Bab 15. Persembunyian Yang Di Ketahui

"Orca?" Fanta mendekat, ia berjongkok  bocah lelaki itu.

"Kau kenal dengan dua anak ini?" Tony menunjuk dua orang bocah yang duduk di salah satu meja barnya.

Ia sangat bingung melihat dua anak kecil di bar. Yang mana ia tak mengingat ada tamu yang membawa anak.

"Iya mereka anak Lura, kalian ingat saat aku menjadi umpan? Wanita yang menghentikan mereka menyerangku, dan menyuruhku pergi adalah ibu anak ini" rasa bersalah menggelayuti  Fanta,

"Kemana ibu Orca?" Bocah kecil itu menggeleng. "Menna bangun ibu nggak ada" gadis kecil itu menyela dengan bibir belepotan susu.

"Kalian disini sama siapa?" Fanta, mengamati sekelilingnya. Mencari setidaknya sosok yang ia kenal. Tapi tak ada. Belum lagi mengapa mereka tampak tak terawat. Fanta mengelus kepala Orca.

"Maaf ya lama" Ruve datang kemeja mereka dengan banyak makanan di tangannya.

"Sama Ruve" Menna kembali berkata.

"Iya kenapa Menna?" Ia meminjam dapur Tony. Untuk membuatkan sesuatu untuk mereka.

"Kau yang memasak ini" Tony was-was. Ia tak ingin kejadian dulu terulang lagi. Ruve mengangguk.

"Mereka ingin makan sesuatu yang hangat dan aku masakkan sup" Tony meraih nampan, "sepertinya aku memiliki pumpkin sup, mereka pasti suka" Tony segera membawa masuk masakan Ruve.

"Tony mengapa dengan supku?" Ruve kesal. Tony kembali dengan dua mangkuk pumpkin sup. Dan kedua bocah itu menikmatinya.

"Ruve boleh aku tanya?" Fanta menarik Ruve menjauh. "Kau bertemu dengan mereka dimana?" Terlihat wajah Fanta yang sendu.

"Di perjalanan dari pasar ke sini, aku melihat Orca mencuri roti untuk Menna dipasar" Fanta menutup mulutnya. Matanya berkaca. Penyesalan.

"Ada apa Fanta?" Elves datang saat melihat mereka, Elves menghampiri Fanta yang akan menangis.

Ruve menyapa senang, "Pagi Elves" Elves menatapnya tajam. Ruve menaikkan alisnya. Elves menepuk bahu Fanta. Dan menggiring Fanta menjauhi Ruve.

Apa Elves mengira Ruve menyakiti Fanta? "Elves aku tid—"

"Ruve aku tahu, kamu tidak suka jika aku dekat dengan wanita lain, tapi ini sudah keterlaluan" Ruve hanya mematung. Elves salah paham dengan nya.

"Elves kau—" Elves tak mendengarkan. Ia lebih mengambilkan air untuk Fanta yang terisak. Ruve terus menatap Elves. Sendu. Ia keluar penginapan, amarah dan sedih bercampur.

Tony yang mendampingi bocah-bocah itu hanya menonton saja.

"Ini maafkan Ruve ya, dia memang—"

"Huh! Ruve kenapa?" Tanya Fanta tak mengerti. "Ruve tak berulah kan?" Fanta menggeleng.

"Lalu kenapa kau menangis?" Fanta melirik kedua bocah disana. "Penyesalan." Elves mengikuti pandangan Fanta.

"Mereka anak-anak dari anggota bandit Yordal, yang ditinggal orang tuanya," Elves menatap dua bocah itu.

"Karena kita menyerang mereka?" Fanta mengangguk. "Aku akan mengurus mereka. Greodio pasti akan senang, oh ya Elves kemana Ruve? Aku ingin berterima kasih, ia membawanya mereka kemari," 

Sekarang Elves yang termangu, ia salah, tak mendengarkan penjelasan Ruve dan dengan percaya dirinya menuduh Ruve membuat Fanta menangis karena dirinya.

