Optimisme

Setelah menempuh perjalanan sekitar kurang lebih lima belas jam dari Amsterdam, akhirnya kedua orang tua Arsenio tiba di ibu kota. Dari bandara, mereka langsung saja menuju kediaman keluarga Rainier yang terletak di sebuah townhouse ternama kota itu.

Mobil SUV hitam yang membawa pasangan Lievin Vander Rainier dan istrinya Anggraini Hardiman, telah memasuki halaman sebuah bangunan megah berlantai dua. Rumah berdesain modern dengan cat dinding warna hijau sage. Dari luar, keadaan sekeliling hunian tersebut tampak begitu asri, karena adanya beberapa tumbuhan yang sengaja ditanam pada pinggir bangunan tadi.

Pintu sopir tampak terbuka. Dari sana muncul pria paruh baya yang kemudian mempersilakan sang nyonya untuk keluar dengan sopan. Sementara majikan prianya keluar sendiri tanpa menunggu dibukakan pintu oleh sopir tadi. Tak berselang lama, seorang gadis cantik bertubuh sintal dengan rambut panjang bergelombang menghambur ke arah pria berpostur tinggi besar tadi. "Om," sapanya lirih. Setelah itu, si gadis beralih pada istri dari pria tinggi besar itu. "Tante," dia memeluk wanita tersebut.

Winona Diandra Sasmita, gadis cantik berusia dua puluh enam tahun yang merupakan kekasih Arsenio. Kebersamaannya dengan pria tampan berusia dua puluh tujuh tahun tersebut, terjalin setelah seringkali terlibat dalam satu kontrak kerja sama yang melibatkan mereka berdua.

Arsenio dan juga Winona adalah sepasang enterpreneur muda yang penuh dengan prestasi dalam karier mereka. Selain dibekali bakat berbisnis yang merupakan warisan dari orang tua masing-masing, keduanya juga dianugerahi dengan paras rupawan di atas rata-rata. Hal itu membuka peluang untuk mereka dalam meraup keuntungan yang lain. Salah satunya adalah dengan menjadi brand ambasador dari berbagai merk dagang terkenal, salah satunya adalah maskapai penerbangan milik Lievin Rainier.

Tentu saja, hal tersebut semakin menambah pundi-pundi rupiah yang masuk ke dalam rekening, dan juga kesuksesan pasangan kekasih itu.

"Tante, Arsen belum ditemukan hingga saat ini," isak Winona setelah mengurai pelukannya dari Anggraini, ibunda Arsenio.

"Tenanglah, Wini. Tante yakin Arsen pasti akan baik-baik saja. Kita berdoa yang terbaik," ucap Anggraini mencoba menenangkan kekasih putranya, meskipun dia sendiri merasa lebih dari sekadar cemas.

"Sebaiknya kita bicara di dalam," ajak Lievin, ayahanda Arsenio. Pria berpostur tinggi besar dengan rambut cokelat itu mengajak Winona dan sang istri untuk masuk. Setibanya di dalam, mereka bertiga pun segera duduk. Tak berselang lama, seorang pelayan segera menghadap. Dia siap menerima perintah dari sang majikan yang baru tiba dari Belanda. Setelah Lievin dan Anggraini menyebutkan minuman yang mereka inginkan untuk pelepas dahaga, pelayan tadi pun kembali ke dapur.

"Ini sangat mengejutkan ketika Indah menghubungi kami dan mengabarkan kejadian yang menimpa Arsenio. Bagaimana dia bisa kecolongan seperti itu?" Lievin menyesalkan atas apa yang telah menimpa putra sulungnya. "Apa kita perlu memberitahu Fabien, Sayang?" tanyanya seraya menoleh kepada sang istri yang sejak awal terlihat murung.

Fabien adalah adik kandung Arsenio. Usia mereka hanya terpaut dua tahun. Namun, Fabien selama ini lebih memilih untuk tinggal di Jerman dan menekuni kecintaannya pada dunia musik. Sangat berlainan dengan sang kakak yang menekuni dunia bisnis.

"Kita tahu seperti apa kedekatan antara Arsenio dan juga Fabien. Apalagi saat ini Fabien sedang melakukan tur musim panas bersama bandnya. Aku takut dia jadi tidak dapat berkonsentrasi," ujar Anggraini menanggapi.

