung pingsan.

"Apa? Bagaimana mungkin?"

"Joni yang kuat itu pingsan hanya dalam sekali pukul?Apakah Arya sudah mempunyai kekuatan?" Ucap seseorang dari balik batu yang ada di tempat itu keheranan.

Dia adalah Teddy, Bos mereka semua.Tapi Bagaimana Teddy bisa berada di tempat itu? Ternyata ceritanya begini. Begitu mendengar bahwa Arya hidup kembali, dia jadi penasaran, dan meminta para pengawal lain untuk mengantarkannya ke sana.

Begitu dia sampai, langsung dibuat terkejut oleh pemandangan yang ada di depan mata. Arya memang benar-benar masih hidup, dan sekarang sedang berhadapan dengan anak buahnya.

Tapi yang lebih membuatnya terkejut adalah Joni yang kuat itu bisa dikalahkannya dengan mudah, tanpa sempat memberikan perlawanan.

"Kurang ajar!Apa yang kau lakukan pada ketua kami?" Apakah kau sudah bosan hidup?" Respon Jodi tidak senang.

"Yang bosan hidup itu kalian, bukan aku!"

"Sekarang aku bukanlah orang yang mudah kalian kalahkan! Kalau kalian tidak percaya majulah! Biar aku tunjukkan kekuatan ku yang sebenarnya!" Jawab Arya malah berani menantang.

"Hiaaa!"

Plak!

Bugh!

Bam!

"Argh sialan! Bagaimana bisa?Siapa kau sebenarnya?"

"Kalau Arya tidak mungkin sekuat ini, tapi kau lain?" Teriak Jodi tidak terima.

"Terserah kau mau percaya atau tidak!. Aku Arya, orang yang selama ini kalian bully dan kalian rendahkan!"

"Hari ini aku akan membalas dendam dan membuat tubuh kalian tidak bisa berjalan lagi!"Jawab Arya penuh ancaman.

Kemudian berkelebat ke sana kemari. Dengan tangan dan kaki yang bergerak teratur, dan menghantam tubuh tubuh lawannya tanpa ampun.

Sekejap saja tubuh tubuh itu bertumbangan ke tanah. Ada yang muntah darah, tangan patah dan kaki keseleo, bahkan ada yang separuh giginya tanggal.

Dalam kesempatan ini, Arya tidak mau main-main, karena dia benar-benar ingin membalas dendam, dan membalaskan sakit hatinya selama ini.

Jadi dengan gerakan yang tiba-tiba dikuasainya tersebut, Arya memukul, menampar, serta menendang lawan lawannya tanpa belas kasihan lagi, sama seperti yang mereka lakukan terhadapnya selama ini.

Teddy yang melihat itu tentu saja semakin terkejut,dengan mulut terbuka lebar, seakan tidak percaya dengan apa yang barusan dilihatnya.

Tapi itulah yang terjadi. Enam orang anak buahnya yang selama ini terkenal kuat dan jago berkelahi, hari ini dibuat tidak berdaya oleh Arya.

Padahal selama ini dia selalu menjadi samsak hidup bagi mereka,tapi hari ini mereka malah yang menjadi samsak Arya.

Jika Tanu melihat ini, dia pasti akan terperangah diam, dengan mulut terbuka lebar juga.

Hari ini Arya benar-benar telah menunjukkan kekuatan sejatinya. Tubuhnya sudah berubah kekar, tangannya sudah mulai berotot, dan pukulannya yang kuat tersebut telah mendominasi keadaan dan membuat 6 orang lawannya itu terkapar di tanah.

"Bagaimana Jodi? Apakah perkelahian ini akan kita lanjutkan?" Tanya Arya sesaat setelah menginjak dada Jodi kuat kuat.

"Si si siapa kau sebenarnya?Kenapa kau tiba-tiba menjadi kuat?Apakah kau ini arwah yang gentayangan?" Reaksi Jodi penasaran sekaligus kesakitan.