Elves mengusap tengkuknya, ia merasa aneh jika berdekatan dengan Ruve. Ia merasa salah tingkah dan jantungnya berdebar kencang jika ia berada didekat Ruve. Semua terjadi setelah kejadian sebelum ini.

"Paman kupingnya panjang" Menna memanggil Elves paman, sedangkan memanggil Tony dengan nama saja.

"Menna mengapa kau memanggilku paman?" Gadis kecil itu tersipu, ia malu-malu.

"Karena kau seperti prince Aluwa" 

"Kalau aku seperti prince siapa? Kau memanggilku dengan sebutan paman juga?" Gen sudah bergabung untuk sarapan.

"Kau bukan prince kau pembantu prince" ucap lugu Menna. Dan membuat Tony terbahak kencang.

"Menna lihat baik-baik wajah paman!" Gen memegang bahu gadis kecil itu lembut. "Lihat paman tampankan!" Gen bersikeras. Dan Menna menggeleng. "Paman kuping panjang yang tampan, dia akan jadi prince Menna"

"Coba Menna lihat sekali lagi," memaksa Menna yang matanya sudah berkaca-kaca dan menggeleng.

"Apa yang kau lakukan pada anakku"

"Auch!" Gen mengusap kepalanya yang Fanta pukul dengan ujung belatinya. Matanya menatap tajam Gen yang dengan cengiran di bibirnya.

Ia menggendong Menna dan menggandeng Orca menjauh.

"Dude sudahlah, anak kecil itu jujur" Tony membereskan meja, dan masih menahan tawanya.

"Tony kau melihat Ruve dan Elves? Kemana mereka? Apa kesiangan mereka?" Tony meliriknya.

"Mereka keluar, dan dirimu yang sarapan paling akhir" Tony masuk kedapurnya dan Gen menatap bubuk yang ia temukan. Tak berani mengeluarkannya. Melihat bubuk itu masuk kedalam tubuh Ruve.

Mereka harus mencari tahu dengan cepat, melihat wajah Elves yang tertekan kemarin, pasti Efeknya menakutkan. Itu kesimpulan yang Gen dapat.

Maka ia tak berani menyentuh bubuk itu sembarangan. Tapi ia penasaran dengan lubang yang ia temukan ia ingin masuk ke dalam sana.

Elves mencari keberadaan Ruve. Ia salah paham dan menjadi aneh. Ia akan meminta maaf pada Ruve.

Elves menyusuri pasar. Ia sekelebat matanya menangkap bayangan wanita yang ia kenal. Ia tak akan salah, Rambut bergelombang berwarna madu. Euve memacu kudanya. Mengejar wanita itu,

Benar ia tak salah lihat. Pasar nampak sangat ramai pagi ini, Kudanya tak bisa membelah puluhan orang disini, Elves turun dari kudanya.

"Nona!" Panggil Elves. Ia mengikuti gadis berambut gelombang itu. Gadis itu terus berjalan diantara kerumunan.

"Nona tunggu sebentar!" teriaknya. Suaranya yang keras teredam oleh suara orang dipasar yang ramai.

"Nona!" Jarak dengan wanita itu semakin lebar, namun sesaat wanita itu berhenti ia seperti melirik kearah Elves dan menutup tudung pada mantelnya dan kembali berjalan dengan cepat.

"Lavender!" Dugaannya pasti benar. Itu adiknya Lavender. "Lavender!" Teriakkan Elves yang mulai putus asa. Sosok adik ya semakin menjauh. Ia berusaha keluar dari kerumunan.

Ia melihat adiknya berbelok pada satu gang. Ia memaksa diri. Menyenggol beberapa orang yang memakinya.

"Lavender! Berhenti!"

Elves berbelok dan menyusuri gang, ia tak menemukan sosok Lavender. Ia menyusuri gang tempat Lavender berbelok. Dan ujungnya terdapat jalan besar dengan tiga jalur. Elves berlari menyusuri masing-masing jalur. Tapi nihil. 

Ia tak menemukannya. Elves frustasi. Keringatnya membasahi seluruh tubuh dengan tubuh yang mendingin. Ia mengusap rambut basahnya. Harusnya ia bisa lebih cepat, tanpa ragu menangkap adiknya.