"Tadinya, aku juga tak ingin mengabarkan ini kepada om dan tante. Namun, karena setelah tiga hari keberadaan Arsenio tidak ditemukan, maka dengan terpaksa ...." Winona tertunduk lesu. Dia pun menangis tersedu-sedu.

“Seharusnya kau berbicara jujur sejak awal, Wini. Semakin cepat kita bertindak, bukankah semakin baik?” sesal Lievin. Sesekali dia meraup wajahnya dengan kasar.

“Chand sudah bergerak sejak hari pertama Arsen menghilang, Om. Sampai sekarang Chand masih berada di Bali. Dia sudah menyewa tim SAR untuk menyisir keberadaan Arsenio, tapi hingga kini … hingga kini ….” Winona kembali terisak dan tak melanjutkan kata-katanya.

“Kalau begitu kita susul saja ke Bali, Mijn Liefje (cintaku). Aku tidak tenang sampai aku benar-benar bisa bertemu dengan Arsen,” pinta Anggraini setengah memohon.

Lievin sendiri tak pernah bisa menolak keinginan sang istri. Walaupun berat mengajak Anggraini menuju Bali, tetapi akhirnya diapun menyetujui hal itu. “Satu hal yang harus kau tahu, Beste (Sayang). Kau harus siap dengan kemungkinan terburuknya,” tegas pria itu.

Anggraini mengela napas panjang. Setitik air mata meleleh di pipinya. Akan tetapi, keinginannya sudah bulat. Dia harus ikut membantu mencari putra sulungnya, hingga mendapat suatu kejelasan atas kondisi Arsenio. “Baiklah. Aku yakin bahwa diriku sudah siap,” jawabnya mantap.

“Ya, sudah. Kau dengar apa katanya, Wini? Kita berangkat ke Bali secepatnya,” pungkas Lievin.

“Aku akan menyiapkan semuanya, Om,” sahut Winona seraya meraih ponsel. Gadis itu tampak sibuk menghubungi beberapa orang anak buahnya. Beberapa menit kemudian, Winona tersenyum samar dan menutup teleponnya. “Aku sudah dapatkan tiket, Om. Kita akan berangkat nanti malam jam tujuh,” ujar kekasih Arsenio tersebut.

Lievin serta Anggraini sama-sama bisa bernapas lega. Sayangnya bagi Anggraini yang tengah merasa kalut, waktu terasa merangkak pelan. Namun, akhirnya dia dapat tersenyum lepas saat dirinya sudah berada di dalam kabin pesawat kelas satu menuju Bali.

Dua jam perjalanan berhasil mereka lalui dengan lancar, sampai akhirnya keluarga Rainier tiba di bandara I Gusti Ngurah Rai. Di sana, Chand sudah menunggu di terminal kedatangan. Sahabat Arsenio itu tampak kusut dan lelah, tetapi dia tetap memamerkan senyumnya yang menawan pada Lievin dan juga Anggraini.

“Chand,” Anggraini merentangkan tangannya dan memeluk pria berdarah India Jawa itu. Bagi kedua orang tua Arsenio, Chand sudah seperti anak kandungnya sendiri.

“Terima kasih, Willen (Nak),” giliran Lievin yang memeluk Chand erat-erat.

“Sudah menjadi kewajibanku, Oom,” Chand menepuk punggung Lievin pelan dan akrab, meskipun mereka jarang bertemu.

Sementara Winona berjalan paling akhir, lalu melangkah mendekati Chand. “Bagaimana? Apakah ada perkembangan?” tanyanya dengan harap-harap cemas.

“Belum. Kebetulan oom dan tante ada di sini. Aku bisa meminta persetujuan pada mereka berdua,” tutur Chand ragu.

“Persetujuan apa?” Lievin balik bertanya.

“Sejak menghilangnya Arsen, kami semua berusaha menutupi kejadian yang menimpa dirinya. Oom tahu sendiri posisinya sebagai brand ambassador, sedikit menyulitkan saya untuk memasang poster-poster bergambar wajah Arsen di setiap sudut jalan raya,” jelas Chand.

