Bab 12. Melibas Tempat Yordal

Ruve dan Elves memantau keadaan, hingga kesempatan menyerang datang. Tengah malam, mereka sudah datang ke tempat Yordal. Disana penjagaannya ketat.

"Ayo serang!" Dengan cepat Ruve menarik kerah belakang Gen yang tidak sabaran. "Sabar!" Desis Ruve menakutkan. Ia mengancam Gen dengan mengeluarkan rantai hitamnya.

Decakan terdengar. Iaya lelaki itu sudah sembuh berkat obat dari Emma yang Elves racikan. Dan dengan memaksa ikut dalam misi ini. Menggempur tempat Yordal.

Bukan hanya Gen disana juga ada Fanta dan Tony. Entah apa yang ada dalam pikiran kedua orang itu. Fanta yang jelas mantan anggota yang berkhianat. Sekarang juga berkhianat katanya memberi alasan agar diperbolehkan ikut.

Sedangkan Tony harus sampai menutup penginapannya. Dengan alasan ia memiliki dendam pribadi pada bandit-bandit yang pernah membuat onar di penginapannya, Elves dan Ruve akhirnya menyetujui mereka ikut.

Dari Fanta juga mereka tahu berbagai informasi yang membantu mereka. Seperti, Denah tata letak kelompok iti tinggal, tak pernah berubah. Walau mereka nomaden, tapi untuk tata letak di dalam lingkungan tempat tinggal mereka tak berubah.

Juga dengan jadwal penjagaan. Juga siapa saja yang berjaga. Fanta menerangkannya dengan detail. Fanya memiliki ingatan yang baik. Dan melihat ternyata ucapannya benar. Ia melirik Ruve dan mengangguk.

Ruve mendapatkan kode itu. Ruve menaikan kain pada hidungnya menutupi wajahnya setengah, yang diikuti oleh lainnya, gerakan kepalanya mengangguk, Mengomandokan yang lain untuk bergerak mengerjakan tugasnya masing-masing.

Fanta dan Tony, ia berjaga di luar tempat persembunyian Yordal, untuk memantau siapa nanti yang meminta bantuannya.

Kedua lelaki itu berpencar. Masuk dari berbagai cela yang sudah Fanta sebutkan. Ruve berlari ke arah samping depan. Ia menjulurkan rantai hitamnya. Dan membantunya melompati kayu tebal itu.

Mereka menggunakan goggles yang Elves dapatkan dari seorang teman dengan sebutan peneliti ilegal jika mereka berada didunia manusia.

Goggles yang membantu melihat dalam gelap. Euve melihat beberapa penjaga, dengan rantainya, ia menghantam kepala para penjaga hingga tak sadarkan diri.

Lalu menyeret para penjaga itu. Mengikatnya dan menyembunyikannya.

Lengkahnya melambat saat ia mendengar langkah kaki lain. Mendekat padanya. Ruve bersembunyi. Tanpa basa-basi ia hantamkan ujung rantai yang berbentuk bola besi dan bandit itu tak sadarkan diri.

Ia menyeret bandit itu ke tempat persembunyiannya. Elves tak kalah sadis ia langsung meluncurkan panahnya dan menewaskan para bandit.

Yang paling brutal adalah Gen, ia menyerang bukan dengan cara diam-diam namun ia melangkah dengan percaya diri dan berani. Menebas para penjaga yang menghalanginya. Dan membuat rencana Ruve berantakan.

Ruve menghembuskan nafas kesal. Semakin banyak bandit yang menyerang Gen. Mau tak mau Ruve dan Elves keluar.

"Siapa kalian!" Seorang bandit. Ia agak takut. 

"Banyak tanya" Gen menebasnya. Mendengar cerita Tony dan Fanta tentang mereka bandit yang meresahkan desa. Dan sanggup membunuh anak kecil. Kemarahan Ruve, Elves dan Gen mencapai titik murka.

Dan sekarang adalah pembalasan.

"Laporkan cepat pada ketua dan b—-" dan panah menembus kepala bandit yang memerintahkan bawahannya. 

"Sana laporkan bilang Ruve datang!" Bandit itu gemetaran, ia terduduk di tanah dengan mengangguk, lalu merangkak cepat berlari masuk kedalam.