"Arwan gentayangan?Aku rasa lebih dari itu"

"Sebut saja aku malaikat pencabut nyawa, yang akan mencabut nyawa nyawa kalian!" Jawab Arya cukup menakutkan.

"Tolong ampuni aku!. Aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi.Aku hanya disuruh oleh Teddy, karena dia tidak suka kau telah membuka rahasianya" Ucap Joni meminta belas kasihan.

"Mengampuni mu? Jangan mimpi!"

"Selama ini malah kalian yang tidak mau mengampuni ku,bahkan tega menyiksaku tanpa belas kasihan"

"Jika bukan karena nasib baik ku, mungkin saat ini aku sudah menjadi arwah?"

"Tapi berkat itu, aku telah menjadi kuat, dan sanggup mengalahkan siapa saja yang mencoba mengancam ku, termasuk kalian!"

"Jadi hari ini jangan harap aku akan mengampuni kalian!" Jawab Arya melampiaskan kekesalannya melalui perkataan.

Bugh!

Bugh!

Des!

"Argh!" Teriak Jodi dan dua anak buahnya kesakitan.

Tubuh mereka terbang, akibat ditendang oleh Arya, dan jatuh di bawah kaki Teddy bos mereka itu.

"Bos?" Ucap Joni terkejut dan berharap mendapatkan bantuan dari bosnya.

"Apa yang terjadi?Kenapa kalian bisa kalah?Apakah yang kalian lawan itu bukan Arya?" Respon Teddy keheranan.

"Kami juga tidak tahu bos!Biasanya dengan mudah Arya itu kami atasi, tapi hari ini kami dibuat tidak berdaya.Oleh karena itu maafkan ketidakmampuan kami bos"

"Sekarang Arya bukanlah Arya yang dulu. Dia sudah berubah menjadi kuat.Pukulan terbaikku saja mampu dia tahan, hanya dengan menggunakan sebelah tangan saja"

"Tendangan terkuat ku juga mampu dihalau nya dengan mudah.Akibatnya, sekarang tubuh kami sudah banyak mengalami luka, dan tidak sanggup lagi untuk melanjutkan pertarungan" Jawab Jodi berterus terang dan apa adanya,kemudian pingsan.

Terpopuler

Comments

Jimmy Avolution

Jimmy Avolution

Ayo...

2023-01-19

3

Wati_esha

Wati_esha

Hmm Arya belum tahu Teddy sembunyi?

2023-01-14

1

Wati_esha

Wati_esha

Arya mendatangi kawanan Joni dan melawannya.