“Bagaimana kalau stasiun televisi? Kita bisa membayar kanal berita untuk mengabarkan tentang hilangnya Arsen,” cetus Anggaraini.

“Apakah Tante tidak ada masalah dengan hal itu?” tanya Chand untuk meyakinkan ibu dari sahabatnya tersebut.

“Ya, tidak apa-apa. Betul kan, Mijn Liefje?” Anggraini menoleh pada Lievin, berusaha meminta persetujuan suaminya.

“Kurasa apa yang akan kita lakukan tidak akan menurunkan pamor Arsenio, bahkan mungkin kita juga dapat mendulang banyak simpati,” sahut Winona.

“Tentu saja. Untuk saat ini, aku tak memedulikan yang lain. Ketenaran dan keuntungan bisa diraih kapan saja. Namun, nyawa anakku .…” Lievin menunduk dalam-dalam. Semua orang yang berada di sekelilingnya tahu jika pria itu tengah menahan tangis.

“Baiklah, kurasa lebih baik kita lanjutkan perbincangan ini di villa,” pungkas Chand seraya mengarahkan Lievin, Anggraini dan  Winona ke luar area bandara, menuju ke tempat dia memarkirkan kendaraan mewahnya.

Terpopuler

Comments

Mystera11

Mystera11

penasaran...apakah kekasih Arsen Wilona ikut trlibat???