Ruve melipat tangannya menunggu Yordal keluar dari sarangnya. Sedangkan Elves dan Gen menyerang bandit-bandit yang tak habis. Suara tabrakan pedang nyaring terdengar.

"BERANI SEKALI KAU DERIK!" Yordal wanita itu murka. Ruve berani sekali mengobrak abrik tempatnya. Yordal dikelilingi oleh banyaknya penjaga untuk dirinya.

"Keluar juga kau dari sarangmu"

"Kerahkan semua penjaga! Dan tangkap wanita itu untukku" perintah Yordal.

Dayang-dayangnya menyiapkan kursi untuk Yordal duduk. Ia duduk, meremehkan tim Ruve. "Baron! Bawakan aku kepala mereka!" Perintahnya lagi. Baron yang adalah kaki tangannya, mengangguk dan maju. Ia melawan Gen.

Baron menyerang Gen, pedang mereka saling mengadu, kekuatan  besar membuat Gen mundur.

Elves mengambil busur panahnya dan merapalkan mantra pada busurnya. Ia menggambarkan sigil dan menambahkannya pada pedang Gen.

Petir menyambar dengan keras. Pantulan kilat itu terjadi dari tabrakan antara pedang Gen yang mendapat kekuatan tambahan dari busur panah milik Elves.

Pedang Gen mengeluarkan sinar kekuningan, bukan hanya pedang tapi tubuh Gen mendapatkan kekuatan yang mengalir dari pedang yang ia genggam.

"YAAHHOO" Gen merasa tubuhnya meringan. Dengan percaya diri. Ia melangkah perlahan dan menjadi berlari ke Baron.

Baron menangkis dan menahan pedang Gen yang menyerangnya dengan pedangnya, ia dapat merasakan kekuatan besar, ia terlalu terkejut dan tak sempat kabur. "Tak sempat kabur seperti siang tadi eh!" Senyum mengejek Gen.

KRAK!

Pedang Baron mulai tidak bisa menahan kekuatan pedang Gen. Pedang Baron mulai retak.

Dan semakin lama retakannya memanjang,

DOOM!

"ARK!"

"Aaaa!"

"Aaaa!"

Ledakan terjadi, pedang Baron hancur lebur, Baron terhempas hingga tubuhnya membentur tiang rumah. Baron tergeletak tak sadarkan diri.

Yordal berdiri dari duduknya. Tangan saling meremas. "Tidak Mungkin!" Gumamnya. Para dayang Yordal sudah menyelamatkan diri mereka sendiri. Meninggalkan Yordal sendiri.

Ruve perlahan mendekat. Rantainya ia julurkan. Namun Yordal bukan tipe yang akan takut melawan.

Ia menggunakan Armournya yang ia dapatkan dari Phoenix Way. Wajahnya berubah menjadi burung bangkai, tubuhnya masih humanoid.

Ruve mendengus. Mengarahkan rantai hitamnya pada Yordal, wanita burung bangkai itu mengambil sesuatu dari kantong. 

Dan ia memperbesarnya. Menjadikannya alat penghancur. Yordal mengarahkan telunjuknya pada besi penyanggah rumah, besi besar itu melayang ke arah penghancur yang gerigi dan melu matnya hingga habis.

Elves merasakan Ruve mulai melemah, dan ini tak baik bagi mereka. Elves melayangkan kode bantuan. Rantai jari Ruve ditarik kuat mengarah ke benda itu. Ruve menahan kekuatan besar yang berupaya menariknya.

Keringatnya mulai bercucuran, tidak bisa pikirnya, ia tak tahan lagi, kekuatannya semakin melemah.

"Ruve!" Gen akan mendekat,

"Jangan mendekat" Ruve memperingatkan Gen, tak ikut campur.

"Kau akan mati disini derik!" Ucap Yordal Jumawa. Tawa kencang. Akhirnya ia bisa mengalahkan musuhnya.

"Ahahaha … jelek sekali tampangmu itu!" Yordal menarik Ruve, ia menambahkan kekuatannya. Tapi ia kesusahan. Ruve menahan dirinya.