Di tempat lain, Ruve ternyata kembali ke tempat dimana Gen terperosok. Ia penasaran dengan bubuk berkilau yang sekarang ada dalam tubuh Ruve.

Di sini sangat gelap. Ia membuka sigilnya, tiga bola api seukuran bola tenis melayang di sekitar Ruve.

Ia melihat Obor. Dan menyalakannya. Ia meletakkannya pada kaitan yang berada di dinding tempat itu.

Ruve menduga ini tempat persembunyian Hudson yang Yordal katakan. Ruve pernah pernah melihat bagaimana semut membuat sarangnya. Ia tahu. Dan konsep itu yang Hudson terapkan di persembunyiannya. Jika benar berarti masih banyak ruangan di dalam sini.

"Mopia? Mengapa ada disini?" Ruve tahu bunga apa itu. Sihir hitam sering menggunakan bunga ini. Kaitannya dengan Hudson apa? Ia Elf, pasti memiliki sihir. Apa ia masuk dalam sihir hitam?

KRAK!

Ruve menginjak sesuatu. Bubuk berkilau. Saat Ruve menyentuhnya pedaran kilauan itu muncul. Sinar keemasan berpedar. Dan bubuk-bubuk itu memutari tubuh Ruve. Membentuk spiral yang menyelubungi tubuhnya.

Ruve merasakan tubuhnya melayang. Dan tak lama Gen masuk dalam ruangan itu. Ia melihat cahaya terang disana.

"RUVE!"

"AARGHH …" 

"RUVE!" Gen berteriak, ia melihat sinar kekuningan yang masuk melalui mulut Ruve yang berteriak itu.

Tubuh Gen kaku, ia tak bisa menggerakkan tubuhnya sendiri. Ia ingin sekali menolong Ruve.

Berkali ia meneriakkan nama temannya itu. Namun tetap saja ia tak dapat menggerakkannya. 

Hingga pedaran itu menghilang, juga tubuh Ruve yang meluruh di tanah begitupun dengan Gen yang ikut tak sadarkan diri.

 

Tbc.

