Bagian 17 : Hubungan yang Membaik

“Kau sudah sadar?” Rhea tengah membalut telinga kiri Daffa ketika ia terbangun dan meringis.

“Apa yang terjadi?”

“Pil penenang jenis SJ42.” Jawabnya santai dan tak dimengerti oleh Daffa.

“Ia menyerupai tumor ketika kau menelannya. Menghampiri tubuh inang dan menyerap semua dari sana.”

“Apa?” Daffa memaksakan dirinya untuk bangun dan menatap tajam ke arah Rhea.

“Memori, kewarasan, dan terkadang keseimbangan. Semakin banyak mengonsumsinya akan membuatmu menjadi gila. Aku tahu ketika ada yang memberi tahuku perihal Devian yang memiliki kepribadian ganda.” Jelasnya tanpa tekanan.

“Entah apa aku bisa mempercayaimu?”

“Kau melihatnya sendiri. Aku melepasnya, ia menyatu jauh di bawah kulit. Sasarannya adalah lokasi sekitar otak untuk menguras habis ingatan. Kau tahu, jika posisinya berbeda dan semakin dekat ke dalam otakmu, maka kau akan gila seperti Devian. Jika dekat jantung, maka kau akan mati. Ayahku juga memilikinya sebelum kematian tragisnya.”

Daffa menatap Rhea tak berdaya.

“Siapa kau sebenarnya?” lirihnya sebelum matanya kembali menutup secara perlahan.

“Aku Shana Riggle, ayah angkatku yang memberiku nama itu. Ia adalah Antonio Riggle, orang yang terlibat dalam pengembangan pil penyerap ingatan itu. Sebagian dari mereka mengembangkannya lebih jauh sebagai racun, sebagian yang lain mengembangkannya untuk mencuci otak seseorang. Dan hasilnya, chip ini.” Rhea melepas chip di nadinya hanya seperti melepas plester perban, berbeda dengan Daffa sebelumnya.

“Kau?”

“Jangan salah paham. Kau menelannya, karena itu ia berada di bawah lapisan kulitmu. Aku hanya membuatnya menempel. Dan ini mirip sekali USB, aku bisa menyerap semua ingatanmu dengan baik karena ini.”

“Tapi aku tak melupakannya.”

“Belum, karena pemrosesannya membutuhkan waktu. Melepas benalu dari inangnya hanya akan memperlambat perkembangan tumbuhan inang itu sendiri. Kau akan melupakannya setelah antibodimu memulai proses penyembuhannya. Sementara diriku akan menyerap semua ingatanmu perlahan seiring dengan berjalannya waktu.

Ini efektif, apalagi untuk menyingkirkan pembangkang.”

Daffa pada akhirnya tumbang. Ia jatuh tak sadarkan diri setelah mendengarkan penjelasan Rhea. “Memang tak ada gunanya aku menjelaskannya. Kau juga akan menghapus semuanya.” seringaI Rhea.

Satu minggu berlalu dan semua kembali menjadi normal seolah tak terjadi apa-apa. Daffa memang melupakannya, namun kesetiaan Rhea di sampingnya hanya membuat tragedi itu mirip seperti kecelakaan. Daffa yang linglung tak pernah dicurigai akan sesuatu yang janggal untuknya.

“Kau harus berhati-hati mulai sekarang. Mereka melukaimu sekali, bukan berarti ini takkan terulang kembali.” Jelas Sheryl yang datang bersama Aini untuk mengecek perkembangan kondisi Daffa yang dikabarkan mengalami perampokan.

“Bagaimana mereka bisa masuk?“ tanya Aini serius.

“Kalian menanyakannya setelah satu minggu ia terbaring disini?” Rhea mendecih, dengan tangannya yang masih telaten menyuapi Daffa dengan bubur hangat kesukaannya.

“Kau memiliki begitu banyak pengawal dan pers di depan. Kau kira mudah untuk menemuimu setelah kekacauan kemarin?” hardik Sheryl yang langsung dicegat oleh Aini.

“Kau benar-benar mengejutkanku Rhea.” Sambung Aini dengan suara yang dibuat lebih lembut.

“Ini semua scenario yang sudah diatur. Aku tak bisa berbuat banyak jika ingin melindungi orang-orang di sisiku.”

“Apa yang sebenarnya terjadi?” Rhea menangkapnya dengan baik. Ia tak perlu membeberkan masalahnya dan hanya perlu membahas segala hal tentang Daffa kepada mereka. Ia bersikap seakan tatapan mata Aini telah berhasil mengendalikannya.

“Aku menemukannya terbaring di taman belakang. Entah ia jatuh dari lantai atas atau ada yang memukul kepalanya. Tetapi kepalanya terbaring di atas batu pembatas dengan limangan darah ketika aku menemukannya.

Kejadiannya begitu cepat, aku tak mengenali ada hal yang aneh.” Jelas Rhea begitu meyakinkan.