"Elves kami datang" Tony mendekat dengan Fanta.

Krack!

Krack!

Krack!

"Ruve …"

"AHAHAHAHA … Sudahlah menyerah saja" olok Yordal.

"Elves di buku Emma, ada sihir aliran listrik, kau sudah menguasainya?" Elves mengangguk, namun ia sendiri kelelahan.

"Aku dan Tony akan membantumu, salurkan kekuatan kita pada Ruve!" Elves menggerakan tangannya, ia membuat pentagram di udara. Pentagram itu bersinar terang.

Fanta dan Tony berada di belakang punggung Elves. Gen melawan bandit-bandit yang akan menyerang Fanta dan Tony.

Sigil itu berubah membentuk panah, Elves sudah bersiap dengan busur di tangannya, Elves membidik tubuh Ruve yang mulai limbung. Dan melepaskan panah sigil itu

Busur sigil itu meluncur pada punggung Ruve ia masuk dan melebur dengan tubuh Ruve, ia tersentak, melayang lalu kedua kakinya menapak ke tanah dengan kuat. Ia merasakan tubuhnya kembali bertenaga.

Ia seperti mendapat bisikan untuk memfokuskan kekuatannya pada rantai di jari-jarinya.

Ruve melakukannya.

ZRRTT TRTRR

Aliran listrik dengan kekuatan besar mengalir di rantai Ruve. Menuju alat penghancur.

DOOM!

DOOM!

"HAAAGRH!" teriakan melengking dari Yordal yang terdorong keras akibat ledakan besar dari alat penghancur itu, tubuhnya terseret hingga jauh dan kemudian menatap batu besar. Dayang-dayangnya tak ada yang berani membantunya. Mereka bersembunyi dengan ketakutan.

"Ark!"

Tubuh Yordal masih bergerak, pipinya tersayat, juga pelipisnya yang mengalir darah segar.

Ruve dengan wajah kusut dan rambut berantakannya, langkah perlahan. Kekuatannya masih ada. Ia mencengkram dagu Yordal.

"Gen bawa aku bawa wanita ini" ia melepaskan dagu Yordal yang jatuh tergeletak tak sadarkan diri.

"Buat apa? Tinggalkan saja" Gen mengangkat Yordal layaknya karung.

"Kita masih perlu, ia pasti punya informasi bagus" Ruve keluar dari tempat tinggal para bandit yang sudah terbakar habis.

Tbc.