Episodes
1 Bab 1. Pertemuan
2 Bab 2. Teman Lama
3 Bab 3. Buat Aku Jatuh Cinta
4 Bab 4. Gunung Aranea
5 Bab 5. Makan Malam
6 Bab 6. Mencari Si Pembuat Liontin
7 Bab 7. Pemilik Liontin
8 Bab 8. Informasi Kecil
9 Bab 9. Musuh Bebuyutan
10 Bab 10. Jebakan Hutan Gatal
11 Bab 11. Kembali ke Garden Angel
12 Bab 12. Melibas Tempat Yordal
13 Bab 13. Serbuk Berkilau
14 Bab 14. Efek Serbuk Berkilau
15 Bab 15. Persembunyian Yang Di Ketahui
16 Bab 16. Rasa Sendu dan Kekuatan yang Kembali
17 Bab 17. Bunga Mopia
18 Bab 18. Dona
19 Bab. 19 BlackMud
20 Bab 20. Lavender
21 Bab 21. Lavender 2
22 Bab 22. Banjir Bandang
23 Bab 23. Tanaman Ploppy
24 Bab 24. Penjaga Gunung Rosemary
25 Bab 25. Kencan Yang Ternyata Romantis
26 Bab 26. Informasi Baru
27 Bab 27. Dalton
28 Bab 28. Lembah Abadi
29 Bab 29. Kenny si kura-kura tua
30 Bab 30. Kolam Sutra
31 Bab 31. Cahaya Ilusi, Buku dan Gilberto
32 Bab 32. Tiga Penyusup Berbahaya
33 Bab 33. Buku Tebal Sampul Hitam Milik Gilberto
34 Bab 34. Lingkaran Hitam
35 Bab 35. Lingkaran Hitam babak 2
36 Bab 36. Hutan Lumut
37 Bab 37. Golum
38 Bab 38. Racun Golum
39 Bab 39. Riset Gilberto
40 Bab 40. Bandit Yang Tak Mau Disebut Bandit
41 Bab 41. Rumor
42 Bab 42. Korban ke-3
43 Bab 43. Perjanjian Ruve
44 Bab 44. Meminjam Tubuh
45 Bab 45. Ruve Mengiri
46 Bab 46. Kegilaan
47 Bab 47. Korban Pemaksaan
48 Bab 48. Perjalanan Ruve
49 Bab 49. Danau Sorrow
50 Bab 50. Rooth
51 Bab 51. Akar Bulkie
52 Bab 52. Tercenung
53 Bab 53. Salah Tingkah Bukan Karna Dia
54 Bab 54. Kesalahpahaman Yang Terselesaikan
55 Bab 55. Mateo Menculik Ruve
56 Bab 56. Mengejar Mateo
57 Bab 57. Pulang ke Rumah Gma Mima
58 Bab 58. Ruve Sadar
59 Bab 59. Rindu
60 Bab 60. Phoenix Way
61 Bab 61. Meringkus Klan Hyena
62 Bab 62. Mateo Kembali Kabur
63 Bab 63. Gen Menghilang
64 Bab 64. Perjamuan
65 Bab 65. Sosok Derik
66 Bab 66. Araria
67 Bab 67. Kenyataan
68 Bab 68. Risau
69 Bab 69. Menuju Desa Lamerda
70 Bab 70. Desa Lamerda dan Yara
71 Bab 71. Hampir Terkejar, Hampir.
72 Bab 72. Kastil Tengah Hutan
73 Bab 73. Dragon Eye
74 Bab 74. Menyelinap
75 Bab 75. Kembali ke Kerajaan Elf
76 Bab 76. Persiapan perang
77 Bab 77. Perang dengan Kelompok Pemberontak Haye
78 Bab 78. Perang dengan Kelompok Pemberongak Haye 2
79 Bab 79. Perang dengan Kelompok Pemberontak Haye 3
80 Bab 80. Spesial dan sensual menjadi Spesual
81 Bab 81. Hubungan Terbongkar
82 Bab 82. Desa Ceraz Viper, Desa dalam Desa
83 bab 83. Oderaa
84 Bab 84. Babat Habis
85 Bab 85. Pemberontakan atau Simulasi Pemberontakan?
86 Bab 86. Romansa dan Penyesalan
87 Bab 87. Kembali Bersama
88 Bab 88. Cemburu
89 Bab 89. Kisah Lotta Logan
90 Bab 90. Kisah Lotta dan Logan 2
91 Bab 91. Malam yang Menyenangkan
92 Bab 92. Kedatangan Keluarga Elves ke Ceraz Viper
93 Bab 93. Kebahagiaan yang Membuncang
94 Bab 94. Kisah Yara Alejandro
95 Bab 95. Kisah Yara Alejandro 2
96 Bab 96. Kisah Yara Alejandro 3
97 Bab 97. Kisah Yara Alejandro 4
98 Bab 98. Kisah Yara Alejandro 5
99 Bab 99. Kisah Yara Alejandro 6
100 Bab 100. Kisah Yara Alejandro 7
101 Bab 101. Kisah Yara Alejandro 8
102 Bab 102. Kisah Yara Alejandro 9
103 Bab 103. Kisah Yara Alejandro 10
104 Bab 104. Kisah Yara Alejandro 11
105 Bab 105. Yara dan Alejandro 12
106 Bab 106. Yara dan Alejandro 13
107 Bab 107. Kisah Yara Alejandro 14
108 Bab 108. Kisah Yara Alejandro 15
109 Bab 109. Kisah Yara Alejandro 16
110 Bab 110. Kisah Yara Alejandro 17
111 Bab 111. Kisah Yara Alejandro 18
112 Bab 112. Kisah Yara Alejandro 19
113 Bab 113. Kisah Yara Alejandro 20
114 Bab 114. Kisah Yara Alejandro 21
115 Bab 115. Kisah Yara Alejandro 22
116 Bab 116. Kisah Yara Alejandro 23
117 Bab 117. Kisah Yara Alejandro 24
118 Bab 118. Kisah Yara Alejandro 25
119 Bab 119. Kisah Yara Alejandro 26
120 Bab 120. Kisah Yara Alejandro 27
121 Bab 121. Kisah Yara Alejandro 28
122 Bab 122. Kisah Yara Alejandro 29
123 Bab 123. Kisah Yara Alejandro 30
124 Bab 124. Kisah Yara Alejandro 31
125 Bab 125 Kidah Yara Alejandro 32
126 Bab 126. Kisah Yara Alejandro 33
127 Bab 127. Kisah Yara Alejandro 34
128 Bab 128 Kisah Yara Alejandro 35
129 Bab 129. Kisah Yara Alejandro 36
130 Bab 130. Kisah Yara Alejandro 37
131 Bab 131. Kisah Yara Alejandro 38
132 Bab 132. Kisah Yara Alejandro 39
133 Bab 133. Kisah Yara Alejandro 40
134 Bab 134. Kisah Yara Alejandro 41
135 Bab 135. Kisah Yara Alejandro 42
136 Bab 136. Kisah Yara Alejandro 43
Episodes

