Bab 9. Musuh Bebuyutan

"Hei tenang, dude! Kita tak akan menyakitimu" Gen menatap lelaki tua itu.

"Murphy apa yang mereka lakukan padamu saat kau mengantarnya?" Tony mendekatinya. Dengan mengisyaratkan menggunakan gerakan tangan. Murphy menjelaskan.

"Ia bisu, tapi bisa mendengar dengan baik" Tony berbisik pada Gen. Gen hanya menatap tak mengerti. Terlihat gerakan dan emosi Murphy yang meluapkan perasaannya. Ekspresi wajahnya sangat menggambarkan tetapi Gen tak bisa mengerti.

"Apa yang ia katakan?" Bisikan Gen.

"Mereka awalnya memang dingin dan tidak menjawab akan kemana, lalu Murphy juga mendiamkan nya, saat sang gadis memberontak. Lelaki itu memukul sang gadis hingga pingsan." Jelas Tony.

"Murphy mencoba menolong tapi ia malah di serang oleh lelaki itu hingga ia dibuang dipinggir jalan sampai pingsan. Saat terbangun ia berjalan menyusuri jalanan yang pasti lelaki itu lewati ia melihat kereta kudanya ada disana dan sudah tak terlihat sang gadis dan lelaki itu." Lanjut Tony yang menerjemahkan bahasa tangan Murphy.

Tony memiliki penginapan dan ia belajar banyak dari tamu-tamu penginapannya. Salah satunya bahasa isyarat.

"Jadi ia tak tahu kemana gadis dan lelaki itu pergi?" Tony bertanya dan dijawab anggukan dengan Murphy.

"Bisa kau bawa aku dan temanku ke tempat terakhir menemukan kereta kudamu?" Murphy menjawab agak lama. Ia akan menunjukan tempatnya tapi keberatan jika mengantarkan.

Gen mengambil peluang yang ada. Ia mengangguk. Murphy memberitahu kemana mereka harus menuju.

Gen, Elves dan Ruve membeli 3 ekor kuda Murphy. Seharga tiga kantong emas. Dengan senang hati Murphy menjualnya.

Mereka menyiapkan perbekalan. Greodio dan Fanta juga Tony, turut membantu. Elves juga membawa buku Emma.

Keesokannya mereka pergi dari Garden Angel. Melanjutkan perjalanan mereka. Mereka sudah masuk jauh kedalam hutan tempat dimana Murphy dibuang.

Gen fokus pada peta yang Murphy buat. "Setelah ini kita ke arah barat dan melihat hutan oak disitu ia mendapatkan kembali kereta kudanya" monolog Gen, Ruve dan Elves mengamati sekitarnya.

Srak!

Ruve melirik ke arah suara berasal. Ternyata bukan hanya Ruve yang merasakan kehadiran orang lain disana.

Dan Gen menarik kendali kudanya. Di depannya sudah ada sekawanan orang dengan cadar.

"Mau kemana ini? Mungkin kami bisa bergabung" ucap para bandit. Gen mengernyit. Tak suka. Mereka menghentikan kuda mereka. Ingin tahu kemauan para bandit ini.

Ia melipat peta buagan Murphy dan mengantonginya. "Tersesat mungkin ketua," celetukan salah satu diantara mereka.

"Kalian tersesat? Wah tenang kami bisa bantu," salah satu anggota kelompok itu menarik kudanya berjalan ke arah Gen.

Ruve sudah siap dengan mantra untuk mengendalikan rantai pada jarinya.

Elves yang berada di paling belakang mendapatkan serangan. Seseorang menggelendot di atas dirinya dengan lehernya dijepit dengan betis?

"Ugh" Ruve mendengar suara di belakangnya refleks menengok dan dengan cepat mengarahkan rantai hitamnya ke bandit yang menjepit leher Elves.

Bandit itu menghindar dengan lincah, dari rantai Ruve. Mata Ruve menajam. Boleh juga pikir Ruve.

Jadi ia tak akan segan. Perkelahian pun pecah. Gen mengeluarkan pedangnya. Begitu dengan Elves dengan panahnya.

Mereka menyerang, dan mengejar para bandit yang suka sekali menghindar. Mereka sengaja digiring masuk lebih ke dalam hutan. Menjauh dari jalan yang biasa orang lalui.

Ruve, Elves dan Gen tak sadar. Mereka fokus untuk menyerang dalam perkelahian ini. Tapi satu titik Ruve mengenal gerakan targetnya. Ia pernah melawan bandit di depannya ini.