Episodes
1 Bab 1. Pertemuan
2 Bab 2. Teman Lama
3 Bab 3. Buat Aku Jatuh Cinta
4 Bab 4. Gunung Aranea
5 Bab 5. Makan Malam
6 Bab 6. Mencari Si Pembuat Liontin
7 Bab 7. Pemilik Liontin
8 Bab 8. Informasi Kecil
9 Bab 9. Musuh Bebuyutan
10 Bab 10. Jebakan Hutan Gatal
11 Bab 11. Kembali ke Garden Angel
12 Bab 12. Melibas Tempat Yordal
13 Bab 13. Serbuk Berkilau
14 Bab 14. Efek Serbuk Berkilau
15 Bab 15. Persembunyian Yang Di Ketahui
16 Bab 16. Rasa Sendu dan Kekuatan yang Kembali
17 Bab 17. Bunga Mopia
18 Bab 18. Dona
19 Bab. 19 BlackMud
20 Bab 20. Lavender
21 Bab 21. Lavender 2
22 Bab 22. Banjir Bandang
23 Bab 23. Tanaman Ploppy
24 Bab 24. Penjaga Gunung Rosemary
25 Bab 25. Kencan Yang Ternyata Romantis
26 Bab 26. Informasi Baru
27 Bab 27. Dalton
28 Bab 28. Lembah Abadi
29 Bab 29. Kenny si kura-kura tua
30 Bab 30. Kolam Sutra
31 Bab 31. Cahaya Ilusi, Buku dan Gilberto
32 Bab 32. Tiga Penyusup Berbahaya
33 Bab 33. Buku Tebal Sampul Hitam Milik Gilberto
34 Bab 34. Lingkaran Hitam
35 Bab 35. Lingkaran Hitam babak 2
36 Bab 36. Hutan Lumut
37 Bab 37. Golum
38 Bab 38. Racun Golum
39 Bab 39. Riset Gilberto
40 Bab 40. Bandit Yang Tak Mau Disebut Bandit
41 Bab 41. Rumor
42 Bab 42. Korban ke-3
43 Bab 43. Perjanjian Ruve
44 Bab 44. Meminjam Tubuh
45 Bab 45. Ruve Mengiri
46 Bab 46. Kegilaan
47 Bab 47. Korban Pemaksaan
48 Bab 48. Perjalanan Ruve
49 Bab 49. Danau Sorrow
50 Bab 50. Rooth
51 Bab 51. Akar Bulkie
52 Bab 52. Tercenung
53 Bab 53. Salah Tingkah Bukan Karna Dia
54 Bab 54. Kesalahpahaman Yang Terselesaikan
55 Bab 55. Mateo Menculik Ruve
56 Bab 56. Mengejar Mateo
57 Bab 57. Pulang ke Rumah Gma Mima
58 Bab 58. Ruve Sadar
59 Bab 59. Rindu
60 Bab 60. Phoenix Way
61 Bab 61. Meringkus Klan Hyena
62 Bab 62. Mateo Kembali Kabur
63 Bab 63. Gen Menghilang
64 Bab 64. Perjamuan
65 Bab 65. Sosok Derik
66 Bab 66. Araria
67 Bab 67. Kenyataan
68 Bab 68. Risau
69 Bab 69. Menuju Desa Lamerda
70 Bab 70. Desa Lamerda dan Yara
71 Bab 71. Hampir Terkejar, Hampir.
72 Bab 72. Kastil Tengah Hutan
73 Bab 73. Dragon Eye
74 Bab 74. Menyelinap
75 Bab 75. Kembali ke Kerajaan Elf
76 Bab 76. Persiapan perang
77 Bab 77. Perang dengan Kelompok Pemberontak Haye
78 Bab 78. Perang dengan Kelompok Pemberongak Haye 2
79 Bab 79. Perang dengan Kelompok Pemberontak Haye 3
80 Bab 80. Spesial dan sensual menjadi Spesual
81 Bab 81. Hubungan Terbongkar
82 Bab 82. Desa Ceraz Viper, Desa dalam Desa
83 bab 83. Oderaa
84 Bab 84. Babat Habis
85 Bab 85. Pemberontakan atau Simulasi Pemberontakan?
86 Bab 86. Romansa dan Penyesalan
87 Bab 87. Kembali Bersama
88 Bab 88. Cemburu
89 Bab 89. Kisah Lotta Logan
90 Bab 90. Kisah Lotta dan Logan 2
91 Bab 91. Malam yang Menyenangkan
92 Bab 92. Kedatangan Keluarga Elves ke Ceraz Viper
93 Bab 93. Kebahagiaan yang Membuncang
94 Bab 94. Kisah Yara Alejandro
95 Bab 95. Kisah Yara Alejandro 2
96 Bab 96. Kisah Yara Alejandro 3
97 Bab 97. Kisah Yara Alejandro 4
98 Bab 98. Kisah Yara Alejandro 5
99 Bab 99. Kisah Yara Alejandro 6
100 Bab 100. Kisah Yara Alejandro 7
101 Bab 101. Kisah Yara Alejandro 8
102 Bab 102. Kisah Yara Alejandro 9
103 Bab 103. Kisah Yara Alejandro 10
104 Bab 104. Kisah Yara Alejandro 11
105 Bab 105. Yara dan Alejandro 12
106 Bab 106. Yara dan Alejandro 13
107 Bab 107. Kisah Yara Alejandro 14
108 Bab 108. Kisah Yara Alejandro 15
109 Bab 109. Kisah Yara Alejandro 16
110 Bab 110. Kisah Yara Alejandro 17
111 Bab 111. Kisah Yara Alejandro 18
112 Bab 112. Kisah Yara Alejandro 19
113 Bab 113. Kisah Yara Alejandro 20
114 Bab 114. Kisah Yara Alejandro 21
115 Bab 115. Kisah Yara Alejandro 22
116 Bab 116. Kisah Yara Alejandro 23
117 Bab 117. Kisah Yara Alejandro 24
118 Bab 118. Kisah Yara Alejandro 25
119 Bab 119. Kisah Yara Alejandro 26
120 Bab 120. Kisah Yara Alejandro 27
121 Bab 121. Kisah Yara Alejandro 28
122 Bab 122. Kisah Yara Alejandro 29
123 Bab 123. Kisah Yara Alejandro 30
124 Bab 124. Kisah Yara Alejandro 31
125 Bab 125 Kidah Yara Alejandro 32
126 Bab 126. Kisah Yara Alejandro 33
127 Bab 127. Kisah Yara Alejandro 34
128 Bab 128 Kisah Yara Alejandro 35
129 Bab 129. Kisah Yara Alejandro 36
130 Bab 130. Kisah Yara Alejandro 37
131 Bab 131. Kisah Yara Alejandro 38
132 Bab 132. Kisah Yara Alejandro 39
133 Bab 133. Kisah Yara Alejandro 40
134 Bab 134. Kisah Yara Alejandro 41
135 Bab 135. Kisah Yara Alejandro 42
136 Bab 136. Kisah Yara Alejandro 43
Episodes