Updated 136 Episodes

1
Bab 1. Pertemuan
2
Bab 2. Teman Lama
3
Bab 3. Buat Aku Jatuh Cinta
4
Bab 4. Gunung Aranea
5
Bab 5. Makan Malam
6
Bab 6. Mencari Si Pembuat Liontin
7
Bab 7. Pemilik Liontin
8
Bab 8. Informasi Kecil
9
Bab 9. Musuh Bebuyutan
10
Bab 10. Jebakan Hutan Gatal
11
Bab 11. Kembali ke Garden Angel
12
Bab 12. Melibas Tempat Yordal
13
Bab 13. Serbuk Berkilau
14
Bab 14. Efek Serbuk Berkilau
15
Bab 15. Persembunyian Yang Di Ketahui
16
Bab 16. Rasa Sendu dan Kekuatan yang Kembali
17
Bab 17. Bunga Mopia
18
Bab 18. Dona
19
Bab. 19 BlackMud
20
Bab 20. Lavender
21
Bab 21. Lavender 2
22
Bab 22. Banjir Bandang
23
Bab 23. Tanaman Ploppy
24
Bab 24. Penjaga Gunung Rosemary
25
Bab 25. Kencan Yang Ternyata Romantis
26
Bab 26. Informasi Baru
27
Bab 27. Dalton
28
Bab 28. Lembah Abadi
29
Bab 29. Kenny si kura-kura tua
30
Bab 30. Kolam Sutra
31
Bab 31. Cahaya Ilusi, Buku dan Gilberto
32
Bab 32. Tiga Penyusup Berbahaya
33
Bab 33. Buku Tebal Sampul Hitam Milik Gilberto
34
Bab 34. Lingkaran Hitam
35
Bab 35. Lingkaran Hitam babak 2
36
Bab 36. Hutan Lumut
37
Bab 37. Golum
38
Bab 38. Racun Golum
39
Bab 39. Riset Gilberto
40
Bab 40. Bandit Yang Tak Mau Disebut Bandit
41
Bab 41. Rumor
42
Bab 42. Korban ke-3
43
Bab 43. Perjanjian Ruve
44
Bab 44. Meminjam Tubuh
45
Bab 45. Ruve Mengiri
46
Bab 46. Kegilaan
47
Bab 47. Korban Pemaksaan
48
Bab 48. Perjalanan Ruve
49
Bab 49. Danau Sorrow
50
Bab 50. Rooth
51
Bab 51. Akar Bulkie
52
Bab 52. Tercenung
53
Bab 53. Salah Tingkah Bukan Karna Dia
54
Bab 54. Kesalahpahaman Yang Terselesaikan
55
Bab 55. Mateo Menculik Ruve
56
Bab 56. Mengejar Mateo
57
Bab 57. Pulang ke Rumah Gma Mima
58
Bab 58. Ruve Sadar
59
Bab 59. Rindu
60
Bab 60. Phoenix Way
61
Bab 61. Meringkus Klan Hyena
62
Bab 62. Mateo Kembali Kabur
63
Bab 63. Gen Menghilang
64
Bab 64. Perjamuan
65
Bab 65. Sosok Derik
66
Bab 66. Araria
67
Bab 67. Kenyataan
68
Bab 68. Risau
69
Bab 69. Menuju Desa Lamerda
70
Bab 70. Desa Lamerda dan Yara
71
Bab 71. Hampir Terkejar, Hampir.
72
Bab 72. Kastil Tengah Hutan
73
Bab 73. Dragon Eye
74
Bab 74. Menyelinap
75
Bab 75. Kembali ke Kerajaan Elf
76
Bab 76. Persiapan perang
77
Bab 77. Perang dengan Kelompok Pemberontak Haye
78