Gerakannya yang lincah dan kadang ceroboh. Tipikal perempuan yang ia kenal dan sangat membencinya. Namun apa mungkin? Yang ia tahu, seseorang itu, tak akan meninggalkan kandangnya.

Dan jika memang benar sosok yang ada di depannya ini seperti tebakannya, Ruve pun berhenti menyerang.

Ia mengamati sekitar. Pandangannya mengabur karena banyaknya bubuk-bubuk berterbangan. Ruve menggunakan pakaian tebal dari kepala hingga kaki ditutupi dengan kain tebal. Hanya mata yang terlihat. Sama halnya dengan Elves.

Dimana mereka sekarang. Pohon sekeliling mereka juga aneh. Pohonnya besar-besar dan lebat, juga ditumbuhi banyak benalu. Membuatnya tampak seperti brokoli raksasa.

Ruve menghentikan kudanya, ia merasakan perasaan tak enak. Ruve memberikan lirikan dan bisikan di sebelah Elves. Untuk berhenti menyerang.

"Aku merasa ada yang tak beres dengan hutan ini" bisiknya. Elves yang akan memanah, akhirnya menurunkan panahnya, ia ikut mengamati sekitarnya.

Ia berjalan mendekati satu pohon dan mengamati dedaunan pohon itu yang diatasnya terdapat serbuk.

Elves mencium dan memegang kemudian memerintahkan Ruve jangan sampai bubuk ini mengenai kulitnya.

Elves dan Ruve menjauh. Mereka keluar dari hutan itu. "Ruve mana Gen?" Ruve berdecak, ia baru menyadari Gen sudah jauh di depannya tadi mengejar para bandit yang menggiring mereka masuk kemari.

"Aku akan menyusul si darah panas itu"

"Pastikan semua tubuhmu tertutupi, gunakan ini untuk menutupi matamu" Elves memberinya goggles.

Ruve hanya menatap goggles ditangan Elves. Ia tersenyum. Senyum jenaka nan jahil. "Pakein" genitnya.

Ia sudah lupa soal kecemburuannya pada Fanta, ternyata Fanta naksir Tony. Mengetahui itu membuat hatinya lega. Ia kira Fanta adalah saingannya. Tak boleh ada yang menyainginya untuk merebut perhatian Elves! Ruve akan melibas siapa saja yang berani suka pada Elves.

Decakan terdengar dari bibir Elves. Lelaki itu kesal tapi ia tetap memakaikan goggles itu pada Ruve yang cengirannya melebar hingga matanya menyipit. Ia kesenangan.

"Woohh ada yang sedang saling merayu, kasihan yang satu itu, mungkin di dalam sana ia mati terserang gatal dan dua temannya disini asik bermesraan." Suara nyaring seorang perempuan menarik perhatian kedua sejoli itu.

"Yordal, sudah bisa keluar kandang rupanya dirimu" Ruve menebak dengan tepat. Perempuan licik, dan menganggapnya musuh itu tampak terkejut. Terlihat dari matanya yang melebar saat Ruve menyebut namanya.

Dan ia tak suka dengan senyum merendahkan yang Ruve berikan padanya. Ia mengepalkan tangannya pada kekangan kudanya.

Tbc.

Terpopuler

Comments

Nasnisnus

Nasnisnus

lebih enak kalo "pakaikan"