Updated 136 Episodes

1
Bab 1. Pertemuan
2
Bab 2. Teman Lama
3
Bab 3. Buat Aku Jatuh Cinta
4
Bab 4. Gunung Aranea
5
Bab 5. Makan Malam
6
Bab 6. Mencari Si Pembuat Liontin
7
Bab 7. Pemilik Liontin
8
Bab 8. Informasi Kecil
9
Bab 9. Musuh Bebuyutan
10
Bab 10. Jebakan Hutan Gatal
11
Bab 11. Kembali ke Garden Angel
12
Bab 12. Melibas Tempat Yordal
13
Bab 13. Serbuk Berkilau
14
Bab 14. Efek Serbuk Berkilau
15
Bab 15. Persembunyian Yang Di Ketahui
16
Bab 16. Rasa Sendu dan Kekuatan yang Kembali
17
Bab 17. Bunga Mopia
18
Bab 18. Dona
19
Bab. 19 BlackMud
20
Bab 20. Lavender
21
Bab 21. Lavender 2
22
Bab 22. Banjir Bandang
23
Bab 23. Tanaman Ploppy
24
Bab 24. Penjaga Gunung Rosemary
25
Bab 25. Kencan Yang Ternyata Romantis
26
Bab 26. Informasi Baru
27
Bab 27. Dalton
28
Bab 28. Lembah Abadi
29
Bab 29. Kenny si kura-kura tua
30
Bab 30. Kolam Sutra
31
Bab 31. Cahaya Ilusi, Buku dan Gilberto
32
Bab 32. Tiga Penyusup Berbahaya
33
Bab 33. Buku Tebal Sampul Hitam Milik Gilberto
34
Bab 34. Lingkaran Hitam
35
Bab 35. Lingkaran Hitam babak 2
36
Bab 36. Hutan Lumut
37
Bab 37. Golum
38
Bab 38. Racun Golum
39
Bab 39. Riset Gilberto
40
Bab 40. Bandit Yang Tak Mau Disebut Bandit
41
Bab 41. Rumor
42
Bab 42. Korban ke-3
43
Bab 43. Perjanjian Ruve
44
Bab 44. Meminjam Tubuh
45
Bab 45. Ruve Mengiri
46
Bab 46. Kegilaan
47
Bab 47. Korban Pemaksaan
48
Bab 48. Perjalanan Ruve
49
Bab 49. Danau Sorrow
50
Bab 50. Rooth
51
Bab 51. Akar Bulkie
52
Bab 52. Tercenung
53
Bab 53. Salah Tingkah Bukan Karna Dia
54
Bab 54. Kesalahpahaman Yang Terselesaikan
55
Bab 55. Mateo Menculik Ruve
56
Bab 56. Mengejar Mateo
57
Bab 57. Pulang ke Rumah Gma Mima
58
Bab 58. Ruve Sadar
59
Bab 59. Rindu
60
Bab 60. Phoenix Way
61
Bab 61. Meringkus Klan Hyena
62
Bab 62. Mateo Kembali Kabur
63
Bab 63. Gen Menghilang
64
Bab 64. Perjamuan
65
Bab 65. Sosok Derik
66
Bab 66. Araria
67
Bab 67. Kenyataan
68
Bab 68. Risau
69
Bab 69. Menuju Desa Lamerda
70
Bab 70. Desa Lamerda dan Yara
71
Bab 71. Hampir Terkejar, Hampir.
72
Bab 72. Kastil Tengah Hutan
73
Bab 73. Dragon Eye
74
Bab 74. Menyelinap
75
Bab 75. Kembali ke Kerajaan Elf
76
Bab 76. Persiapan perang
77
Bab 77. Perang dengan Kelompok Pemberontak Haye
78