2023-01-14

1

lihat semua
Episodes
1 Memainkan perasaan
2 Mencoba bertahan
3 Mulai terkuak kebenaran
4 Tidak amanah
5 Arya hilang
6 Mendapat keajaiban
7 Membuat perhitungan
8 Minuman neraka
9 Arya diserang
10 Salah paham
11 Menyewa Rumah
12 Menjadi pengikut
13 Hari pertama di rumah itu
14 Tak sudi jadi teman
15 Memborong banyak barang
16 Baik kalau ada maunya
17 Arya difitnah dan dapat masalah
18 Menyewa tempat usaha
19 Memulai usaha
20 Memasuki ruang rahasia
21 Mendapatkan pusaka
22 Sah menjadi milik Arya
23 Memulai debutnya di sekolah
24 Tampil mengagumkan
25 Arya memecahkan rekor
26 Niat akan dicurangi
27 Masalah datang di saat yang salah
28 Senjata makan tuan
29 Curiga
30 Pengkhianatan
31 Belum juga takluk
32 Jodi menjadi kuat
33 Master diatas master
34 Berterus terang
35 Kebaikan Arya
36 Deal harganya
37 Cobaan lagi
38 Teknik Sembilan Matahari
39 Terus dapat cobaan
40 Masih beralasan
41 Tanggung jawab besar
42 Engkau masih anak sekolah
43 Halangi mereka!
44 Perusahaan baru
45 Ingin berubah jadi baik.
46 Badung dan kawan kawan
47 Perselisihan sengit
48 Juara umum
49 Arya jadi viral
50 Sihir pemikat jiwa
51 Sihir penyegel jantung
52 Enggan mengakui
53 Aura guna guna
54 Mulai suka
55 Teknik energi jarum api
56 Pergi mengambil api bumi
57 Api tujuh warna
58 Arya direndahkan
59 Dominasi Arya
60 Bersekongkol
61 Kegilaan Dave tua
62 Tamu agung direndahkan
63 Terkejut semua
64 Untung besar
65 Penguasa aliansi bisnis dunia
66 Kianshi bumi bentuk perubahan
67 Hotel Mandala
68 Terbongkar status Arya
69 Kepalang tanggung tahu
70 Arya di Dunia Naga
71 Ingin dijadikan tumbal
72 Pengikut baru lagi
73 Di paksa
74 Murid super kaya
75 Mengambil daun tulang naga
76 Dendam turunan
77 Menaklukkan preman
78 Jarum Pelumpuh Sukma
79 Ratu pemangsa
80 Akhirnya dimaafkan
81 Sukses besar
82 Sehat itu mahal
83 Sup Jamur Dewa
84 Bisnis ya bisnis
85 Wisata ke laut
86 Keberuntungan Arya
87 Tangkapan besar lagi
88 Pengalaman berharga.
89 Kanaya dalam bahaya
90 Kanaya di dunia jiwa
91 Akan ada serangan
92 Pangeran iblis
93 Penyerangan pertama
94 Amanda diculik
95 Semut juga punya kekuatan
96 Pembicaraan setelah bencana
97 Arya terluka
98 Memotivasi
99 Segel penangkap jiwa
100 Plakat perintah
101 Serangan dadakan
102 Iblis Zongga vs Pemanggil jiwa
103 Mempermainkan lawan
104 Cuek saat menghadapi tantangan
105 Cabut paku
106 Berani meremehkan
107 Diperas
108 Aliansi pembunuh bayaran
109 Rencana menghancurkan
110 Terkendala
111 Imigran di pulau perbatasan
112 Musuh baru muka lama
113 Berencana membeli pulau Angsa
114 Dianggap remeh
115 Mau tahu dia
116 Perdebatan sengit
117 Diragukan kebenarannya.
118 Kesadaran spiritual
119 Kemajuan yang sangat menggembirakan
120 Kemunculan yang tiba tiba
121 Mencari gara gara
122 Ditopang Naga
123 Terkuak suatu kebeneran
124 Wejangan Wangsa
125 Kejadian tidak terduga
126 Arya menghilang
127 Gerbang kemarahan naga
128 Arya kewalahan
129 Bertemu Sang Legenda
130 Mendapatkan penjelasan
131 Linglung awalnya
132 Pulau impian
133 Hampir saja
134 Arya tidak berdaya
135 Sihir neraka
136 Bunglon Matsuya
137 Bukan lawan seimbang
138 Mulai terkuak kebenaran
139 Leviathan dan para penguasa
140 Takdir Arya
141 Menjadi orang biasa
142 Pembantaian
143 Pembantaian jilid dua
144 Dasar Sampah
145 Pembersihan
146 Juragan Loba
147 Tengkulak darah
Episodes