2022-11-16

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Pertemuan
2 Bab 2. Teman Lama
3 Bab 3. Buat Aku Jatuh Cinta
4 Bab 4. Gunung Aranea
5 Bab 5. Makan Malam
6 Bab 6. Mencari Si Pembuat Liontin
7 Bab 7. Pemilik Liontin
8 Bab 8. Informasi Kecil
9 Bab 9. Musuh Bebuyutan
10 Bab 10. Jebakan Hutan Gatal
11 Bab 11. Kembali ke Garden Angel
12 Bab 12. Melibas Tempat Yordal
13 Bab 13. Serbuk Berkilau
14 Bab 14. Efek Serbuk Berkilau
15 Bab 15. Persembunyian Yang Di Ketahui
16 Bab 16. Rasa Sendu dan Kekuatan yang Kembali
17 Bab 17. Bunga Mopia
18 Bab 18. Dona
19 Bab. 19 BlackMud
20 Bab 20. Lavender
21 Bab 21. Lavender 2
22 Bab 22. Banjir Bandang
23 Bab 23. Tanaman Ploppy
24 Bab 24. Penjaga Gunung Rosemary
25 Bab 25. Kencan Yang Ternyata Romantis
26 Bab 26. Informasi Baru
27 Bab 27. Dalton
28 Bab 28. Lembah Abadi
29 Bab 29. Kenny si kura-kura tua
30 Bab 30. Kolam Sutra
31 Bab 31. Cahaya Ilusi, Buku dan Gilberto
32 Bab 32. Tiga Penyusup Berbahaya
33 Bab 33. Buku Tebal Sampul Hitam Milik Gilberto
34 Bab 34. Lingkaran Hitam
35 Bab 35. Lingkaran Hitam babak 2
36 Bab 36. Hutan Lumut
37 Bab 37. Golum
38 Bab 38. Racun Golum
39 Bab 39. Riset Gilberto
40 Bab 40. Bandit Yang Tak Mau Disebut Bandit
41 Bab 41. Rumor
42 Bab 42. Korban ke-3
43 Bab 43. Perjanjian Ruve
44 Bab 44. Meminjam Tubuh
45 Bab 45. Ruve Mengiri
46 Bab 46. Kegilaan
47 Bab 47. Korban Pemaksaan
48 Bab 48. Perjalanan Ruve
49 Bab 49. Danau Sorrow
50 Bab 50. Rooth
51 Bab 51. Akar Bulkie
52 Bab 52. Tercenung
53 Bab 53. Salah Tingkah Bukan Karna Dia
54 Bab 54. Kesalahpahaman Yang Terselesaikan
55 Bab 55. Mateo Menculik Ruve
56 Bab 56. Mengejar Mateo
57 Bab 57. Pulang ke Rumah Gma Mima
58 Bab 58. Ruve Sadar
59 Bab 59. Rindu
60 Bab 60. Phoenix Way
61 Bab 61. Meringkus Klan Hyena
62 Bab 62. Mateo Kembali Kabur
63 Bab 63. Gen Menghilang
64 Bab 64. Perjamuan
65 Bab 65. Sosok Derik
66 Bab 66. Araria
67 Bab 67. Kenyataan
68 Bab 68. Risau
69 Bab 69. Menuju Desa Lamerda
70 Bab 70. Desa Lamerda dan Yara
71 Bab 71. Hampir Terkejar, Hampir.
72 Bab 72. Kastil Tengah Hutan
73 Bab 73. Dragon Eye
74 Bab 74. Menyelinap
75 Bab 75. Kembali ke Kerajaan Elf
76 Bab 76. Persiapan perang
77 Bab 77. Perang dengan Kelompok Pemberontak Haye
78 Bab 78. Perang dengan Kelompok Pemberongak Haye 2
79 Bab 79. Perang dengan Kelompok Pemberontak Haye 3
80 Bab 80. Spesial dan sensual menjadi Spesual
81 Bab 81. Hubungan Terbongkar
82 Bab 82. Desa Ceraz Viper, Desa dalam Desa
83 bab 83. Oderaa
84 Bab 84. Babat Habis
85 Bab 85. Pemberontakan atau Simulasi Pemberontakan?
86 Bab 86. Romansa dan Penyesalan
87 Bab 87. Kembali Bersama
88 Bab 88. Cemburu
89 Bab 89. Kisah Lotta Logan
90 Bab 90. Kisah Lotta dan Logan 2
91 Bab 91. Malam yang Menyenangkan
92 Bab 92. Kedatangan Keluarga Elves ke Ceraz Viper
93 Bab 93. Kebahagiaan yang Membuncang
94 Bab 94. Kisah Yara Alejandro
95 Bab 95. Kisah Yara Alejandro 2
96 Bab 96. Kisah Yara Alejandro 3
97 Bab 97. Kisah Yara Alejandro 4
98 Bab 98. Kisah Yara Alejandro 5
99 Bab 99. Kisah Yara Alejandro 6
100 Bab 100. Kisah Yara Alejandro 7
101 Bab 101. Kisah Yara Alejandro 8
102 Bab 102. Kisah Yara Alejandro 9
103 Bab 103. Kisah Yara Alejandro 10
104 Bab 104. Kisah Yara Alejandro 11
105 Bab 105. Yara dan Alejandro 12
106 Bab 106. Yara dan Alejandro 13
107 Bab 107. Kisah Yara Alejandro 14
108 Bab 108. Kisah Yara Alejandro 15
109 Bab 109. Kisah Yara Alejandro 16
110 Bab 110. Kisah Yara Alejandro 17
111 Bab 111. Kisah Yara Alejandro 18
112 Bab 112. Kisah Yara Alejandro 19
113 Bab 113. Kisah Yara Alejandro 20
114 Bab 114. Kisah Yara Alejandro 21
115 Bab 115. Kisah Yara Alejandro 22
116 Bab 116. Kisah Yara Alejandro 23
117 Bab 117. Kisah Yara Alejandro 24
118 Bab 118. Kisah Yara Alejandro 25
119 Bab 119. Kisah Yara Alejandro 26
120 Bab 120. Kisah Yara Alejandro 27
121 Bab 121. Kisah Yara Alejandro 28
122 Bab 122. Kisah Yara Alejandro 29
123 Bab 123. Kisah Yara Alejandro 30
124 Bab 124. Kisah Yara Alejandro 31
125 Bab 125 Kidah Yara Alejandro 32
126 Bab 126. Kisah Yara Alejandro 33
127 Bab 127. Kisah Yara Alejandro 34
128 Bab 128 Kisah Yara Alejandro 35
129 Bab 129. Kisah Yara Alejandro 36
130 Bab 130. Kisah Yara Alejandro 37
131 Bab 131. Kisah Yara Alejandro 38
132 Bab 132. Kisah Yara Alejandro 39
133 Bab 133. Kisah Yara Alejandro 40
134 Bab 134. Kisah Yara Alejandro 41
135 Bab 135. Kisah Yara Alejandro 42
136 Bab 136. Kisah Yara Alejandro 43
Episodes