“Mana mungkin ada keanehan dengan kemanananmu yang super gila ini.” Sambung Sheryl mengiyakan.

Mereka berusaha menerka apa yang terjadi namun tak menemukan apapun. Kamera pengawas baru dipasang setelah kecelakaan karena dianggap tidak aman. Mereka dinilai terlalu mempercayai pihak keamanan dan berakhir lengah dengan keberadaan Daffa di rumah barunya.

"Keamananku tak bisa secermat itu. Apalagi dengan adanya ratusan pers diluar." jawab Rhea terdengar angkuh.

“Mau bagaimanapun kakeklah yang telah membangun kembali rumah ini untuk Daffa. Kita tak bisa mencurigainya.” Imbuh Aini yang membuat semuanya semakin masuk akal.

Semua rumor dan kabar burung telah diredam seketika, berkat pengaruh baru yang diciptakannya pada media. Fashion week solo yang telah direncakan pun berlangsung sebagaimana mestinya diikuti dengan peluncuran produk baru yang sama sekali tak diduga.

Ia bekerja sama dengan salah satu brand kenamaan dunia untuk meluncurkan produk baru yang telah disesuaikan dengan standar kecantikan wanita Asia. Ia sendiri yang menjadi model sekaligus penyelenggara acaranya. Ia menjadi brand ambassador utama dengan menggaet model local untuk perkembangan karier yang lebih cemerlang.

Rhea benar-benar berbeda. Ia seolah telah bereinkarnasi menjadi orang baru dan itu cukup menggemparkan semua orang kecuali keluarga besar Adya Utama. Mereka hanya mengira bahwa itu adalah permainan kakek. Tak ada yang berfikir terlalu jauh, apalagi dengan perkembangan hubungannya dengan Daffa yang semakin harmonis.

“Aku Lelah.” Rhea merengek ketika tangan kekar Daffa melingkar sempurnya di balik celemeknya dan memeluknya dari arah belakang.

“Berhentilah memasak, ayo kita makan diluar. Atau aku yang akan memakanmu.” Daffa menggigit lembut leher jenjang Rhea yang nampak cantik sempurna dengan rambutnya yang diikat ke atas.

“Berhentilah menggangguku. Aku hampir menyelesaikannya.” Gigih Rhea dan mulai melepaskan belaian Daffa yang semakin nakal di tubuhnya.

Rhea menceritakan segalanya kepada Daffa. Tidak harmonisnya hubungan mereka, bagaimana sikap dingin Daffa kepadanya. Pertengkaran demi pertengkaran mereka, hingga adegan pisah ranjang dan bahkan tinggal di unit apartment terpisah selama di paris.

Daffa mencoba berfikir kritis dan mengira itu semua terjadi karena kesibukan mereka. Perasaan cemburu yang muncul dengan kehadiran Steve sebagai asisten pribadinya, mungkin menjadi pemicu. Steve lebih memiliki waktu dengan Rhea dibanding Daffa yang hanya sibuk dengan meeting dan berkas penting.

Ia justru berfikir bahwa pengumuman hubungan mereka ke publik minggu lalu justru adalah jalan tersendiri bagi mereka. Dengan tahunya publik, pasti akan mengharuskan mereka untuk bersikap manis di depan keramaian. Mempublikasikan hubungan tidak akan berhasil jika kehidupan pribadi mereka tak berkembang.

“Tapi kau sering mengataiku ******. Kau bilang aku suka naik ranjang pria kaya untuk mendaki setinggi itu.” Sanggah Rhea ketika ia telah bersiap dengan piama tidurnya bersama dengan Daffa di atas ranjang mereka.

“Maafkan aku.” Daffa mengecup bahu mulus Rhea yang terekspose sempurna dibalik balutan lingerie berwarna gading yang cukup membuatnya bergairah.

“Aku akan memperbaikinya. Tapi entah kenapa aku sangat lapar.” Ia terus menciumi Rhea sampai ke celah terkecil ceruk leher Rhea hingga membuatnya turut merasakan gairahnya.

“Kita baru saja menyelesaikan makan malam.” Jawab Rhea terdengar polos.

“Aku ingin memakanmu. “ Daffa mencoba untuk memulai. Ia membalik tubuh Rhea yang memunggunginya dan mencumbunya cukup lama. Mereka menghabiskan berjam-jam hanya untuk pemanasan, tanpa berani memulai.

“Aku takkan melakukannya tanpa cinta. Aku adalah mantan istri adikmu. Dan semua cap buruk yang melekat padaku. Jangan membuat dirimu menyesal telah melakukannya denganku Daffa.” Rhea menghentikan aktivitas Daffa dan berhasil membuatnya membatu.

“Jangan lakukan itu jika kau tak benar-benar menginginkannya. Jangan lakukan jika kau tak memiliki keyakinanmu untukku.”

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!