2022-12-16

3

lihat semua
Episodes
1 Perjalanan Pertama
2 Mengambil Risiko
3 Pertengkaran Malam
4 Elegi Pagi
5 Konsekuensi
6 Wajah Lusuh
7 Di Bawah Air Terjun
8 Tentang Hujan
9 Optimisme
10 Sore Yang Hangat
11 Seandainya ...
12 Pakaian Mahal
13 Bayangan Hitam
14 Want To take You Away
15 Nama Yang Hilang
16 Gelang Emas
17 Ujung Langkah
18 Bayangan Indah
19 Terikat Kontrak
20 Di Penghujung Kesabaran
21 Keputusan Besar
22 Sepuluh Malam di Jogja
23 Penampakan Yang Lain
24 Mencari Binar
25 Kenyataan dan Harapan
26 Another Woman
27 Patah
28 Di Taman Renata
29 Tragedi Kamar Kecil
30 Makan Sore
31 Hiburan Untuk Chand
32 Dua Kotak Gurame
33 Masa Lalu Kelam
34 Sebingkai Foto Buram
35 Something to Remember
36 Ghea si Penggoda
37 Sekilas Pandang
38 Tanpa Restu
39 Hembusan Angin Malam
40 Sang Penghibur
41 Kenyataan Menyakitkan
42 Ingatan Yang Kembali
43 Tato Naga
44 Bangkitnya Arsenio
45 Sang Detektif
46 Senyuman Binar
47 Si Duda Bening
48 Nasihat Chand
49 Bab Visual
50 Petunjuk Baru
51 Kekasih Baru Sang Duda
52 Pelayanan Istimewa
53 Berharap Pada Keajaiban
54 Pertemuan Kembali
55 Cinta Dua Cabang
56 Perjuangan Dimulai
57 Diskusi Malam
58 Beratnya Rindu
59 Getaran Yang Sama
60 Gadis Penyelamat
61 Selangkah Lebih Dekat
62 Teman Merangkai Bunga
63 Ciuman Kedua
64 Sarapan Bersama
65 Cinta Sebiru Langit
66 Berebut Perhatian
67 Orang Ketiga
68 Penyesalan
69 Nirmala Dan Binar
70 Titik Terang
71 Ungkapan Masa Lalu
72 Janji Manis Arsenio
73 Si Kepiting Merah
74 Mister Trap
75 Pengakuan Chand
76 Dua Pesaing Tampan
77 Aroma Yang Tertinggal
78 Si Pemikat Hati
79 One Stop Cassanova
80 Praduga
81 Terluka
82 Cemburu
83 Tak Mampu Berpaling
84 Tenggelam Semakin Dalam
85 Metamorfosis
86 Berjuang Bersama
87 Amarah Winona
88 Let's Get Married
89 Adegan Manis
90 Yang Teristimewa
91 Menjawab Tantangan
92 Satu Rahasia
93 Di Bawah Bintang
94 Detik Mendebarkan
95 Keberanian Yang Datang
96 Harga Sebuah Cinta
97 Kenangan Terakhir
98 Gelang Pengikat
99 Pengganti Segala Hal
100 Binar Indah di Pagi Hari
101 Semua Karena Binar
102 Perjalanan Panjang
103 Di Antara Kebun Kopi
104 Melepas Rindu
105 Sisi Bijak Arsenio
106 Dua Cinderamata
107 Gereja Putih
108 Balada Cincin Lumba-lumba
109 Price To Pay
110 Sepenggal Kepedihan
111 Malam Pertama Sang Pengantin
112 Secarik Kertas
113 Surat Dari Ayah
114 Pamit
115 Akhir Untuk Sebuah Awal
116 Tawaran Manis
117 Hati Yang Rapuh
118 Ungkapan Perih
119 Alleen Binar
120 Obrolan Petang
121 Pertengkaran Pertama
122 Bad Girl
123 Setitik Kebaikan
124 Mencari Yang Telah Pergi