Updated 136 Episodes

1
Bab 1. Pertemuan
2
Bab 2. Teman Lama
3
Bab 3. Buat Aku Jatuh Cinta
4
Bab 4. Gunung Aranea
5
Bab 5. Makan Malam
6
Bab 6. Mencari Si Pembuat Liontin
7
Bab 7. Pemilik Liontin
8
Bab 8. Informasi Kecil
9
Bab 9. Musuh Bebuyutan
10
Bab 10. Jebakan Hutan Gatal
11
Bab 11. Kembali ke Garden Angel
12
Bab 12. Melibas Tempat Yordal
13
Bab 13. Serbuk Berkilau
14
Bab 14. Efek Serbuk Berkilau
15
Bab 15. Persembunyian Yang Di Ketahui
16
Bab 16. Rasa Sendu dan Kekuatan yang Kembali
17
Bab 17. Bunga Mopia
18
Bab 18. Dona
19
Bab. 19 BlackMud
20
Bab 20. Lavender
21
Bab 21. Lavender 2
22
Bab 22. Banjir Bandang
23
Bab 23. Tanaman Ploppy
24
Bab 24. Penjaga Gunung Rosemary
25
Bab 25. Kencan Yang Ternyata Romantis
26
Bab 26. Informasi Baru
27
Bab 27. Dalton
28
Bab 28. Lembah Abadi
29
Bab 29. Kenny si kura-kura tua
30
Bab 30. Kolam Sutra
31
Bab 31. Cahaya Ilusi, Buku dan Gilberto
32
Bab 32. Tiga Penyusup Berbahaya
33
Bab 33. Buku Tebal Sampul Hitam Milik Gilberto
34
Bab 34. Lingkaran Hitam
35
Bab 35. Lingkaran Hitam babak 2
36
Bab 36. Hutan Lumut
37
Bab 37. Golum
38
Bab 38. Racun Golum
39
Bab 39. Riset Gilberto
40
Bab 40. Bandit Yang Tak Mau Disebut Bandit
41
Bab 41. Rumor
42
Bab 42. Korban ke-3
43
Bab 43. Perjanjian Ruve
44
Bab 44. Meminjam Tubuh
45
Bab 45. Ruve Mengiri
46
Bab 46. Kegilaan
47
Bab 47. Korban Pemaksaan
48
Bab 48. Perjalanan Ruve
49
Bab 49. Danau Sorrow
50
Bab 50. Rooth
51
Bab 51. Akar Bulkie
52
Bab 52. Tercenung
53
Bab 53. Salah Tingkah Bukan Karna Dia
54
Bab 54. Kesalahpahaman Yang Terselesaikan
55
Bab 55. Mateo Menculik Ruve
56
Bab 56. Mengejar Mateo
57
Bab 57. Pulang ke Rumah Gma Mima
58
Bab 58. Ruve Sadar
59
Bab 59. Rindu
60
Bab 60. Phoenix Way
61
Bab 61. Meringkus Klan Hyena
62
Bab 62. Mateo Kembali Kabur
63
Bab 63. Gen Menghilang
64
Bab 64. Perjamuan
65
Bab 65. Sosok Derik
66
Bab 66. Araria
67
Bab 67. Kenyataan
68
Bab 68. Risau
69
Bab 69. Menuju Desa Lamerda
70
Bab 70. Desa Lamerda dan Yara
71
Bab 71. Hampir Terkejar, Hampir.
72
Bab 72. Kastil Tengah Hutan
73
Bab 73. Dragon Eye
74
Bab 74. Menyelinap
75
Bab 75. Kembali ke Kerajaan Elf
76
Bab 76. Persiapan perang
77
Bab 77. Perang dengan Kelompok Pemberontak Haye
78