Bab 78. Perang dengan Kelompok Pemberongak Haye 2
79
Bab 79. Perang dengan Kelompok Pemberontak Haye 3
80
Bab 80. Spesial dan sensual menjadi Spesual
81
Bab 81. Hubungan Terbongkar
82
Bab 82. Desa Ceraz Viper, Desa dalam Desa
83
bab 83. Oderaa
84
Bab 84. Babat Habis
85
Bab 85. Pemberontakan atau Simulasi Pemberontakan?
86
Bab 86. Romansa dan Penyesalan
87
Bab 87. Kembali Bersama
88
Bab 88. Cemburu
89
Bab 89. Kisah Lotta Logan
90
Bab 90. Kisah Lotta dan Logan 2
91
Bab 91. Malam yang Menyenangkan
92
Bab 92. Kedatangan Keluarga Elves ke Ceraz Viper
93
Bab 93. Kebahagiaan yang Membuncang
94
Bab 94. Kisah Yara Alejandro
95
Bab 95. Kisah Yara Alejandro 2
96
Bab 96. Kisah Yara Alejandro 3
97
Bab 97. Kisah Yara Alejandro 4
98
Bab 98. Kisah Yara Alejandro 5
99
Bab 99. Kisah Yara Alejandro 6
100
Bab 100. Kisah Yara Alejandro 7
101
Bab 101. Kisah Yara Alejandro 8
102
Bab 102. Kisah Yara Alejandro 9
103
Bab 103. Kisah Yara Alejandro 10
104
Bab 104. Kisah Yara Alejandro 11
105
Bab 105. Yara dan Alejandro 12
106
Bab 106. Yara dan Alejandro 13
107
Bab 107. Kisah Yara Alejandro 14
108
Bab 108. Kisah Yara Alejandro 15
109
Bab 109. Kisah Yara Alejandro 16
110
Bab 110. Kisah Yara Alejandro 17
111
Bab 111. Kisah Yara Alejandro 18
112
Bab 112. Kisah Yara Alejandro 19
113
Bab 113. Kisah Yara Alejandro 20
114
Bab 114. Kisah Yara Alejandro 21
115
Bab 115. Kisah Yara Alejandro 22
116
Bab 116. Kisah Yara Alejandro 23
117
Bab 117. Kisah Yara Alejandro 24
118
Bab 118. Kisah Yara Alejandro 25
119
Bab 119. Kisah Yara Alejandro 26
120
Bab 120. Kisah Yara Alejandro 27
121
Bab 121. Kisah Yara Alejandro 28
122
Bab 122. Kisah Yara Alejandro 29
123
Bab 123. Kisah Yara Alejandro 30
124
Bab 124. Kisah Yara Alejandro 31
125
Bab 125 Kidah Yara Alejandro 32
126
Bab 126. Kisah Yara Alejandro 33
127
Bab 127. Kisah Yara Alejandro 34
128
Bab 128 Kisah Yara Alejandro 35
129
Bab 129. Kisah Yara Alejandro 36
130
Bab 130. Kisah Yara Alejandro 37
131
Bab 131. Kisah Yara Alejandro 38
132
Bab 132. Kisah Yara Alejandro 39
133
Bab 133. Kisah Yara Alejandro 40
134
Bab 134. Kisah Yara Alejandro 41
135
Bab 135. Kisah Yara Alejandro 42
136
Bab 136. Kisah Yara Alejandro 43

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!