125 Melepaskan Diri
126 Pesan Tak Berbalas
127 Menembus Awan
128 Sang Perayu
129 Berlin, Aku Kembali
130 Flower Bloom in Berlin
131 Restu Dalam Genggaman
132 Cafe Pilihan
133 A New Life
134 Chef de Cuisine
135 Ex Girlfriend
136 Pertengkaran Mesra
137 Cooking With Love
138 Penawaran Menarik
139 Sweet Night
140 Cinta Tulus
141 Di Bawah Kilatan Cahaya
142 Binar Yang Nakal
143 Hamil Muda
144 Redupnya Harapan
145 Setitik Dusta
146 Kegalauan Di Sore Hari
147 Bulan Madu Palsu
148 Jealous Not Jealous
149 Wanita Istimewa
150 Ujian Cinta
151 Cinta Dan Kecewa
152 Ich Liebe Dich, Rain!
153 Funny Fight
154 Bernyanyi Dalam Suka
155 Tempat Singgah
156 Kunci Baru
157 Mimpi Arsenio
158 Gundah
159 Father And Son
160 Pesan Di Ujung Malam
161 Jalan Yang Terang
162 Semalam Di Istana Rainier
163 Maaf Untuk Papa
164 Secercah Cahaya
165 Misi Rahasia
166 Pengintaian Pertama
167 Antrian Cinta
168 Rahasia Biantara
169 Menjemput Kenangan Lama
170 Antara Cinta Dan Dendam
171 Menunggu Kejutan
172 Serangan Tengah Hari
173 Tawa Kepalsuan
174 Senyuman Winona
175 Selembar Kertas Putih
176 Sopir Tampan Sang Nona
177 Antara Risau Dan Bahagia
178 Drama Dua Sejoli
179 Sisi Lain
180 Dimulainya Sebuah Permainan
181 Teman Bicara
182 Tentang Luka
183 Senyum Di Atas Skateboard
184 Dinner Out
185 Gencatan Senjata
186 Potongan Apel Terakhir
187 Bad Dream
188 Aksi Ajisaka
189 Antara Dua Sepupu
190 Kenyataan Pahit
191 Hancurnya Sebuah Hati
192 Seruan Damai
193 Di Ujung Perselisihan
194 Setetes Air Mata
195 Dua Wanita
196 Perkumpulan Tiga Pria
197 Rapat Kuliner
198 Karaoke Ria
199 Ancaman Baru
200 Peliknya Hidup
201 Salah Tingkah
202 Antara Croissant Dan Steak Wagyu
203 Sang Perayu
204 Atas Nama Ngidam
205 Firasat Binar
206 Reuni Keluarga
207 Nama Untuk Sang Cucu
208 Yang Teristimewa
209 Nasihat Ibu
210 Keinginan Terpendam
211 Pagi Kelabu
212 Mimpi Buruk Di Siang Hari
213 Berita Buruk
214 Jiwa Yang Hancur
215 Perpisahan Terakhir
216 Mata-mata Tampan
217 Dimulainya Pelacakan
218 Shower Box
219 Sarapan Syahdu
220 Foto Kejutan
221 Rekaman Terkutuk
222 Sejuta Maaf
223 Identitas Palsu
224 Kepedihan Yang Tersisa
225 Dua Hati Yang Tak Menyatu
226 Sosok Tak Bernyawa
227 Cinta Mati
228 Lirikan Dalam Diam
229 Setelan Cinta
230 One Step Closer
231 Spa Day
232 Sebutir Peluru
233 Satu Cup Es Krim
234 Berdamai Dengan Masa Lalu
235 Akhir Dari Segalanya
236 Tiga Serangkai
237 Setangkai Mawar
238 Tiba Saatnya
239 Kejutan Membahagiakan
240 Takdir Yang Berbicara
241 Pengumuman
242 Promosi Judul Baru
Episodes