Bab 78. Perang dengan Kelompok Pemberongak Haye 2
79
Bab 79. Perang dengan Kelompok Pemberontak Haye 3
80
Bab 80. Spesial dan sensual menjadi Spesual
81
Bab 81. Hubungan Terbongkar
82
Bab 82. Desa Ceraz Viper, Desa dalam Desa
83
bab 83. Oderaa
84
Bab 84. Babat Habis
85
Bab 85. Pemberontakan atau Simulasi Pemberontakan?
86
Bab 86. Romansa dan Penyesalan
87
Bab 87. Kembali Bersama
88
Bab 88. Cemburu
89
Bab 89. Kisah Lotta Logan
90
Bab 90. Kisah Lotta dan Logan 2
91
Bab 91. Malam yang Menyenangkan
92
Bab 92. Kedatangan Keluarga Elves ke Ceraz Viper
93
Bab 93. Kebahagiaan yang Membuncang
94
Bab 94. Kisah Yara Alejandro
95
Bab 95. Kisah Yara Alejandro 2
96
Bab 96. Kisah Yara Alejandro 3
97
Bab 97. Kisah Yara Alejandro 4
98
Bab 98. Kisah Yara Alejandro 5
99
Bab 99. Kisah Yara Alejandro 6
100
Bab 100. Kisah Yara Alejandro 7
101
Bab 101. Kisah Yara Alejandro 8
102
Bab 102. Kisah Yara Alejandro 9
103
Bab 103. Kisah Yara Alejandro 10
104
Bab 104. Kisah Yara Alejandro 11
105
Bab 105. Yara dan Alejandro 12
106
Bab 106. Yara dan Alejandro 13
107
Bab 107. Kisah Yara Alejandro 14
108
Bab 108. Kisah Yara Alejandro 15
109
Bab 109. Kisah Yara Alejandro 16
110
Bab 110. Kisah Yara Alejandro 17
111
Bab 111. Kisah Yara Alejandro 18
112
Bab 112. Kisah Yara Alejandro 19
113
Bab 113. Kisah Yara Alejandro 20
114
Bab 114. Kisah Yara Alejandro 21
115
Bab 115. Kisah Yara Alejandro 22
116
Bab 116. Kisah Yara Alejandro 23
117
Bab 117. Kisah Yara Alejandro 24
118
Bab 118. Kisah Yara Alejandro 25
119
Bab 119. Kisah Yara Alejandro 26
120
Bab 120. Kisah Yara Alejandro 27
121
Bab 121. Kisah Yara Alejandro 28
122
Bab 122. Kisah Yara Alejandro 29
123
Bab 123. Kisah Yara Alejandro 30
124
Bab 124. Kisah Yara Alejandro 31
125
Bab 125 Kidah Yara Alejandro 32
126
Bab 126. Kisah Yara Alejandro 33
127
Bab 127. Kisah Yara Alejandro 34
128
Bab 128 Kisah Yara Alejandro 35
129
Bab 129. Kisah Yara Alejandro 36
130
Bab 130. Kisah Yara Alejandro 37
131
Bab 131. Kisah Yara Alejandro 38
132
Bab 132. Kisah Yara Alejandro 39
133
Bab 133. Kisah Yara Alejandro 40
134
Bab 134. Kisah Yara Alejandro 41
135
Bab 135. Kisah Yara Alejandro 42
136
Bab 136. Kisah Yara Alejandro 43

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!