Updated 147 Episodes

1
Memainkan perasaan
2
Mencoba bertahan
3
Mulai terkuak kebenaran
4
Tidak amanah
5
Arya hilang
6
Mendapat keajaiban
7
Membuat perhitungan
8
Minuman neraka
9
Arya diserang
10
Salah paham
11
Menyewa Rumah
12
Menjadi pengikut
13
Hari pertama di rumah itu
14
Tak sudi jadi teman
15
Memborong banyak barang
16
Baik kalau ada maunya
17
Arya difitnah dan dapat masalah
18
Menyewa tempat usaha
19
Memulai usaha
20
Memasuki ruang rahasia
21
Mendapatkan pusaka
22
Sah menjadi milik Arya
23
Memulai debutnya di sekolah
24
Tampil mengagumkan
25
Arya memecahkan rekor
26
Niat akan dicurangi
27
Masalah datang di saat yang salah
28
Senjata makan tuan
29
Curiga
30
Pengkhianatan
31
Belum juga takluk
32
Jodi menjadi kuat
33
Master diatas master
34
Berterus terang
35
Kebaikan Arya
36
Deal harganya
37
Cobaan lagi
38
Teknik Sembilan Matahari
39
Terus dapat cobaan
40
Masih beralasan
41
Tanggung jawab besar
42
Engkau masih anak sekolah
43
Halangi mereka!
44
Perusahaan baru
45
Ingin berubah jadi baik.
46
Badung dan kawan kawan
47
Perselisihan sengit
48
Juara umum
49
Arya jadi viral
50
Sihir pemikat jiwa
51
Sihir penyegel jantung
52
Enggan mengakui
53
Aura guna guna
54
Mulai suka
55
Teknik energi jarum api
56
Pergi mengambil api bumi
57
Api tujuh warna
58
Arya direndahkan
59
Dominasi Arya
60
Bersekongkol
61
Kegilaan Dave tua
62
Tamu agung direndahkan
63
Terkejut semua
64
Untung besar
65
Penguasa aliansi bisnis dunia
66
Kianshi bumi bentuk perubahan
67
Hotel Mandala
68
Terbongkar status Arya
69
Kepalang tanggung tahu
70
Arya di Dunia Naga
71
Ingin dijadikan tumbal
72
Pengikut baru lagi
73
Di paksa
74
Murid super kaya
75
Mengambil daun tulang naga
76
Dendam turunan
77
Menaklukkan preman
78
Jarum Pelumpuh Sukma
79
Ratu pemangsa
80
Akhirnya dimaafkan
81
Sukses besar
82
Sehat itu mahal
83
Sup Jamur Dewa
84
Bisnis ya bisnis
85
Wisata ke laut
86
Keberuntungan Arya
87
Tangkapan besar lagi
88
Pengalaman berharga.
89
Kanaya dalam bahaya
90
Kanaya di dunia jiwa
91
Akan ada serangan
92
Pangeran iblis
93
Penyerangan pertama
94
Amanda diculik
95
Semut juga punya kekuatan
96
Pembicaraan setelah bencana
97
Arya terluka
98
Memotivasi
99
Segel penangkap jiwa
100
Plakat perintah
101
Serangan dadakan
102
Iblis Zongga vs Pemanggil jiwa
103
Mempermainkan lawan
104
Cuek saat menghadapi tantangan
105
Cabut paku
106
Berani meremehkan
107
Diperas
108
Aliansi pembunuh bayaran
109
Rencana menghancurkan
110
Terkendala
111
Imigran di pulau perbatasan
112
Musuh baru muka lama
113
Berencana membeli pulau Angsa
114
Dianggap remeh
115
Mau tahu dia
116
Perdebatan sengit
117
Diragukan kebenarannya.
118
Kesadaran spiritual
119
Kemajuan yang sangat menggembirakan
120
Kemunculan yang tiba tiba
121
Mencari gara gara
122
Ditopang Naga
123
Terkuak suatu kebeneran
124
Wejangan Wangsa
125
Kejadian tidak terduga
126
Arya menghilang
127
Gerbang kemarahan naga
128
Arya kewalahan
129
Bertemu Sang Legenda
130
Mendapatkan penjelasan
131
Linglung awalnya
132
Pulau impian
133
Hampir saja
134
Arya tidak berdaya
135
Sihir neraka
136
Bunglon Matsuya
137
Bukan lawan seimbang
138
Mulai terkuak kebenaran
139
Leviathan dan para penguasa
140
Takdir Arya
141
Menjadi orang biasa
142
Pembantaian
143
Pembantaian jilid dua
144
Dasar Sampah
145
Pembersihan
146
Juragan Loba
147
Tengkulak darah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!