Updated 242 Episodes

1
Perjalanan Pertama
2
Mengambil Risiko
3
Pertengkaran Malam
4
Elegi Pagi
5
Konsekuensi
6
Wajah Lusuh
7
Di Bawah Air Terjun
8
Tentang Hujan
9
Optimisme
10
Sore Yang Hangat
11
Seandainya ...
12
Pakaian Mahal
13
Bayangan Hitam
14
Want To take You Away
15
Nama Yang Hilang
16
Gelang Emas
17
Ujung Langkah
18
Bayangan Indah
19
Terikat Kontrak
20
Di Penghujung Kesabaran
21
Keputusan Besar
22
Sepuluh Malam di Jogja
23
Penampakan Yang Lain
24
Mencari Binar
25
Kenyataan dan Harapan
26
Another Woman
27
Patah
28
Di Taman Renata
29
Tragedi Kamar Kecil
30
Makan Sore
31
Hiburan Untuk Chand
32
Dua Kotak Gurame
33
Masa Lalu Kelam
34
Sebingkai Foto Buram
35
Something to Remember
36
Ghea si Penggoda
37
Sekilas Pandang
38
Tanpa Restu
39
Hembusan Angin Malam
40
Sang Penghibur
41
Kenyataan Menyakitkan
42
Ingatan Yang Kembali
43
Tato Naga
44
Bangkitnya Arsenio
45
Sang Detektif
46
Senyuman Binar
47
Si Duda Bening
48
Nasihat Chand
49
Bab Visual
50
Petunjuk Baru
51
Kekasih Baru Sang Duda
52
Pelayanan Istimewa
53
Berharap Pada Keajaiban
54
Pertemuan Kembali
55
Cinta Dua Cabang
56
Perjuangan Dimulai
57
Diskusi Malam
58
Beratnya Rindu
59
Getaran Yang Sama
60
Gadis Penyelamat
61
Selangkah Lebih Dekat
62
Teman Merangkai Bunga
63
Ciuman Kedua
64
Sarapan Bersama
65
Cinta Sebiru Langit
66
Berebut Perhatian
67
Orang Ketiga
68
Penyesalan
69
Nirmala Dan Binar
70
Titik Terang
71
Ungkapan Masa Lalu
72
Janji Manis Arsenio
73
Si Kepiting Merah
74
Mister Trap
75
Pengakuan Chand
76
Dua Pesaing Tampan
77
Aroma Yang Tertinggal
78
Si Pemikat Hati
79
One Stop Cassanova
80
Praduga
81
Terluka
82
Cemburu
83
Tak Mampu Berpaling
84
Tenggelam Semakin Dalam
85
Metamorfosis
86
Berjuang Bersama
87
Amarah Winona
88
Let's Get Married
89
Adegan Manis
90
Yang Teristimewa
91
Menjawab Tantangan
92
Satu Rahasia
93
Di Bawah Bintang
94
Detik Mendebarkan
95
Keberanian Yang Datang
96
Harga Sebuah Cinta
97
Kenangan Terakhir
98
Gelang Pengikat
99
Pengganti Segala Hal
100
Binar Indah di Pagi Hari
101
Semua Karena Binar
102
Perjalanan Panjang
103
Di Antara Kebun Kopi
104
Melepas Rindu
105
Sisi Bijak Arsenio
106
Dua Cinderamata
107
Gereja Putih
108
Balada Cincin Lumba-lumba
109
Price To Pay
110
Sepenggal Kepedihan
111
Malam Pertama Sang Pengantin
112
Secarik Kertas
113
Surat Dari Ayah
114
Pamit
115
Akhir Untuk Sebuah Awal
116
Tawaran Manis
117
Hati Yang Rapuh
118
Ungkapan Perih
119
Alleen Binar
120
Obrolan Petang
121
Pertengkaran Pertama
122
Bad Girl
123
Setitik Kebaikan
124
Mencari Yang Telah Pergi
125
Melepaskan Diri
126
Pesan Tak Berbalas
127
Menembus Awan
128
Sang Perayu
129
Berlin, Aku Kembali
130
Flower Bloom in Berlin
131
Restu Dalam Genggaman
132
Cafe Pilihan
133
A New Life
134
Chef de Cuisine
135
Ex Girlfriend
136
Pertengkaran Mesra
137
Cooking With Love
138
Penawaran Menarik
139
Sweet Night
140
Cinta Tulus
141
Di Bawah Kilatan Cahaya
142
Binar Yang Nakal
143
Hamil Muda
144
Redupnya Harapan
145
Setitik Dusta
146
Kegalauan Di Sore Hari
147
Bulan Madu Palsu
148
Jealous Not Jealous
149
Wanita Istimewa
150
Ujian Cinta
151
Cinta Dan Kecewa
152
Ich Liebe Dich, Rain!
153
Funny Fight
154
Bernyanyi Dalam Suka
155
Tempat Singgah
156
Kunci Baru
157
Mimpi Arsenio
158
Gundah
159
Father And Son
160
Pesan Di Ujung Malam
161
Jalan Yang Terang
162
Semalam Di Istana Rainier
163
Maaf Untuk Papa
164
Secercah Cahaya
165
Misi Rahasia
166
Pengintaian Pertama
167
Antrian Cinta
168
Rahasia Biantara
169
Menjemput Kenangan Lama
170
Antara Cinta Dan Dendam
171
Menunggu Kejutan
172
Serangan Tengah Hari
173
Tawa Kepalsuan
174
Senyuman Winona
175
Selembar Kertas Putih
176
Sopir Tampan Sang Nona
177
Antara Risau Dan Bahagia
178
Drama Dua Sejoli
179
Sisi Lain
180
Dimulainya Sebuah Permainan
181
Teman Bicara
182
Tentang Luka
183
Senyum Di Atas Skateboard
184
Dinner Out
185
Gencatan Senjata
186
Potongan Apel Terakhir
187
Bad Dream
188
Aksi Ajisaka
189
Antara Dua Sepupu
190
Kenyataan Pahit
191
Hancurnya Sebuah Hati
192
Seruan Damai
193
Di Ujung Perselisihan
194
Setetes Air Mata
195
Dua Wanita
196
Perkumpulan Tiga Pria
197
Rapat Kuliner
198
Karaoke Ria
199
Ancaman Baru
200
Peliknya Hidup
201
Salah Tingkah
202
Antara Croissant Dan Steak Wagyu
203
Sang Perayu
204
Atas Nama Ngidam
205
Firasat Binar
206
Reuni Keluarga
207
Nama Untuk Sang Cucu
208
Yang Teristimewa
209
Nasihat Ibu
210
Keinginan Terpendam
211
Pagi Kelabu
212
Mimpi Buruk Di Siang Hari
213
Berita Buruk
214
Jiwa Yang Hancur
215
Perpisahan Terakhir
216
Mata-mata Tampan
217
Dimulainya Pelacakan
218
Shower Box
219
Sarapan Syahdu
220
Foto Kejutan
221
Rekaman Terkutuk
222
Sejuta Maaf
223
Identitas Palsu
224
Kepedihan Yang Tersisa
225
Dua Hati Yang Tak Menyatu
226
Sosok Tak Bernyawa
227
Cinta Mati
228
Lirikan Dalam Diam
229
Setelan Cinta
230
One Step Closer
231
Spa Day
232
Sebutir Peluru
233
Satu Cup Es Krim
234
Berdamai Dengan Masa Lalu
235
Akhir Dari Segalanya
236
Tiga Serangkai
237
Setangkai Mawar
238
Tiba Saatnya
239
Kejutan Membahagiakan
240
Takdir Yang Berbicara
241
Pengumuman
242
Promosi Judul Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!