Bab 78. Perang dengan Kelompok Pemberongak Haye 2
79
Bab 79. Perang dengan Kelompok Pemberontak Haye 3
80
Bab 80. Spesial dan sensual menjadi Spesual
81
Bab 81. Hubungan Terbongkar
82
Bab 82. Desa Ceraz Viper, Desa dalam Desa
83
bab 83. Oderaa
84
Bab 84. Babat Habis
85
Bab 85. Pemberontakan atau Simulasi Pemberontakan?
86
Bab 86. Romansa dan Penyesalan
87
Bab 87. Kembali Bersama
88
Bab 88. Cemburu
89
Bab 89. Kisah Lotta Logan
90
Bab 90. Kisah Lotta dan Logan 2
91
Bab 91. Malam yang Menyenangkan
92
Bab 92. Kedatangan Keluarga Elves ke Ceraz Viper
93
Bab 93. Kebahagiaan yang Membuncang
94
Bab 94. Kisah Yara Alejandro
95
Bab 95. Kisah Yara Alejandro 2
96
Bab 96. Kisah Yara Alejandro 3
97
Bab 97. Kisah Yara Alejandro 4
98
Bab 98. Kisah Yara Alejandro 5
99
Bab 99. Kisah Yara Alejandro 6
100
Bab 100. Kisah Yara Alejandro 7
101
Bab 101. Kisah Yara Alejandro 8
102
Bab 102. Kisah Yara Alejandro 9
103
Bab 103. Kisah Yara Alejandro 10
104
Bab 104. Kisah Yara Alejandro 11
105
Bab 105. Yara dan Alejandro 12
106
Bab 106. Yara dan Alejandro 13
107
Bab 107. Kisah Yara Alejandro 14
108
Bab 108. Kisah Yara Alejandro 15
109
Bab 109. Kisah Yara Alejandro 16
110
Bab 110. Kisah Yara Alejandro 17
111
Bab 111. Kisah Yara Alejandro 18
112
Bab 112. Kisah Yara Alejandro 19
113
Bab 113. Kisah Yara Alejandro 20
114
Bab 114. Kisah Yara Alejandro 21
115
Bab 115. Kisah Yara Alejandro 22
116
Bab 116. Kisah Yara Alejandro 23
117
Bab 117. Kisah Yara Alejandro 24
118
Bab 118. Kisah Yara Alejandro 25
119
Bab 119. Kisah Yara Alejandro 26
120
Bab 120. Kisah Yara Alejandro 27
121
Bab 121. Kisah Yara Alejandro 28
122
Bab 122. Kisah Yara Alejandro 29
123
Bab 123. Kisah Yara Alejandro 30
124
Bab 124. Kisah Yara Alejandro 31
125
Bab 125 Kidah Yara Alejandro 32
126
Bab 126. Kisah Yara Alejandro 33
127
Bab 127. Kisah Yara Alejandro 34
128
Bab 128 Kisah Yara Alejandro 35
129
Bab 129. Kisah Yara Alejandro 36
130
Bab 130. Kisah Yara Alejandro 37
131
Bab 131. Kisah Yara Alejandro 38
132
Bab 132. Kisah Yara Alejandro 39
133
Bab 133. Kisah Yara Alejandro 40
134
Bab 134. Kisah Yara Alejandro 41
135
Bab 135. Kisah Yara Alejandro 42
136
Bab 136. Kisah Yara Alejandro 43

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!